Saham Unicharm Indonesia Bagus Gak Sih? Baca Ini Dulu!

Seperti yang kita ketahui, PT UniCharm Indonesia Tbk telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Desember 2019. Mereka pun tercatat dengan kode emiten UCID.

Di hari pertama perdagangan, saham UCID yang dijual Rp 1.500 perlembar langsung naik ke Rp 1.725. Lumayan gede ya cuannya!

Sementara itu, pada penutupan perdagangan di tanggal 6 Januari 2019, harga saham UCID bertengger di angka Rp 1.820 perlembar. 

Sekadar diketahui, jumlah saham UCID yang dilepas ke publik mencapai 831,31 juta lembar. Pemegang saham mayoritas dari perusahaan ini adalah UniCharm Jepang dengan kepemilikan, 2,4 miliaran lembar.

Tertarik membeli saham perusahaan ini? Mari simak sekilas fakta mengenai PT Uni-Charm Indonesia Tbk yang mungkin belum kamu ketahui:

1. Kapitalisasi pasarnya Rp 7,5 triliun

unicharm Indonesia
Kapitalisasi pasarnya Rp 7,5 triliun (Wikimedia)

PT UniCharm Indonesia Tbk adalah perusahaan besar. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 7,56 triliun pada 6 Januari 2019. 

Dengan kapitalisasi pasar sebesar ini, jelas sekali UCID bukan perusahaan kaleng-kaleng ya. 

Perusahaan ini sejatinya berasal dari Jepang (UniCharm Corporation) yang telah didirikan di tahun 1961 oleh Keluarga Takahara. Mereka adalah produsen dari produk higienis sekali pakai, apalagi kalau bukan popok atau pembalut wanita.

Sejauh ini, UniCharm Corporation juga telah beroperasi di 80 negara di dunia.

Wuih, keren juga ya perusahaan ini. Makin kepincut gak nih beli saham UCID? Bila masih belum yakin, coba baca poin kedua ya!

Baca juga: Biar Makin Terjangkau, Unilever Bakal Ubah Nilai Nominal Saham

2. Market leader di Asia

unicharm Indonesia
Market leader di Asia

Oh ya? Apakah benar Uni-Charm itu menguasai pangsa pasar dari produk-produk tersebut di Asia?

Menurut keterangan Wikipedia, jawabannya adalah “ya”. Mereka merajai pasar popok di China, India, Indonesia, Vietnam dan Thailand. 

Uniknya, cuan mereka selalu naik dua kali lipat setiap tahun, khusus di Negeri Bollywood. 

Lantas, apa kabar dengan UniCharm Indonesia? Apakah cuannya juga fantastis?

Menurut pemberitaan di Kontan, November 2018, pangsa pasar di Indonesia untuk popok bayi mencapai 49,8 persen, pembalut wanita 42,1 persen dan popok dewasa mencapai 46 persen. Mantap kan, mereka ternyata juga menguasai pasar RI. 

Produk mereka yang terkenal adalah Charm Body Fit, Mamypoko, dan Lifree.

Di Semester I 2019, laba bersih perusahaan ini juga kabarnya tumbuh 73 persen! Luar biasa!

Baca juga: Harganya Lagi Murah, Ini 6 Saham Astra dan Anak Usahanya yang Bisa Dibeli

3. Siapa kompetitornya?

unicharm Indonesia
Siapa kompetitornya?

Meski menguasai pangsa pasar, kita juga wajib tahu dong siapa saja lawan bisnis dari Uni-Charm Indonesia. 

Kompetitor mereka memang cukup banyak, namun kita akan lihat empat kompetitor terkuat mereka untuk produk popok dan pembalut wanita. Yuk cari tahu di bawah sini.

Softex Indonesia

unicharm Indonesia
Softex Indonesia (Instagram/@lifeatsoftex)

Satu-satunya kompetitor terkuat UCID adalah Softex. Pasalnya, Softex memproduksi produk yang sama dengan UCID, mulai dari popok bayi, pembalut wanita, hingga popok dewasa. 

Perusahaan ini didirikan tahun 1976 dengan nama PT Mozambique Jakarta, dengan produknya yaitu kaos singlet. Namun, di tahun 1981 namanya berubah jadi PT Softex Indonesia.

Beberapa brand yang berada di bawah naungan Softex Indonesia adalah Sweety, Happy Nappy, Confidence, Softex, dan V-Class. 

Brand Softex juga menjadi salah satu top of mind. Ketika bicara soal pembalut wanita, maka kita bakal mengucap kata Softex. 

Kao Indonesia

unicharm Indonesia
Kao Indonesia (Instagram/@laurierid)

Sama-sama berasal dari Negeri Matahari Terbit, Kao Corporation adalah sebuah perusahaan raksasa kimia dan kosmetik. 

Di Indonesia, mereka meluncurkan produk pembalut wanitanya yang bernama Laurier. Produk mereka diklaim memiliki teknologi QuickLock System yang sanggup menyerap, dan mengunci cairan seketika.

Kotex Indonesia

unicharm Indonesia
Kotex Indonesia (Instagram/@kotexduniacewe)

Ada juga Kotex Indonesia yang produknya bernama Maxi. Produk-produk Kotex didistribusikan oleh Kimberly Clark yang telah beroperasi di lebih dari 80 negara. Brand ini berasal dari Amerika Serikat.

Sama seperti Laurier, mereka sejatinya lebih memusatkan fokus bisnisnya untuk menjual pembalut wanita. Mereka gak menjual popok bayi sama sekali.

Pampers Indonesia

unicharm Indonesia
Pampers Indonesia (Instagram/@pampers_indonesia)

Nah, kalau satu ini adalah perusahaan yang menjual popok bayi saja. Sama seperti Softex, brand Pampers juga terbilang top of mind untuk kategori popok bayi.

Produk ini juga berasal dari Amerika Serikat lebih tepatnya dari P&G, sebuah perusahaan konsumer terbesar. Brand Pampers itu sendiri didirikan pada tahun 1961. 

Itulah sekilas mengenai Unicharm Indonesia. Bisa dibilang, mereka satu-satunya produsen popok yang melantai di Bursa Efek Indonesia, karena kompetitor-kompetitor mereka belum ada yang melantai.

Gimana, tertarik membeli saham mereka? (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis