Memahami Random Sampling: Metode Penelitian Populer

neraca pembayaran

Metode sampel acak sederhana atau yang dikenal dengan random sampling bukanlah hal yang asing. Hanya saja, metode ini diterapkan untuk hal-hal tertentu, misalnya untuk penelitian. 

Dalam sebuah penghitungan ilmiah, random sampling memiliki pengertian sebagai himpunan bagian dari populasi statistik yang mana setiap anggota himpunan bagian memiliki probabilitas yang sama untuk dipilih. Metode ini digunakan untuk merepresentasikan kelompok yang tidak bias. 

Nah, untuk mengenal lebih jelas dan memahami tentang random sampling, berikut penjelasan yang Lifepal telah rangkum. 

Memahami Metode Random Sampling

Pengambilan random sampling adalah prosedur pengambilan sampel dari suatu populasi di mana pemilihan unit sampel didasarkan pada setiap elemen populasi yang ada. Probabilitas random sampling telah diketahui, jadi bukan hal yang sifatnya nol untuk dipilih. 

Mengapa random sampling diperlukan? Sebab secara acak, metode ini dapat membantu menghasilkan sampel yang representatif karena menghilangkan bias respons sukarela dan menjaga faktor bias yang tersembunyi. Jangan lupa bahwa metode pengambilan sampel yang baik sewajarnya mengandalkan pengambilan sampel secara acak.

Random sampling dapat dikatakan sebagai kelas statistik dasar sebab mudah untuk dipahami secara teori. Sayang, dalam praktiknya metode ini nyatanya lebih sulit dilakukan.

Secara teknis, sampel acak sederhana adalah seperangkat objek n dalam populasi objek n, di mana semua sampel yang mungkin sama-sama mungkin terjadi.

Unsur-Unsur di dalam random sampling

Untuk memahami random sampling, ada baiknya kita mengetahui unsur-unsur yang berada di dalamnya.

1. Populasi 

Populasi adalah semua anggota dalam satu kelompok tertentu. Misalnya, jika kita ingin mempelajari tentang usia rata-rata seseorang yang tinggal di area Ciputat, maka semua orang yang tinggal di area tersebut akan menjadi populasi terpilih untuk percobaan kita. Seiring melakukan percobaan atau mengumpulkan data, kita mencoba mencari tahu informasi yang terkait dengan populasi tersebut.

2. Sampel 

Sampel adalah bagian dari populasi yang digunakan untuk menggambarkan seluruh kelompok. Karena kita sering tidak dapat mengumpulkan data tentang seluruh populasi, biasanya kita menggunakan sampel. Ini membawa kita ke sampel acak yang merupakan urutan variabel yang terdistribusi secara merata. Banyak matematika, terutama statistik, didasarkan pada pengambilan sampel acak.

Prinsip Random Sampling dan Contohnya

Prinsip random sampling adalah menjadikan setiap set individu memiliki peluang yang sama untuk berada dalam sampel yang dipilih. Kedengarannya mudah, tetapi metode ini justru sering kali sulit diterapkan dalam survei atau eksperimen. 

Sebenarnya sangat mudah bagi bias untuk menyusup ke dalam sampel yang diperoleh dengan pengambilan sampel secara random sampling ini. Namun, adanya keterbatasan dalam hal finansial atau waktu, dipilihlah cara untuk mendapatkan kerangka pengambilan sampel yang realistis. Caranya dengan pengambilan populasi dari sampel yang akan dipilih.

Agar lebih mudah memahaminya, mari kita telusuri dari contoh berikut. 

Contoh satu

Kita ingin mengetahui seberapa besar peluang Gubernur A berpeluang maju menjadi Presiden tahun 2024. Maka, kita melakukan survei pada setiap orang yang berada di Indonesia. Oleh karena itu, metode pengambilan sampel dengan random sampling mungkin lebih cocok untuk eksperimen tertentu. 

Contoh kedua

Nama-nama 25 karyawan dipilih dari keseluruhan 250 karyawan di sebuah perusahaan. Sejumlah 25 karyawan tersebut dipilih untuk disurvei terkait rencana keinginan kenaikan upah. Maka, metode yang paling pas digunakan adalah random sampling yang berguna untuk melakukan tes kontrol acak. 

Jenis Pengambilan Random Sampling

Metode penelitian random sampling terbilang populer sebab metode ini sering digunakan dalam penelitian ilmu sosial kuantitatif dan dalam penelitian ilmiah. Hal ini dikarenakan meskipun dilakukan secara acak, namun hasilnya dipastikan beragam. Sebagaimana sampel yang dipilih tidak bias, maka dalam statistik pun analisis sampelnya akan lebih valid. 

Ada beberapa cara untuk membuat sampel acak sederhana. Berikut sejumlah cara untuk membuat sampel acak sederhana yang dikutip dari Thought.com.

1. Metode pengambilan sampel lotere

Membuat sampel acak sederhana ini adalah peneliti secara acak memilih angka. Masing-masing angka tersebut sesuai dengan subjek atau unsur untuk membuat sampel. Untuk membuat sampel dengan cara ini, peneliti harus memastikan bahwa jumlahnya tercampur dengan baik sebelum memilih populasi sampel.

2. Tabel angka acak

Cara paling mudah membuat sampel acak sederhana adalah dengan menggunakan tabel angka acak. Sebagian besar tabel angka acak akan memiliki sebanyak 10 ribu angka acak. 

Tabel-tabel ini dibuat dengan hati-hati untuk memastikan bahwa setiap angka sama-sama memungkinkan agar pada penerapannya nanti dapat menghasilkan sampel acak yang diperlukan demi meraih hasil penelitian yang valid.

3. Menggunakan komputer

Metode lotere dalam memilih sampel acak dapat dilakukan dengan komputer. Lewat komputer, maka sampel acak akan lebih efisien dan mudah. 

4. Sampling dengan pengganti

Metode pengambilan sampel acak yang mana anggota atau unsur populasi dapat dipilih lebih dari satu kali untuk dimasukkan dalam sampel. Contohnya, kita memiliki 100 nama yang masing-masing tertulis di selembar kertas. Semua potongan kertas itu dimasukkan ke mangkuk dan dicampur. Peneliti mengambil nama dari mangkuk, mencatat informasi untuk memasukkan orang itu dalam sampel, kemudian memasukkan kembali nama itu ke dalam mangkuk, mencampur nama-nama, kemudian memilih selembar kertas lain. 

Orang yang baru saja disampel memiliki peluang yang sama untuk dipilih kembali. Ini dikenal sebagai pengambilan sampel dengan penggantian.

5. Sampling tanpa pengganti

Ini adalah metode pengambilan sampel acak di mana anggota atau unsur populasi hanya dapat dipilih satu kali, kemudian dimasukkan ke sampel. Sebagai contohnya: saat kita meletakkan 100 lembar kertas dalam mangkuk, mencampurnya, dan secara acak memilih satu nama untuk dimasukkan dalam sampel. 

Kemudian, kita mencatat informasi untuk memasukkan orang itu dalam sampel dan menyisihkan selembar kertas itu daripada memasukkannya kembali ke dalam mangkuk. Di sini, setiap elemen populasi hanya dapat dipilih satu kali.

Perbedaan Random Sampling dengan Random Sampling Sederhana

Random sampling

Meski kedua metode ini sama secara prinsipnya, namun perbedaan antara keduanya adalah setiap objek dalam populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih dengan sampel acak sederhana.. 

Dengan pengambilan sampel acak, setiap objek tidak harus memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih..

Demikian informasi soal random sampling, semoga dapat membantu memahami berbagai macam metode penelitian. 

Apabila masih mencari-cari informasi soal ekonomi, bisnis, dan asuransi. Tetap ikuti artikel-artikel di blog Lifepal, ya!  

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →