Tabungan Haji Terbaik 2021 – Cara Daftar dan Simulasi Hitung

tabungan haji

Tabungan haji adalah simpanan yang digunakan untuk mempersiapkan dana perjalanan ibadah haji. Biaya perjalanan haji sendiri berbeda-beda antardomisili keberangkatan dengan harga rata-rata di atas Rp30 jutaan. 

Mengingat harganya yang terbilang mahal bagi sebagian orang, dengan tabungan ini, masyarakat bisa mencicil biaya tersebut jauh-jauh hari. 

Tabungan untuk mempersiapkan ibadah haji bisa dibuka dengan persyaratan yang mudah, cukup melampirkan data diri dan menyerahkan setoran awal yang sangat terjangkau. Setoran awal untuk pembukaan berkisar dari Rp0 – Rp500 ribu. 

Dengan setoran awal yang ringan kamu sudah bisa memulai mempersiapkan dana keberangkatan, plus gak perlu khawatir dengan nasib perjalanan ibadah hajimu nanti. Karena produk tabungan haji biasanya telah disertakan asuransi jiwa syariah khusus nasabahnya. 

Asuransi yang menyertai peserta ibadah haji dan umrah biasanya termasuk asuransi perjalanan. Selain memberikan jaminan atas kesehatan dan jiwa kamu, proteksi ini juga menjamin barang bawaan selama perjalanan.

1. Tabungan haji BNI Syariah

BNI Syariah meluncurkan Tabungan iB Baitullah Hasanah. Fitur tabungan haji BNI Syariah ini cukup lengkap yaitu: 

  • Menyediakan pilihan akad mudhabarah dan wadiah
  • Setoran awal minimal Rp100 ribu/US$5 (wadiah) dan Rp500 ribu/US$50 (mudharabah)
  • Hanya dapat dicairkan untuk melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji, bukan diambil untuk keperluan lain
  • Sudah online dengan Siskohat Kementerian Agama
  • Bebas biaya administrasi bulanan
  • Bebas biaya penutupan rekening (tabungan rupiah)
  • Gratis asuransi kecelakaan diri (tabungan rupiah)
  • Autokredit untuk setoran bulanan dari rekening Tabungan iB Hasanah/Bisnis Hasanah/Prima Hasanah
  • Dapat didaftarkan menjadi calon jemaah haji melalui Siskohat
  • Syarat mendaftar adalah kartu tanda penduduk/paspor.

Jika kamu tertarik melakukan pembukaan, berikut ini persyaratan dan cara daftar tabungan haji di BNI.

Syarat buka rekening tabungan haji BNI Syariah

Di bawah ini syarat-syarat yang harus dilengkapi kalau ingin membuka rekening tabungan haji BNI Syariah.

  • KTP/Paspor.
  • Setoran awal minimal Rp500 ribu.
  • Setoran selanjutnya minimal Rp5 ribu.
  • Pembukaan harus dilakukan di cabang BNI atau BNI Syariah sesuai domisili nasabah dalam satu provinsi yang sama. 
  • Cara daftar tabungan haji BNI Syariah.

Setelah persyaratan-persyaratan tersebut kamu persiapkan, kamu bisa langsung melakukan pembukaan di Kantor Cabang BNI atau BNI Syariah terdekat. 

  • Datangi Kantor Cabang BNI atau BNI Syariah terdekat (pastikan lokasi kantor satu domisili atau satu provinsi dengan tempat tinggalmu).
  • Sampaikan tujuan ke customer service untuk melakukan pembukaan tabungan haji.
  • Mengisi formulir pembukaan rekening.
  • Menyerahkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, seperti salinan identitas diri.
  • Menyerahkan setoran awal sebesar Rp500 ribu.
Ketika memutuskan untuk ibadah haji, pastikan kamu terproteksi oleh asuransi syariah yang memberikan pertanggungan jika terjadi risiko kesehatan selama beribadah haji.

2. Tabungan haji Mandiri

Bank Syariah Mandiri memiliki program tabungan yang diberi nama Tabungan Mabrur. Tabungan ini ditujukan untuk membantu keberangkatan calon haji dengan syarat setoran awal yang ringan. 

Fitur yang ditawarkan antara lain:

  • Berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah
  • Setoran awal minimal Rp100 ribu
  • Setoran selanjutnya minimal Rp100 ribu
  • Hanya dapat dicairkan untuk melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji, bukan diambil untuk keperluan lain
  • Saldo minimal untuk didaftarkan ke Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Rp25.500.000 atau sesuai dengan ketentuan Kementerian Agama
  • Biaya penutupan rekening karena dibatalkan nasabah Rp25 ribu
  • Sudah online dengan Siskohat Kementerian Agama
  • Ada fasilitas dana talangan haji untuk kemudahan mendapatkan porsi haji
  • Syarat mendaftar: kartu tanda penduduk/surat izin mengemudi/paspor.
Tips Lifepal! Untuk membuka tabungan haji, kamu bisa mendapatkan hingga 30 juta per bulan dengan menjadi agen asuransi.

3. Tabungan haji Mandiri Syariah

Tabungan khusus kategori untuk ibadah haji lainnya adalah Tabungan Mabrur dari Mandiri Syariah.

Tabungan Mabrur adalah Tabungan dalam mata uang rupiah untuk membantu pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

Berikut ini beragam manfaat Tabungan Mabrur:

  • Gratis biaya administrasi bulanan
  • Mendapatkan fasilitas notifikasi saat saldo cukup untuk didaftarkan porsi haji
  • Online dengan Siskohat Kementerian Agama.

Adapun fitur-fitur tabungan ini terdiri dari:

  • Berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah.
  • Tidak dapat dicairkan kecuali untuk melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji/ Umrah (BPIH).
  • Setoran awal minimal Rp100.000.
  • Setoran selanjutnya minimal Rp100.000.
  • Saldo minimal Rp100.000
  • Saldo minimal untuk didaftarkan ke SISKOHAT adalah Rp25.100.000 atau sesuai ketentuan dari Kementerian Agama
  • Biaya penutupan rekening karena batal Rp25.000.

Untuk membuka tabungan khusus kategori untuk ibadah haji ini harus membawa persyaratan berupa KTP dan NPWP.

4. Tabungan haji BRI

BRI memiliki usaha syariah yang juga menawarkan tabungan haji BRI Syariah. Berikut ini beberapa fiturnya: 

  • Dana diikutsertakan dalam program penjaminan pemerintah
  • Setoran awal Rp50 ribu atau US$50
  • Setoran selanjutnya minimal Rp10 ribu
  • Hanya dapat dicairkan untuk melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji, bukan diambil untuk keperluan lain
  • Saldo minimal untuk didaftarkan ke Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Rp25.050.000 atau sesuai dengan ketentuan Kementerian Agama
  • Sudah online dengan Siskohat Kementerian Agama
  • Gratis asuransi jiwa dan kecelakaan
  • Gratis biaya administrasi bulanan
  • Bagi hasil kompetitif
  • Pemotongan zakat otomatis dari bagi hasil
  • Syarat mendaftar: kartu tanda penduduk* (WNI) ; Paspor dan KIMS/KITAP/KITAS (WNA)
  • Pembukaan rekening disarankan untuk dilakukan di Kantor Cabang BRI sesuai dengan wilayah domisili KTP.  Pembukaan rekening di luar wilayah domisili KTP harus disertai Surat Keterangan Domisili.

5. Tabungan haji BTN

BTN gak cuma punya layanan khusus buat masyarakat yang hendak mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR).  Buat masyarakat yang hendak naik haji, bank milik pemerintah ini juga bisa membantu. Fitur tabungan haji BTN yaitu: 

  • Setoran awal dan saldo minimal Rp100 ribu
  • Setoran selanjutnya minimal Rp100 ribu
  • Tak ada biaya administrasi bulanan
  • Hanya dapat dicairkan untuk melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji, bukan diambil untuk keperluan lain
  • Saldo minimal untuk didaftarkan ke Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Rp25 juta atau sesuai dengan ketentuan Kementerian Agama
  • Sudah online dengan Siskohat Kementerian Agama
  • Syarat mendaftar: kartu tanda penduduk.

6. Tabungan haji Muamalat

Berikutnya, Bank Muamalat punya produk khusus tabungan haji/umroh dengan fitur berikut: 

  • Menggunakan akad Wadi’ah Yad Dhamanah
  • Menyediakan pilihan setoran dalam rupiah dan dolar Amerika Serikat
  • Setoran awal tidak ada (RTJH : Rp 25 Juta)
  • Saldo minimum Rp50 ribu/US$5.
  • Gratis biaya administrasi
  • Biaya penggantian buku tabungan Rp10 ribu
  • Biaya penutupan tabungan tidak ada
  • Hanya dapat dicairkan untuk membiayai ongkos naik haji
  • Setoran bisa ditransfer dari rekening non-Bank Muamalat
  • Syarat mendaftar adalah KTP/SIM untuk WNI;  KIMS/KITAS dan Paspor untuk WNA.

7. Tabungan haji BCA Syariah

Melalui produk Tahapan Mabrur iB BCA Syariah, kamu bisa mewujudkan mimpimu ke Baitullah. Berikut ini fitur dan keuntungan Tabungan Haji dari BCA Syariah:

  • Menggunakan akad bagi hasil (mudharabah mutlaqah) 
  • Setoran awal Rp100 ribu
  • Setoran selanjutnya minimal Rp50 ribu
  • Bisa memilih jenis setoran fleksibel atau setoran terjadwal
  • Untuk setoran terjadwal yang dipotong secara otomatis dari rekening utama dengan minimal Rp50 ribu setiap tanggal 1 s/d 28 setiap bulan
  • Bebas biaya administrasi
  • Tersedia Biro Perjalanan Umrah terpercaya kerja sama bank.

8. Tabungan haji CIMB Niaga Syariah

CIMB Niaga Syariah memiliki Tabungan IB Rencana Haji Niaga Syariah dengan fitur dan keuntungan sebagai berikut:

  • Menggunakan akad Mudharabah Muthlaqah 
  • Bebas menentukan jangka waktu tabungan mulai dari 6 Bulan sampai 240 bulan
  • Tidak ada ketentuan minimal setoran awal
  • Setoran rutin bulanan minimal Rp100 ribu
  • Tersedia dalam mata uang Rupiah dan USD
  • Laporan mutasi tabungan dikirimkan setiap 3 bulan atau dapat diperoleh melalui Phone banking 14041, Go Mobile dan CIMB Clicks yang kini bernama OCTO.
  • Gratis biaya administrasi bulanan, biaya administrasi gagal debet Rp2.500 per bulan setelah 2x gagal debet dan biaya penutupan rekening sebelum jatuh tempo Rp50 ribu
  • Nisbah / Bagi Hasil* 48.2% (Indikasi Ekuivalen Rate 4% p.a.).

9. Tabungan haji Danamon Syariah

Bank Danamon Syariah juga menyediakan tabungan berjangka untuk keperluan ibadah haji yang bernama Tabungan Rencana Haji iB. Berikut ini keuntungan dan fiturnya:

  • Menggunakan akad bagi hasil (Mudharabah) dalam mata uang rupiah 
  • Bagi hasil Tabungan Haji Danamon Syariah adalah Nasabah 20% dan Bank 80%
  • Bisa memilih jangka waktu 6 sampai 72 bulan
  • Dana akan di debet setiap bulan melalui proses auto debet dari rekening sumber ke rekening Tabungan Rencana Haji iB 
  • Setoran rutin bulanan mulai dari Rp300 ribu sampai dengan Rp5 juta
  • Gratis semua biaya Biaya Administrasi Bulanan, Biaya Gagal Debet dan Biaya Penutupan Rekening Sebelum Jatuh Tempo
  • Mendapatkan pertanggungan asuransi Syariah (selama Nasabah melakukan setoran rutin bulanan) sampai dengan Rp200 juta 
  • Mendapatkan notifikasi jika dana telah mencukupi untuk mendaftar Haji.

10. Tabungan haji Bank Bukopin Syariah

Selanjutnya adalah Bank Bukopin Syariah yang meluncurkan tabungan rencana haji ditujukan untuk perorangan dalam bentuk mata uang rupiah dengan fitur berikut:

  • Menggunakan akad yang digunakan adalah akad Wadi’ah Yad Dhamanah  
  • Dana dalam tabungan Haji tidak dapat ditarik, kecuali ditutup
  • setoran awal Rp500 ribu
  • setoran selanjutnya Rp100 ribu 
  • Gratis biaya administrasi  
  • Dilindungi asuransi jiwa dan kecelakaan selama menabung.

11. Tabungan haji Panin Syariah

Panin Dubai Syariah merilis tabungan haji PaS iB. Ini dia keuntungan dan fitur tabungan PaS iB Panin Syariah:

  • Menggunakan akad Wadiah Yad Dhamanah 
  • Sistem pembagian keuntungan bukan bagi hasil namun berupa bonus yang akan diberikan kepada nasabah namun tidak diperjanjikan di awal
  • Tidak dapat dilakukan penarikan kecuali untuk pembayaran biaya ibadah Haji
  • Setoran Awal Rp500 ribu
  • Saldo minimum Rp100 ribu
  • Gratis biaya administrasi 
  • Disediakan proteksi Asuransi Jiwa untuk nasabah yang telah melakukan setoran awal haji dan saldo di rekeningnya minimal Rp3 juta dan Asuransi Baggage Loss ketika nasabah yang memenuhi kualifikasi berangkat haji
  • Terkoneksi secara online dengan SISKOHAT DEPAG.

12. Tabungan haji Mega Syariah

Bank Mega Syariah mengeluarkan tabungan ini ditujukan untuk nasabah perorangan yang memiliki fitur dan manfaat berikut:

  • Menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah 
  • Dana tidak dapat ditarik, kecuali untuk setoran awal porsi haji dan setoran pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji
  • Setoran awal Rp200 ribu
  • Setoran minimum selanjutnya Rp100 ribu 
  • Setoran Porsi Haji Rp25.100.000
  • Gratis biaya administrasi 
  • Terkoneksi online dengan SISKOHAT Kementerian Agama dan Mendapatkan porsi Haji melalui switching SISKOHAT setelah memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Kemenag. Autodebet untuk setoran bulanan.

13. Tabungan haji Pegadaian Syariah

Rekomendasi tabungan khusus kategori untuk ibadah haji lainnya adalah Pegadaian Syariah. Walau berfokus pada usaha pinjaman syariah, Pegadaian Syariah menawarkan produk bernama Arrum Haji.

Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika memilih membuka tabungan di Pegadaian Syariah yaitu:

  • Memperoleh tabungan haji yang langsung dapat digunakan untuk memperoleh nomor porsi haji
  • Mendapat kepastian Nomor Porsi Haji.
  • Jangka waktu 5 tahun 
  • Jaminan Emas Batangan (LM) minimal 3,5 gr atau emas perhiasan berkadar minimal 70 % dengan berat sekitar 7 gram
  • Emas dan Dokumen haji aman tersimpan di Pegadaian
  • Biaya pemeliharaan barang jaminan terjangkau
  • Jaminan emas dapat dipergunakan untuk pelunasan biaya haji pada saat lunas.
  • Bisa untuk anak yang sudah berusia 12 tahun.

Keuntungan tabungan haji

Berikut ini beberapa keuntungan yang bakal kamu dapatkan bila membuka tabungan haji untuk mempersiapkan keberangkatan ibadah ke Tanah Suci.

1. Dana tersimpan aman

Tabungan haji tersimpan di Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). 

Artinya, uang yang kamu tabung akan tersimpan dengan aman dan terjamin karena BPS BPIH memiliki karakteristik salah satunya adalah kondisi kesehatan bank yang baik.

2. Tidak mudah dicairkan

Daripada menabung di tabungan umum, lebih baik kamu menabung di tabungan khusus ini agar lebih efektif dan efisien dalam mencapai tujuan menabung.

Karena pada tabungan ini, kamu tidak bisa sembarangan mencairkan uangnya kecuali untuk keperluan haji.

Jika kamu mengumpulkan dana di tabungan biasa, tentu akan mudah tergoda untuk menggunakannya uang tabungan tersebut demi keperluan lain, bukan?

3. Mempermudah saat mendaftar haji

Apabila saldo tabungan telah mencapai Rp25 juta, bank akan meminta nasabah untuk mendaftar ke Kementerian Agama. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi antrean haji yang memakan waktu bertahun-tahun.

4. Tidak ada biaya administrasi atau bunga

Karena tabungan ini diperuntukan untuk beribadah ke Tanah Suci, pengelolaannya pun dipastikan telah sesuai dengan syariat Islam. Tujuannya supaya ibadah haji semakin nyaman, lancar, dan berkah sesuai ajaran agama.

Oleh sebabnya, tabungan ini tidak membebankan biaya administrasi saat pembukaan dan bunga bagi hasil keuntungan. Seperti yang diketahui, bunga merupakan salah satu praktek riba yang dilarang oleh ajaran Islam.

5. Sudah dilengkapi dengan asuransi

Beberapa lembaga keuangan yang menyediakan tabungan khusus perjalanan ibadah ini telah menyertakan asuransi jiwa bagi nasabahnya. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi nasabah karena bisa memberikan rasa aman saat beribadah.

Biaya perjalanan ibadah haji 2021

Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) masing-masing kota keberangkatan berbeda-beda. Dan, untuk daftar BPIH pada 2021 saat ini masih belum ada.

Pasalnya, hingga saat ini, pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 masih belum jelas. Pemerintah Indonesia belum mendapatkan kuota haji untuk pemberangkatan ibadah haji tahun 2021.

Yang pasti, untuk penyelenggaraan haji tahun 2021 akan ada kenaikan pengenaan pajak sebesar 15%. Kondisi tersebut perlu disikapi karena akan berdampak pada biaya operasional ibadah haji tahun 2021.

Penerapan sejumlah protokol dan pemberian vaksin nantinya juga akan memengaruhi biaya kesehatan jamaah. Biayanya akan menyesuaikan dengan jenis pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tahun depan.

Skema menabung untuk ibadah haji

Cara kerja dari tabungan ini sebenarnya sama seperti tabungan-tabungan pada umumnya, cuma yang membedakan adalah tujuannya.

Kalau tabungan umum untuk memperkaya aset, tabungan untuk ibadah ini bertujuan memenuhi biaya perjalanan haji.

Nantinya setelah melakukan pembukaan, nasabah diharuskan untuk menabung hingga batas yang ditentukan Kementerian Agama untuk mendapatkan nomor porsi (nomor keberangkatan). Batas saldo di tabungan tersebut sebesar Rp25 juta.

Jadi, nasabah harus menabung hingga Rp25 juta. Setelah mencapai Rp25 juta, pihak bank ataupun nasabah akan didaftarkan ke Kementerian Agama dalam daftar calon jemaah haji.

Setelah terdaftar, nasabah tinggal menunggu waktu keberangkatan sembari melunasi biaya yang kurang. Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) rata-rata di atas Rp30 juta. Bila nasabah telah menyetor Rp25 juta, nasabah perlu melunasi lebih dari Rp5 jutaan. 

Jemaah haji yang akan diberangkatkan pada penyelenggaraan haji 1442 H/ 2021 M adalah jemaah haji yang berhak berangkat dan telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) pada rencana penyelenggaraan haji tahun 1441 H/ 2020 M. Serta belum melakukan pembatalan hajinya.

Sementara yang belum melakukan pelunasan saat ini, tetap masuk porsi daftar jamaah yang berhak melakukan pelunasan, untuk tahun berikutnya.

Bila yang melakukan penundaan tak kunjung melunasi pula, maka porsi cadangan dapat masuk daftar berangkat bila melakukan pelunasan.

Simulasi tabungan haji

Nasabah bisa mendapatkan nomor porsi (nomor keberangkatan) bila saldo tabungannya telah menyentuh Rp25 juta. 

Berikut ini simulasi waktu mendapatkan nomor porsi berdasarkan jumlah setoran tiap bulannya dengan setoran awal saat pembukaan Rp100 ribu.

Memperoleh Nomor Porsi di tahun ke- Setoran tetap
Tahun ke-1 Rp2.075.000 per bulan
Tahun ke-2 Rp1.037.500 per bulan
Tahun ke-3 Rp692.000 per bulan
Tahun ke-4 Rp519.000 per bulan
Tahun ke-5 Rp415.000 per bulan
Tahun ke-6 Rp346.000 per bulan
Tahun ke-7 Rp297.000 per bulan
Tahun ke-8 Rp260.000 per bulan
Tahun ke-9 Rp231.000 per bulan
Tahun ke-10 Rp207.500 per bulan

Pertanyaan seputar tabungan haji

Apa itu tabungan haji?

Tabungan haji adalah simpanan atau tabungan yang digunakan untuk mempersiapkan dana perjalanan ibadah haji. Biaya perjalanan haji sendiri tidaklah murah, rata-rata di atas Rp30 juta.

Oleh sebab itu perlu perencanaan dan persiapan finansial yang matang dari calon nasabahnya.

Tabungan ini membantu nasabah lebih konsisten dalam menabung untuk mencapai tujuan berhaji. Sebab, tabungan haji tidak bisa diambil seenaknya selain untuk keperluan haji.

Manfaat-manfaat tabungan haji apa saja?

Ada banyak manfaat yang didapatkan bila kita memutuskan untuk melakukan pembukaan tabungan khusus ini, di antaranya:

  • Biaya pembukaan tabungan gratis.
  • Beberapa perbankan memberikan persyaratan setoran awal yang sangat ringan, bahkan gratis.
  • Setoran bulanannya bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial.
  • Sudah online dengan SISKOHAT Kementerian Agama.
  • Beba Riba.
  • Beberapa perbankan telah menyertakan asuransi jiwa kepada nasabah tabungan haji.

Bank-bank mana saja yang menyediakan tabungan haji?

Berikut ini daftar lembaga perbankan yang menyediakan produk tabungan untuk membiayai ibadah haji:

  • Bank BRI
  • Bank BNI
  • Bank Mandiri
  • Bank Muamalat
  • Bank BTN
  • Bank Mega
  • Bank BCA
  • Bank Bukopin
  • Bank Danamon
  • Bank Panin
  • Bank CIMB.

Berapa setoran tabungan haji?

Setoran awal tabungan ini tergantung dari lembaga perbankan penyedia layanan tabungan. Misalnya saja, BRI mengharuskan nasabahnya melakukan setoran awal Rp50 ribu, sedangkan Bank Mandiri mensyaratkan nasabahnya menyetor Rp100 ribu.

Berapa lama menabung di tabungan haji?

Menabung untuk ibadah haji bergantung pada besaran setoran tiap bulannya. Semakin banyak dan rutin, tentu semakin cepat untuk mendapatkan nomor porsi keberangkatan haji.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →