Siapa Bilang Kuno? Nih 6 Manfaat Menjadi Anggota Koperasi

Di era modern, apa-apa yang berkaitan dengan masa lampau sering disebut kuno, jadul. Termasuk koperasi.

Padahal koperasi menawarkan segudang manfaat. Apalagi buat masyarakat pedesaan. Koperasi menjadi tulang punggung roda ekonomi mereka.

Jangan salah, ya, koperasi gak hanya ada di desa. Di kota pun banyak terdapat koperasi, terutama di perusahaan-perusahaan. Bentuknya adalah koperasi serba usaha.

Sayangnya, koperasi ini lekat dengan status toko yang cuma menjual barang kelontong. Padahal manfaat koperasi ini lebih dari sekadar menjual barang dengan harga miring.

Apalagi manfaat menjadi anggota koperasi. Yang sudah menjadi anggota koperasi di tempat kerja masing-masing, pasti sudah merasakan enaknya.

Kalau belum, buruan deh daftar biar dapat mereguk manfaat menjadi anggota koperasi berikut ini:

 

1. Pundi makin berisi

Koperasi memberikan keuntungan materi buat anggotanya. Yang utama, kita akan mendapat sisa hasil usaha (SHU) tiap tahun. Besaran SHU bagi tiap anggota berbeda-beda, tergantung pada jumlah simpanan, jasa anggota, dan keuntungan koperasi itu.

menjadi anggota koperasi
Koperasi membuka peluang usaha sekaligus menebalkan dompet juga

 

Selain itu, kita bisa menitipkan dagangan ke koperasi untuk dijual. Nitip jual kue, misalnya. Lumayan kan, bisa buat kerjaan sampingan.

[Baca: Buka Usaha Sampingan Itu Gak Cuma Perkara Modal Saja, Tapi 7 Hal Ini]

 

2. Ngirit

Barang yang dijual di koperasi umumnya lebih murah ketimbang di pasaran. Bahkan buat anggotanya kadang ada diskon khusus.

Dan gak hanya camilan yang dijual di sini. Tapi juga bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak. Lebih murah ketimbang beli di supermarket.

[Baca: Bukan Sulap Bukan Sihir, Ini 10 Hal yang Bisa Bikin Struk Belanja Supermarket Jadi Panjang]

 

3. Gampang pinjam uang

Koperasi simpan pinjam menyediakan fasilitas pinjaman buat anggotanya. Proses peminjaman pun lebih gampang dibandingkan kredit ke bank atau lembaga lain.

menjadi anggota koperasi
Lagi kepepet butuh dana? Meminjam di koperasi lebih mudah tanpa babibu

 

Soalnya, data kita sudah ada di pihak koperasi. Gak perlu lagi survei-survei. Namun, dana maksimal yang boleh dipinjam biasanya lebih kecil ketimbang kredit bank.

[Baca: Pengalaman Kredit Tanpa Agunan, dari Mengajukan Sampai Melunasinya]

 

4. Dapat pelatihan usaha

Koperasi produksi sering bikin pelatihan usaha buat anggotanya. Ada yang menetapkan biaya, tapi kebanyakan gratis.

Walhasil, gak perlu lagi deh keluar banyak duit buat ikut seminar-seminar bisnis. Selama pelatihan dari koperasi dianggap memadai, ya sudah. Langsung saja berusaha.

[Baca: Mau Buka Usaha Kecil-Kecilan dengan Modal Gak Lebih dari Rp 10 Juta, Tapi Tabungan Gaji Jadi Karyawan Gak Cukup, Gimana Dong?]

 

5. Memperluas jaringan usaha

Jika punya bisnis pribadi, menjadi anggota koperasi bisa memperluas jaringan. Artinya, peluang meningkatkan usaha lebih besar.

menjadi anggota koperasi
Jadi anggota koperasi bisa juga melebarkan jaringanmu, tapi ya kamu harus dituntut aktif

 

Siapa tahu dari jejaring anggota koperasi bisa ketemu klien baru. Tapi, hal ini menuntut keaktifan kita dalam koperasi. Bukan hanya anggota numpang nama doang.

6. Melatih kedisiplinan dan kerja sama

Koperasi berbeda dengan bentuk usaha lainnya, karena yang lebih diutamakan adalah kesejahteraan anggota bersama. Jadi, bukan hanya pengurusnya yang sejahtera dari koperasi.

Tanya Lifepal - Untuk Pertanyaan Keuanganmu
Apakah poin-poin omnibus law cipta kerja (ciptaker) yang perlu diketahui karyawan?Di wilayah kantor saya sering sekali dengar tentang ramai nya perbincangan omnibus law akhir-akhir ini. Penasaran aja, apa sih poin-poin penting untuk kita para karyawan?Dijawab : Rieke Caroline, SH, MKn.

Karena itu, diperlukan kerja sama antaranggota. Tiap anggota harus saling membantu jika ada kesulitan. Selain itu, harus dihindari sikap gak bertanggung jawab yang bisa memicu kerugian bersama, misalnya pinjam uang gak dibayar.

Begitulah. Koperasi menawarkan sederet manfaat buat anggotanya, terutama yang aktif. Tapi bukan berarti semua koperasi itu bagus, ya.

Soalnya ada juga koperasi yang diisi oknum-oknum. Mereka menghimpun uang iuran dari anggotanya, lalu kabur. Walhasil, citra koperasi secara keseluruhan jadi tercoreng.

Jadi, sebelum memutuskan menjadi anggota koperasi, kita mesti perhatikan dulu latar belakangnya. Apa ada akta pendirian? Di mana kantornya? Siapa pengurusnya?

menjadi anggota koperasi
Siapa bilang koperasi cuma ada di desa? Di kota juga banyak kok

 

Koperasi pada dasarnya dibentuk untuk tujuan baik. Hanya, segelintir orang bisa membelokkan arah koperasi menjadi tidak baik. Yuk, menjadi anggota koperasi.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →