9 Keuntungan Tabungan Pendidikan Mandiri [Plus Kekurangannya]

Tabungan Pendidikan Mandiri

Salah satu cara untuk mempersiapkan biaya pendidikan bagi anak adalah menyimpan uang di program tabungan pendidikan. Bank Mandiri menjadi satu dari sekian banyak bank yang menyediakan produk tabungan pendidikan, yaitu Tabungan Pendidikan Mandiri.

Kita dapat menyimpan dana untuk keperluan pendidikan melalui program Mandiri Tabungan Rencana milik Bank Mandiri.

Melalui program ini, kita sebagai orang tua bisa menyimpan uang secara berkala untuk keperluan pendidikan anak di masa depan.

Lewat program ini, kita akan menyetor uang dalam jumlah tertentu setiap bulan ke bank. Pihak bank juga bisa membantu melakukan penyetoran wajib melalui sistem autodebet jika kita tidak mau direpotkan dengan penyetoran manual tiap bulan.

Pada satu sisi yang terbilang bermanfaat, kita akan dipaksa untuk menabung tiap bulan untuk mengejar target memiliki uang dalam jumlah tertentu di masa depan.

Akhirnya, uang yang kita kumpulkan bisa digunakan untuk biaya pendidikan anak.

Syarat dan keuntungan Tabungan Pendidikan Mandiri

Terdapat beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi agar dapat menjadi nasabah tabungan pendidikan di Bank Mandiri yang disebut dengan produk Mandiri Tabungan Rencana.

  • Penabung berusia minimal 18 tahun dan berusia maksimal 70 tahun pada saat Mandiri Tabungan Rencana jatuh tempo.
  • Memiliki Mandiri Tabungan atau Mandiri Giro sebagai rekening sumber setoran.
  • Mengisi formulir aplikasi pembukaan Mandiri Tabungan Rencana.
  • Jika kita tidak membayar setoran rutin bulanan sebanyak tiga kali, maka sistem secara otomatis akan menutup rekening Mandiri Tabungan Rencana.

Beberapa poin di bawah ini akan menjadi keuntungan kita sebagai nasabah, antara lain:

  1. Gratis biaya administrasi.
  2. Ada opsi fasilitas autodebet.
  3. Kebebasan menentukan dan mengubah setoran bulanan, dimulai dari Rp100.000 atau US$10 per bulan.
  4. Kita dapat menambahkan dana ke rekening Mandiri Tabungan Rencana di luar setoran bulanan dengan bebas.
  5. Jangka waktu yang fleksibel, yaitu 1-20 tahun.
  6. Perlindungan asuransi gratis. Terkait hal ini, Bank Mandiri bekerjasama dengan PT AXA Mandiri Financial Services dalam memberikan perlindungan asuransi bagi penabung hingga Rp5 juta atau US$500 per bulan bagi setiap penabung.
  7. Konsultasi gratis dengan customer service profesional.
  8. Suku bunga di atas suku bunga tertinggi Mandiri Tabungan.
  9. Tersedia dalam valuta rupiah dan dolar AS.

Kekurangan Tabungan Rencana Mandiri sebagai Tabungan Pendidikan

Meskipun memiliki banyak manfaat dan keuntungan, bukan berarti tabungan pendidikan ini tidak punya kekurangan.

Kamu harus mengetahui apa saja kekurangannya agar kamu bisa mempertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan menabung di tabungan pendidikan.

Beberapa kekurangan tersebut, yaitu:

  • Risiko tabungan yang tidak cukup untuk membiayai sekolah
  • Hanya cocok untuk tujuan jangka pendek
  • Asuransi jiwa dari tabungan pendidikan bukan andalan
  • Tidak bisa mengubah instrumen

1. Risiko tabungan yang tidak cukup untuk membiayai sekolah

Kok bisa? Lalu untuk apa menabung di tabungan pendidikan jika biaya pendidikan anak tidak tercukupi?

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, rata-rata kenaikan uang pangkal sekolah di Indonesia adalah 10 – 15 persen per tahun. Sementara bunga tabungan pendidikan Mandiri paling besar hanya 3,25 persen.

Artinya, kamu harus menyisihkan uang dalam jumlah besar untuk menabung di tabungan pendidikan untuk menutup selisih tersebut. Sanggup?

Jika tidak, kamu harus mencari investasi lain dengan bunga yang lebih tinggi, agar target dana pendidikan bagi anakmu tercapai.

2. Hanya cocok untuk tujuan jangka pendek

Rendahnya bunga tabungan pendidikan membuatnya tidak cocok untuk rencana jangka panjang. Apalagi jika rencana jangka panjangmu membutuhkan dana besar. Lebih baik menggunakan produk investasi lain yang menyediakan keuntungan tinggi, seperti obligasi atau saham.

Selain itu, dana yang kamu simpan di tabungan pendidikan biasanya tidak bisa kamu tarik sebelum jatuh tempo. Meskipun beberapa bank membolehkannya, kamu akan dikenakan denda penarikan sebesar Rp 150.000. Jika kamu membutuhkan dana darurat, ketentuan tersebut bisa jadi akan merepotkan kamu.

3. Asuransi jiwa dari tabungan pendidikan bukan andalan

Walaupun tabungan rencana Mandiri sudah menyertakan asuransi jiwa gratis, sebaiknya kamu jangan terlalu mengandalkan fasilitas ini untuk perlindungan keluarga.

Perlu diingat, asuransi jiwa yang disertakan dalam tabungan rencana Mandiri hanya memberikan perlindungan terhadap iuran bulanan nasabah.

Misalnya, nasabah mengalami ketidakmampuan total tetap atau meninggal dunia, maka pihak asuransi akan meneruskan iuran bulanan nasabah maksimal sebesar Rp 5.000.000

4. Tidak bisa mengubah instrumen

Dengan mengikuti tabungan rencana, kamu berarti memilih instrumen dengan bunga yang kecil tapi risikonya kecil. Jika kamu ingin beralih ke instrumen lain yang menurutmu lebih baik, kamu harus menghentikan dulu tabungan rencana ini, baru bisa beralih ke instrumen lain.

Hal ini bisa merugikan, padahal kondisi selalu berubah. Oleh sebab itu, investasi haruslah fleksibel.

Jadi, jika kamu ingin menabung untuk dana pendidikan dalam jangka panjang, sebaiknya ambil instrumen dengan return yang tinggi meskipun risikonya juga besar.

Namun, jika untuk tujuan jangka pendek, kamu bisa mengandalkan tabungan rencana ini.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dari Tabungan Rencana Mandiri

Besaran iuran bulanan tabungan rencana Mandiri dapat diubah sesuai dengan kadar kesanggupan nasabah. Kamu bisa meningkatkan iuran bulanan dari Rp 300.000 menjadi Rp 500.000 per bulan, atau kamu dapat menurunkannya menjadi Rp 200.000 per bulan.

Tapi jika terjadi ketidakmampuan total tetap atau meninggal dunia, iuran per bulan yang diganti perusahaan asuransi hanya sebesar rata-rata iuran selama 6 bulan terakhir sebelum klaim.

Hal lain yang perlu kamu ketahui adalah tabungan kamu akan ditutup secara otomatis, jika kamu tidak membayar setoran rutin bulanan sebanyak tiga kali.

Adapun setoran yang sudah masuk akan dipindahbukukan ke rekening penampungan, tentunya setelah dipotong biaya dan denda.

Bunga Tabungan Rencana Mandiri

Setelah kamu mengetahui kelebihan dan kekurangan tabungan rencana Mandiri, kamu bisa menilai apakah produk investasi ini cocok untuk keuangan dan rencana masa depanmu.

Ini rincian bunga tabungan rencana Mandiri yang dapat kamu jadikan bahan pertimbangan dan perbandingan dengan instrumen investasi lain:

Jangka Waktu Suku Bunga
1 – 3 tahun 2,50 persen
4 – 9 tahun 2,75 persen
10 – 14 tahun 3,00 persen
>15 tahun 3,25 persen

Perbedaan tabungan pendidikan dengan tabungan biasa

Dengan Mandiri Tabungan Rencana, kita mendapat perlindungan asuransi secara gratis (premi asuransi dibayar Bank Mandiri), plus bunga yang relatif lebih tinggi.

Jika terjadi ketidakmampuan total tetap atau meninggal dunia, perusahaan asuransi yang akan meneruskan setoran rutin bulanan kita, yaitu maksimal Rp5 juta atau US$500 per bulan untuk setiap penabung.

Dengan demikian pada akhir jangka waktu yang telah disepakati, kita akan tetap menerima hasil tabungan beserta bunganya.

Selain itu, kita bisa mendapatkan sisa setoran rutin bulanan di muka setelah memperhitungkan Net Present Value (NPV) dengan tingkat suku bunga diskonto yang berlaku.

Sebagai ilustrasi, kita sebagai nasabah Mandiri Tabungan atau Mandiri Giro Rupiah mengajukan keinginan untuk membuka dua rekening Mandiri Tabungan Rencana untuk putra dan putri.

Tiap-tiap rekening akan disetorkan Rp1 juta secara rutin tiap bulan selama 10 tahun.

Jika di tahun ke-5 terjadi sesuatu pada kita, maka pihak asuransi secara otomatis yang akan meneruskan setoran rutin bulanan hingga pada akhir jangka waktu yang disepakati, yaitu tahun ke-10.

Dengan demikian, putra-putri kita akan tetap menerima hasilnya pada tahun ke-10 dengan masing-masing sebesar Rp135.750.230,91 (dengan asumsi suku bunga 3 persen per tahun setelah dipotong pajak).

Sebagai bagian dari keuntungan, kita dapat mengubah jumlah setoran rutin bulanan sesuai yang kita inginkan. Misalnya, setoran rutin bulanan kita Rp150.000, tapi pada suatu waktu kita bisa saja mengubahnya menjadi Rp450.000 setiap bulan atau setelah itu menguranginya menjadi Rp350.000 lagi.

Jika terjadi ketidakmampuan total tetap atau meninggal dunia, patokan nilai pertanggungan yang akan digunakan oleh pihak asuransi adalah rata-rata setoran pada enam bulan terakhir sebelum klaim.

Demikian penjelasan mengenai tabungan pendidikan Bank Mandiri! Semoga bermanfaat untuk kita yang berniat mempersiapkan biaya pendidikan buat anak, ya! Simak terus artikel-artikel bermanfaat lainnya di lifepal.co.id!