Syarat Perpanjang SIM A dan SIM C serta Biaya [Plus Cara Online-nya]

Syarat perpanjang sim

Syarat perpanjang Surat Izin Mengemudi atau syarat perpanjang SIM bisa diurus sendiri tanpa calo. Kita cuma perlu perhatikan syarat dokumen, biaya, dan proses perpanjangan SIM dengan benar.

Perlu diketahui bahwa aturan perpanjangan SIM saat ini makin ketat. Jika terlambat satu hari saja, kamu harus membuat ulang.

Dengan kata lain, kamu harus mengikuti serangkaian tes dari awal, seperti tes tulis dan ujian praktik. Oleh karena, usahakan untuk mengurusnya satu bulan sebelum masa berlaku habis.

Nah, untunglah kini ada berbagai alternatif untuk melakukan perpanjangan, yaitu secara online, melalui SIM Keliling, Gerai SIM, dan Satpas Polres sesuai domisili kita. Satpas adalah Satuan Penyelenggara Administrasi SIM.

Syarat perpanjang SIM A dan C

Kita sebagai pengguna kendaraan pribadi diwajibkan memiliki SIM A untuk mobil dan SIM C untuk motor. Perihal kepemilikan SIM B khusus pengemudi angkutan umum dan kendaraan alat berat.

Sementara SIM D untuk pengendara kendaraan khusus penyandang cacat. Secara umum, di sini kita akan membahas syarat perpanjangan SIM A dan SIM C yang mana keduanya tidak berbeda.

Syarat-syarat perpanjang SIM berupa dokumen yang harus dibawa dan dilengkapi sebagai berikut.

  1. KTP Asli dan fotokopinya 2 lembar.
  2. SIM A atau C yang masih berlaku dan fotokopinya 2 lembar.
  3. Surat keterangan sehat yang diurus di loket khusus.
  4. Biaya perpanjang SIM.

Biaya perpanjangan SIM

Selain syarat perpanjang SIM, berikut ini rincian biaya perpanjangan SIM A dan SIM C.

  • Biaya perpanjang SIM A dan A umum: Rp 80.000
  • Biaya perpanjang SIM B1 dan B1 umum: Rp 80.000
  • Biaya perpanjang SIM B2 dan B2 umum: Rp 80.000
  • Biaya perpanjang SIM C: Rp 75.000
  • Biaya perpanjang SIM D: Rp 30.000
  • Biaya pemeriksaan kesehatan: Rp 25.000
  • Biaya Asuransi: Rp 30.000

Lokasi tempat perpanjangan SIM

Kamu bisa mengurus perpanjangan SIM di Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi) yang terdapat di kantor Kepolisian Resor (Polres) terdekat. Tidak harus sesuai domisili kok, asalkan kamu sudah punya KTP elektronik. 

Selain mendatangi Satpas, kamu juga bisa memperpanjang SIM di Gerai SIM. Di provinsi DKI Jakarta sendiri, Gerai SIM terdapat di beberapa pusat perbelanjaan atau mal, seperti:

Jakarta Timur

Taman Mini Square. Alamat: Jalan Taman Mini Raya, Garuda Pinang Ranti (Senin-Sabtu 11.00-19.00 WIB)

Jakarta Barat

  • Lippo Mal Puri. Alamat: Jalan Puri Indah Raya Blok U 1, Puri Indah, Kembangan (Senin-Sabtu 10.00-16.00)
  • Mal Taman Palem. Alamat: Jalan Kamal Raya B/60, Cengkareng (Senin-Sabtu 08.00-12.00 WIB)

Jakarta Utara

  • Pluit Village. Alamat: Jalan Pluit Permai Nomor 60, Pluit, Penjaringan (Senin-Minggu 12.00-18.00 WIB)
  • Mal Artha Gading. Alamat: Jalan Boulevard Artha Gading Nomor 1, Kelapa Gading Barat, Tanjung Priok (Senin-Sabtu 12.00-18.00 WIB)

Jakarta Selatan

  • Mall Gandaria City. Alamat: Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama (Senin-Sabtu 12.00-18.00 WIB)
  • Blok M Square. Alamat: Mall Blok M Square Lantai 3, Jalan Melawai Raya, Melawai, Kebayoran Baru (Senin-Sabtu 10.00-14.00 WIB)
  • Mal Pelayanan Publik. Alamat: Karet Kuningan, Setia Budi (Senin-Jumat 08.00-15.00 WIB)

Cara-cara perpanjangan SIM

Ada beberapa cara untuk melakukan perpanjangan SIM A dan C, yaitu baik secara online maupun langsung mendatangi kantor atau layanan SIM Keliling.

Perpanjangan SIM secara online

  • Buka situs Korlantas Polri di alamat sim.korlantas.polri.go.id/simonline-registrasi/
  • Setelah situs terbuka, klik menu Pendaftaran SIM Online. Kamu akan dibawa ke laman baru yang berisi Informasi Pendaftaran.
  • Baca secara seksama Informasi Pendaftaran yang tertera di halaman tersebut, lalu klik Mulai.
  • Pada kolom Data Permohonan, pilih opsi PERPANJANGAN SIM dan pilih Golongan SIM yang ingin diperpanjang.
  • Lengkapi Data Permohonan dengan mengisi alamat email yang aktif, memilih POLDA kedatangan dan SATPAS kedatangan kemudian klik Lanjut.
  • Lengkapi Data Pribadi kamu, kemudian setelah terisi semua klik Lanjut.
  • Isi Data Keadaan Darurat dengan data diri orang yang bisa dihubungi bila terjadi keadaan darurat, kemudian klik Lanjut.
  • Pastikan semua informasi di bagian Konfirmasi Data Input telah terisi dengan benar dan ketik ulang kode yang ada di bagian bawah di kotak yang tersedia, kemudian klik Kirim.
  • Setelah kamu mengklik kirim, akan muncul halaman yang menyatakan registrasi online kamu berhasil. Bukti registrasi ini akan dikirim ke email kamu. 

Setelah proses pendaftaran online selesai, lakukan pembayaran biaya SIM online di ATM atau EDC BRI, atau dengan datang langsung ke Bank BRI terdekat. Sudah selesai? Belum!

Kamu masih harus datang ke Gerai SIM/SIM keliling atau Satpas Kedatangan yang sesuai dengan lokasi pilihanmu saat pendaftaran. Jangan lupa membawa dokumen persyaratan, seperti:

  • KTP elektronik (eKTP)
  • SIM lama (asli dan fotokopi)
  • Surat Keterangan Mata Sehat
  • Bukti registrasi online dan bukti pembayaran

Untuk mendapatkan Surat Keterangan Mata Sehat, kamu harus memeriksakan mata ke dokter mata terlebih dulu.

Setelah semua dokumen di atas diverifikasi, kamu akan menjalani beberapa proses, seperti pengambilan foto untuk SIM baru, perekaman sidik jari dan tanda tangan. Setelah itu, kamu tinggal menunggu dipanggil untuk pengambilan SIM baru.

Perpanjang SIM di Satpas, SIM Keliling, Gerai SIM

Terlebih dahulu, pastikan jam buka kantor Satpas dan Gerai SIM. Untuk SIM keliling, kita bisa mencari-cari informasinya secara online atau menanyakan di Satpas terdekat.

Berikut prosedur yang perlu diikuti saat kita memperpanjang SIM di Satpas atau Gerai SIM.

  • Membawa semua persyaratan perpanjang SIM.
  • Mengambil nomor antrean.
  • Mengisi formulir permohonan.
  • Pemeriksaan kesehatan.
  • Pembayaran asuransi (opsional).
  • Proses verifikasi data oleh petugas.
  • Pembayaran biaya perpanjang SIM di loket.
  • Menunjukkan resi pembayaran saat pemanggilan.
  • Proses foto, sidik jari, dan tanda tangan.
  • Proses pencetakan SIM.
  • Pengambilan SIM.

Satpas, Gerai SIM, dan SIM Keliling umumnya buka pada hari Sabtu juga, tetapi hanya setengah hari yaitu hingga pukul 12.00.

Oleh karena itu jika tidak bisa mengambil cuti pada hari kerja, kita masih bisa mengurusnya di hari Sabtu.

Agar bisa mempersingkat proses perpanjang SIM, pengurusan bisa dilakukan secara online sehingga bisa memangkas antrean saat pengambilan SIM.

Lama waktu perpanjangan SIM

Kira-kira berapa lama sih waktu perpanjangan SIM? Pada dasarnya, proses perpanjangan SIM dari mulai pendaftaran sampai pengambilan SIM baru hanya membutuhkan waktu 15 – 30 menit, asalkan tidak ada gangguan teknis. Supaya lebih cepat selesai, usahakan untuk datang lebih pagi agar kamu tidak terjebak antrean.

Konsekuensi terlambat melakukan perpanjangan SIM

Bagi kamu yang ingin memperpanjang SIM, kamu bisa mulai sejak 14 hari sebelum masa berlaku SIM kamu habis, sampai 3 bulan terhitung sejak masa berlaku SIM habis.

Lumayan lama kan jangka waktunya? Pasti kamu bisa luangkan waktu dong, apalagi ada Gerai SIM yang buka di hari Sabtu dan Minggu. Kalo masih gak bisa juga, kamu kan bisa cuti kerja.

Soalnya jika lewat dari tenggat waktu tersebut meski hanya 1 hari, SIM lama kamu tidak akan bisa diperpanjang. Dengan kata lain, kamu harus membuat SIM baru dari awal lagi.  Hal ini tercantum dalam Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012.

Tips-tips memperpanjang SIM

Pada dasarnya, pengurusan perpanjang SIM secara online tidak lantas benar-benar dilakukan hingga tuntas secara virtual, melainkan kita tetap diharuskan hadir di kantor Satpas terdekat.

Hal ini tidak berbeda dengan mengurus SKCK. Kamu tetap harus melakukan sidik jari dan tanda tangan secara langsung. Selain itu, proses penerbitan SIM dan dokumen juga belum ada layanan virtualnya.

Akan tetapi, perpanjang SIM secara online setidaknya dapat memudahkan kamu ketika harus mengambil SIM baru. Enaknya lagi, jalur antrean akan dibedakan antara yang mengurus perpanjangan secara konvensional dan secara online.

Ada banyak kelebihan jika kamu mengurus perpanjangan secara online. Kamu tidak perlu mengantre dua kali saat mengisi formulir pendaftaran dan melakukan pembayaran di loket bank.

Pastikan untuk berpakaian rapi dan mengenakan sepatu saat mengunjungi kantor Satpas, SIM Keliling, maupun Gerai SIM di Mal atau pusat perbelanjaan.

Satu lagi, lebih baik untuk tidak menunda memperpanjang SIM sebelum masa berlakunya habis. Dan jangan lupa bahwa konsekuensinya jika sampai terlambat adalah mengulang tes dari awal lagi, lho!