Pilih Tabungan Umroh Anda Melalui Bank-Bank Ini

Tabungan Umroh

Perkara berangkat ke Tanah Suci Mekkah adalah bagian dari sunah bagi umat muslim. Meski begitu, tidak diayal pula bahwa perjalanan ibadah ini merupakan impian yang tidak murah.

Tidak mengherankan jika sebagian besar orang terbentur pada kendala anggaran. Padahal tidak perlu seperti itu karena nyatanya ada tabungan umroh yang sengaja ditujukan sebagai wadah penyimpanan dana untuk berangkat umroh. Diharapkan dengan menabung secara berkala, nasabah bisa berangkat umroh dengan biaya sendiri pada waktunya nanti.

Beberapa bank konvensional menyediakan layanan ini, namun lebih disarankan untuk mengutamakan fasilitas dari perbankan syariah sebagaimana pembiayaan islami adalah keunggulan mereka.

Bank Syariah yang Menyediakan Tabungan Umroh

Bank Syariah yang Menyediakan Tabungan Umrah

Pada dasarnya, jangka waktu dan setoran penyimpanan bisa divariasikan sesuai kemampuan nasabah. Hal ini bisa disepakati bersama pihak bank. Sebagai referensi untuk Anda dalam memilih bank syariah yang menyediakan layanan tabungan umroh, berikut daftarnya.

1. Bank Muamalat

Sebagai bank syariah pertama di Indonesia, tabungan umroh dan haji adalah salah satu keunggulan dari layanan mereka. Syarat-syaratnya tidak sulit, yaitu:

  • Telah menjadi nasabah tabungan reguler dengan minimal saldo Rp50 ribu atau US$5.
  • Mengisi formulir pembukaan rekening tabungan umroh.
  • Fotokopi kartu identitas, yaitu KTP/SIM atau KIMS/KITAS.

2. Bank Syariah Al Salaam

Bank Syariah Al Salaam adalah lembaga keuangan yang berfokus menyediakan produk jasa perbankan skala mikro syariah. Salah satu produk mereka adalah tabungan umroh. Syarat-syarat untuk pengajuannya adalah:

  • Membuat pengajuan menjadi nasabah tabungan Pembiayaan Syariah Umroh.
  • Setoran awal minimal Rp200 ribu dan setoran selanjutnya minimal Rp200 ribu.

Selanjutnya nasabah akan bersepakat dengan pihak bank untuk menentukan jangka waktu tabungan.

3. Bank Syariah Mandiri

Tabungan umroh Bank Syariah Mandiri menggunakan prinsip Mudharabah Mutlaqah dalam mata uang rupiah. Mudharabah adalah kesepakatan kerja sama antara kedua pihak demi mendapatkan laba usaha. Di dalam pelaksanaannya, pinjaman modal diberikan kepada mudharib atau debitur untuk dijadikan modal usaha.

Sebagai syarat umum bagi seseorang yang ingin menjadi nasabah adalah:

  • Berusia minimal 17 tahun dan telah menjadi nasabah tabungan reguler.
  • Fotokopi KTP/paspor.
  • Fotokopi NPWP.

4. Bank BNI Syariah

Melalui produknya, BNI Baitullah Islamic Bank Hasanah, BNI Syariah berupaya membantu nasabahnya untuk menunaikan ibadah haji atau umroh dengan sistem setoran bebas atau bulanan dengan mata uang rupiah. Persyaratannya sangat mudah, yaitu:

  • Telah menjadi nasabah tabungan reguler di bank BNI, kemudian membuat pengajuan untuk menjadi nasabah tabungan umroh BNI iB Hasanah.
  • Fotokopi KTP/paspor.
  • Surat keterangan domisili atau lainnya jika diperlukan.

5. Bank BTN Syariah

Bank BTN Syariah menawarkan BTN Batara Haji dan Umroh iB sebagai tabungan umroh menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah yang dilatari oleh kesepakatan di antara dua pihak dalam menentukan pembagian keuntungan dan kerugian berdasarkan nisbah di awal transaksi. Persyaratannya adalah:

  • Telah menjadi nasabah tabungan reguler Bank BTN.
  • Setoran awal dan berikutnya minimal Rp100 ribu.
  • Saldo mengendap minimal Rp100 ribu.

6. Permata Syariah

Melalui layanan produk PermataTabungan iB Umroh, Bank Pertama menawarkan sebuah tabungan berjangka untuk dimanfaatkan sebagai perencanaan keberangkatan ibadah umroh. Persyaratan untuk menjadi nasabah tabungan umroh ini adalah:

  • Sudah memiliki rekening tabungan atau giro di Permata Syariah.
  • Berusia 18 tahun saat membuat pengajuan dan maksimal 65 tahun saat tabungan jatuh tempo.

3 Strategi Ampuh Menyusun Anggaran Tabungan Umroh

Strategi Ampuh Menyusun Anggaran Tabungan Umrah

Patokan dalam menyusun anggaran adalah apa pun pelaksanaannya, jangan sampai memberatkan diri sendiri. Sama halnya dengan menyisihkan pendapatan untuk ditabung dan dalam hal ini adalah tabungan umroh.

Anda perlu mengantisipasi segala sisi, baik kondisi keuangan pribadi dan fasilitas yang ditawarkan oleh bank sebagai nilai plus dari menjadi nasabah mereka. Apa saja yang perlu dipertimbangkan?

1. Berkomitmen untuk menabung

Upayakan untuk menyisihkan minimal 10 persen dari pendapatan untuk disimpan di tabungan umroh Anda. Jika Anda sanggup menambahkannya tentu lebih baik, tetapi jangan sampai mengganggu anggaran belanja harian, ya.

2. Harga paket dan kebutuhan keluarga

Biaya umroh akan dibedakan berdasarkan paket tertentu. Ada sebagian penyedia paket perjalanan yang menawarkan hingga 20 hari yang mana jelas lebih mahal. Makin lama Anda berada di sana tentu saja diharapkan perjalanan menjadi makin berfaedah, tetapi jangan lupa bahwa biaya bertambah juga.

Di sisi yang sama, kualitasnya pun perlu diperhatikan, terutama jika Anda sendiri sudah berusia tua atau Anda berangkat bersama anak yang masih balita. Fasilitas yang Anda dan keluarga dapatkan akan memengaruhi harga pula, seperti penginapan dan makanan.

Kedua hal ini sepatutnya menjadi pertimbangan utama Anda sebelum menentukan kelas paket umroh.

3. Biaya-biaya lain

Selain biaya umroh itu sendiri, Anda dan keluarga juga perlu menyadari bahwa terdapat tambahan pengeluaran lain, seperti:

  • Biaya pembuatan paspor.
  • Pajak perjalanan, asuransi perjalanan, dan airport handling.
  • Suplemen pribadi.
  • Vaksin meningitis.
  • Visa progresif bagi yang sudah pernah berangkat umroh.

Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan dana untuk kebutuhan pribadi yang meliputi jasa penatu, pulsa telepon, obat-obatan pribadi, dan makanan/minuman tambahan selama di sana.

Menjadi nasabah tabungan umroh adalah sebuah pilihan yang tepat untuk mempermudah Anda bisa menempuh perjalanan ibadah. Meski begitu, anggaran ini perlu diperhitungkan baik-baik dan didiskusikan bersama keluarga. Semoga impian Anda dan keluarga untuk berangkat ke Tanah Suci dapat segera terwujud!