Saking Sulit Cari Kerjaan, Sarjana di India Pilih Jadi Petugas Kebersihan!

Nasib menyedihkan nih bagi para sarjana di India. Usai lulus duduk di bangku kuliah, para sarjana ini sulit cari kerja di negerinya. Bahkan ada lho ratusan sarjana di India memutuskan buat antre wawancara kerja sebagai petugas kebersihan. 

Di era serba digital dan persaingan yang sangat ketat terpaksa bikin para lulusan sarjana ini memutar otak. Laporan menyebutkan bahwa ratusan lulusan sarjana universitas di India terpaksa mengantre wawancara kerja sebagai petugas kebersihan. 

Tepatnya kota Tamil Nadu, India informasi tersebut telah tersebar. Proses wawancara tersebut telah diadakan oleh Korporasi Kota Coimbatore buat mengisi setidaknya 549 posisi permanen sebagai pekerja sanitasi. 

Sulitnya lapangan kerja di India terpaksa bikin para sarjana ini pun datang lanagsung dalam sesi wawancara. Bayangkan aja para sarjana yang memiliki ijazah hingga bertitel insinyur pun mengikuti proses wawancara sebagai petugas kebersihan. 

Baca juga: Ini 5 Hal yang Bikin Generasi Milenial Bertahan Lama di Perusahaan

Cari kerja sulit, para sarjana di India dibayar Rp 1,9 – Rp 2,3 juta per bulan

cari kerja
Petugas kebersihan satu-satunya pekerjaan yang didapatkan oleh sarjana di India, (Ilustrasi/Shutterstock).

Di usianya yang masih muda serta memiliki latar belakang pendidikan sebagai sarjana, anak-anak muda ini pun melamar sebaga petugas kebersihan. Menimba ilmu cukup lama demi mendapatkan gelar sarjana, anak-anak muda ini datang lepas dari persyaratan yang menyatakan hanya membutuhkan kemampuan membaca dan menulis dasar. 

Seperti dikutip dari Okezone.com, Senin, (2/12) para sarjana ini mengaku telah putus asa buat mendapatkan pekerjaan saat ini. Sangat minim lapangan kerja di sana mereka pun terpaksa untuk bekerja apapun demi menghidupi keluarganya. 

Para pencari kerja ini mengaku bahwa saat ini buat mencari pekerjaan sangat sulit. Udah gitu para perusahaan sangat membayar mereka dengan upah yang rendah sekali. 

Beberapa lulusan pun menceritakan kisah pedih mereka saat mendapatkan tawaran pekerjaan sebagai teknisi di perusahaan swasta hanya dibayar Rp 1,9 juta per bulannya. Gak cuma itu, mereka pun ditawarkan dengan gaji setinggi-tingginya di angka Rp 2,3 jutaan lho. 

Nah gimana nih menurut kamu sulitnya cari kerja di India saat ini? Apakah kamu salah satu orang yang sulit juga mendapatkan pekerjaan? (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).