Rekomendasi 8 Produk Investasi Reksadana di Bulan Ramadan

investasi reksadana

Gak ada waktu yang gak pas buat Investasi reksadana. Yang ada adalah waktu terbaik dari yang baik. Di bulan Ramadan ini, beberapa produk melejit hingga menawarkan return sampai 34 persen. Padahal di bulan-bulan sebelumnya gak sebesar itu.

Tentu ada alasannya. Misalnya karena emang dicari banyak orang waktu bulan Ramadan.

Kami udah mengumpulkan reksadana yang dimaksud buat kamu. Kumpulan reksadana dari Bareksa pada 18 Mei 2018 ini gak cuma reksadana khusus saham aja, tapi juga reksadana campuran dan pasar uang. Beberapa di antaranya juga merupakan reksadana syariah.

Seru banget kan pastinya? Udah bebas riba, terus return-nya besar pula. Tentu wajib banget dibeli.

Penasaran dengan reksadana yang dimaksud? Nih daftarnya:

investasi reksadana

Berikut pembahasan masing-masing reksadana:

1. Simas Syariah Unggulan (saham syariah)

Reksadana saham syariah ini menempati posisi pertama dalam kumpulan reksadana terbaik di bulan Ramadan 2018.

Simas Syariah Unggulan merupakan produk unggulannya PT Sinarmas Asset Management. Reksadana yang diluncurkan pada 2014 ini portofolio investasinya berasal dari saham:

– Buyung Poetra Sembada (konsumsi)
– Erajaya Swasembada (perdagangan)
– M Cash Integrasi (perdagangan)
– Surya Citra Media (media)
– Telekomunikasi Indonesia (infrastruktur)

Modal awal investasinya cuma Rp 100 ribu. Sementara harga NAB per UP pada 18 Mei 2018 masih di kisaran Rp 1.132,8. Murah banget dan sayang buat gak dibeli.

2. Archipelago Equity Growth (saham)

Posisi kedua ditempati oleh produk dari Arhcipelago Investment Management.  yaitu Archipelago Equity Growth adalah saham yang diluncurkan pada tahun 2012.

Saham-saham yang ada di dalam reksdana yang satu ini berkonsentrasi di pertambangan, konsumer, dan industri. Tahu dong kalau di bulan Ramadan ini sektor pertambangan lagi bagus-bagusnya?

Lima saham yang jadi top holding di reksdana ini antara lain adalah:

– Telekomunikasi Indonesia
– Aneka Tambang Persero
– Bank Rakyat Indonesia
– Adaro Energy
– Elnusa

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

Buat membeli reksadana ini, modal awalnya cuma Rp 100 ribu. Sementara harga NAB per UP per 18 Mei 2018 ada di kisaran Rp 2.040,8.

3. Simas Saham Unggulan (saham)

Posisi ketiga diduduki oleh reksadana dari PT Sinarmas Asset Management. Kali ini yang versi konvensionalnya, Simas Saham Unggulan.

Simas Saham Unggulan emang lagi naik banget belakangan ini. Beberapa saham yang jadi top holding di reksadana ini antara lain:

– Bank BRI
– Bank Mandiri
– Indah Kiat Pulp and Paper
– Tambang Bukit Asam
– Telekomunikasi Indonesia

Modal awal membeli reksadana ini cuma Rp 100 ribu, dan harga NAB per UP di 18 Mei 2018 ada di angka Rp 1.980,7.

4. Archipelago Balance Fund (campuran)

Setelah reksadana saham, posisi empat ini ternyata diduduki oleh reksadana campuran, lebih tepatnya dari Archipelago Investment Management.

Archiplego Balance Fund bakal memusatkan investasimu 49 persen di instrumen pasar uang, 42 persen di saham, dan sisanya di aset utang. Beberapa saham yang jadi top holding reksadana ini adalah:

– Telekomunikasi Indonesia
– Elnusa
– Acset Indonusa
– Bank Rakyat Indonesia Persero
– Erajaya Swasembada  

Modal awal membeli reksadana ini adalah Rp 100 ribu aja. Sementara harga NAB per UP di 18 Mei 2018 adalah Rp 1.603,3.

5. Sucorinvest Sharia Equity Fund (saham syariah)

investasi reksadana
Jangan lupa, simak dulu prospektusnya (Kontan)

Posisi selanjutnya diduduki oleh reksadana saham syariah nih, dari Sucorinvest Sharia Equity Fund milik PT Sucorinvest Asset Management. Perusahaan ini udah terkenal dengan reputasinya di bidang reksadana.

Gak jarang produk mereka duduk di posisi pertama sebagai reksadana terbaik. Lima saham top holding di Sucorinvest Sharia Equity Fund sendiri adalah:

– Aneka Tambang
– Bukit Asam
– Buyung Poetra Sembada
– Lippo Karawaci
– Telekomunikasi Indonesia

Modal awal investasi reksadana syariah ini cuma Rp 100 ribu. Sementara itu harga NAB per UP di tanggal 18 Mei 2018 masih Rp 1.557,3. Yuk dibeli sebelum harganya naik.

6. Sucorinvest Maxi Fund (saham)

Satu lagi produk dari PT Sucorinvest Asset Management yang lagi bagus di bulan ini adalah reksadana saham mereka. Lebih tepatnya Sucorinvest Maxi Fund.

Saham-saham yang jadi top holding di Sucorinvest Maxi Fund adalah:

– Adhi Karya Persero
– Aneka Tambang Persero
– Buyung Poetra Sembada
– KMI Wire and Cable
– Toba Bara Sejahtera

Modal awal investasi reksadana ini cuma Rp 100 ribu. Sementara itu harga NAB per UP tanggal 18 Mei 2018 adalah Rp 1.441,9.

7. EMCO Pasar Uang Berkembang (pasar uang)

Posisi ketujuh diisi oleh reksadana pasar uang. Iya betul, pasar uang yang risiko investasinya juga tergolong kecil

Menurut laporan dari Bareksa, reksadana besutan PT Emco Asset Management ini bisa mencetak keuntungan sebesar 12 persenan cuma dalam sebulan lho.

Harga NAB per UP di 18 Mei 2018 ada di Rp 1.179,4. Sementara itu investasi reksadana pasar uang ini bisa dimulai dengan modal Rp 100 ribu.

8. Prospera Saham SMC (saham)

Posisi terakhir ditempati oleh produk dari PT Prospera Asset Management. Alokasi aset-aset di reksadana ini ada pada perusahaan perbankan dan konsumer.

Reksadana ini merupakan salah satu produk andalannya PT Prospera Asset Management. Saham-saham yang jadi top holding di Prospera Saham SMC adalah:

– Astra International
– Bank Central Asia
– Buyung Poetra Sembada
– Gudang Garam
– HM Sampoerna
– Indofood
– Integra Indocabinet
– M Cash Integrasi
– PT PP
– Telekomunikasi Indonesia

Modal awal investasi reksadana ini adalah Rp 100 ribu. Harga NAB per UP per 18 Mei 2018 Rp 1.505,4.

Cara investasi reksadana online

investasi reksadana
Online pun bisa, gak usah sampai keluar-keluar rumah (Bintang)

Ngomong-ngomong udah tahu belum gimana cara investasi reksadana? Percuma dong tahu reksadana yang bagus tapi gak tahu caranya?

Gini, cara investasi reksadana sebenarnya jauh lebih praktis dan sederhana ketimbang deposito. Bahkan bisa dilakukan di meja kerjamu saat ini juga.

Berikut tahap-tahapnya.

1. Pilih tempat beli reksadana online

Pertama adalah dengan mengunjungi situs-situs penjual reksadana. Ada empat situs ternama yang menjadi marketplace reksadana di Indonesia. Mereka adalah Bareksa, Ipotfund, BukaLapak, dan Tokopedia.

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

2. Lakukan registrasi

Sama seperti bikin akun media sosial, kamu harus registrasi dulu di situs tersebut. Isi formulirnya, masukan data yang lengkap dan tinggal tunggu approval. Biasanya approval bakal memakan waktu 1×24 jam.

3. Mulai investasi

Setelah proses approval selesai, kamu bakal dapat notifikasi dari situs tersebut via email. Jika email-nya udah keterima, kamu bisa investasi saat itu juga deh.

Gak ribet kan? Dan tentu aja cara investasi reksadana gak bakal serumit yang kamu bayangin.

Terlepas dari investasi reksadana syariah, konvensional, campuran, pasar uang, pendapatan tetap, atau saham, caranya tetap sama. Tinggal pilih produknya dan lakukan transaksi lewat transfer bank.

Dalam waktu sehari kamu bisa melihat adanya penambahan portofolio investasimu di dashboard situs tersebut. Kamu juga bisa memantau return yang didapatkan setiap saat.

Yuk mulai investasi reksadana, biar pas lebaran dompetmu lebih tebal.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →