Mengenal Remittance, Jenis, dan Manfaat [Plus Cara Kerjanya]

Remittance

Remittance adalah layanan pengiriman uang atau transfer uang berbentuk valuta asing yang dilakukan individu atau perusahaan dari dalam ke luar negeri atau sebaliknya yang biasanya dilakukan lembaga keuangan, baik bank maupun nonbank.

Dalam praktiknya, proses transfer uang dengan layanan ini cukup rumit karena membutuhkan waktu yang cukup lama. 

Hal ini karena sistem perbankan di Indonesia menganut sistem Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT) yang berbeda dengan sistem bank di luar negeri yang menganut sistem International Bank Account Number (IBAN).

Meskipun membutuhkan waktu yang lama, layanan ini memiliki banyak sekali keuntungan terutama untuk pertumbuhan ekonomi suatu negara. 

Contohnya, uang yang dikirim tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri menjadi sumber pemasukan yang bagus untuk negara.

Untuk lebih lengkapnya, berikut penjelasan soal remittance dan keuntungan-keuntungan yang bisa diperoleh.

Jenis-jenis remittance

Remittance sendiri memiliki dua jenis layanan yang berkaitan dengan layanan dua arah, yakni dari dalam dan dari luar. 

1. Layanan pengiriman uang ke luar negeri (outgoing remittance)

Layanan ini bisa melakukan pengiriman uang dari Indonesia ke bank luar negeri dalam bentuk valuta asing

Hampir semua bank di Indonesia memiliki layanan jenis outgoing ini yang sangat bermanfaat jika ingin mengirimkan uang untuk keluarga di luar negeri. 

2. Layanan pengiriman uang dari luar negeri (incoming remittance)

Layanan incoming remittance adalah pengiriman uang yang dilakukan dari luar negeri ke rekening bank di dalam negeri dalam bentuk valuta asing.

Aturan hukum remittance di Indonesia

Aturan hukum tentang remittance di Indonesia sendiri diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/23/PBI/2012 tentang Transfer Dana dan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 15/23/DASP tentang Penyelenggaraan Transfer Dana.

Pasal 8 yang menjelaskan mengenai Penyelenggaraan Transfer Dana Dari dan Ke Luar Negeri, menyebutkan jika:

  1. Kegiatan kerja sama penyelenggaraan Transfer Dana dari dan ke luar negeri oleh Penyelenggara hanya dapat dilakukan dengan pihak yang telah memperoleh persetujuan dari otoritas negara setempat
  2. Kegiatan kerja sama penyelenggaraan Transfer Dana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dilakukan berdasarkan perjanjian tertulis
  3. Perjanjian tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) wajib paling kurang memuat:
    • penerapan asas resiprositas antarpihak
    • hak dan kewajiban para pihak
    • mekanisme penetapan kurs, biaya, dan penyelesaian akhir
    • mekanisme penyelesaian permasalahan yang mungkin timbul dalam kegiatan penyelenggaraan Transfer Dana
  1. Bank Indonesia (BI) berwenang menetapkan batas maksimal nilai nominal Transfer Dana dari dan ke luar negeri yang dapat dilakukan melalui Penyelenggara yang berupa Badan usaha bukan Bank
  2. Penyelenggaraan kegiatan Transfer Dana dari dan ke luar negeri wajib memerhatikan peraturan perundang-undangan terkait.
  3. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penyelenggaraan Transfer Dana dari dan ke luar negeri diatur dalam Surat Edaran Bank Indonesia. 

Manfaat remittance

Pastikan bahwa kamu menggunakan layanan transfer uang ke luar negeri yang sudah dijamin dan dilindungi Bank Indonesia (BI). 

Hal ini bertujuan agar proses transfer uang uang dilakukan dengan aman dan lancar.

Berikut keuntungan menggunakan layanan transfer ini yang bisa berpengaruh untuk negara dan masyarakat.

Untuk negara

  • Bisa menjadi sumber pendapatan suatu negara sehingga berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi negara
  • Saat terjadi krisis di suatu negara, layanan ini bisa menjadi penolong karena pendapatan dari layanan ini cenderung stabil dan jumlahnya pun banyak

Untuk masyarakat

  • Menyediakan layanan untuk melakukan pengiriman uang ke luar negeri atau dari luar negeri sehingga memudahkan saat akan mengirim uang untuk keluarga atau anak yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri
  • Proses mudah, aman, fleksibel karena bisa dilakukan melalui website dan biaya transfer juga relatif rendah dibanding layanan transfer lainnya.
  • Keamanan transaksi juga terjamin karena dilindungi Bank Indonesia dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kekurangan layanan remittance

Majunya perbankan dengan model digital membuat beberapa bank kini memiliki layanan transfer uang yang lebih praktis bahkan tanpa biaya apa pun.

Hal ini membuat beberapa orang akhirnya beralih dari layanan remittance ke layanan perbankan digital karena kekurangan beberapa hal ini:

  • Layanan remittance ada biaya admin yang mencapai US$25 sehingga dianggap cukup mahal.
  • Proses kirim yang lama biasanya memakan waktu hingga 1-2 hari.

Cara kerja remittance

Cara kerja remittance di semua bank hampir sama. Berikut ini penjelasannya.

  1. Pengirim bisa langsung datang ke bank yang menyediakan layanan ini.
  2. Mengisi formulir yang diberikan pihak bank, berisi identitas pengirim, dan penerima serta nominal uang yang akan ditransfer. Jangan lupa juga untuk mencantumkan bank tujuan dan nomor rekeningnya.
  3. Pihak bank akan melakukan proses permintaan layanan ini dalam bentuk valuta asing yang bisa didebet dari tabungan pengirim atau dengan menyetorkan uangnya langsung pada bank.
  4. Bank memproses permintaan layanan ini dengan menunjuk bank koresponden yang jadi perantara antara bank pengirim dan bank penerima.
  5. Bank penerima akan menerima kiriman uang dan diteruskan pada rekening penerima sesuai dengan instruksi dari pengirim.

Tarif remittance

Umumnya, tarif remittance untuk setiap lembaga keuangan berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing. 

Namun, biasanya biaya layanan ini berkisar antara US $5 – US $25. 

Biaya ini akan dibebankan pada pengirim dan biasanya akan langsung dipotong saat uang diterima ke bank tujuan. 

Rencanakan persalinan dengan sebaik-baiknya di rumah sakit yang memiliki pelayanan terbaik dan manfaatkan asuransi melahirkan, cover biaya melahirkan hingga Rp30 juta.

Komponen remittance

Terdapat komponen dalam layanan ini. Hal ini karena layanan ini berhubungan dengan bank di luar negeri. 

1. Beneficiary

Artinya, pihak yang namanya tertera pada formulir layanan inilah yang bisa menerima dan mengambil uang.

2. Beneficiary bank

Artinya, bank tujuan yang ditunjuk untuk menerima uang dari bank lain yang kemudian diteruskan pada penerima sesuai dengan instruksi pengirim.

3. Remitting bank

Artinya, bank yang menyediakan layanan ini yang melakukan pengiriman uang ke bank lain sesuai instruksi

4. Correspondent bank

Artinya, bank koresponden atau bank perantara yang menjadi penghubung antara bank pengirim (remitting bank) dan bank penerima (beneficiary bank).

Kendala remittance

Meski memudahkan pengiriman uang dari dan ke luar negeri, layanan ini juga tidak selalu menguntungkan.

Ada beberapa hal lain yang perlu diwaspadai, di antaranya:

  1. Berpotensi menjadi praktik pencucian uang meskipun dalam kenyataannya Bank Dunia menyatakan apabila hingga saat ini belum ada laporan praktik pencucian uang dari beberapa negara.
  2. Biasanya data mengenai identitas pengirim dan penerima akan diambil bank sentral di tiap-tiap negara, dikhawatirkan data bisa bocor dan diperjualbelikan.

Buat kamu yang mau tahu lebih banyak tentang keuangan? Lihat pertanyaan populer seputar keuangan beserta jawabannya di Tanya Lifepal.

Tanya Jawab?

Apa itu remittance?

Remittance adalah layanan pengiriman uang atau transfer uang berbentuk valuta asing yang dilakukan individu atau perusahaan dari dalam ke luar negeri atau sebaliknya yang biasanya dilakukan lembaga keuangan, bisa dilakukan bank atau nonbank.

Apa aja manfaat remittance?

Berikut keuntungan menggunakan layanan transfer ini yang bisa berpengaruh untuk negara dan masyarakat:

Untuk negara

  • Bisa menjadi sumber pendapatan suatu negara sehingga berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi negara
  • Saat terjadi krisis di suatu negara, layanan ini bisa menjadi penolong karena pendapatan dari layanan ini cenderung stabil dan jumlahnya pun banyak

Untuk masyarakat

  • Menyediakan layanan untuk melakukan pengiriman uang ke luar negeri atau dari luar negeri sehingga memudahkan saat akan mengirim uang untuk keluarga atau anak yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
  • Proses mudah, aman, fleksibel karena bisa dilakukan melalui website dan biaya transfer juga relatif rendah dibanding layanan transfer lainnya.
  • Keamanan transaksi juga terjamin karena dilindungi oleh Bank Indonesia dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Bagaimana cara menggunakan remittance?

Layanan ini bisa diakses siapa saja. Caranya adalah dengan melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Pengirim bisa langsung datang ke bank yang menyediakan layanan ini.
  • Mengisi formulir yang diberikan oleh pihak bank, berisi identitas pengirim dan penerima serta nominal uang yang akan ditransfer, jangan lupa juga untuk mencantumkan bank tujuan dan nomor rekeningnya.
  • Pihak bank akan melakukan proses permintaan ini dalam bentuk valuta asing yang bisa didebet dari tabungan pengirim atau dengan menyetorkan uangnya langsung pada bank.
  • Bank memproses permintaan ini dengan menunjuk bank koresponden yang jadi perantara antara bank pengirim dan bank penerima.
  • Bank penerima akan menerima kiriman uang dan diteruskan pada rekening penerima sesuai dengan instruksi dari pengirim.

Apakah remittance aman?

Aman, karena layanan ini sudah dijamin Bank Indonesia (BI) melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/23/PBI/2012 tentang Transfer Dana dan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 15/23/DASP tentang Penyelenggaraan Transfer Dana.

Pastikan kamu memilih lembaga keuangan yang terpercaya ya.

Apakah remittance bisa mengirim uang ke seluruh dunia?

Layanan ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan pengiriman uang ke seluruh dunia.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →