Gak Kalah dengan Tom Yum, Soto Asal Indonesia Bakal Mendunia Juga Lho!

Soto menu andalan Indonesia ada yang setuju? Harusnya setuju ya karena emang soto selalu dicari buat pecinta makanan berkuah. Nah, pemerintah Indoneia sepertinya bakal menggalakkan soto jadi menu andalan di dunia.

Seperti dikutip dari Suara.com, saat ini emang wisata kuliner di Indonesia gak kalah eksotisnya dengan makanan-makanan dari negara Asia lainnya. Misalkan, Tom Yum merupakan salah satu menu makanan yang udah mendunia banget ya.

Gak heran nih kalau setiap restoran yang ada di pusat perbelanjaan Jakarta, pasti menyediakan menu asal Thailand itu. Nah, pemerintah Indonesia emang nih melihat bahwa potensi wisata kuliner nusantara merupakan salah satu kekuatan buat mengejar target wisatawan baik dalam dan luar negeri.

Baca juga: Makan Malam Romantis di Restoran Rooftop, Ini Deretan Pilihan Tempatnya

Dengan adanya wisata kuliner yang emang begitu “seksi” di Indonesia, pemerintah berharap bisa memboyong 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2019 mendatang. Oleh karena itu nih, pemerintah pengin banget mempopulerkan kuliner Indonesia di kancah dunia.

Kementerian Pariwisata Indonesia rencananya bakal berkolaborasi dengan 100 restoran Indonesia milik diaspora dari mancanegara yang menjadi mitra co-branding “Wonderful Indonesia”.

Indonesia emang punya banyak banget kuliner khas di setiap daerahnya. Mulai dari soto, rendang, sate padang, sate madura bahkan sampai gudeg asal Jogjakarta juga semua orang tahu dengan kemahsyuran kuliner Indonesia.

Baca juga: Berapa Bujet Liburan ke Korea Jika Kamu Bawa Anak? Cari Tahu di Sini

Nah, kegiatan “Wonderful Indonesia Gastronomi Forum 2018” emang diselenggarakan begitu semangat nih buat memberikan apresiasi dan motivasi pada restoran Indonesia di luar negeri yang telah mempopulerkan kuliner Indonesia di pasar asing.

Nah, emang saat ini banyak banget lho restora-restoran menjamur di berbagai belahan dunia. Dan mereka menyediakan menu kuliner Indonesia yang paling khas.

“Kemenpar mendukung mitra co-branding restoran diaspora Indonesia di mancanegara agar tumbuh dan berkembang di tengah persaingan ketat dengan negara tetangga,” ujar Menpar Arief Yahya dalam Wonderful Indonesia Gastronomi Forum 2018 seperti dikutip dari Suara.com, Sabtu, (24/11/2018).

Tom Yum udah lebih mendunia ketimbang soto

Menurut Arief Yahya, Indonesia seharusnya udah bisa nih mengejar kemajuan kuliner Negeri Gajah Putih, Thailand. Siapa yang gak kenal dan suka dengan rasanya sup Tom Yum? Rasa asam, pedas dan gurih serta dengan isian seafood emang banyak dicari orang.

Tom Yum sendiri udah sangat mendunia nih sebagai salah satu menu khas dari Thailand yang udah dipopulerkan lebih dari 16.000 restoran diaspora yang tersebar di seluruh dunia.

“Tumbuh pesatnya restoran Thailand ini tidak lepas dari peran pemerintah yang memberikan soft loan sekitar Rp 1,5 miliar per restoran. Kita tidak bisa mengikuti cara Thailand ini karena keterbatasan anggaran. Sebagai solusinya, kita menggandeng 100 restoran diaspora Indonesia untuk melakukan co-branding Wonderful Indonesia,” tambahnya.

Soto bakal menyusul kemahsyuran Tom Yum

Usai melakukan co-branding 100 restoran Indonesia, pemerintah Indonesia khususnya Kemenpar adalah menetapkan kuliner nasional yang aneka ragam. Mulai dari rendang, nasi goreng, sate, soto, dan gado-gado yang memudahkan Kemenpar memperkenalkan kuliner Indonesia.

Nah, soto bakal menjadi menu andalan buat diperkenalkan di kancah internasional. Hal ini disampaikan oleh Menpar Arief belum lama ini nih.

“Malaysia saja memilikinya nasi lemak, Thailand punya Tom Yum. Jepang punya sushi. Indonesia banyak. Nah, problemnya ini karena banyak. Akhirnya kita diperintahkan oleh Pak Presiden untuk menetapkan kuliner nasional dan dari hasil diskusi ditentukan national food kita adalah soto,” jelasnya.

Dengan memperkenalkan kuliner Indonesia dengan soto sebagai menu andalannya, pemerinta berharap wisatawan mancanegara bisa datang ke Indonesia. Dengan adanya restoran-restoran diaspora ini pemerintah diharapkan bisa membantu memperkenalkan soto sebagai menu andalan Indonesia.

“Ada berbagai persyaratan untuk memilih 100 restoran ini. Mereka harus menjual dua dari lima kuliner nasional ini. Kenapa soto, karena pasarnya jauh lebih besar dibandingkan rendang. Tapi kalau dari originalitas, rendang nggak kalah,” tegasnya.

Nah, jadi gimana nih kamu setuju gak kalau soto sebagai menu andalan kuliner Indonesia buat di mancanegara? Kemahsyuran soto emang udah gak bisa dipungkiri lagi sih.

Di Jakarta aja banyak banget restoran yang menyediakan menu soto. Gak cuma itu di kawasan pasar tradisional atau pedagang kaki lima juga banyak menjual menu soto.

Mulai dari soto ayam, soto kambing, soto mie, soto madura, dan soto betawi. Kalau mau makan soto di pedagang kaki lima kamu cuma perlu mengeluarkan uang kisaran Rp 20 ribu. (Editor: Mahardian Prawira).