Cara Menulis Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris [Plus Contohnya]

surat lamaran kerja

Sudah menyerahkan surat lamaran kerja hingga Curriculum Vitae, tapi belum juga mendapat undangan interview lanjutan? Kalau kondisi itu tengah kamu alami, bisa jadi ada yang salah tuh dengan cara buat surat lamaran kerja! Bisa jadi juga, kamu membuatnya dari contoh yang salah. Ini contoh surat lamaran pekerjaan yang pas buat kamu.

Sekadar diketahui, kekeliruan sedikit aja dalam penulisan surat lamaran dan CV bisa memengaruhi penilaian perekrut. Karena itu, penting sekali untuk kamu mengetahui gimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar.

Kelihatannya surat lamaran ini cukup berperan ya? Tentu aja, keberadaan surat satu ini punya andil gak sedikit dalam urusan melamar pekerjaan.

Kalau begitu, seberapa penting adanya surat lamaran sehingga seperti keharusan dalam setiap melamar pekerjaan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Lifepal udah bikin ulasannya buat kamu. Langsung aja yuk simak contoh surat lamaran pekerjaan berikut ini.

Contoh lamaran pekerjaan yang benar

Dalam surat ini, kamu bisa melihat gimana isinya berusaha menyakinkan perekrut kalau si pelamar adalah orang yang tepat.

contoh surat lamaran bahasa Indonesia yang benar

Contoh Surat Lamaran Bahasa Inggris

contoh surat lamaran bahasa Inggris

Contoh surat lamaran pekerjaan yang salah

contoh surat lamaran pekerjaan yang salah

Surat lamaran kerja yang kamu baca barusan adalah contoh surat lamaran yang salah. Model surat lamaran tersebut udah gak sesuai lagi dengan situasi sekarang ini.

Udah ketinggalan zaman lah pokoknya! Jadi, jangan coba-coba melamar pekerjaan dengan surat kaya gitu ya!

Ini 5 poin penting dalam surat lamaran

Lauren Nelson, seorang profesional di bidang komunikasi, menganggap keberadaan surat lamaran sebagai first impression dari pelamar.

Dia menguraikan lima poin dalam sebuah postingan di Linkedin kenapa surat lamaran alias cover letter itu penting.

  • Surat lamaran atau cover letter yang dibuat dengan baik dan benar bisa menyakinkan perekrut kalau isi CV atau resume yang kamu buat benar.
  • Menyertakan surat lamaran menandakan kalau si pelamar dapat mengikuti instruksi sederhana yang ada dalam prosedur melamar kerja.
  • Menulis cover letter gak ubahnya berkomunikasi ke perekrut  kalau pengalaman atau keterampilan yang dimiliki si pelamar relevan dengan posisi yang dicari.
  • Penulisan cover letter yang baik dan benar mencerminkan baiknya kemampuan komunikasi yang dimiliki si pelamar.
  • Surat lamaran menjadi bukti keseriusan si pelamar dalam mendapatkan pekerjaan yang ditawarkan.

Sampai sini udah jelas kan sekarang kenapa surat lamaran kerja yang baik dan benar itu masih diminta? Jadi, mulai dari sekarang jangan pernah abaikan peran dari surat lamaran kalau pengin mendapatkan pekerjaan.

Agar sesuai dengan harapan perekrut, ada beberapa poin yang perlu ada dalam surat surat lamaran. Apa aja? Simak terus ulasannya berikut ini:

Poin-poin ini juga harus ada di surat lamaran pekerjaan

Masih ada aja pelamar yang memandang sebelah mata surat lamaran. Itu sebabnya gak sedikit pelamar yang asal-asalan membuat surat lamaran.

Di sini kamu perlu tahu poin-poin kunci yang wajib ada dalam setiap surat lamaran kerja. Dikutip dari The Balance Careers, berikut ini poin-poinnya:

1. Informasi pribadi atau contact information

Poin yang satu ini jelas harus ada. Gimana perekrut bisa tahu surat lamaran ini dari siapa kalau informasi pribadinya gak ada? Dalam poin ini, ada beberapa hal yang perlu dimuat.

  • Nama
  • Alamat
  • Nomor telepon atau handphone
  • Alamat email
  • Alamat Linkedin (kalau ada)

Posisikan informasi pribadimu di tengah-tengah surat lamaran kerja, dan pastikan alamat email yang disertakan tetap profesional.

Lalu, masukkan informasi pihak yang dikirimi surat lamaran. Mulai dari nama, posisi, nama perusahaan, hingga alamat perusahaan. Masukan informasi ini di bawah informasi pribadimu dengan posisi di rata kiri.

2. Salam pengantar

Setelah menulis informasi pribadi, tuliskan di bawahnya salam surat pengantar. Di sini kamu harus tahu nih kepada siapa salam ini disampaikan.

Biasanya dalam apply pekerjaan secara online di situs lowongan kerja, kamu bakal dihubungi atau dikirimkan email kepada siapa kamu bertemu nanti.

Dari informasi tersebut, kamu jadi tahu harus tulis salam Kepada Yth. Bapak …. atau Kepada Yth. Ibu …. . Katakanlah surat lamaran kerja yang dikirim berbahasa Inggris, itu berarti penulisannya Dear Mr. …. Atau Dear Mrs. …. .

3. Isi surat lamaran

Pastikan perekrut tahu posisi apa yang kamu lamar dan kenapa kamu menjadi pilihan yang tepat. Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam penulisan pengantar ini.

  • Paragraf pertama berisi alasan kamu menulis surat lamaran dan beri tahu informasi yang spesifik buat perekrut tinjau agar jadi pertimbangan.
  • Paragraf kedua berisi penawaran kamu ke perekrut atau perusahaan berkaitan dengan posisi yang dilamar. Ceritakan kompetensi yang kamu miliki secara ringkas dan jelas. Sebab, muatan dalam paragraf ini sangat efektif dalam menarik perhatian perekrut.
  • Paragraf ketiga berisi ucapan terima kasih atas kesediaan perekrut buat membaca surat lamaran dan sarankan perekrut buat menghubungi kamu di kontak yang kamu beri.

4. Membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar, jangan lupa tambahkan bagian penutup

Setelah mencantumkan isi surat lamaran, jangan lupa buat menulis penutup. Isi penutup sendiri berupa salam hormat kemudian diikuti nama lengkap kamu. Gunakan salam yang sifatnya formal dan hindari salam yang informal.

Poin-poin yang seharusnya tidak ada di lamaran kerja

Telah lempar lamaran kerja dan CV ke sana-sini tapi gak dipanggil-panggil? Mungkin ada yang salah di surat lamaranmu. Salah satu kesalahan yang kerap terjadi adalah mencantumkan poin-poin yang seharusnya gak ada. Berikut ini penjelasannya. 

1. Mencantumkan skill yang gak dikuasai

Mencantumkan skill yang gak dikuasai adalah hal yang salah. Niatnya sih pengin membuat si rekruter terkesima, tapi nyatanya malah bikin CV-mu mental duluan. 

2. Mencantumkan skill yang udah ketinggalan zaman

Jangan pula kamu mencantumkan skill yang udah ketinggalan zaman. Contohnya aja bagi desainer mungkin sekarang sudah menggunakan software Adobe Premiere, Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, tapi mereka tidak lagi menggunakan Corel Draw. 

3.  Gak perlu cantumkan skill yang gak relevan dengan posisi yang dilamar

Misalnya kamu melamar posisi desain grafis, kan gak perlu lagi kamu mencantumkan skill andal mengoperasikan Microsoft Excel. Langsung saja cantumkan skill Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan software desain lainnya.

4. Skill yang umum dan sudah dikuasai oleh sebagian besar orang 

Contohnya, Microsoft Word, sekarang siapa sih yang gak bisa mengoperasikan Microsoft Word? Setiap pekerjaan pasti membutuhkan keterampilan ini, oleh sebabnya, tanpa perlu dicantumkan si pelamar juga pasti paham kamu bisa.

Nah, itulah informasi seputar surat lamaran pekerjaan , cara membuatnya dan contoh lamaran pekerjaan. Meski keberadaannya cukup berperan, kamu harus tahu kalau pengalaman kerja yang dimiliki paling menentukan.

Sementara buat fresh graduate, nilai akademik dan pengalaman magang menjadi penentu apakah surat lamaran kerja kamu diterima atau ditolak. Semoga informasi soal contoh surat lamaran pekerjaan barusan bisa bermanfaat ya buat kamu! (Editor: Chaerunnisa)