Rekening Tabungan Terbaik, Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

wanita girang melihat buku tabungannya

Tabungan merupakan simpanan dana yang ditawarkan oleh lembaga perbankan yang dananya dapat ditarik kapanpun. Menabung di bank juga masih menjadi primadona banyak orang untuk menyimpan pundi-pundi kekayaannya.

Kebayang dong gimana repotnya kalau kamu harus membawa uang tunai dalam jumlah besar kemanapun atau menyimpannya di dalam rumahmu. Selain was-was takut dirampok, kamu juga kerepotan menyimpan uang.

Dengan memiliki rekening tabungan di bank kamu hanya perlu membawa kartu sakti yaitu kartu debit yang digunakan untuk menarik uang dalam tabunganmu. Jadi kalau kamu ingin bepergian atau belanja, kamu bisa langsung gesek kartu di toko. Praktis banget kan?

Pada dasarnya, tabungan ditujukan sebagai:

  • Sarana untuk menabung uang demi kebutuhan uang di masa depan.
  • Sarana untuk transaksi individu atau kelompok.

Pengin tahu lebih detail mengenai tabungan? Berikut ulasan lengkapnya:

Pengertian tabungan

orang memasukkan uang logam ke dalam tabungan
Apa itu tabungan? (Shutterstock)

Menurut Undang Undang Perbankan Nomor 10 Tahun 1998, tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.

Secara sederhananya, tabungan adalah salah satu produk perbankan yang ditujukan untuk menyimpan uang.

Uang yang kamu simpan di dalam tabungan bank juga akan dijamin keamanannya karena dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sekedar informasi, LPS akan menjamin uang nasabah maksimal sebesar Rp 2 miliar per bank.

Keuntungan tabungan

Pada dasarnya, setiap produk tabungan memiliki berbagai fasilitas yang sangat menguntungkan para nasabah. Berikut ini di antaranya:

  • Berkembang. Bank akan memberikan bunga yang dihitung berdasarkan saldo tabungan nasabah.
  • Aman. Bank akan menyimpan uangmu di tempat yang aman. Jadi tidak akan mudah dicuri apalagi tercecer. 
  • Terjamin. Tabungan bank dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan yang ada.
  • Praktis. Tabungan memiliki beragam fasilitas pendukung yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi yakni kartu debit, sms banking, mobile banking dan internet banking.
  • Lengkap. Juga dilengkapi fasilitas layanan perbankan elektronik 24 jam, seperti ATM, SMS Banking, Mobile Banking, Internet Banking, Phone Banking dan Call Center.
  • Likuid. Tabungan juga bersifat likuid yaitu nasabah dapat mengambil uangnya kapanpun.
  • Layanan 24 jam. Bank juga menyediakan layanan nasabah yang aktif selama 24 jam. Nasabah dapat menghubungi melalui call center, email dan sosial media.

Kekurangan Tabungan

Terlepas dari sederet kelebihan di atas, tabungan kurang cocok digunakan untuk mengembangkan dana alias mendapatkan keuntungan. Suku bunga kebanyakan produk tabungan yang hanya berkisar di angka 1 hingga 2 persen saja tentu tidak mampu mengalahkan persentase inflasi setiap tahun. Belum lagi, terdapat sejumlah biaya administrasi yang mesti ditanggung juga.

Sedikit tips untuk menyiasati suku bunga bank yang kecil sementara biaya administrasi cukup besar, sebaiknya pisahkan rekening tabungan untuk biaya sehari-hari dan rekening untuk menyimpan dana. Dengan cara tersebut, Anda bisa memilih produk tabungan yang cocok sesuai dengan tujuan finansial Anda.

Misal, untuk rekening tabungan yang dananya akan sering ditarik, Anda dapat memilih tabungan dengan biaya administrasi kecil meskipun bunganya juga kecil atau nyaris tidak ada. 

Sementara itu, untuk rekening tabungan yang digunakan untuk menyimpan dana, Anda dapat memilih produk tabungan yang menawarkan suku bunga yang cukup tinggi. Selain itu, Anda pun bisa membuka rekening tabungan berjangka atau deposito yang mana dana tidak bisa ditarik dalam jangka waktu tertentu.

Jenis-jenis tabungan yang ada di Indonesia

Di Indonesia sendiri setidaknya terdapat beberapa jenis tabungan yang banyak digunakan masyarakat, yakni:

1. Tabungan konvensional

Tabungan konvensional menjadi jenis tabungan yang banyak dimiliki orang. Bahkan bisa dibilang hampir seluruh pemilik tabungan adalah pemilik jenis tabungan yang satu ini.

Pasalnya, tabungan ini uangnya dapat diambil kapanpun dan memiliki serangkaian fasilitas yang memudahkan nasabah menyimpan dan menarik uangnya yakni nomor rekening, kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dan juga buku tabungan. Tak hanya itu, tabungan ini juga memiliki layanan lain seperti internet dan mobile banking.

Nasabah juga akan mendapatkan bunga yang berkisar antara 0,5 persen hingga 2 persen, tergantung dari kebijakan masing-masing bank. Akan tetapi, nasabah diharuskan untuk membayar biaya administrasi setiap bulan yang nominalnya sesuai dengan tipe kartu.

2. Tabungan berjangka

Tabungan berjangka biasanya dipilih sama mereka yang gak bisa nabung tapi ingin mengumpulkan uang dalam kurun waktu tertentu.

Pasalnya, tiap bulannya, tabungan ini akan menarik otomatis uangmu dari rekening utama ke rekening tabungan berjangka dengan nominal dan tanggal yang sudah disepakati. Kalau kamu ingin berhenti dan mencairkan dana sebelum jatuh tempo, maka akan dikenakan denda atau penalti.

3. Tabungan anak

Tabungan anak memang ditujukan untuk mendidik anak pentingnya menabung sejak dini. Layaknya tabungan pada umumnya, nasabah tabungan anak juga akan mendapatkan buku tabungan dengan tampilan menarik hingga kartu ATM.

4. Tabungan haji

Nasabah yang ingin melaksanakan ibadah haji memang direkomendasikan untuk memilih tabungan haji agar keberangkatannya ke Tanah Suci berjalan sesuai rencana.

Nasabah hanya perlu menjadi nasabah lalu menabung sembari menunggu waktu keberangkatan. Namun, biaya haji harus sudah lunas sebelum waktu tenggat.

5. TabunganKu

TabunganKu bertujuan untuk menumbuhkan budaya menabung masyarakat Indonesia dan juga menjangkau masyarakat yang belum memiliki tabungan di bank. Tak hanya setoran awal yang rendah, TabunganKu juga bebas biaya administrasi.

6. Tabungan giro

Tabungan giro umumnya digunakan untuk transaksi bisnis dan yang memiliki rekening ini biasanya perusahaan. Manfaatnya adalah untuk melakukan transaksi menggunakan cek dan bilyet giro.

Nasabah pemilik tabungan giro juga tidak mendapatkan buku tabungan dan hanya diberikan rekening koran secara rutin setiap bulannya.

7. Tabungan investasi

Tak hanya untuk menyimpan dana, bank juga memiliki jenis tabungan investasi. Berikut ini tiga di antaranya:

  • Deposito

Deposito menawarkan bunga yang lebih besar ketimbang tabungan konvensional. Tapi nasabah gak bisa semaunya mengambil dana karena ada jangka waktunya. Deposito juga menerapkan sistem denda /penalti jika nasabah menarik dana sebelum jatuh tempo.

  • Tabungan saham

Sesuai namanya, tabungan saham memang khusus digunakan untuk membeli saham secara rutin serta menyimpan laba hasil transaksi saham.

  • Tabungan mata uang asing

Orang yang kerap melakukan transaksi menggunakan mata uang asing biasanya akan memilih untuk membuka tabungan yang satu ini. Pasalnya tabungan investasi mata uang asing memanfaatkan naik-turunnya kurs mata uang dalam negeri.

Besaran bunga yang diberikan tabungan

uang di dalam beberapa toples sebagai bentuk tabungan
Menabung itu dapat bunga lho. (Shutterstock)

Hampir semua produk tabungan di Indonesia memberikan bunga, tetapi suku bunga yang diberikan lebih kecil daripada bunga dari deposito berjangka. Umumnya, Tabungan tidak tergolong sebagai salah satu sarana finansial untuk menghasilkan keuntungan.

Umumnya, nasabah akan mendapatkan bunga 0,5 persen hingga 2 persen. Jadi, semakin besar dana yang ditabung maka perkembangan uangmu juga akan semakin besar.

Biaya yang diperlukan untuk membuka tabungan

Biaya yang diperlukan untuk dapat membuka tabungan setiap bank itu berbeda-beda. Namun secara umum biaya yang diperlukan adalah seperti biaya materai sebesar Rp 6.000.

Biaya-biaya yang ditanggung nasabah

Ada beberapa biaya yang harus ditanggung nasabah yang menyimpan uangnya di tabungan, seperti:

1. Biaya administrasi bulanan

Besaran biaya administrasi bulanan setiap bank umumnya berbeda-beda dan juga tergantung dari jenis kartu yang dipilih nasabah. Tapi umumnya, biaya administrasinya dimulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu.

2. Administrasi penarikan di teller

Melakukan penarikan uang melalui teller juga akan dikenakan biaya mulai dari Rp 5.000. Biasanya pihak teller akan menanyakan, biaya akan dipotong dari saldo tabungan atau dibayar secara tunai.

3. Denda di bawah saldo minimum per bulan

Setiap bank menerapkan minimum saldo mengendap per rekening. Kalau saldo yang nasabah miliki di bawah minimum, maka akan dikenakan denda yakni mulai dari Rp 5.000. Tapi kembali lagi, setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda.

4. Biaya tutup rekening

Bank juga akan mengenakan biaya tutup rekening. Untuk kisaran biayanya, setiap bank itu beda-beda, tapi dimulai dari Rp 20 ribu.

5. Biaya penggantian buku tabungan karena rusak

Biaya lainnya yang harus ditanggung nasabah adalah biaya penggantian buku tabungan yang rusak. Untuk biayanya, setiap bank berbeda-beda, tapi umumnya mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu.

6. Biaya pemeliharaan kartu ATM

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui mengenai biaya pemeliharaan kartu ATM. Biaya yang satu ini pun beragam dan tergantung dari jenis kartu yang dipakai. Biasanya, mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 5.000.

7. Biaya transfer antar bank

Nasabah juga akan dikenakan biaya transfer antar bank yaitu sekitar Rp 6.500 per transaksi.

Ketentuan pajak pada tabungan

Dalam mendapatkan suku bunga dari tabungan, ada sebuah pajak khusus yakni pajak atas bunga deposito dan tabungan. Pajak tersebut memiliki besaran persentase 20 persen dari bunga hasil menabung untuk nilai tabungan yang nilainya di atas Rp 7,5 juta.

Pajak tersebut akan mengurangi nilai suku bunga yang didapatkan oleh nasabah. Semakin besar suku bunga yang diperoleh, maka secara otomatis besarnya pajak juga semakin besar.

Persyaratan membuka tabungan

kartu tanda penduduk untuk buka rekening tabungan
KTP jadi salah satu syarat buka rekening tabungan. (Shutterstock)

Syarat pengajuan tabungan pada masing-masing bank tentu berbeda. Namun, umumnya bank memberikan persyaratan yang hampir serupa bagi setiap calon nasabah yang ingin membuka rekening tabungan.

Calon nasabah perlu menyerahkan beberapa dokumen, seperti:

  • Fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor).
  • NPWP (jika ada).
  • Kartu Keluarga.
  • Mengisi formulir pendaftaran.

Selain itu, setiap bank akan memberikan persyaratan setoran awal (minimal) serta saldo minimal yang harus disisakan dalam tabungan.

Saldo minimal ini diperlukan apabila tabungan akan ditutup, maka terdapat saldo yang akan digunakan untuk membayar biaya administrasi penutupan tabungan.

Cara membuka tabungan di bank

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan calon nasabah untuk membuka tabungan di bank. Yakni:

  • Datang ke kantor cabang bank yang kamu pilih dengan membawa semua dokumen persyaratannya.
  • Kamu akan diminta untuk mengambil nomor antrian ke bagian customer service. Biasanya akan dibantu oleh petugas keamanan yang berdiri di pintu masuk bank.
  • Pihak customer service akan meminta dokumen persyaratan yang kamu bawa.
  • Kamu akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran.
  • Setelah selesai mengisi formulir, pihak customer service juga akan meminta uang setoran awal agar datamu segera di proses.
  • Kemudian kamu akan dimintai sidik jari dan tanda tangan. Kamu juga diharuskan untuk menandatangani buku tabungan.
  • Kamu akan dibuatkan kartu ATM dan kamu juga akan diminta untuk memasukkan nomor PIN yang terdiri dari enam angka.
  • Buat kamu yang ingin membuat mobile banking dan internet banking juga bisa dilakukan saat membuka rekening.

Bagaimana bila alamat KTP berbeda dengan alamat domisili?

Apabila KTP calon nasabah berbeda dengan alamat domisili seperti sebagai salah satu persyaratan, nasabah dapat memberikan dokumen pendamping seperti SIM, surat keterangan domisili atau surat keterangan bekerja dari perusahaan tempat kamu bekerja.

Istilah-istilah dalam tabungan

  • Setoran awal: Jumlah minimal yang harus disetorkan sebagai syarat pembukaan tabungan
  • Saldo Minimal: Jumlah minimal yang harus disisakan pada tabungan
  • Sweep account: Fasilitas untuk mentransfer dana dari rekening satu ke rekening lainnya secara otomatis sesuai dengan batasan saldo minimal dan maksimal yang ditetapkan nasabah.
  • Suku bunga: Imbalan jasa untuk penggunaan uang atau modal yang dibayar pada waktu tertentu berdas arkan ketentuan atau kesepakatan, umumnya dinyatakan sebagai persentase dari modal pokok.
  • Poin reward: Poin yang akan didapatkan ketika berbelanja dengan menggunakan salah satu produk keuangan dan dapat ditukarkan untuk mendapatkan hadiah atau benefit yang lainnya.
  • Autodebet: Pembayaran elektronik yang dibuat langsung dari rekening bank, biasanya pada tanggal yang telah ditentukan.
  • Joint Account / Rekening Gabungan: Rekening bank yang dimiliki bersama oleh dua orang atau lebih
  • Biaya administrasi: Biaya yang dibebankan secara berkala kepada pemegang rekening suatu bank
  • Biaya saldo minimum: Biaya yang dikenakan ketika saldo yang ada, besarannya di bawah dari saldo minimum yang telah ditetapkan
  • Kartu debit: Sebuah kartu pembayaran secara elektronik yang diterbitkan oleh bank dan dapat berfungsi sebagai pengganti pembayaran dengan uang tunai.
  • ATM (Anjungan Tunai Mandiri): Sebuah alat elektronik yang melayani nasabah bank tanpa perlu dilayani oleh teller.
  • Buku Tabungan: Buku yang dikeluarkan oleh bank yang mencantumkan jumlah saldo nasabah pada rekening tabungan di suatu bank yang kepemilikannya dibuktikan dengan identitas yang tertulis pada buku dimaksud sehingga tidak dapat diperjualbelikan atau dipindahtangankan.

Informasi produk tabungan bank terkini

Berikut ini adalah informasi terkini soal produk-produk tabungan yang ditawarkan oleh bank-bank terkemuka di Indonesia. Selain nama produk tabungannya, Informasi ini juga dilengkapi dengan besaran suku bunga, setoran awal tabungan, saldo minimum yang mengendap di tabungan, dan biaya administrasinya.

Nama Bank Produk Tabungan Suku Bunga Setoran Awal Saldo Minimum Biaya administrasi
Bank BRI BriTama 0% – 1,9% Classic: Rp 250 ribu

Gold: Rp 500 ribu 

Rp 50 ribu Classic: Rp 2.000

Gold: Rp 6.500

Simpedes 0% – 1,75% Rp. 100 ribu Rp 50 ribu Rp 5.500
Junio 0% – 1,9% Rp 150 ribu Rp 50 ribu Rp 500
Bank BNI BNI Taplus 0% –  2% Rp 500 ribu Rp 150 ribu Rp 11 ribu
BNI Taplus Bisnis 0% –  2,2% Rp 1 juta Rp 1 juta Rp 10 ribu
BNI Taplus Muda 0,5% –  1,25% Rp. 100 ribu Rp 50 ribu Rp 5.000
Bank BTN Tabungan BTN Batara 0% – 2,75% Rp 200 ribu Rp 50 ribu Rp 12 ribu
Tabungan BTN Cermat 1% Rp 5.000 Bebas Gratis
Tabungan BTN e’Batarapos 0% –  2,5% Rp 50 ribu Rp 20 ribu Gratis
Bank Mandiri Tabungan Mandiri 0% – 1,9% Rp 500 ribu Rp. 100 ribu Rp. 12.500
Tabungan Mandiri Bisnis 0% – 1,9% Rp 1 juta Rp 10 ribu Rp 12.500
Tabungan Mandiri Rencana 2,5% Rp 100 ribu Gratis
Bank BCA Tahapan BCA 0%-0,95% Rp 500 ribu Rp 50 ribu Blue: Rp 15 ribu

Gold: Rp 17 ribu

Platinum: Rp 20 ribu

Tahapan Xpresi 0% – 0,1% Rp 50 ribu Rp 10 ribu Rp 5.000
Tahapan Gold 0,7% Rp 10 juta Rp 50 ribu Blue: Rp 15 ribu

Gold: Rp 17 ribu

Platinum: Rp 20 ribu

Hal-hal yang harus diperhatikan saat menabung

rekening tabungan
Perhatikan beberapa hal sebelum membuka tabungan.

Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar saat menabung, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa poin berikut.

  • Sebisa mungkin pilih tabungan yang menyediakan bunga kompetitif. Untuk mendapatkan bunga yang kompetitif tersebut, pilih produk tabungan yang cocok dan sesuai dengan tujuan finansial pribadi. Apabila Anda tidak berniat mengambil saldonya secara rutin, maka pertimbangkan produk tabungan berjangka yang memiliki suku bunga sekitar tiga persenan.
  • Pilih produk tabungan yang menyediakan fasilitas lebih lengkap. Mulai dari internet banking, SMS banking, mobile banking, atau bahkan tarik tunai tanpa kartu. Sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda.
  • Sebisa mungkin pilih tabungan dengan biaya administrasi atau biaya rutin lain yang lebih ringan. Dengan demikian, saldo tabungan tidak banyak terkuras. Atau, Anda dapat memilih produk tabungan yang dibebaskan dari biaya administrasi.

Itulah sejumlah informasi perihal serba-serbi tabungan yang ada di Indonesia. Berbagai kelebihan dan kekurangan yang telah dipaparkan di atas tentu bisa Anda pertimbangkan. Semoga bermanfaat, ya!