Lakukan Cara Ini Bisa Cegah Bengkaknya Tagihan Kartu Kredit

Pinjaman Tanpa Agunan

Kartu kredit sekalipun menguntungkan, kadang-kadang juga dianggap sebagai sumber masalah dalam keuangan. Tagihan kartu kredit yang membengkak menjadi biang keladi berkurangnya penghasilan secara drastis.

Gimana gak berkurang? Hampir tiap bulan sekitar 30 persen penghasilan yang kamu dapat dialokasikan buat bayar utang kartu kredit. Apalagi kalau sampai tagihan kartu kredit meningkat nilainya karena kamu kebablasan memakai kartu kredit.

Emang pakai kartu kredit sering banget bikin lupa kamu dalam mengontrol pemakaiannya. Harusnya kamu punya batasan-batasan dalam penggunaan kartu kredit.

Pada dasarnya, bukan kartu kredit yang mesti disalahkan atas tingginya angka tagihan, melainkan cara pandang dan pakai kartu kredit yang sebenarnya keliru.

Rata-rata pengguna kartu kredit begitu menikmati penggunaan kartu kredit dalam setiap transaksi yang dilakukan. Saking menikmatinya, mereka menjadi tergantung pada kartu kredit setiap kali melakukan transaksi.

Kalau dibiarkan, lama-lama para pengguna kartu kredit tersebut bisa-bisa lepas kontrol dan tanpa disadari angka tagihan kartu kredit udah menggunung aja begitu mau dibayarkan.

Nah, agar tagihan kartu kredit gak sampai membengkak, ada beberapa cara yang bisa dilakukan buat mengatasinya. Apa aja? Yuk simak berikut beberapa hal yang udah dirangkum oleh MoneySmart.id berikut ini:

1. Selalu disiplin bayar tagihan kartu kredit

Sebisa mungkin kamu disiplin dalam membayar tagihan kartu kredit, (Ilustrasi/Shutterstock).

Telat bayar tagihan kartu kredit jadi salah satu sebab kenapa tagihan kartu kredit bisa begitu besar. Awalnya cuma sekali atau dua kali telatnya. Kemudian lama-lama jadi keseringan telat bayar. Tanpa disadari telat bayar ini bikin pengguna kartu kredit lupa kalau ia punya utang.

Akibatnya udah bisa kamu bayangkan. Saat ingat waktunya bayar tagihan yang udah kamu lupakan sekian lama, tahu-tahu nominalnya yang bakal dibayarkan udah sebegitu besarnya.

Di sinilah kedisiplinan begitu berperan dalam lunasnya pembayaran cicilan kartu kredit. Kalau sejak awal terbiasa bayar cicilan tepat waktu, niscaya kebiasaan ini bikin kamu bisa melunasi cicilan kartu kredit sesuai dengan tenornya.

2. Hindari melakukan pembayaran minimal

Sebisa mungkin hindari minimum payment saat bayar tagihan kartu kredit, (Ilustrasi/Shutterstock).

Memanfaatkan pembayaran minimal emang sangat menguntungkan. Gimana gak untung coba? Cuma bayar dengan bayar katakanlah Rp 500 ribu, kamu dianggap terhitung menyelesaikan cicilan di bulan tersebut.

Konsekuensinya, di bulan selanjutnya, tagihan kartu kredit yang kamu bayarkan menjadi lebih besar. Soalnya bunga cicilannya menjadi bertambah. Kebayang bukan berapa besar tagihan yang mesti dilunasi kalau terus melakukan pembayaran minimal?

Karena itu, usahakan buat menghindari pembayaran minimal. Soalnya nanti kamu juga yang bakal kerepotan membereskan utang tersebut. Kecuali nih utang kartu kredit yang dibayarkan gak besar-besar amat masih kurang dari Rp 500 ribu.

3. Bayar dengan manfaatkan debit langsung atau autodebit

Autodebit maupun debit bisa digunakan saat pembayaran tagihan kartu kredit, (Ilustrasi/Shutterstock).

Syukur-syukur kartu kredit yang kamu punya berasal dari bank yang rekening tabungannya kamu miliki. Sebab kamu bisa memanfaatkan fitur debit langsung atau autodebit.

Dengan menggunakan fitur autodebit ini, pastinya gak ada lagi tuh cerita yang namanya telat bayar. Terus kamu juga gak usah pusing-pusing lagi mengingat kapan waktunya bayar kartu kredit.

Terlebih rekening tabungan tersebut juga kamu fungsikan sebagai rekening payroll. Jadi, gak perlu khawatir dengan ketersediaan saldo dalam rekening tersebut.

4. Maksimal bayar cicilan kartu kredit 30 persen dari gaji

Sisihkan 30 persen dari gaji buat membayar tagihan kartu kredit, (Ilustrasi/Shutterstock).

Walaupun pemakaian kartu kredit udah dibatasi limit kartu, bukan berarti hal tersebut adalah acuan kamu satu-satunya dalam memakai kartu kredit.

Agar keuangan selalu terjaga kesehatannya dan kamu gak ngos-ngosan bayar cicilan tiap bulan, batasi pembayaran cicilan kartu kredit atau utang sebesar 30 persen dari gaji.

Dengan begitu, utang yang kamu miliki tertakar dan kamu gak kewalahan saat tiba waktunya buat bayar cicilan kartu kredit.

5. Kurangi melihat promo kartu kredit

Gak melihat promo sana sini juga bisa membantu dalam membayar tagihan kartu kredit, (Ilustrasi/Shutterstock).

Adanya promo kartu kredit sebenarnya menguntungkan. Sebab bisa menghemat pengeluaran. Namun, kalau sering transaksi pakai kartu kredit karena promonya, bisa-bisa bikin tekor juga lho nantinya. Promo gak seberapa, tagihan kartu kredit jadi gak kira-kira besarnya.

Lebih baik kalau kamu termasuk orang yang gak bisa mengontrol penggunaan kartu kredit, ada baiknya kurangi melihat promo kartu kredit. Dengan begitu, kamu gak mudah tergoda buat menggesekkan kartu kredit hanya demi menikmati semua promo yang ditawarkan.

Kelima cara benar-benar efektif asalkan kamu lakukan secara konsisten. Akan percuma nantinya seandainya kamu cuma melakukannya sebentar terus gak berhenti di tengah jalan. Semoga aja cara-cara di atas membantu kamu agar gak terbebani tagihan kartu kredit. (Editor: Mahardian Prawira).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →