Saat Bisnis Waralaba Modal Kecil, Jangan Sepelekan 5 Hal Ini

Memilih bisnis waralaba modal kecil bisa jadi pilihan paling tepat, khususnya buat para pebisnis pemula. Alasan paling utamanya adalah bisnis ini gak makan banyak dana. Jadi, kalaupun gagal ya gak rugi-rugi amat.

Alasan tersebut emang benar adanya. Namun, sebisa mungkin singkirkan dulu alasan tersebut. Emang kamu mau menjalankan suatu usaha dengan harapan yang pesimis banget?

Sebaiknya ubah dulu mindset kamu deh. Jadikan bisnis waralaba modal kecil sebagai sarana buat belajar bisnis. Bisnis ini boleh dijadikan semacam kelinci percobaan namun tetap harus optimis!

 

bisnis waralaba modal kecil
Harus optimis dong! (merdeka)

[Baca: Ini 8 Waralaba Minuman dan Makanan Seharga Rp 2 – 3 Jutaan Aja]

Adapun alasan buat memilih waralaba sebagai “alat” buat kamu belajar bisnis, antara lain:

  • Modal relatif minim karena cukup banyak pilihan bisnis waralaba yang bermodal kecil. Bahkan, ada yang cuma Rp 2 jutaan hingga Rp 3 jutaan aja.
  • Kamu gak perlu mulai dari nol banget karena sarana dan prasaran bisnisnya udah disiapkan oleh si pemilik waralaba.
  • Kamu pun gak perlu branding usaha. Apalagi kalau kamu beli waralaba yang emang udah terkenal. Contohnya, Moo-Moo Milk, Sabana, dan lain-lain.
  • Membeli merek waralaba itu artinya kamu sekaligus membeli pelanggan. Ini karena merek tersebut udah dikenal oleh masyarakat.
  • Kemungkinan buat sukses pun jadi lebih besar karena alasan-alasan yang udah disebutkan di atas. Selain itu, kamu pun biasanya bakal dapat training dari perusahaan waralaba tersebut.

Melihat alasan-alasan tersebut, sekarang kamu tentu jadi lebih yakin buat berbisnis dong? Nah, biar kamu makin percaya diri, ada baiknya buat gak mengabaikan beberapa hal penting berikut saat mulai bisnis waralaba.

1. Gak cek track-record bisnis waralaba modal kecil tersebut

usaha franchise terlaris
Cari tahu dulu track-record usaha tersebut (liputan6)

Mentang-mentang modal bisnisnya cuma sejutaan, kamu asal ambil aja. Padahal mengecek track-record sebuah bisnis waralaba itu penting, lho.

Kamu bisa menelusuri sepak terjang waralaba tersebut. Contohnya, kamu bisa cek kapan bisnis tersebut didirikan. Semakin lama bisnis tersebut beroperasi, kesuksesannya pun makin terjamin.

Selain usia waralaba, tentu aja kamu pun harus cek jumlah outlet yang udah dimilikinya. Lihat apakah jumlah tersebut sebanding dengan tahun berdiri usaha tersebut.

Misalnya aja, waralaba tersebut berdiri sejak tahun 2013. Harga franchise-nya murah, yaitu cuma Rp 2 jutaan aja. Akan tetapi, jumlah outletnya masih belasan.

Rasanya kurang masuk akal bila bisnis tersebut belum berkembang banyak padahal udah hadir cukup lama.

[Baca: 5 Ide Bisnis Franchise Terbaik buat Nambah Pundi-Pundi]

2. Bayar tanpa bertanya, dengan alasan sungkan

Karena harganya yang murah dikasih diskon pula, kamu jadi sungkan buat bertanya pada pemilik waralaba. Duh, jangan ya.

Meski harganya murah, kamu perlu bertanya dari awal mengenai apa-apa aja yang kamu peroleh. Jangan sampai sesudah kamu membeli, ternyata ada beberapa perintilan yang gak termasuk dalam paket. Dan kamu baru tahu hal tersebut belakangan.

Akhirnya, kamu harus keluar dana lebih dari ekspektasi, kan?

Sebagai contoh, usaha waralaba dengan modal di bawah 5 juta biasanya gak memberikan booth sebagai bagian dari paket mereka. Jadi, kamu mesti memikirkan biaya alternatif booth ekonomis yang harus kamu sediakan sendiri.

3. Gak lakukan observasi pasar secara matang

Nah ini yang gak kalah penting. Kamu perlu lakukan observasi pasar secara matang. Jadi, gak ada kejadian kamu salah pilih tempat deh.

Kamu perlu memilih tempat yang strategis buat usaha kamu tersebut. Caranya? Dengan memilih tempat yang sesuai dengan produk yang kamu jual.

Misal, kamu bakal jual minuman ringan yang sedang hits. Contoh, ice blend. Minuman tersebut tentu lebih cocok ditawarkan dekat sekolah-sekolah ketimbang tempat yang cukup general, seperti perumahan.

Selain observasi lokasi usaha, kamu pun perlu mempertimbangkan apakah produk waralaba tersebut masih laku di daerah kamu atau gak. Tren makanan dan minuman mengalami perubahan dari waktu ke waktu, bukan?

4. Asal pilih yang penting sesuai pasar tapi gak sesuai passion

daftar usaha waralaba
Contoh, es kepal milo yang lagi hits. Meski fenomenal, kamu tetap pentingin passion kamu juga (medium)

Pertimbangan ini sih bersifat opsional. Karakter orang berbeda-beda.

Ada yang bisa jalankan bisnis tanpa perlu melihat itu sesuai passion dia atau gak. Namun, ada juga yang gak bisa gitu. Kamu perlu melihat kamu tipikal orang yang mana.

Bila kamu adalah orang yang mementingkan passion, sebaiknya kamu gak maksain diri. Meskipun waralaba tersebut punya pangsa pasar besar, tapi kalau produk yang dijual gak sesuai dengan kamu, jangan paksain.

Kamu perlu pertimbangkan buat pilih waralaba yang emang produknya kamu sukai dan bisa kamu kuasai. Dengan gitu, kamu pun nantinya bakal lebih leluasa menjalankan usaha tersebut.

[Baca: 5 Tips Sukses Usaha Franchise Biar Cepat Berkembang]

5. Abaikan isi perjanjian bisnis

Sekali lagi, jangan mentang-mentang bisnis tersebut cuma waralaba modal kecil, kamu jadi abaikan isi perjanjian bisnis.

Jangan tanda tangan bila kamu belum paham isi kontrak waralaba tersebut. Minta waktu buat baca kontrak dan memahami setiap pasal dalam kontrak yang ditawarkan.

Hal ini bakal menghindarkan kamu dari kesalahpahaman ataupun masalah di kemudian harinya dengan si pemilik waralaba.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Contoh, salah satu yang paling penting adalah sistem bagi hasil atau persentase fee. Kamu harus memahami hal ini dari awal. Bila terjadi persengketaan, maka yang jadi patokan tentu pasal-pasal dalam kontrak.

Jangan sampai deh kamu tiba-tiba harus berhenti menjalankan usaha waralaba tersebut karena lalai baca kontrak. Padahal saat itu usaha tersebut sedang laris-larisnya.

Jadi, sekarang udah paham langkah-langkah yang harus kamu lakukan sebelum deal sama waralaba tertentu kan?

Meskipun kamu pilih bisnis waralaba modal kecil, kamu tetap perlu mempertanyakan setiap detailnya dan observasi pasar dengan baik. Gak ada alasan karena modalnya kecil, kamu jadi cuek sama hak yang kamu miliki.

Kamu berbisnis pastilah pengin untung bukan buntung, kan? Makanya, tetap teliti dan kritis sebelum memulai usaha apa pun ya.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →