Perhatikan Syarat Klaim Asuransi Mobil yang Harus Dipenuhi

Asuransi Motor Bukan Beban

Memiliki asuransi mobil berarti kita harus memahami syarat klaim asuransi mobil yang tepat. Hal ini dapat membantu kita terhindar dari penolakan klaim asuransi dari perusahaan asuransi.

Mengajukan klaim asuransi tidak dapat dilakukan sembarangan. Namun jangan khawatir, syarat klaim asuransi mobil yang harus dipenuhi sebenarnya tidak rumit. Jika perlu, kita dapat meminta bantuan pihak perusahaan asuransi juga.

Meski setiap perusahaan asuransi memiliki tata cara yang berbeda, namun secara umum berikut syarat klaim asuransi yang harus dipenuhi.

1. Memastikan Penyebab Kerugian Ditanggung Asuransi

Menentukan besaran uang

Sebelum mengajukan klaim asuransi mobil, pastikan kerusakan pada mobil sudah termasuk dalam risiko kerugian yang ditanggung perusahaan asuransi, sebagaimana tertera dalam polis. Jika sudah memenuhi kondisi yang ditetapkan pada polis, maka kemungkinan besar klaim akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi.

Misalnya, bagi kita pemilik asuransi all risk yang mengalami kecelakaan akibat huru-hara, maka pastikan bahwa di dalam polis asuransi kita memang tertera di dalamnya. Pasalnya, sebagian asuransi all risk hanya menanggung kerugian akibat huru-hara jika kita membayar perluasan jaminan dengan premi tambahan.

Sama halnya jika kita adalah pemegang asuransi TLO yang mana pertanggungannya tidak seluas all risk. Apabila kerusakan pada mobil kita terbilang penyok atau kaca pintu mobil yang pecah, maka klaim kita tidak akan tembus. Nyatanya, asuransi TLO hanya menanggung kerusakan yang skalanya lebih parah, yaitu minimal 75 persen kerusakan atau hampir pasti mobil tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya lagi.

2. Melaporkan Klaim dalam Batas Waktu yang Ditentukan

Mau Lapor Pajak Online Harus Punya EFIN Dulu

Waktu pelaporan klaim merupakan syarat klaim asuransi mobil yang penting diperhatikan juga. Jangan sampai waktu pelaporan melewati batas yang sudah ditentukan karena kemungkinan hal ini akan membuat klaim asuransi mobil kita ditolak.

Umumnya perusahaan asuransi memberlakukan waktu pelaporan maksimal 3×24 jam setelah kecelakaan atau kehilangan mobil terjadi. Jika batas maksimal tersebut sudah lewat, maka perusahaan asuransi bisa saja menolak klaim asuransi mobil yang diajukan. Untuk itu, sangat dianjurkan untuk segera melaporkan kejadian secepat mungkin kepada pihak asuransi.

Disarankan sekali untuk melaporkan melalui kanal komunikasi secara langsung kepada sambungan layanan resmi. Umumnya perusahaan asuransi memiliki saluran telepon hotline yang dapat dihubungi 24 jam. Jika tidak mengetahui nomor telepon yang bisa dihubungi, kita bisa menghubungi agen asuransi untuk mendapatkan bantuan.  

Saat melaporkan kejadian kecelakaan atau kehilangan mobil, kita perlu mengingat hal tersebut secara kronologis. Termasuk hal-hal apa yang menjadi penyebab dan proses kejadian kecelakaan atau kehilangan mobil yang kita alami. Kita pun bisa mencatat kronologisnya agar tidak lupa atau salah memberikan keterangan.

3. Mengisi Formulir Klaim dan Melengkapi Dokumen

Mengunduh Formulir Pencairan Dana AXA Mandiri Setelah 5 Tahun

Saat mengajukan klaim asuransi mobil, kita harus mengisi formulir pengajuan dengan lengkap dan sesuai dengan dokumen serta bukti yang mendukung. Saat ini, sebagian perusahaan asuransi memberikan kemudahan untuk mengisi formulir dan melengkapi dokumen untuk klaim asuransi mobil secara online

Namun, pastikan situs web tersebut resmi dan dapat dipercaya. Kemudian, baca dengan cermat dan isi tiap kolom dengan tepat. Setelah mengisi formulir pengajuan, kita diminta melengkapi dokumen sebagai salah satu syarat klaim asuransi mobil. Syarat klaim ini penting dan tidak bisa diabaikan. 

Saat akan mengajukan klaim asuransi mobil, maka persiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, antara lain:

  1. Fotokopi polis asuransi.
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  3. Fotokopi Surat Izin Mengemudi (SIM).
  4. Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
  5. Surat Keterangan dari Kepolisian.

Jika pengajuan klaim asuransi mobil akibat pencurian, maka sebagai syarat klaim asuransi mobil yaitu surat keterangan pihak kepolisian mengenai pencurian kendaraan serta surat pemblokiran STNK.

4. Menyertakan Bukti untuk Mendukung Klaim

Asuransi jiwa

Memberikan bukti sebagai syarat klaim asuransi mobil, terutama pada risiko kecelakaan, adalah wajib. Jika memungkinkan, segera ambil foto bagian mobil yang rusak. Foto tersebut nantinya dapat diajukan sebagai bukti syarat klaim asuransi mobil kita.

Bagi kita pemilik asuransi all risk, maka kita dapat mengajukan klaim asuransi mobil termasuk saat mengalami kerusakan ringan atau sedang. Sementara itu, untuk asuransi TLO, kerugian yang dijaminkan hanya jika terjadi kerusakan mobil di atas 75 persen atau tergolong rusak berat. Di bawah itu, asuransi TLO tidak menjamin ganti rugi

Setelah semua syarat-syarat klaim di atas sudah terpenuhi, kita dapat mendatangi bengkel rekanan untuk perbaikan atau menghubungi pihak asuransi untuk jasa derek ke bengkel rekanan untuk mobil yang rusak berat. Sebagian polis asuransi menanggung biaya jasa derek, sementara sebagian lagi, membebankan biaya tersebut kepada pemilik asuransi.

Mengalami kecelakaan atau kehilangan mobil bukanlah hal yang menyenangkan, namun risiko itu bisa diminimalkan dengan perlindungan asuransi mobil. Meski demikian, siapkan syarat-syarat klaim asuransi mobil sebagaimana disebutkan di atas, agar klaim asuransi mobil kita dapat disetujui dan ganti ruginya dibayarkan oleh perusahaan asuransi.

Mau tahu ulasan-ulasan profil perusahaan asuransi terbaik di Indonesia yang menyediakan produk asuransi kendaraan bermotor? Cari tahu saja di Lifepal, ya!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →