Sewa Apartemen di Jakarta, Untung atau Buntung?

Sewa apartemen di Jakarta adalah alternatif dari sulitnya memiliki hunian di ibu kota. Mahalnya harga properti bikin kebanyakan orang cuma bisa mimpi buat membelinya sampai akhirnya sewa apartemen.

Harga properti yang paling murah di Jakarta sekarang ini udah sekitaran Rp 500-700 juta. Harga segitu juga bisanya cuma beli apartemen, bukan rumah tapak. Kamu harus sediakan minimal Rp 100 juta buat uang muka kalau maksa buat pengin punya hunian.

Dipikir-pikir, kerja setahun aja rasa-rasanya mustahil bisa nabung buat bayar DP.

Ya, katakanlah kamu jual tanah warisan buat bayar DP, terus bayar KPR-nya udah dipikirkan belum? Buat informasi aja nih, keuangan yang sehat itu alokasi maksimal buat kredit gak boleh lebih dari 30 persen dari pendapatan bulanan.

Jadi ya udahlah, mending sewa apartemen. Di Jakarta ini bisnis sewa menyewa udah menjamur banget. Asal tekun mencari, kamu pasti dapat yang paling sesuai.

Dalam kesempatan kali ini, MoneySmart pengin bantu kamu kasih ulasan untung rugi sewa apartemen. Penasaran seperti apa? Langsung aja yuk simak ulasannya.

Untungnya sewa apartemen di Jakarta

Sewa Apartemen di Jakarta
Kamar apartemen di Jakarta (mitula)

Gak sedikit yang beranggapan kalau sewa apartemen di Jakarta itu mahal. Nyatanya, kamu masih bisa temukan kok yang kasih harga murah.

Dengan bujet Rp 2 jutaan, kamu udah bisa menempati satu unit apartemen selama sebulan. Kamu juga bakal menikmati untungnya sewa apartemen seperti di bawah ini:

1. Hemat ongkos

Untung yang satu ini berasa banget buat yang sewa apartemen dekat kantor. Apalagi kalau menuju kantor, cukup dengan berjalan kaki.

Gak perlu lagi tuh yang namanya ongkos kendaraan.

Misalnya aja alokasi buat ongkos transportasi 10 persen dari penghasilan bulanan. Gitu sewa apartemen yang dekat kantor, ongkosmu bakal berkurang banyak. Malah 10 persen ini bisa jadi gak ada dalam bujet pengeluaran tiap bulan. Untung banget, kan?

Selain hemat ongkos, kamu juga gak bakal lagi tuh mengalami drama bangun subuh dan pulang tengah malam cuma buat menghindari kemacetan yang makin gila.

Dengan gitu, kamu benar-benar bisa merasakan yang namanya me-time plus kesehatanmu juga jadi lebih terjaga.

2. Pergi ke mana-mana gak ribet

Rata-rata apartemen di Jakarta punya lokasi yang strategis. Coba deh perhatikan. Jarang banget kan apartemen yang lokasinya jauh dari jalan raya?

Tentu aja ini adalah keuntungan tersendiri dari sewa apartemen di Jakarta. Kamu gak harus bercapek-capek ke jalan raya cuma buat naik transportasi umum.

Kalau udah gini yang namanya terlambat atau ngaret alias jam karet dijamin cuma tinggal kenangan deh.

3. Gak direpotkan dengan urusan perpanjangan HGB

Ini konsekuensinya dari beli apartemen. Perpanjangan Hak Guna Bangunan atau HGB plus biayanya adalah tanggung jawab dari si pemilik apartemen.

Perpanjangan HGB baru bisa dilakukan apabila usia apartemen udah mencapai 20 atau 30 tahun. Selain bayar Kredit Pemilikan Apartemen atau KPA, biaya yang satu ini merupakan tambahan tersendiri seandainya kamu beli apartemen.

Udah belinya mahal, dapatnya cuma HGB. Alasan ini yang bikin kenapa rata-rata orang mikir berkali-kali beli apartemen di Jakarta.

Mendingan sewa, kan?

4. Bebas dari biaya PBB

Tiap tahun pemilik apartemen diwajibkan bayar Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB. Ini satu lagi untungnya sewa apartemen. Kamu gak bakal direpotkan dengan bayar pajak yang satu ini.

Sekalipun rata-rata unit apartemen punya ukuran yang gak besar-besar amat, tetap aja di mata hukum apartemen itu kena pajak. Sebab dalam aturannya, apartemen adalah bangunan yang dalam penggolongannya disebut bangunan strata title atau gedung bersusun.

Emang sih sekarang birokrasi makin baik. Paling kalau mau bayar PBB cuma berapa lama sih. Gak sampai seharian. Tapi ya tetap aja butuh waktu dan tenaga, kan?

5. Keamanan terjamin

Berbeda dengan rumah tapak, keamanan apartemen jelas lebih terjamin. Tiap apartemen pastinya dijaga satpam selama 24 jam dan selalu diawasi kamera CCTV.

Keamanan ekstra mungkin sih kamu dapatkan di tempat-tempat lain yang non-apartemen. Tapi umumnya ya yang paling lengkap di apartemen ini lah. Kamu gak perlu waswas meninggalkan tempatmu meski dalam waktu yang lama.

Selain dari maling, keamanan yang dimaksud juga berkaitan dengan gangguan lain seperti kebakaran. Kalau di apartemen sih, kamu dapat fasilitas seperti alarm anti kebakaran.

6. Gak perlu lagi beli perabotan

Hampir semua apartemen yang disewakan udah dilengkapi dengan perabotan. Ada yang emang benar-benar lengkap, ada juga yang cuma setengah lengkap.

Kalau gini, kamu gak mesti lagi siapkan uang lebih buat beli perabotan seoerti lemari, kasur, bantal, sofa, Air Conditioner (AC), dan sebagainya. Cukup bayar sewa, kamu tinggal tempati apartemen layaknya menginap di hotel.

Ruginya sewa apartemen di Jakarta

Sewa Apartemen di Jakarta
Gini nih gak enaknya punya tetangga berisik (jendela360)

Di balik keuntungan yang barusan kamu baca, ternyata sewa apartemen di Jakarta juga ada ruginya lho. Seperti apa Yuk baca ulasannya berikut ini.

1. Harga sewa bisa aja naik

Gak enaknya nyewa ya gini. Banyaknya permintaan kadang memicu pemilik apartemen menaikkan harga sewa.

Kadang karena unit di sebelah harganya udah naik, pemilik apartemen yang unitnya kamu tempatin ikut-ikutan naikkan harga sewa juga. Kesal gak sih kalau diginiin? Mana gak ada proses negosiasi lagi.

Terus lokasi apartemen yang strategis juga menentukan harga. Kalau kamu dapat apartemen yang lokasinya strategis, ya siap-siap aja dalam waktu setahun harganya bakal dinaikkan, bahkan gak nunggu sampai setahun kadang-kadang.

2. Tetangga yang suka berulah

Syukur-syukur dapat apartemen yang tetangganya kalem. Gimana seandainya tetangga kiri kanan apartemenmu suka berulah? Malesin banget, kan?

Biar gak menyesal di kemudian hari, lakukan riset dulu deh buat mengetahui gimana lingkungan apartemen yang kamu pilih. Sebab dengan asal memilih, yang ada kamu sendiri yang rugi.

Pastikan tetangga kamu gak suka ribut berlebihan, apalagi waktu malam hari. Jangan sampai waktu udah sewa di sana, ketika mau istirahat malah gak bisa karena terlalu gaduh.

3. Minim interaksi

Rata-rata penghuni bersikap cuek satu sama lain. Kalau kamu termasuk orang yang supel dan senang ngobrol, siap-siap aja waktu pindah ke apartemen maka kamu bakal minim interaksi.

Ada yang bilang situasi yang kayak gini yang enak. Padahal kalau dipikir lagi gak gitu juga deh. Misalnya aja kalau terjadi apa-apa terus tetanggamu kurang peduli, bisa-bisa kamu gak mendapat pertolongan. Gawat kan misalnya itu sampai terjadi?

Itu tadi untung ruginya sewa apartemen di Jakarta. Intinya, dalam mencari apartemen yang pengin disewa itu mesti jeli dan hati-hati.

Selamat sewa apartemen di Jakarta! Rasakan keuntungannya sendiri!