Tips Cara Membuat dan Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB

surat kuasa pengambilan bpkb

Ingin mengambil BPKB yang sedang dijadikan jaminan, tapi berhalangan untuk hadir? Tenang, kamu bisa menyuruh orang dan memberikannya surat kuasa pengambilan BPKB. Namun, apakah sudah tahu bagaimana cara membuatnya? 

Kamu harus tahu bagaimana cara membuat surat kuasa. Tidak hanya dalam pengambilan BPKB, tetapi juga pengambilan hak-hak lainnya juga, seperti pengambilan honor atau pengambilan surat administrasi lainnya. 

Dalam ulasan kali ini, Lifepal akan menjabarkan lebih lanjut mengenai cara membuat surat kuasa pengambilan BPKB beserta contoh-contohnya. 

Pengertian surat kuasa pengambilan BPKB

Ketentuan mengenai surat kuasa sudah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) tepatnya Pasal 1792. 

Pasal tersebut menjelaskan bahwa pemberian kuasa merupakan bentuk persetujuan untuk seseorang memberi kekuasaan kepada orang lain melaksanakan sesuatu atas nama orang yang memberi kuasa. 

Bagaimana bentuk pemberian kuasa tersebut? Dalam Pasal 1793 KUHPer, pemberian kuasa bisa berbentuk akta umum atau surat yang ditandatangani dan bisa juga menggunakan lisan. 

Tujuan dari surat kuasa ini tentu saja untuk melimpahkan kewenangan dari si pemberi kuasa ke orang yang ditunjuk untuk melakukan tujuan tertentu. 

Surat biasanya diberikan ketika si pemberi kuasa berhalangan untuk melaksanakan tujuannya tersebut, misalnya karena sakit atau sedang di luar kota. 

Lalu, apa surat kuasa pengambilan BPKB? Sudah jelas bahwa surat tersebut adalah pelimpahan wewenang dari si pemberi kuasa ke orang yang ditunjuk untuk mengambil BPKB si pemberi kuasa.

Biasanya digunakan untuk mengambil BPKB di dealer saat membeli motor atau mobil baru atau di lembaga perbankan tempat BPKB itu dijadikan sebagai jaminan utang. 

Hal-hal yang perlu dicantumkan dalam surat kuasa pengambilan BPKB

Sebelum membahas tentang cara pembuatan surat kuasa pengambilan BPKB, kamu perlu tahu dulu hal-hal apa saja yang perlu dicantumkan dalam surat kuasa tersebut agar sah:

  • Mencantumkan dengan jelas nama pemberi kuasa dan penerima kuasa.
  • Agar lebih sah cantumkan pula tanggal pembuatan surat kuasa dan tanggal pengambilan BPKB tersebut. 
  • Jika menggunakan pengacara sebagai penerima kuasa, perlu menunjukkan nomor surat dari perusahaan pengacara tersebut beserta cap resminya. 
  • Jangan lupa untuk selalu menambahkan tanda tangan kedua belah pihak, yaitu si pemberi kuasa dan penerima kuasa. 
  • Agar lebih meyakinkan juga, bisa menyertakan salinan data diri si pemberi kuasa. 

Cara membuat surat kuasa pengambilan BPKB

Untuk membuat surat kuasa pengambilan BPKB terbilang mudah, apalagi kalau surat kuasa tersebut bersifat personal. Adapun tata caranya sebagai berikut: 

1. Membuat judul 

Pertama tulislah dahulu judul dari surat tersebut. Karena namanya saja sudah surat kuasa untuk mengambil BPKB, berarti bisa diberi judul ‘Surat Kuasa Pengambilan BPKB’ di atas surat tersebut. 

Menuliskannya dengan lebih simpel juga bisa, misalnya hanya ‘Surat Kuasa’.

2. Menuliskan data diri pemberi kuasa dan penerima kuasa 

Setelah menuliskan judul, kamu bisa menuliskan data diri pemberi kuasa dan penerima kuasa. Tuliskan data diri dengan jelas meliputi nama panjang, nomor identitas, dan alamat. 

3. Tuliskan maksud surat kuasa 

Selanjutnya inilah inti dari surat kuasa, yaitu maksud dari surat kuasa tersebut untuk tujuan apa. Karena dalam hal ini adalah pengambilan BPKB, maka maksud dari surat kuasa adalah pengambilan BPKB. 

Cantumkan di dalam maksud tersebut dengan ciri-ciri motor yang tercantum di BPKB tersebut, seperti merek, warna, kapasitas mesin, nomor plat, dan rangka mesin.

4.  Tanda tangan 

Terakhir adalah membuat bagian untuk tanda tangan pihak pemberi kuasa maupun penerima. Dilengkapi pula dengan tempat dan tanggal pembuatan surat tersebut. 

Jangan lupa di bagian tanda tangan pemberi kuasa ditempel materai 6000 sebagai bentuk legalitas hukumnya. 

Contoh-contoh surat kuasa pengambilan BPKB

Surat kuasa pengambilan BPKB ini bisa ditujukan untuk dealer, bila dimaksudkan untuk pengambilan BPKB kendaraan baru, atau bisa juga ke pihak leasing apabila BPKB digunakan sebagai jaminan pinjaman

Berikut ini contoh-contoh surat kuasa pengambilan BPKB beserta syarat-syarat yang harus dipersiapkan. 

1. Contoh surat kuasa pengambilan BPKB Adira

Untuk mengambil BPKB yang dijadikan jaminan di Adira, pihak penerima kuasa harus menyerahkan syarat-syarat seperti:

  • Surat kuasa pengambilan BKPB.
  • Bukti pembayaran cicilan yang terakhir.
  • KTP asli peminjam atau pemberi kuasa. 

Adapun contoh surat kuasanya: 

surat kuasa pengambilan bpkb adira

2. Contoh surat kuasa pengambilan BPKB BCA Finance

Penerima kuasa harus menyertakan beberapa dokumen untuk mengambil BPKB di BCA Finance. Berikut dokumen yang dibutuhkan: 

  • Surat kuasa. 
  • KTP asli peminjam. 
  • Bukti pelunasan pinjaman atau cicilan terakhir. 
  • Melampirkan surat keterangan dari keluarahan bila alamat yang di KTP berbeda. 

Contoh surat kuasa pengambilan BKPB di BCA Finance:

surat kuasa pengambilan bpkb bca finance

3. Contoh surat kuasa pengambilan BPKB di FIF

Pengambilan BPKB di FIF yang dilakukan dengan surat kuasa, harus menyertakan dokumen-dokumen sebagai berikut: 

  • Surat kuasa. 
  • Bukti pelunasan atau pembayaran cicilan terakhir. 
  • KTP asli peminjam. 

Contoh surat kuasa: 

surat kuasa pengambilan bpkb FIF

4. Contoh surat kuasa pengambilan BPKB di dealer

Pengambilan BPKB di dealer yang dilakukan dengan surat kuasa, harus menyertakan dokumen-dokumen sebagai berikut: 

  • KTP asli pembeli motor atau pemberi kuasa. 
  • Bukti pembelian kendaraan bermotor. 
  • Kwitansi untuk pengambilan BPKB. 
  • Surat kuasa yang ditandatangani. 
  • Salinan KTP penerima kuasa. 

Contoh surat kuasa pengambilan BPKB di dealer:

surat kuasa pengambilan bpbk dealer

Apa itu BPKB?

BPKB adalah singkatan dari Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor. BPKB sendiri diterbitkan oleh Kepolisian Republik Indonesia melalui Satuan Lalu Lintas.

Salah satu bukti bahwa kendaraan itu sah adalah adanya BPKB. Oleh karenanya bila kamu hendak membeli kendaraan bekas tanpa BPKB bisa dipastikan kendaraan tersebut ilegal dan tidak sah untuk jalan di jalan raya. 

Pemilik dari kendaraan bisa dipindahtangankan. Artinya, nama yang tertera di BPKB bisa saja berubah, asalkan harus melewati prosedur pergantian nama BPKB di kepolisian. 

Biasanya, pemberian BPKB oleh kepolisian juga disertakan dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor. 

Fungsi BPKB

BPKB memiliki fungsi yang beragam, oleh karenanya keberadaannya sangatlah penting bagi pemilik kendaraan.

Baik kendaraan yang masih baru dan layak jalan ataupun kendaraan yang rusak dan tidak berjalan haruslah memiliki BPKB. 

Berikut ini fungsi BPKB yang perlu kamu ketahui: 

  • Sebagai tanda pengenal kendaraan bermotor. 
  • Sebagai tanda kepemilikan dari sebuah kendaraan, sehingga patut untuk disimpan dengan baik oleh pemiliknya. 
  • Sebagai alat pengawasan terhadap pemasukan keuangan negara non pajak. 
  • Karena keberadaannya yang penting bagi pemilik kendaraan, maka BPKB bisa dijadikan sebagai alat jaminan/tanggungan dalam pinjam-meminjam.

Itulah beragam fungsi yang dimiliki oleh BPKB. Kalau BPKB kamu sampai hilang, bakal repot deh urusannya. Bisa-bisa motor yang kamu gunakan dicap ilegal sama polisi. 

Tapi tenang, meski hilang kamu masih bisa mengurusnya kok, asalkan ada dokumen-dokumen lainnya, seperti STNK. Urus pembuatan BPKB yang hilang bisa dilakukan di Samsat tempat kendaraan tersebut terdaftar. 

Hindari risiko kerugian kehilangan BPKB dengan asuransi 

Karena fungsinya yang sangat penting, maka BPKB haruslah disimpan ditempat yang aman, contohnya di dalam rumah. 

Tapi sayangnya nih, risiko kehilangan tetap bisa saja terjadi. Misalnya saja ketika ada maling masuk ke dalam rumah dan mengambil semua surat berharga yang kamu miliki, termasuk BPKB. 

Kalau sudah hilang pasti kamu bakal repot, mondar-mandir ke kantor polisi mengurus pembuatan barunya dan harus mengeluarkan bujet ekstra. 

Untuk meminimalisir kerugian tersebut, kamu bisa menggunakan asuransi properti untuk rumah. Asuransi ini memberikan manfaat pertanggungan berupa jaminan risiko pencurian terhadap rumah beserta isinya. 

Demikian informasi singkat mengenai surat kuasa pengambilan BPKB. Jika kamu memiliki pertanyaan lainnya seputar administrasi maupun masalah keuangan, tanyakan saja ke para ahli di Tanya Lifepal

Pertanyaan-pertanyaan seputar surat kuasa pengambilan BPKB

Berikut ini sejumlah pertanyaan-pertanyaan yang perlu kamu ketahui seputar surat kuasa pengambilan BPKB. 

Apa itu surat kuasa pengambilan BPKB?

Surat kuasa pengambilan BPKB adalah surat pelimpahan wewenang dari pemberi kuasa ke penerima kuasa untuk mengambil BPKB.

Biasanya surat ini dibuat ketika si pemberi kuasa berhalangan untuk hadir secara langsung karena alasan kesehatan atau pergi ke luar kota.

Hal apa saja yang harus tercantum dalam surat kuasa pengambilan BPKB?

Dalam pembuatan surat kuasa pengambilan BPKB harus disertakan nama pemberi kuasa dan penerima kuasa, maksud pemberian kuasa, data-data diri dan data kendaraan bermotor, serta tanggal dan tanda tangan kedua belah pihak.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →