Gak Dipungut Biaya Sama Sekali, Ini Cara Resmi Membuat Surat Keterangan Usaha

Surat Keterangan Usaha

Seperti apa sih contoh surat keterangan usaha? Gak sedikit orang yang penasaran dengan format surat keterangan usaha, termasuk mereka yang pengin buka usaha atau mengajukan pinjaman usaha.

Keberadaan surat keterangan usaha begitu diperhitungkan dalam memenuhi sejumlah syarat administratif. Mulai dari syarat pengajuan pinjaman usaha seperti yang disebutkan tadi, pendaftaran asuransi (untuk beberapa kasus), perubahan golongan tarif listrik dari rumahan ke bisnis, hingga syarat buat NPWP usaha.

Karena sebegitu pentingnya surat keterangan usaha, mau gak mau para pelaku usaha harus memilikinya agar segala urusan yang terkait dengan usaha bisa berjalan lancar. 

Nah, gimana cara membuat surat keterangan usaha dan kayak apa contohnya? Berikut, ulasannya:

Apa itu surat keterangan usaha?

Surat keterangan usaha
Surat keterangan usaha (slidesharecdn.com)

Surat keterangan usaha (SKU) adalah surat yang menjadi bukti sekaligus legalitas dari keberadaan suatu usaha. Pentingnya memiliki SKU diterangkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan.

Undang-undang tersebut emang gak menyebutkan secara eksplisit mengenai surat keterangan usaha. 

Namun, undang-udang tersebut menyatakan pentingnya suatu usaha buat terdaftar dalam catatan resmi dan memiliki bukti yang menerangkan keabsahan usaha itu sendiri.

Baca juga: 6 Ide Bisnis Kecil-kecilan Modal 1 Juta Tapi Untung Lumayan

Manfaat surat keterangan usaha, apa aja?

Surat keterangan usaha
Surat keterangan usaha

Bukan tanpa alasan setiap pelaku usaha, termasuk pelaku UMKM, perlu memiliki surat keterangan usaha. 

Pasalnya, memiliki SKU bisa memberi sejumlah manfaat. Apa saja manfaat surat keterangan usaha (SKU)? Berikut, ulasannya:

1. Surat keterangan usaha menjadi bukti kalau usaha yang dijalankan legal

Memiliki surat keterangan usaha menjadi pertanda kalau usaha yang dijalankan diketahui keberadaannya secara resmi oleh pemerintah setempat. 

Adanya SKU ini menjadi pelengkap Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang wajib dimiliki para pelaku usaha.

Sekadar diketahui, setiap usaha bisa beroperasi kalau memiliki izin yang telah diatur dalam undang-undang. Mulai dari Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang diatur UU No. 3 Tahun 1982 hingga Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang diatur dalam UU No. 7 Tahun 2014.

2. Syarat mengajukan pinjaman ke bank

Rupanya salah satu syarat yang harus dipenuhi pengusaha buat memperoleh pinjaman dari bank adalah menyertakan surat keterangan usaha. Tanpa adanya SKU, mustahil aplikasi pengajuan pinjaman bakal diproses.

3. Syarat yang wajib dipenuhi buat mengikuti lelang atau tender

Setiap lelang atau tender yang diadakan lembaga pemerintah atau pemerintah daerah mengharuskan setiap pengusaha menyertakan surat keterangan usaha dalam kelengkapan administratif. Sebab, adanya SKU menjadi bukti kalau tender diikuti usaha yang legal.

4. Syarat pembuatan NPWP pribadi bagi wirausaha

Siapapun yang berstatus Wajib Pajak (WP), termasuk pelaku usaha, diharuskan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Surat keterangan usaha berperan sebagai syarat yang harus dilengkapi dalam pembuatan NPWP pribadi bagi wirausaha.

Sekadar informasi, memiliki NPWP itu sama pentingnya lho dengan memiliki surat keterangan usaha kalau kepengin ajukan pinjaman. Pasalnya, memiliki NPWP menjadi salah satu syarat yang juga harus dipenuhi buat mendapatkan pinjaman.

5. Syarat perubahan golongan tarif listrik dari rumahan ke bisnis

Perusahaan Listrik Negara (PLN) menetapkan surat keterangan usaha sebagai salah satu syarat yang harus dilengkapi buat mengubah golongan tarif listrik dari rumahan (R) menjadi bisnis (B). 

Di mana surat keterangan usaha dibuat dan siapa yang berwenang?

Surat keterangan usaha
Surat keterangan usaha

Pengusaha bisa mengajukan pembuatan surat keterangan usaha ke pemerintah setempat di mana kegiatan usaha dilangsungkan. Dengan kata lain, pembuatan SKU menjadi wewenang pemerintah setempat.

Pemerintah setempat yang punya kapasitas dalam pembuatan surat keterangan usaha, yaitu Kelurahan ataupun Kecamatan. Itu berarti segala proses pembuatan SKU dilakukan di kantor kelurahan ataupun kantor kecamatan.

Apa syarat-syarat membuat surat keterangan usaha yang wajib dipenuhi?

Surat keterangan usaha
Surat keterangan usaha

Buat mengurus surat keterangan usaha, ada beberapa syarat mesti dipenuhi. Syarat-syarat ini berupa dokumen atau kelengkapan administratif yang mesti dibawa ke kantor kelurahan atau kecamatan supaya pengajuan SKU bisa diproses.

Berikut, syarat-syarat membuat surat keterangan usaha dilansir dari Kemenpan RB yang pengurusannya dilakukan di Kabupaten Jember:

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi SPPT Terbaru.

Perlu dicatat, syarat administratif ini bisa beda-beda di setiap wilayah. Ada pemerintah setempat yang mensyaratkan surat keterangan RT/RW, ada pula yang mensyaratkan akta notaris pendirian perusahaan. Karena itu, pastikan dulu syarat yang mesti dipenuhi dengan bertanya di kelurahan ataupun kecamatan.

Ini tahapan-tahapan pembuatan surat keterangan usaha

Surat keterangan usaha
Surat keterangan usaha

Setelah melengkapi syarat-syarat membuat surat keterangan usaha, ada mekanisme atau tahapan-tahapan yang harus dilalui pemohon. Berikut, tahapan-tahapan pembuatan SKU:

  • Pemohon surat keterangan usaha datang ke kantor kelurahan/desa atau kecamatan dengan membawa berkas-berkas yang menjadi syarat administratif.
  • Menemui petugas dan menyampaikan permohonan pembuatan SKU.
  • Petugas menerima berkas dan melakukan pemeriksaan buat memastikan berkas-berkas tersebut telah lengkap serta sesuai ketentuan.
  • Kalau berkas-berkas yang diperiksa telah memenuhi syarat, petugas bakal memprosesnya. Sementara berkas bakal dikembalikan apabila gak lengkap.
  • Proses pembuatan SKU menghabiskan waktu selama 10 – 30 menit, bahkan satu hari kerja. Semua bergantung kecepatan pelayanan yang diberikan pemerintah setempat.
  • Setelah SKU dibuat, tinggal dibubuhkan tanda tangan lurah atau camat sebagai pihak yang berwenang serta pemberian cap atau stempel.
  • Surat keterangan usaha pun telah selesai dibuat dan siap dipergunakan.

Apakah membuat surat keterangan usaha dikenakan biaya?

Tidak, pelaku usaha yang hendak membuat surat keterangan usaha sama sekali gak dipungut biaya oleh pihak kelurahan/desa ataupun kecamatan. Jadi, pembuatan SKU ini gratis alias gak keluar biaya sama sekali.

Lalu, gimana kalau pada praktiknya terjadi pemungutan biaya alias pungutan liar (pungli)? Kasus tersebut bisa diadukan ke pihak kelurahan atau kecamatan sesuai prosedur.

Contoh surat keterangan usaha, seperti apa?

Sebagai gambaran, berikut ini adalah contoh surat keterangan usaha (SKU) yang dikeluarkan kelurahan/desa ataupun kecamatan. Namun, contoh SKU ini jangan dijadikan acuan atau patokan ya kalau SKU yang dikeluarkan resmi seperti di bawah ini.

 

 

 

======================================================================

[Kop Surat]

======================================================================

 

SURAT KETERANGAN USAHA (SKU)

No: ________________________

Yang bertandatangan di bawah ini kepala desa ________, Kecamatan ______, Kabupaten/Kota _______ menerangkan bahwa:

Nomor NIK                 :

Nama                           :

Tempat tanggal lahir :

Jenis kelamin              :

Agama                          :

Kebangsaan                 :

Pekerjaan                     :

Alamat                          :

Adalah benar yang bersangkutan memiliki usaha:

Jenis usaha                  :

Alamat tempat usaha :

Surat keterangan usaha (SKU) ini bukan merupakan izin. Demikian surat keterangan usaha (SKU) ini dibuat dengan sebenarnya agar yang berkepentingan dapat mempergunakan sebagaimana mestinya.

Surat keterangan usaha (SKU) ini berlaku 3 (tiga) bulan sejak dibuatnya.

Tanggal ___________

Lurah/Kepala Desa

 

(Tanda tangan dan nama pemohon)                                                                  (Tanda tangan)

 

 

 

Itulah contoh surat keterangan usaha (SKU) dan cara membuatnya. Sebelum membuat SKU, pastikan dulu kalau kelengkapan legal lainnya telah dimiliki, seperti Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Utamakan memiliki kedua dokumen tersebut.

Kalau udah memiliki dua dokumen legal tersebut, barulah memiliki SKU buat memudahkan urusan-urusan yang ada sangkut-pautnya dengan kegiatan usaha yang dijalankan. Semoga informasi di atas bermanfaat! (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →