Mengenal Smart SIM, Kelebihan, Cara Membuat, dan Biayanya

smart sim

Korps Lalu Lintas atau Korlantas Polri resmi meluncurkan Smart Surat Izin Mengemudi (Smart SIM) atau SIM Pintar pada September tahun lalu yang digelar di Gedung Basket Gelora Bung Karno. Peluncuran tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-64.

Smart SIM bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik lewat modernisasi teknologi informasi, salah satu contohnya seperti Samsat online.

Jadi, bisa dibilang SIM Pintar itu merupakan salah satu terobosan baru yang dilakukan Korlantas Polri untuk memaksimalkan pelayanan publik dan dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat.

Karena itu, Lifepal ingin memberikan ulasan mengenai SIM baru. Mulai dari apa itu Smart SIM, kelebihan serta cara dan biaya pembuatannya. 

Penasaran ingin mengetahuinya? Yuk, langsung simak aja di bawah ini:

Apa itu Smart SIM?

Surat Izin Mengemudi Smart SIM

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Smart SIM adalah salah satu inovasi terbaru dari Korlantas Polri yang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan publik.

Jadi, Korlantas Polri telah melakukan kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk merekam identitas serta data forensik si pemilik.

Selain itu, SIM baru memiliki chip yang akan merekam segala pelanggaran yang dilakukan oleh pemegang SIM secara elektronik dan sistem Korlantas. SIM Pintar juga berisikan data rekam jejak kecelakaan yang dialami oleh si pengemudi.

Menariknya, dengan memiliki SIM baru ini, maka pemegang SIM yang taat pada lalu lintas akan mendapatkan reward atau penghargaan setelah melewati proses evaluasi.

Perbedaan Smart SIM dengan SIM biasa dan kelebihannya

Seperti yang telah dijelaskan di poin sebelumnya, dari segi teknologi, SIM Pintar dan SIM biasa jelas jauh berbeda. Di dalam kartu SIM Pintar ini telah disematkan teknologi canggih yang memiliki fungsi beragam, mulai dari perekam pelanggaran, sampai alat pembayaran. 

Sedangkan SIM biasa? SIM yang selama ini kita miliki cuma sebatas benda yang memuat identitas dan memiliki legalitas bagi pemiliknya untuk mengendarai kendaraan.

Apa kelebihan Smart SIM?

Seperti yang dikutip dari situs resmi korlantas.polri.go.id dan beberapa sumber lainnya, ada lima keunggulan Smart SIM yang bisa dinikmati oleh masyarakat, yaitu:

  • SIM Pintar atau Smart SIM dapat merekam data forensik pengemudi. Jadi pelanggaran yang dilakukan pengemudi akan terekam. Maksudnya, pengemudi yang melakukan pelanggaran lalu lintas akan tercatat di chip kartu dan juga server Korlantas.
  • Smart SIM juga dapat merekam jejak kecelakaan yang dialami oleh si pengendara.
  • Karena SIM merupakan bentuk dari legitimasi pengemudi, maka rekam jejak pengemudi yang terekam akan menjadi bahan evaluasi.
  • SIM Pintar juga bisa berfungsi sebagai uang elektronik dengan pengisian maksimal Rp 2 juta yang dapat digunakan untuk membayar parkir, tol dan juga berbelanja.
  • SIM Pintar juga menyajikan fitur augmented reality di mana pengguna bisa mengakses layanan edukasi keselamatan dalam berlalu lintas.

Cara membuat Smart SIM

Berikut ini syarat-syarat dan langkah-langkah membuat Smart SIM di Samsat. Dengan memenuhi syarat dan mengikuti langkahnya dengan benar, kamu bisa mendapatkan Smart SIM dengan cepat.

Syarat membuat Smart SIM

Syarat membuat SIM perseorangan

Syarat SIM perseorangan

Keterangan

Usia
  • Usia minimal 17 tahun buat SIM A SIM C, dan SIM D. 
  • Usia minimal 20 tahun buat SIM B1.
  • Usia minimal 21 tahun buat SIM B2.
Syarat administratif
  • KTP.
  • Pengisian formulir permohonan.
  • Rumusan sidik jari (dilakukan di lokasi pengurusan SIM).
Syarat kesehatan
  • Sehat jasmani dengan surat keterangan dokter. 
  • Sehat rohani dengan lulus tes psikologi (dilakukan di lokasi).
Syarat lulus ujian
  • Lulus ujian teori. 
  • Lulus ujian praktik. 
  • Lulus ujian keterampilan lewat simulator.
Syarat tambahan membuat SIM B1 Harus memiliki SIM A sekurang-kurangnya selama 12 bulan.
Syarat tambahan membuat SIM B2 Harus memiliki SIM B1 sekurang-kurangnya selama 12 bulan.

Syarat membuat SIM umum

Syarat SIM Umum

Keterangan

Usia
  • Usia 20 tahun kalau membuat SIM A umum. 
  • Usia 22 tahun kalau membuat SIM B1 umum. 
  • Usia 23 tahun kalau membuat SIM B2 umum.
Syarat administratif
  • KTP.
  • Pengisian formulir permohonan.
  • Rumusan sidik jari (dilakukan di lokasi pengurusan SIM).
Syarat kesehatan
  • Sehat jasmani dengan surat keterangan dokter. 
  • Sehat rohani dengan lulus tes psikologi (dilakukan di lokasi).
Syarat lulus ujian teori
  • Soal pelayanan angkutan umum.
  • Fasilitas umum dan fasilitas sosial.
  • Pengujian kendaraan bermotor. 
  • Tata cara mengangkut orang dan/atau barang.
  • Tempat penting di wilayah domisili.
  • Jenis barang berbahaya. 
  • Pengoperasian peralatan keamanan.
Syarat lulus ujian praktik
  • Soal menaikkan dan menurunkan penumpang dan/atau barang di terminal dan tempat tertentu lainnya.
  • Tata cara mengangkut orang dan/atau barang. 
  • Mengisi surat muatan. 
  • Etika pengemudi kendaraan bermotor umum. 
  • Pengoperasian peralatan keamanan.
Syarat tambahan membuat SIM A umum Harus memiliki SIM A sekurang-kurangnya 12 bulan.
Syarat tambahan membuat SIM B1 umum Harus memiliki SIM B1 atau SIM A umum sekurang-kurangnya 12 bulan.
Syarat tambahan membuat SIM B2 umum Harus memiliki SIM B2 atau SIM B1 umum sekurang-kurangnya 12 bulan.

Langkah-langkah membuat Smart SIM

  • Registrasi lewat layanan SIM online di situs sim.korlantas.polri.go.id
  • Mengisi formulir registrasi, mulai dari permohonan SIM, golongan SIM, alamat surat elektronik, nomor telepon yang aktif, dan data pribadi.
  • Pemohon akan mendapatkan kode bayar registrasi.
  • Pembayaran bisa dilakukan melalui layanan ATM, Mobile Banking dan juga Internet Banking Bank BRI dalam waktu maksimal 3 jam usai registrasi.
  • Setelah melakukan pembayaran, maka kamu akan mendapat kode registrasi yang akan diterima via SMS atau email.
  • Kamu datang ke lokasi Satpas/Gerai/SIM Keliling yang telah dipilih saat registrasi melalui website.
  • Melakukan pengecekan data yang telah di input lewat website.
  • Melakukan identifikasi dan verifikasi seperti pengembalian foto, sidik jari dan juga tanda tangan.
  • Melakukan ujian teori dan praktik. Namun hanya untuk pemohon SIM baru dan peningkatan golongan.
  • Penerbitan SIM (Jika ujian teori dan praktek lulus).

Namun, sebagai catatan, untuk layanan online baru berlaku untuk permohonan SIM golongan C dan A saja. 

Kapan bisa mendapatkan Smart SIM?

Pertanyaan yang pasti muncul adalah, kapan pengemudi bisa memiliki Smart SIM?

Jadi, untuk kamu yang belum memiliki SIM dapat langsung mengajukan permohonan SIM Pintar dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan di atas.

Namun, apabila kamu sudah memiliki SIM, maka kamu bisa memperoleh SIM Pintar ini saat melakukan perpanjangan SIM.

Buat kamu yang masa berlaku SIM-nya masih lama, maka bisa menggunakan SIM tersebut hingga masa berlakunya habis. 

Jika masa berlakunya akan segera habis, maka bisa mengajukan perpanjangan SIM Pintar.

Biaya pembuatan Smart SIM

Untuk biaya pembuatan Smart SIM sendiri ternyata tak mengalami perubahan. Seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Juknis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berikut rinciannya:

Biaya pembuatan Smart SIM baru

  • Penerbitan SIM A Rp 120 ribu
  • Penerbitan SIM A Umum Rp 120 ribu
  • Penerbitan SIM B1 Rp  120 ribu
  • Penerbitan SIM B1 Umum Rp  120 ribu
  • Penerbitan SIM B2 Rp  120 ribu
  • Penerbitan SIM B2 Umum Rp  120 ribu
  • Penerbitan SIM C Rp 100 ribu

Biaya perpanjangan Smart SIM

  • Perpanjang masa berlaku SIM A Rp 80 ribu
  • Perpanjang masa berlaku SIM B Rp 80 ribu
  • Perpanjang masa berlaku SIM C Rp 75 ribu
  • Perpanjang masa berlaku SIM D Rp 30 ribu

Bentuk fisik Smart SIM

Bentuk fisik Smart SIM

Selain memiliki fungsi yang baru, bentuk fisik Smart SIM juga berbeda dibanding SIM yang lama.

Kartu SIM Pintar berwarna merah-putih yang disertai dengan tulisan “Indonesia” pada bagian atasnya.

Tertera identitas pemilik SIM, mulai dari nama, tempat tanggal lahir, golongan darah, jenis kelamin, alamat dan juga pekerjaan.

Selain itu, terdapat juga dua foto si pemilik kartu. Satu yang berwarna terletak di bagian pinggir sebelah kiri berukuran besar yang berada persis di samping identitas diri. Sementara foto yang satunya terletak di pojok kanan bawah berukuran lebih kecil dan tidak berwarna.

Bagian belakangnya memiliki latar belakang warna putih. Tentu saja ini berbeda dengan desain SIM sebelumnya yang berwarna latar belakang biru.

Terdapat juga keterangan golongan darah yang memang bertujuan untuk segera dapat melakukan pemberian darah dengan cepat seandainya terjadi hal darurat.

Cara isi saldo Smart SIM 

Pihak Korlantas Polri, telah bekerja sama dengan sejumlah bank-bank di Tanah Air. Kerja sama dijalin untuk fitur layanan pembayaran elektronik. Saat ini bank yang sudah bersedia untuk layanan SIM Pintar ini ada Bank BRI, BNI, dan Mandiri. 

Sebelum diisi, pastikan dulu kalau kamu sudah mengaktifkan SIM tersebut menjadi alat pembayaran elektronik. 

Cara mengaktifkannya datang langsung ke kantor cabang ketiga bank tersebut, lalu minta pihak bank untuk mengaktifkannya. 

Lalu cara isi saldonya sama seperti mengisi uang elektronik pada umumnya. Seperti contohnya di ATM Mandiri

  1. Datanglah ke ATM Mandiri terdekat 
  2. Masukkan kartu ATM dan PIN
  3. Pilih menu ‘e-Money’
  4. Pilih menu ‘Isi Ulang’
  5. Pilih nominal yang diinginkan, bisa bebas sesuai pilihan
  6. Konfirmasi jumlah nominalnya 
  7. Letakkan SIM di reader bertanda Isi Ulang 
  8. Transaksi selesai. 

Bagaimana dengan SIM yang lama?

Tak sedikit masyarakat yang ingin tahu bagaimana nasib dengan SIM lama setelah ada Smart SIM?

Seperti yang dikutip dari Kompas.com, Jumat 30 Agustus 2019, Kepala Korlantas Irjen (Pol) Refdi Andri menjelaskan, kalau SIM lama yang masa berlakunya masih panjang setelah peluncuran SIM Pintar ini, maka tidak perlu mengurus pergantian ke Smart SIM.

Jadi seperti yang sudah dijelaskan di atas, kalau kamu baru diperkenankan mengganti SIM lama ke SIM Pintar setelah masa berlaku SIM sudah habis atau akan segera habis masa berlakunya.

Untuk proses perubahan SIM lama menjadi SIM Pintar juga tidak berbeda dengan pembuatan maupun perpanjangan SIM sebelumnya.

Nah, itulah ulasan mengenai SIM Pintar yang perlu banget kamu ketahui. Smart SIM itu bisa diisi ulang seperti kartu e-toll lho. 

Untuk pengisiannya bisa dilakukan melalui ATM maupun minimarket. Namun, selama masa uji coba selama enam bulan, maka kamu baru bisa menggunakan Bank BNI. Semoga membantu!