Reksadana Syariah: Fakta, Panduan, dan Produk Terbaik

Reksadana syariah

Reksadana syariah merupakan jenis reksa dana yang menerapkan prinsip syariat dalam pengelolaannya. Salah satu ciri dari produk ini adalah hanya melakukan investasi dalam instrumen yang terdaftar di Daftar Efek Syariah yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam reksa dana syariah, efek yang dijadikan sebagai portofolio adalah efek yang tidak bertentangan dengan prinsip syariat di pasar modal, yaitu saham syariah, sukuk, dan efek syariah lainnya. Berbeda dari reksa dana konvensional, dalam produk syariat ini terdapat proses pembersihan kekayaan reksa dana syariah dari unsur non halal. Hal ini menjadikan reksa dana terbebas dari riba dan lain-lain.

7 Fakta reksadana syariah

Pengertian Reksadana Syariah

Reksa dana syariah yang menjadi wadah menghimpun dana masyarakat ini dikelola badan hukum bernama manajer investasi. Nantinya, dana himpunan tersebut bakal diinvestasikan ke surat berharga seperti saham, obligasi atau sukuk, dan instrumen pasar uang yang sesuai dengan ketentuan dan prinsip syariat Islam.

Minat tinggi masyarakat atas produk investasi syariah ini membuat OJK merilis fakta-fakta mengenai produk tersebut. Berikut rilis OJK berdasarkan situs resminya:

  • Produk reksa dana syariah dijamin kesyariahannya oleh DPS;
  • Reksa dana syariah dikelola oleh unit khusus;
  • Reksa dana syariah dikelola oleh manajer investasi syariah;
  • Reksa dana syariah memiliki banyak pilihan produk;
  • Reksa dana syariah berbasis efek syariah luar negeri pertama di Indonesia;
  • Reksa dana syariah memiliki rata-rata pertumbuhan market cap paling tinggi; dan
  • Marketplace reksa dana syariah tersedia secara offline maupun online.

Panduan investasi reksadana syariah

reksadana syariah

Bagi kamu yang baru mau investasi reksa dana syariah, berikut panduan lengkapnya biar gak bingung. Simak ya.

1. Pilih reksa dana syariah

Tentunya kamu sudah memilih manajer investasinya sebelum memilih produk. Beberapa manajer investasi yang melayani penjualan reksa dana berbasis syariah antara lain Mandiri Sekuritas dan IPOT Fund. Sekadar informasi, Mandiri memiliki sekitar 26 produk reksa dana syariah dengan penempatan bermacam-macam. Demikian pula dengan IPOT yang memiliki 25 produk.

2. Mulai Rp100 ribu

Investasi syariah bisa dimulai dengan Rp100 ribu. Tentunya jumlah terjangkau ketimbang deposito dan obligasi bukan?

3. Gak wajib setor setiap bulan

Akun reksa dana, baik syariah atau konvensional bisa di top-up atau ditambah kapan saja. Jadi kamu gak wajib setiap bulan setor. Tapi, balik lagi sama tujuan kamu. Kalau mau dapat hasil besar dalam waktu yang tidak terlalu lama, pastikan konsisten melakukan top-up di pilihan reksa dana syariah kamu.

4. Cara pilih produk

Yang pertama adalah perhatikan level risikonya. Misalnya reksa dana saham yang memang memberikan return tinggi tapi ada risiko tinggi juga. Nah hal ini harus kamu sesuaikan dengan diri kamu. Kalau kamu bukan tipe orang yang suka dengan fluktuatif saham atau “kejutan” sebaiknya jangan pilih reksa dana saham. 

Namun, kalau kamu berniat menjadikannya sebagai investasi jangka panjang, reksa dana saham tentu amat disarankan. Namun, jika hanya ingin menjadikannya sebagai investasi jangka pendek atau menengah, lebih baik pilih reksa dana pendapatan tetap atau pasar uang.

5. Ketahui manajer investasinya

Pastikan manajer investasi yang kamu pilih menerapkan 100 persen prinsip syariah. Selain itu, pilih yang memberikan informasi lengkap dari kinerja, prospektus, komposisi, hingga risikonya. Jadi, kamu gak kayak orang beli kucing dalam karung!

6. Beli online

Kenapa pilih online? Karena minim potongan dan biaya administrasi. Selain itu, kamu yang memang sibuk lebih cocok beli online. Yang terpenting, kamu sudah tahu dan memahami risiko serta manajer investasi yang kamu pilih. Jadi kenali produk, risiko, dan manajer investasinya sebelum beli ya!

7. Pantau dan jual

Kalau udah beli, jangan dicuekin gitu aja ya! Kamu harus pantau. Kalau dirasa butuh dan menguntungkan, reksa dana ini bisa kamu jual. Secara online juga!

Kamu bisa menentukan jumlah unit yang mau dijual. Nantinya hasil penjualan ditransfer ke rekening kamu di manajer investasi atau rekening pribadi untuk ditarik uangnya. Kalau di manajer investasi, berarti hasil penjualan bisa kamu belikan reksa dana lagi.

Pilihan reksadana syariah terbaik

reksadana syariah

Berikut ini daftar reksadana syariah terbaik yang bisa kamu pertimbangkan!

1. Reksadana syariah Bahana Mes Syariah Fund

  • Manager investasi: PT Bahana TCW Investment Management
  • Jenis: reksadana pendapatan tetap
  • Modal awal: Rp 100 ribu
  • Return per tahun: 12,26 persen
  • Harga NAB: Rp 1.226,62
  • Dana kelolaan: Rp 55 miliar

Baca juga: Return Lebih dari 80 Persen, ini 5 Investasi Reksadana Terbaik 5 Tahun Terakhir!

2. Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia

  • Manager investasi: PT Majoris Asset Management
  • Jenis: reksadana pendapatan tetap
  • Modal awal: Rp 10 ribu
  • Return per tahun: 11,64persen
  • Harga NAB: Rp 1.134,75
  • Dana kelolaan: Rp 402 miliar

Baca juga: Apa Untungnya Investasi Reksa Dana? Ini Fakta-Faktanya yang Banyak Orang Belum Tahu

3. TRIM Syariah Berimbang

  • Manager investasi: PT Trimegah Asset Management
  • Jenis: reksadana campuran
  • Modal awal: Rp 100 ribu
  • Return per tahun: 8,9 persen
  • Harga NAB: Rp 2.729,75
  • Dana kelolaan: Rp 36 miliar

4. Manulife Syariah Sukuk Indonesia

  • Manager investasi: PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
  • Jenis: reksadana pendapatan tetap
  • Modal awal: Rp 10 ribu
  • Return per tahun: 6,69 persen
  • Harga NAB: Rp 1.093,16
  • Dana kelolaan: Rp 302 miliar

5. Reksadana Syariah Capital Sharia Money Market

  • Manager investasi: PT Capital Asset Management
  • Jenis: reksadana pasar uang
  • Modal awal: Rp 500 ribu
  • Return per tahun: 6,48 persen
  • Harga NAB: Rp 1.127,23
  • Dana kelolaan: Rp 52 miliar

6. Mandiri Investa Dana Syariah

  • Manager investasi: PT Mandiri Manajemen Investasi
  • Jenis: reksadana pendapatan tetap
  • Modal awal: Rp 50 ribu
  • Return per tahun: 6,42 persen
  • Harga NAB: Rp 3.611,12
  • Dana kelolaan: Rp 60 miliar

7. Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia

  • Manager investasi: PT Majoris Asset Management
  • Jenis: reksadana pasar uang
  • Modal awal: Rp 10 ribu
  • Return per tahun: 6,37 persen
  • Harga NAB: Rp 1.115,98
  • Dana kelolaan: Rp 125 miliar

Itulah tujuh reksadana syariah yang memberikan imbal hasil terbaik pada 2019. Gimana, tertarik menggelontorkan uangmu di salah satu perusahaan manajer investasi di atas?

Bagi kamu yang ingin mendapatkan informasi mendalam seputar investasi dan finansial, kunjungi Lifepal aja!