Berawal dari Wagub DKI, Ini Kisah Sandiaga Uno dan Ambisi Duduk di Kursi Wapres

Sandiaga Uno

Sandiaga Uno

Siapa yang gak mengenal dengan sosok pria gagah berusia 49 tahun, Sandiaga Uno? Ya, nama Sandiaga Uno mencuat sejak dirinya terjun pencalonan kursi Wagub DKI tahun 2017.

Hari ini Rabu, (17/4/2019), merupakan hari milik seluruh rakyat Indonesia buat menyukseskan pesta demokrasi. Berbondong-bondong, seluruh orang memilih calon pemimpin Republik Indonesia periode 2019-2024. Euphoria dan semangat buat merayakan pesta ini emang begitu terasa nih.

Kalau kamu lihat di laman media sosial hari ini, mulai dari yang tua hingga milenial pun memperlihatkan tinta biru bahwa mereka udah memilih. Nah, kali ini kita gak bakal bahas soal gimana jalannya Pemilu 2019. Namun, sosok Sandiaga Uno lha yang menarik buat kita bahas.

Terlahir dengan nama Sandiaga Salahuddin Uno, pria kelahiran Pekanbaru, 28 Juni, 49 tahun silam ini emang sempat menjadi pusat perhatian. Sosoknya yang masih muda, Sandiaga mulai dikenal dan ramai diberitakan sejak pencalonan dirinya menjadi wakil gubernur DKI Jakarta bersama Anies Baswedan.

Gagah, rupawan serta memiliki intelektual yang tinggi, Sandiaga kala itu begitu dielu-elukan oleh kaum hawa nih, ya terutama ibu-ibu ya. Gimana gak, di usianya yang kepala empat, Sandiaga emang memancarkan kharisma berbeda bagi seorang pemimpin, setuju gak?

Sebelum berkiprah di panggung politik, putra dari Mien Uno ini dikenal sebagai seorang pengusaha. Terlahir dari keluarga yang mapan secara finansial dan intelektualitas, Sandiaga juga memiliki kerajaan bisnis yang begitu banyak.

Perusahaan-perusahaan yang ia bangun usai mengenyam bangku pendidikan, gak heran nih kalau Sandiaga Uno namanya sempat tercantum di Forbes sebagai deretan orang terkaya di Indonesia. Sandiaga merupakan lulusan Wichita State University, Amerika Serikat, dengan predikat summa cum laude. Gak cuma itu, ia pun juga merupakan lulusan University George Washington, dengan IPK 4.00.

Tangan dinginnya soal bisnis dan investasi emang gak bisa dipungkiri lagi nih. Di tahun 1993, Sandiaga bergabung dengan Seapower Asia Investment Limited di Singapura. Ia pun kemudian menjajaki MP Holding Limited Group pada tahun 1994. Di 1995, dirinya bekerja sebagai NTI Resources Ltd di Kanada dan menjabat sebagai Executive Vice President NTI Resources Ltd. dengan penghasilan US$ 8.000 per bulan.

Baca juga: Cuma Rp 600 Ribuan, Ini Jam Tangan Termurah Milik Sandiaga Uno

Tahun 2019, ambisi Sandiaga buat duduk di kursi Cawapres mendampingi Prabowo Subianto sebagai presiden

Sandiaga uno
Prabowo Subianto dan Sandiaga kala itu tengah khusyu berdoa buat kelancaran pemilu, (Instagram/@sandiuno).

Di balik kesuksesannya sekarang sebagai pengusaha maupun di karier politiknya, Sandiaga pun sempat lho menjadi pengangguran. Di tahun 1997, tepatnya krisis moneter melanda menyebabkan banyaknya perusahaan yang bangkrut dan terpaksa membawa dirinya pulang ke Indonesia dengan menyandang status sebagai pengangguran.

Tahun ini, Sandiaga pun mantab buat maju mendampingi Prabowo Subianto sebagai pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Panggung politik nampaknya menggelitik niatan Sandiaga buat menjadi orang nomor dua di negeri ini.

Ayahnya Razif Halik Uno dulunya pernah bekerja di perusahaan minyak Caltex, sedangkan sang ibunda, Rachmini Rachman Uno atau yang lebih dikenal Mien Uno merupakan pakar etiket.

Majalah Forbes menempatkan Sandiaga sebagai orang terkaya di posisi ke-37 dengan total kekayaan US$ 660 juta atau setara dengan Rp 9,2 triliun.

Sempat jadi pengangguran, Sandiaga Uno kini pebisnis sukses

Sandiaga Uno
Sandiaga yang terlhat bugar di usianya menjelang 50 tahun, (Instagram/@sandiuno).

Sandiaga merupakan lulusan sekolah luar negeri Wichita State University dan mendapatka beasiswa di University George Washington, Amerika Serikat. Melanglang buana di dunia kerja, Sandiaga bisa dibilang putra kebanggaan kedua orangtuanya, tentunya. Gimana gak, ia udah pernah bekerja di berbagai macam perusahaan baik di Asia maupun di benua Amerika, salah satunya di Kanada.

Di tahun 1997, krisis moneter melanda, membawa pulang Sandiaga dari luar negeri dengan menyandang statusnya sebagai pengangguran. Melamar kerja dan niatnya buat tetap mendapakan penghasilan emang gak berhenti begitu aja.

Dengan berbekal pernah bekerja di perusahaan asing, Sandiaga pun akhirnya memutuskan buat membuka konsultan keuangan. PT Recapital Advisors merupakan perusahaan yang ia dirikan bersama teman-teman sejawatnya saat masih duduk di bangku SMA yakni Rosan Perkasa Roeslani.

Sejak itu lah, kiprah Sandiaga sebagai konsultan keuangan dan akhirnya mendirikan bisnis sendiri pun terwujud dengan berdirinya perusahaan investasi bernama PT Saratoga Investama Sedaya.

Gayanya “parlente” menandakan kekayaan Sandiaga mencapai triliunan rupiah

Sandiaga Uno
Usianya yang menjelang 50 tahun, Sandiaga masih terlihat awet muda, (Instagram/@sandiuno).

Posisinya sebagai calon wakil Presiden nomor 2, Sandiaga melaporkan kekayaannya mencapai Rp 5 triliuan. Kekayaan yang ia miliki terdiri dari tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, lalu ada harta bergerak lainnya.

Gak cuma itu, surat-surat berharga, kas dan harta lainnya serta utang juga ia laporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). PT Saratoga Investama Sedaya merupakan perusahaan milik Sandiaga.

Begitu banyak sekali penobatan bagi seorang Sandiaga sebagai seorang pengusaha. Dirinya sempat dinobatkan orang terkaya ke 122 di Indonesia versi majalah Asia Globe dengan total aset perusahaan mencapai US$ 80 juta di tahun 2007.

Sedangkan di tahun 2008, dirinya kembali dinobatkan sebagai orang terkaya ke-63 di Indonesia dengan total aset US$ 245 juta. Wah! Gak heran kalau dirinya berambisi buat menduduki kursi Wapres Republik Indonesia periode 2019-2024.

Sandiaga Uno lahir dari keluarga “elite” secara intelektual dan finansial

Sandiaga Uno
Sandiaga sosoknya yang masih muda di panggung politik sempat dielu-elukan oleh ibu-ibu, (Instagram/@sandiuno).

Kiprahnya sebagai pengusaha emang udah gak usah dipungkiri lagi. Langkah Sandiaga sebagai orang nomor dua di negeri ini emang tinggal selangkah lagi. Namun, siapa sangka, kesuksesan dirinya di karier bisnis dan politik gak terlepas dari didikan kedua orangtuanya.

Kalau kamu mendengar nama belakang Sandiaga, “Uno”, pasti gak lepas dari sosok Mien Uno. Mien Uno emang dikenal sebagai praktisi etiket di Indonesia. Dari tangan dingin Mien Uno banyak melahirkan sosok-sosok yang lulus dari sekolah kepribadian miliknya.

Terjunnya Sandiaga di panggung politik emang sempat mendapatkan tudingan melakukan “sandiwara”. Mendengar hal tersebut, Mien Uno sempat geram dengan tuduhan-tuduhan banyak orang pada putranya.

Seperti dikutip dari Tirto.id, “Saya ingin berhadapan dengan orang itu untuk mengatakan apa yang dilakukan adalah sesuatu yang memang benar terjadi,” tukasnya di Media Center Prabowo-Sandiaga, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

“Jadi sekarang, kalau ada orang yang mengatakan itu Sandiwara Uno, dia harus minta maaf kepada ibunya yang melahirkan dan mendidik Mas Sandi dengan segenap tenaga untuk menjadi orang yang baik. Siapa yang mau berhadapan dengan saya sebagai ibunya?” tambah Mien Uno.

Begitulah sosok ibunda yang gak mau diam ketika putranya mendapatkan hujatan dari masyarakat. Pria yang bakal menginjak usia 50 pada 28 Juni mendatang, bisa dibilang sosok yang cukup diperhitungkan dalam ranah ekonomi, bisnis, investasi dan politik.

Ayahnya Razif Halik Uno dulunya pernah bekerja di perusahaan minyak Caltex sekarang Chevron. Terlahir dari keluarga mapan secara intelektual dan finansial, bikin Sandiaga Uno gak berdiam diri aja, berbagai tinta prestasi ia coba torehkan dalam kehidupannya lho, patut di contoh nih! (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).