Punya Bos Baru, Saham Bank BTN Ini Bisa Bikin Kita Untung Gak ya?

Bank BTN

Di tahun 2020 ini saham BBTN (PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk), ternyata masih tergabung di indeks LQ45. Meski demikian, laba dari bank spesialis KPR ini memang merosot drastis di kuartal III 2019. Drastisnya emang berapa? Bisa dibilang cukup drastis karena besarannya lebih dari 50 persen!

Di September 2018, laba bersih bank plat merah ini mencapai Rp 2,23 triliun. Namun di September 2019, ternyata cuma Rp 801 miliar. Waduh! Penurunan laba ini disebabkan karena penurunan pendapatan bunga bersih, plus ada pembengkakan di bidang operasional.

Terhitung sejak Maret 2018, saham BBTN pun mengalami down trend hingga kini. Dari yang awalnya dibanderol Rp 3.750 per lembar kini jadi Rp 1.835. Melihat fenomena ini, tentu saja kamu yang baru saja terjun ke investasi saham bakal ketakutan. Kemungkinan besar, saham ini gak akan kamu lirik karena performanya yang kurang baik.

Namun apakah harga saham bank ini bakal terus turun? Atau masih ada peluang akan perbaikan laba di masa depan? Simak dulu yuk ulasannya.

1. Dirut barunya Pahala Mansury

Pahala Mansury (Instagram).
Pahala Mansury (Instagram).

Setelah menyaksikan fakta penurunan saham BBTN di atas, maka alangkah baiknya juga untuk melihat fenomena pergantian dirut BUMN yang juga dialami BBTN. Bank yang dulu dipimpin Maryono dalam jangka waktu lama, kini dipimpin oleh pria yang sempat menjabat sebagai Direktur Keuangan Pertamina dan Direktur Utama Garuda Indonesia.

Bicara soal latar belakang kepemimpinan, Pahala sejatinya pernah bekerja di Bank Mandiri tahun 2003 hingga 2006. Dia menduduki posisi yang berbeda-beda, mulai dari group head corporate development lalu pindah ke divisi change management office, divisi accounting, dan divisi economic research. Hingga akhirnya, dia menjadi EVP Coordinator Finance & Strategy and Chief Financial Officer.

Beberapa analis berpendapat bahwa, pengalaman Pahala di Bank Mandiri tentu bisa menjadi senjata baru bagi BTN untuk menggarap dana murah. Sudah tahu belum BTN telah meluncurkan produk tabungan baru yang namanya BTN Solusi?

BTN Solusi adalah program yang memberikan solusi instansi atau lembaga untuk mengelola tabungan atau gaji para karyawannya. Selain itu, tabungan BTN Solusi juga memberikan berbagai manfaat yang bisa mendukung kebutuhan finansial bagi instansi dan karyawan yang bersangkutan.

Sejatinya bukan cuma dana murah yang jadi fokusnya BBTN. Digital banking pun jadi fokus mereka, nah pengalaman Pahala Mansury di bidang retail banking tentu bisa membantu bank ini. Setuju gak? Kabarnya, BTN sendiri menargetkan 372 ribu rekening payroll.

2. Lagi siapkan Rp 500 miliar

Jajaran Direksi Bank BTN dalam acara Penandatanganan Piagam Kerja Sama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) dengan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, di Menara BTN, Jakarta (Instagram).
Jajaran Direksi Bank BTN dalam acara Penandatanganan Piagam Kerja Sama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) dengan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, di Menara BTN, Jakarta (Instagram).

Asal kamu tahu, BBTN lagi menyiapkan anggaran belanja senilai Rp 500 miliar di tahun ini. Buat apa? Intinya adalah mereka memang ingin melakukan akselerasi sebagai bank tabungan. Jadi gak cuma semata jadi bank penyalur KPR doang.

Mereka akan mempermudah transaksi elektronik. Salah satu inovasi yang mereka lakukan adalah meluncurkan aplikasi mobile banking baru. Pokoknya, kebutuhan nasabah modern ini bakal diakomodir dengan baik deh sama Bank BTN.

Dijamin, user interface aplikasinya lebih friendly, lalu tampilan aplikasinya juga lebih dinamis. 

Belum lagi, mereka bakal menyiapkan fitur apik lainnya seperti fitur buka rekening via online dari smartphone, yang ditargetkan meluncur pada kuartal I atau II di tahun 2020. Selain itu, aplikasi BTN ini bakal memudahkan nasabah membuka e-deposito, tarik tunai tanpa kartu, dan fitur lain yang ada di digital banking. Selain mobile banking, mereka juga bakal mengembangkan merchant acquirer dengan memperbaharui EDC. 

3. Tetap komitmen dengan Program Sejuta Rumah

KPR Bersubsidi BTN (Shutterstock).
KPR Bersubsidi BTN (Shutterstock).

Nah program ini tetap dijaga oleh BBTN. BTN sendiri sudah menyalurkan kredit ke 5 juta keluarga. Selama 70 tahun lamanya, bank ini juga sudah mengucurkan pinjaman sebesar Rp 595,2 triliun. Sebagian besar pinjaman itu memang ditujukan untuk pembiayaan pemilikan rumah. Gak heran kan kalau bank yang satu ini memang selalu berkampanye dengan mengajak millenials punya rumah. 

4. Kredit macet BTN naik juga 

Ini juga bikin deg-degan para pemegang saham sih. Wajar saja, di Juni 2019, rasio kredit macet alias Non Performing Loan (NPL) ada di level 3,32 persen. Nah jumlah ini dinyatakan meningkat dari periode yang sama di tahun 2018, karena sebelumnya rasio NPL mereka 2,78 persen.

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

Menurut pemberitaan di Kontan, BBTN memang berniat menjaga rasio NPL di level 2,95 persen. Maklum saja, yang mereka salurkan adalah pembiayaan properti. Untuk memitigasi masalah ini, mereka menerapkan asuransi kredit. Selain itu, tentu saja lelang agunan juga akan mereka lakukan untuk mengatasi hal ini.

Demikianlah analisa singkat mengenai saham BBTN. Sejatinya saham ini emang lagi downtrend, tapi pimpinannya yang punya pengalaman di dunia ritel perbankan tampaknya bisa jadi amunisi baru bagi bank penyalur KPR ini.

Optimis gak nih sama BBTN? Bicara soal price earning ratio (PER), PER dari BBTN adalah 18,17. Jelas lebih tinggi ketimbang bank-bank plat merah yang ada di indeks LQ45, sebut saja seperti BBNI (8,88), BMRI (13,12), dan BBRI (16,1). Kalau mau beli, tunggu saja laporan keuangan tahunannya yang belum dirilis. Atau nunggu dulu sampai selesai kuartal satu. Sekadar info saja, di 4 Februari 2020 saham mereka anjlok hingga ke Rp 1.760 lho. Oleh karena itu, tunggu saja ya sampai ada tanda-tanda positif. (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →