Tabungan Haji Bank Syariah Indonesia – Pilihan dan Cara Buka

Tabungan haji Bank Syariah Indonesia

Tabungan haji kini tersedia di banyak bank di Indonesia. Salah satunya adalah tabungan haji Bank Syariah Indonesia atau tabungan haji BSI.

Seperti yang kamu tahu, ibadah haji adalah ritual keagamaan yang diimpikan semua umat Muslim. Tapi sayangnya, banyak yang merasa tidak mampu untuk menunaikannya, karena terganjal biayanya yang mahal. Padahal hal itu bisa diatasi dengan tabungan haji BSI. 

Tabungan haji memberikan kemudahan dan keefektifan bagi nasabah untuk mengumpulkan dana ongkos naik haji (ONH). 

Lalu apa saja keunggulan dari tabungan haji Bank Syariah Indonesia dan bagaimana cara membuka rekeningnya. 

Produk tabungan haji Bank Syariah Indonesia: Tabungan Mabrur 

Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan hasil merger dari bank BUMN syariah yang sebelumnya eksis di Indonesia, yaitu Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah. 

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia saat ini, salah satu produk unggulan mereka adalah tabungan haji. Di BSI, produk tabungan haji bernama Tabungan Mabrur. 

Tabungan Mabrur merupakan tabungan dalam mata uang rupiah, yang memiliki tujuan untuk membantu nasabah untuk menabung dalam pelaksanaan ibadah haji. 

Tapi, tidak hanya ibadah haji saja, Tabungan Mabrur juga bisa dibuka oleh nasabah yang ingin ibadah umrah. 

Tabungan Mabrur dijalankan menggunakan prinsip syariah dengan akad Wadiah dan Mudharabah. Sebagai nasabah kamu akan mendapatkan fasilitas kartu ATM dan e-channel apabila telah terdaftar di Siskohat Kementerian Agama nantinya. 

Tabungan Mabrur bisa dibuka oleh semua umur, mulai dari dewasa sampai anak-anak. Namun, Kementerian Agama memiliki minimal usia yang bisa didaftarkan nomor porsi keberangkatan adalah 12 tahun. 

Pendaftaran ke Siskohat Kemenag akan dilakukan ketika jumlah tabungan telah mencapai Rp25.100.000, sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Agama. Setelah didaftarkan, barulah nasabah bisa melakukan pelunasan secara online maupun offline.

Meskipun tabungan haji dikhususkan untuk persiapan keberangkatan haji dan umrah, nasabah ternyata juga bisa melakukan penarikan terhadap uang yang ada di tabungan tersebut untuk keperluan di luar haji dan umrah. 

Penarikan bisa dilakukan secara offline dengan mendatangi Kantor Cabang BSI dan membawa surat pernyataan, buku tabungan, KTP, dan mengisi formulir slip penarikan. 

Keunggulan tabungan haji Bank Syariah Indonesia

Tabungan haji BSI menawarkan berbagai keunggulan. Mulai dari sistem yang telah terkoneksi dengan Siskohat Kemenag, hingga bebas biaya administrasi bulanan. Berikut ini deretan keistimewaan Tabungan Mabrur: 

  • Tidak ada biaya administrasi bulanan
  • Membantu nasabah dalam perencanaan ibadah haji dan umrah, melalui pengelolaan dana yang berbasis syariah. 
  • Tidak ada biaya penutupan rekening. 
  • Nasabah bisa mendapatkan fasilitas kartu ATM yang bisa digunakan di provider VISA. 
  • Mendapatkan layanan e-banking BSI Mobile dan BSI Net Banking. 
  • Pembukaan rekening bisa dilakukan secara online.
  • Mudah mendapatkan porsi keberangkatan melalui Siskohat Kementerian Agama bahkan dari usia minimal 12 tahun. 
  • Pelunasan biaya haji bisa dilakukan secara online.

Cara buka tabungan haji BSI – Tabungan Mabrur

Setelah mengetahui keunggulannya, selanjutnya kamu perlu mengetahui bagaimana cara buka tabungan haji Bank Syariah Indonesia. Cara termudahnya, kamu bisa langsung mendatangi Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia dengan tata cara sebagai berikut: 

  1. Mendatangi Kantor Cabang BSI terdekat sesuai domisili KTP nasabah. 
  2. Mempersiapkan dokumen persyaratannya seperti KTP dan NPWP (jika dewasa).
  3. Ambil nomor antrean ke customer service
  4. Katakan pada petugas customer service ingin melakukan pembukaan rekening tabungan haji Bank Syariah Indonesia atau Tabungan Mabrur. 
  5. Isi formulir pembukaan rekening beserta menunjukkan persyaratannya. 
  6. Menyerahkan setoran awal sebesar Rp100.000. 
  7. Setelah proses pembukaan rekening selesai, kamu akan mendapatkan beberapa fasilitas seperti buku tabungan. 

Setelah proses pembukaan rekening, barulah kamu bisa melakukan penyetoran ke tabungan tersebut hingga mencapai angka minimal Rp25.100.000 untuk mendaftar porsi keberangkatan haji. 

Setelah mencapai Rp25.100.000, pihak bank akan melakukan pendaftaran ke sistem keberangkatan haji milik Kemenag yaitu Siskohat. 

Tapi, setelah didaftarkan oleh bank, nasabah juga diwajibkan untuk datang ke Kantor Kementerian Agama setempat.

Misalnya, kamu ber-KTP Jakarta Timur, maka kamu harus mendatangi Kantor Kementerian Agama Jakarta Timur untuk melakukan proses daftar ulang. 

Saat daftar ulang, jangan lupa membawa dokumen persyaratan: 

  • Kartu Tanda Penduduk.
  • Buku tabungan haji.
  • Nomor Validasi. 
  • SPCH. 
  • Akad Wakalah.
  • Kartu Keluarga. 
  • Akte Kelahiran. 
  • Ijazah.
  • Pas foto. 

Syarat-syarat membuka rekening haji BSI

Tabungan haji Bank Syariah Indonesia tidak hanya bisa dibuka oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Namun tetap untuk mendaftarkan nomor porsi minimal berusia 12 tahun. Persyaratan-persyaratannya antara nasabah anak dan dewasa juga berbeda. 

Persyaratan membuka tabungan haji Bank Syariah Indonesia bagi orang dewasa

  • KTP dan NPWP. 
  • Mengisi formulir dan menandatangani formulir pembukaan rekening.
  • Menyerahkan setoran awal.

Persyaratan bagi anak-anak 

  • KTP orang tua.
  • NPWP orang tua. 
  • Akta kelahiran. 
  • Kartu Keluarga
  • Kartu Identitas Anak. 
  • Mengisi formulir pembukaan rekening. 
  • Menyerahkan setoran awal. 

Setoran awal dan minimal setoran tabungan haji BSI

Pembukaan rekening haji BSI juga membutuhkan setoran awal. Tapi, kamu tenang saja, setoran awalnya sangat ringan kok, jadi siapa saja bisa membukanya. Berikut ini daftar setoran awal dan biaya administrasi Tabungan Mabrur:

Setoran awal Rp100.000
Minimal setoran selanjutnya Rp10.000
Saldo minimum Rp100.000
Biaya administrasi Gratis

Buat kamu yang mau tahu lebih banyak tentang tabungan ataupun asuransi? Lihat pertanyaan populer seputar topik tersebut di Tanya Lifepal.

Tanya jawab seputar tabungan haji BSI