9 Taipan Kaya Ini Hartanya Menyusut karena Dipenjara

Taipan Kaya yang Hartanya Menyusut karena Dipenjara

Gak sedikit taipan terkaya di dunia versi Forbes yang ternyata pernah dibui karena tindak kejahatan. Harta para taipan ini pun langsung menyusut drastis hingga akhirnya mereka tercoret dari daftar orang terkaya. 

Beberapa di antara taipan ini ada yang sudah bebas, namun ada pula yang masih ditahan karena dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Ingin tahu siapa saja mereka dan seperti apa kisah singkat perjalanan hidupnya hingga akhirnya dibui? Yuk simak ulasannya:

1. Allen Stanford

seorang pria berkacamata
Allen Stanford

Taipan yang satu ini sudah mendekam di jeruji besi sejak tahun 2012, setelah dijatuhi hukuman penjara 110 tahun!

Lewat Stanford International Bank di Antigua, pria yang sempat masuk ke jajaran orang terkaya di dunia versi Forbes tahun 2009 ini meluncurkan investasi deposito senilai US$ 7 miliar namun dengan skema ponzi. 

Stanford yang kabarnya terlibat dalam praktik pencucian uang juga diminta mengembalikan uang korbannya yang nilainya mencapai US$ 5,9 miliar. 

2. Mikhail Khodorkovsky dan Platon Lebedev

dua orang pria dipenjara
Mikhail Khodorkovsky dan Platon Lebedev

Khodorkovsky adalah taipan yang masuk dalam jajaran orang terkaya di Rusia. Berbekal aset senilai US$ 15 miliar, dia pernah menduduki posisi ke-16 sebagai orang terkaya di dunia tahun 2004. 

Dia dan partner bisnisnya, Lebedev ditangkap karena mengemplang pajak. Alhasil, Khodorkovsky kehilangan perusahaan migasnya, Yukos, dan dijatuhi hukuman 13 tahun penjara.

Dalam kesaksian di persidangannya, Khodorkovsky sempat mengatakan dirinya telah dimanipulasi Presiden Vladimir Putin. 

Singkat cerita, Khodorkovsky ternyata gak hanya menjalani hukuman penjara, dia diminta kerja paksa di sebuah kamp di tenggara Negeri Beruang Merah. 

Di tahun 2013, Khodorkovsky diberikan pengampunan oleh Putin. Sementara itu, Lebedev dibebaskan sebulan kemudian.

3. Raj Rajaratnam

pria berjas yang memakai kaca mata
Raj Rajaratnam

Pria asal Sri Lanka ini merupakan pendiri dari Galleon Group, sebuah perusahaan pengelola investasi global yang berbasis di New York. 

Di tahun 2009, dia ditangkap karena 14 kasus penggelapan dana dan penipuan, hingga akhirnya dijatuhi hukuman penjara 11 tahun di 2011.

Tepat pada Juli 2019, pria yang namanya tercoret dari daftar orang terkaya di dunia tahun 2010 ini telah dibebaskan. Saat ini, Rajaratnam yang berusia 62 tahun tinggal di New York dan terbaring sakit karena diabetes.

4. Thomas Kwok

pria berjas sedang diwawancarai
Thomas Kwok

Taipan properti ini merupakan co-chairman Sun Hung Kai Properties, sebuah perusahaan raksasa dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 43 miliar atau Rp 586 triliun. 

Kwok terpaksa dijatuhi hukuman penjara lima tahun pada 2014 silam, dan diminta membayar US$ 500 ribu atas insiden suap yang dilakukannya ke salah satu pejabat Hong Kong. 

5. Joaquín Guzmán Loera

pria berkumis
Joaquín Guzmán Loera

Pimpinan Kartel Sinaloa ini sudah dua kali melarikan diri dari penjara. Namun, dia akhirnya berhasil dibekuk karena perjanjian ekstradisi Amerika Serikat. 

Lorea sempat masuk ke dalam jajaran tokoh  paling berkuasa di dunia versi Forbes setiap tahunnya sejak 2009. Raja narkoba ini disinyalir sempat terlibat dalam lebih dari 10 kasus penyelundupan obat-obatan terlarang.

6. Michael Milken

seorang pria berkepala plontos di bagian depan
Michael Milken

Milken adalah salah seorang pakar keuangan yang sangat ulung dalam mengurus merger perusahaan. Dia pun sering menerbitkan surat utang perusahaan dengan nilai imbal hasil yang sangat tinggi.

Milken akhirnya dibekuk usai terlibat dalam pengemplangan pajak. Dia dijatuhi denda US$ 600 juta dan dipenjara dua tahun.

Gak cuma itu saja, Milken juga dilarang untuk bekerja atau terlibat di industri keuangan.

7. Jay Y. Lee

beberapa pria tengah bersalaman
Jay Y. Lee

Mantan wakil pimpinan Samsung Electronics ini resmi ditahan di negaranya sendiri karena insiden suap menyuap, terkait isu merger Samsung C&T dan Cheil Industries. Namun, Lee menampik segala macam tuduhan itu.

Lee dibebaskan tahun 2018 setelah dijatuhi hukuman penjara 11 bulan. Pria berkekayaan US$ Rp 95 triliun ini juga masih menjalani beberapa proses peradilan. Gak menutup kemungkinan dia bakal kembali dibui.

8. Alfred Taubman

seorang pria memakai jas dan dasi
Alfred Taubman

Taipan ini merupakan mantan pemimpin dari Sotheby, sebuah perusahaan lelang ternama. Saat tutup usia, Taubman masih mengantongi kekayaan US$ 3,1 miliar.

Taubman didakwa atas kasus pelanggaran kebijakan antitrust dari Pemerintah Amerika Serikat dari 1993 hingga 1997. Namun dia membantahnya, dan akhirnya dia dibui selama sembilan bulan.

9. S Curtis Johnson

seorang pria tampak sedih
S Curtis Johnson

Pria ini adalah keturunan pendiri dari SC Johnson sebuah perusahaan kimia raksasa yang berbasis di Amerika Serikat. Di tahun 2011, Johnson terlibat dalam serangkaian insiden kekerasan seksual terhadap anak angkatnya. 

Asalnya, pria berkekayaan US$ 4 miliar atau Rp 54 triliun ini terancam hukuman 43 tahun penjara. Namun lewat pertarungan di meja hijau, dia berhasil mengajukan banding. Singkat cerita, hukuman yang dijatuhkan ke dirinya cuma tiga bulan penjara saja dan denda US$ 6 ribu.

Itulah deretan taipan dan orang terkaya di dunia versi Forbes yang kekayaannya merosot karena mendekam di dunia.

Mestinya, semakin kaya tentunya semakin bijak. Mereka semua malah terlibat kasus-kasus pelanggaran hukum yang serius.

Pelajaran penting bagi kita semua adalah, semakin tinggi posisi atau jabatan kita, maka makin besar juga godaan dan tantangannya. (Editor: Chaerunnisa)

 

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis