Setoran Tabungan Haji Mandiri Syariah Cuma Rp100 Ribu

tabungan haji syariah

Setiap umat muslim tentu ingin mengunjungi kota suci Mekah untuk melaksanakan ibadah haji. Namun, banyak orang yang terkendala karena biaya haji yang mahal dan kemampuan finansial yang belum memadai.  

Meskipun pada tahun 2020 Indonesia memutuskan untuk tidak melaksanakan ibadah haji karena pandemi yang belum berakhir, tetapi Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI sempat menyepakati besaran rata-rata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahun 1441 H/2020 M atau biaya haji yang dibayar langsung oleh jemaah sebesar Rp35.235.602

Bagaimana dengan ongkos naik haji (ONH) plus? Biayanya berada di kisaran US$8.000 hingga US$12 ribu, yaitu setara dengan kisaran Rp115 juta hingga Rp173 juta.

Angka ini tentu fantastis bagi sebagian orang. Bayangkan berapa biaya yang harus kamu keluarkan jika menunaikan ibadah haji 10 tahun mendatang? Untuk menjawab permasalahan tersebut, beberapa bank di Indonesia menawarkan kemudahan kepada masyarakat dengan membuka layanan tabungan untuk calon jemaah haji.

Salah satu tabungan haji yang layak dipertimbangkan adalah produk Tabungan Mabrur dari Bank Syariah Mandiri (BSM). 

Yuk simak penjelasan mengenai produk tabungan haji dari Bank Syariah Mandiri. 

Apa keunggulan tabungan haji Mandiri Syariah?

Bank Syariah Mandiri menawarkan produk yang ditujukan untuk membantu umat Islam yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah, yaitu Tabungan Mabrur. 

Tabungan dalam mata uang rupiah ini dibuat berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah. Adapun bagi hasil Tabungan Haji Bank Syariah Mandiri adalah 34 persen untuk nasabah dan 66 persen untuk bank. 

Nasabah tidak akan langsung didaftarkan ke dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kementerian Agama oleh Bank kecuali saldo pada rekening Nasabah sudah cukup sesuai ketentuan pemerintah, yaitu Rp25.100.000. 

Selain itu, untuk memastikan bahwa tabungan ini efektif, Bank Syariah Mandiri menetapkan bahwa Tabungan Mabrur tidak dapat dicairkan kecuali untuk melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji/ Umrah (BPIH). 

Menariknya, BSM juga menyediakan Tabungan Mabrur Junior yang merupakan Tabungan haji untuk anak usia di bawah 17 tahun dalam mata uang rupiah.

Tabungan Mabrur dari BSM ini diminati oleh banyak umat Muslim yang berencana melaksanakan ibadah haji. Terbukti tahun 2019 total jamaah haji yang terdaftar melalui Mandiri Syariah dan berhak untuk berangkat tahun tersebut sekitar 79 ribu orang. Jumlah tersebut sekitar 31 persen dari total jamaah haji Indonesia tahun 2019 yang berjumlah 220.000. 

Keuntungan memiliki tabungan haji Mandiri Syariah 

keuntungan tabungan haji

Ada banyak keuntungan yang bisa kamu peroleh jika membuka tabungan haji di BSM. Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Setoran awal minimal rendah, yaitu Rp100 ribu dengan setoran selanjutnya minimal Rp100.000 dan saldo minimal Rp100.000.
  • Gratis biaya administrasi awal dan bulanan.
  • Nasabah dapat mencetak buku tabungan Mabrur Haji dan Umrah di seluruh cabang BSM terdekat.
  • Mendapatkan fasilitas notifikasi saat saldo cukup untuk didaftarkan porsi haji
  • Terhubung langsung dengan SISKOHAT secara online.
  • Dana di rekening Tabungan Mabrur yang terkumpul dapat digunakan/diberikan kepada pihak lain namun tetap dipergunakan untuk mendaftar haji. 
  • Bagi Nasabah yang batal karena meninggal dunia sebelum terdaftar pada SISKOHAT, maka pewarisan hak atas Tabungan Mabrur Haji dan Umrah diserahkan kepada ahli waris yang sah menurut hukum atau pihak lain yang ditunjuk sesuai hukum.
  • Untuk tabungan haji anak, nama yang tercantum di buku tabungan adalah nama anak.

Syarat membuka Tabungan Mabrur BSM

Buat kamu yang beragama Islam dan berminat menunaikan ibadah Haji dan Umrah, berikut ini syarat dan ketentuan untuk daftar Tabungan Mabrur dari Bank Syariah Mandiri.

  • Minimal usia 17 tahun untuk tabungan haji atau 12 tahun untuk tabungan haji anak.
  • Memiliki kartu identitas resmi (KTP/Kartu Identitas Anak) dan Kartu Keluarga.
  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak.
  • Menyerahkan saldo setoran awal.
  • Saldo tabungan mabrur tidak dapat dicairkan kecuali untuk melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji/ Umrah (BPIH).
  • Tidak mendapat fasilitas ATM dan autodebet/pendebetan otomatis.
  • Saldo minimal untuk didaftarkan ke SISKOHAT adalah Rp25.100.000 atau sesuai ketentuan dari Kementerian Agama.
  • Biaya penutupan rekening karena batal Rp25.000.

Untuk lebih jelas, kamu dapat melihat syarat dan ketentuan membuka Tabungan Mabrur BSM di situs resmi Bank Syariah Mandiri, ya. 

Kantor cabang dan layanan nasabah BSM

Jika ada kendala dan pertanyaan terkait Tabungan Mabrur ini, kamu dapat langsung datang langsung ke kantor cabang Bank Syariah Mandiri terdekat. Berikut ini beberapa kantor cabang BSM di kota besar di Indonesia yang dapat kamu kunjungi.

  • Jakarta Pusat: Banking Hall Cab. Thamrin, Jl. M. H. Thamrin No. 5, Jakarta Pusat.
  • Jakarta Selatan: BSM Cab. Jakarta Kalibata, Jl. Raya Pasar Minggu No. 75, Kel. Kalibata, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan.
  • Jakarta Barat: SM Cab. Jakarta Kebon Jeruk Jl. Raya Kebon Jeruk, RT 0010/01, Kel. Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
  • Jakarta Utara: BSM Cab. Jakarta Kemayoran, Perumahan Griya Inti Sentosa Blok A1 Kavling No. 23-24, Kel. Sunter Agung, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara.
  • Jawa Barat: KC Bandung, Jl. Ir. H. Juanda No. 24, Kel. Citarum, Kec. Cibeunying, Bandung, Jawa Barat.
  • Yogyakarta: KC Yogyakarta, Jl. C. Simanjuntak No. 24, Kel. Terban, Kec. Gondokusuman, Yogyakarta.
  • Jawa Tengah: KC Semarang, Jl. Pandanaran No. 90, Kel. Pekunden, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah.
  • Jawa Timur: KC Surabaya, Jl. Raya Darmo No. 17, Surabaya, Jawa Timur.
  • Bali: KC Denpasar, Jl. Raya Puputan No. 114, Kel. Sumerta Klod, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.
  • Aceh: KC Aceh, Jl. Diponegoro No. 6, Banda Aceh, Aceh.
  • Sumatera Barat: KC Padang, Jl. Belakang Olo No. 47, Kel. Kampung Jawa, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.
  • Sumatera Utara: KC Medan, Jl. Jenderal Achmad Yani No. 100, Medan, Sumatera Utara.
  • Lampung: KC Bandar Lampung, Jl. Diponegoro No. 189, Kel. Gotong Royong, Kec. Gotong Royong, Kota Bandar Lampung, Lampung.
  • Sulawesi: KC Manado, Kawasan Mega Mas, Jl. Piere Tendean Boulevard Blok I D-1 No. 28, Manado, Sulawesi Utara.
  • Kalimantan: KC Banjarmasin, Jl. Lambung Mangkurat No. 16, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
  • Papua: KC  Jayapura, Komplek Perniagaan Kelapa Dua – Entrop Jl. Raya Kelapa Dua No. 1-2, Entrop, Jayapura, Papua.

Selain mengunjungi kantor cabang BSM, kamu juga dapat menghubungi call center Bank Syariah Mandiri di nomor 14040. Nasabah juga dapat mengirimkan form aduan pelanggan yang tertera di situs BSM. 

Kapan saat yang tepat untuk membuka tabungan haji Mandiri Syariah?

Ibadah haji sepertinya menjadi impian sebagian besar seluruh umat Islam di dunia. Tak heran, jika setiap tahun jumlah jamaah haji dari Indonesia sangatlah banyak. Kuota haji tahun 2020 saja sebanyak 231.000. Sebelumnya 221.000 jemaah, terdiri atas 204.000 jemaah haji reguler dan 17 ribu jemaah haji khusus. Kuota ini dibagi untuk 34 provinsi. 

Meski ada penetapan jumlah jamaah, peminat ibadah haji mencapai tiga kali lipat, yakni 600.000 orang. Untuk itu, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, menetapkan dan merilis masa tunggu antrean

Lamanya masa tunggu ibadah haji ini tergantung pada perbandingan antara kuota dengan jumlah haji yang mendaftar. Rata-rata masa tunggu keberangkatan haji secara nasional saat ini 18 tahun. Masing-masing daerah memiliki masa tunggu yang berbeda. Masa tunggu keberangkatan haji tercepat adalah Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, dengan waktu tunggu 7 tahun.

Selain daerah itu, masa tunggu haji di atas 10 tahun. Luar biasa, bukan? 

Jika kamu sangat ingin berangkat haji atau memberangkatkan orang tuamu haji, lebih baik menabung mulai dari sekarang. 

Misalnya, kamu menyisihkan Rp500 ribu untuk tabungan haji, maka agar biaya setoran awal haji sesuai aturan pemerintah, yakni Rp25 juta, kamu perlu menabung selama 4 tahun 2 bulan. 

Kamu masih perlu menabung sebesar Rp11 juta lagi sisanya untuk memenuhi total biaya haji reguler sebesar Rp36 juta. 

Nah, dengan menyisihkan menyisihkan Rp500 ribu, kamu bisa mengumpulkan ongkos haji dalam 8 tahun. Yuk mulai buka tabungan haji sekarang!

Alasan lebih baik menabung untuk haji  

merencanakan ibadah di masa depan

Saat kamu memiliki impian melaksanakan ibadah haji di usia muda, lebih baik memiliki tabungan haji mulai dari sekarang. Tabungan haji akan membantu mendorongmu meraih impian beribadah ke Tanah Suci lebih cepat, lho. 

Tak hanya membuatmu lebih konsisten, ada beberapa kelebihan jika kamu menabung haji dibandingkan langsung membayar tunai. 

1. Dana tersimpan aman

Tabungan haji tersimpan di Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). Artinya, uang yang kamu tabung akan tersimpan dengan aman dan terjamin karena BPS BPIH memiliki karakteristik salah satunya adalah kondisi kesehatan bank yang baik.

Selain itu, seperti disebutkan di situs resmi OJK, BPS BPIH wajib menjaminkan dana nasabahnya pada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). BPS BPIH juga terdaftar di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Sebelum memilih bank tabungan haji, kamu bisa mengecek status terdaftar sebagai BPS BPIH pada situs haji.kemenag.go.id.

2. Hanya bisa cair untuk ibadah haji

Tabungan haji tidak dapat dicairkan untuk keperluan lain dan hanya dapat digunakan untuk biaya ibadah haji saja. Jika kamu mengumpulkan dana di tabungan biasa, tentu akan mudah tergoda menggunakannya untuk keperluan lain, bukan? 

Karena itu, sebaiknya membuka tabungan khusus haji karena akan memastikan dana yang kamu kumpulkan bertahun-tahun memang digunakan berdasarkan tujuannya, yaitu ibadah haji.

3. Mempermudah saat mendaftar haji

Sesuai namanya, tabungan haji tentu akan memudahkan nasabahnya dalam mewujudkan impian ke tanah suci. Jadi, apabila dana telah mencapai Rp25 juta, bank akan meminta nasabah untuk mendaftar ke Kementerian Agama. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi antrean haji yang memakan waktu bertahun-tahun.

Nantinya, setelah melakukan registrasi, nasabah mendapatkan lembar Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) yang ditandatangani oleh pejabat Kemenag. Selanjutnya, nasabah harus membawa SPPH ke bank untuk mendapatkan nomor porsi haji. Apabila sudah, nasabah pun memasuki masa tunggu keberangkatan haji sesuai dengan regulasi Kemenag. 

Mulai tertarik membuka tabungan haji? Yuk ketahui rekomendasi tabungan haji terbaik dari bank-bank syariah lainnya di Lifepal!