Reksa Dana Pasar Uang Lebih Untung dari Deposito Bunga 6 Persen, Apakah Benar?

reksa dana pasar uang

Reksa dana pasar uang menjadi salah satu pilihan investasi yang bisa dimanfaatkan buat memaksimalkan kekayaan. Sayangnya, reksa dana pasar uang masih kalah pamor dengan deposito.

Di Indonesia jumlah nasabah yang membuka rekening deposito cenderung meningkat. Pada Oktober 2019, jumlah rekening deposito yang dibuka terhitung mencapai 4.794.884 yang berasal dari Dana Pihak Ketiga dengan nilai Rp 2.618,09 triliun.

Jumlah rekening deposito yang dibuka pada periode Oktober 2019 lebih tinggi dibandingkan periode September 2019. Jumlah rekening deposito pada periode September 2019 sebagaimana yang dilaporkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencapai 4.766.209 dengan nilai Rp 2.582,76 triliun.

Deposito sendiri dipilih banyak orang sebagai pilihan investasi karena tawaran return atau bunga yang menggiurkan. Kalau rekening tabungan biasa dapat bunga < 1 persen, deposito bisa memberikan bunga kisaran 6 persen atau lebih.

Gimana dengan reksa dana pasar uang? Apakah salah satu jenis reksa dana ini menawarkan return yang kalah besar dengan deposito? Atau justru malah sebaliknya? Cari tahu yuk jawabannya dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: 5 Investasi Terbaik dan Menguntungkan di 2019

Apa itu reksa dana pasar uang?

reksa dana pasar uang
Apa sih yang dimaksud dengan reksa dana pasar uang? (Ilustrasi/Shutterstock).

Reksa dana adalah salah satu instrumen pasar modal yang digunakan buat menghimpun dana dari masyarakat pemodal lalu diinvestasikan manajer investasi dalam portofolio efek. Ada beberapa jenis reksa dana yang ditawarkan, tergantung portofolio efeknya.

Jenis-jenis reksa dana itu antara lain reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana campuran, hingga reksa dana indeks dan ETF. Lalu, apa itu reksa dana pasar uang? Apa aja isi portofolio efeknya?

Reksa dana pasar uang adalah adalah jenis reksa dana yang komposisinya 100 persen berupa efek jangka pendek minim risiko, mulai dari deposito, obligasi negara, dan obligasi swasta. Itu berarti portofolio efek di jenis reksa dana ini meliputi deposito, obligasi negara, dan swasta.

Baca juga: Mau Beli Saham dan Untung di Tengah Rumor Perang Dunia III? Baca Ini Dulu

Ini keuntungan reksa dana pasar uang sebagai investasi

reksa dana pasar uang
Ini lho keuntungan reksa dana pasar uang buat investasi, (Ilustrasi/Shutterstock).

Investasi reksa dana memberi untung dalam bentuk selisih harga beli dengan harga jual (capital gain) dan dividen saham ataupun bunga obligasi. Karena reksa dana pasar uang terdiri dari deposito, obligasi negara, ataupun obligasi swasta sebagai portofolio efeknya, itu berarti keuntungan atau return berasal dari bunga deposito ataupun bunga obligasi.

Buat lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa keuntungan reksa dana pasar uang sebagai bentuk investasi. Disimak yuk!

Baca juga: Memilih Reksa Dana Terbaik? Jangan Terjerumus dalam Kesalahan-Kesalahan Ini

1. Return reksa dana bisa melebihi bunga deposito

Harga unit penyertaan reksa dana cenderung naik dan stabil. Harga unit penyertaan atau Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit penyertaan dalam setahun bisa tembus 7 persen. Lebih besar daripada bunga deposito, bukan?

Misalnya aja kamu membeli reksa dana dengan NAB Rp 1.500 pada Januari 2019. Sepanjang tahun 2019, harga unit penyertaan reksa dana terus naik hingga pada Desember 2019 berada di kisaran Rp 1.600 per unit penyertaan. Itu berarti selisih harganya di kisaran 8 persen.

Tentu aja return reksa dana tersebut lebih besar dari bunga deposito yang berada di kisaran 6 persen p.a (per annum atau tiap tahun). Kebayang dong berapa besar untung yang diperoleh kalau kamu beli unit penyertaan reksa dana dalam jumlah besar pada Januari 2019?

2. Dana yang ditempatkan ke reksa dana minimal Rp 100 ribu, sedangkan deposito minimal Rp 10 juta

Buat mendapatkan keuntungan dari deposito, kamu perlu menempatkan dana dalam jumlah yang lumayan besar. Minimal dana yang disiapkan sebesar Rp 10 juta. Gimana kalau gak punya dana sebanyak itu? Mau gak mau nabung dulu agar sampai Rp 10 juta.

Lain cerita kalau berinvestasi ke reksa dana pasar uang. Kamu bisa menempatkan dana mulai dari Rp 100 ribu. Benar-benar terjangkau, bukan?

Modal Rp 100 ribu yang ditempatkan dalam reksa dana kemudian dicatatkan dalam Rekening Dana Investor (RDI) yang dikeluarkan bank kustodian. Dana yang tersimpan di bank kustodian lalu diteruskan perusahaan asset management buat dikelola.

3. Gak ada tenor, unit penyertaan reksa dana bisa dijual kapan aja

Salah satu ketentuan deposito adalah adanya tenor buat mengambil dana yang disimpan. Tenor 1 bulan berarti kamu harus menunggu selama sebulan buat bisa mengambil deposito. Tenor 3 bulan berarti kamu harus menunggu selama tiga bulan buat mencairkan deposito.

Di reksa dana pasar uang gak bakal ada cerita kamu harus memilih waktu berapa lama memegang unit penyertaan reksa dana. Beli sekarang lalu jual besok pun juga bisa kamu lakukan. 

Ditambah lagi gak ada denda yang berlaku karena mencairkan dana di reksa dana tergesa-gesa. Berbeda dengan deposito. Kalau kamu mencairkan deposito kurang dari tenor yang ditentukan, kamu wajib membayar denda.

4. Tambah lama unit penyertaan reksa dana pasar uang dipegang, tambah besar return yang diperoleh

Reksa dana pasar uang dalam setahun bisa memberi return sekitar 7 persen. Lebih lama lagi kamu menyimpan dana dalam bentuk reksa dana pasar uang, lebih besar lagi untung yang diterima.

Salah satu reksa dana pasar uang yang dijual di pasaran memberi return sekitar 7 persen setahun. Selama tiga tahun, return yang didapat bisa sekitar 20 persen. Dengan memegang selama lima tahun, return yang diperoleh dapat mencapai 38 persen.

Dengan keuntungan-keuntungan yang dijabarkan di atas, udah cukup gak buat menjawab pertanyaan apakah reksa dana pasar uang lebih untung dari deposito atau gak? Kalau reksa dana lebih untung dari deposito, tunggu apa lagi. Segera buka rekening dan mulailah berinvestasi reksa dana. Selamat menikmati cuan! (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →