Jangan Gegabah! Ini Pengertian Tarik Tunai Kartu Kredit Serta Keuntungan dan Kerugiannya

Karyawati yang tengah melakukan tarik tunai di ATM

Saat membutuhkan dana mendadak, tak sedikit orang nekat memilih buat melakukan tarik tunai kartu kredit lantaran sudah ‘merasa’ kepepet. Nah kejadian kayak gini apakah kamu sempat mengalami? Atau bahkan melakukannya karena sudah mendesak? 

Banyak yang perlu perhatikan saat melakukan hal tersebut. Jangan sampai kamu tergesah-gesah dalam mengambil keputusan melakukan yang disebutkan sebelumnya. Memang ketika sudah merasa kepepet, pilihan tersebut menjadi jalan pintas bagi yang kerap kewalahan soal keuangan. 

Bukannya merasa lega lantaran masalah keuangan teratasi dengan memilih cara ini, justru bakal menambah persoalan baru, memang mau??

Perlu diperhatikan lho, misalkan kamu melakukan hal tersebut, bunga tarik tunai itu gede banget! Itulah mengapa banyak orang yang menyarankan agar kamu berpikir matang jika ingin melakukan penarikan uang menggunakan kartu kredit lewat ATM.

Karena itu, sebelum kamu terjebak dalam lubang hitam utang karena sering melakukan hal ini, ada baiknya mengetahui lebih lanjut nih perihal di atas, mulai dari pengertiannya hingga untung ruginya. Gak usah berlama-lama, yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

Apa itu tarik tunai kartu kredit

Tarik tunai limit kartu kredit kamu
Jangan sampai gegabah dalam mengambil keputusan ini, (Shutterstock).

Tarik tunai kartu kredit merupakan salah satu fitur credit card yang mengizinkan para nasabah untuk melakukan penarikan uang tunai lewat ATM. Memang terdengar menggiurkan bagi kamu yang memiliki sifat konsumtif. Gimana gak, kamu bisa menguras habis limit kartu kredit yang ada di dompet, betul gak?

Uang yang kamu tarik tersebut sebenarnya akan dibebankan ke tagihan kartu kredit beserta biaya penarikan dan bunganya. Jangan sampai nariknya enak, tapi malah menambah masalah baru. Masa mau mengalami masalah keuangan terus menerus, kapan mau kayanya dan merdeka finansial? 

Akan tetapi, kamu gak bisa menarik uang tunai sesuka hati. Lantaran bank terkait memberikan batas maksimum penarikan atau yang disebut cash advance. Untuk limitnya sendiri itu berbeda setiap bank, tapi umumnya mulai dari 40 persen hingga 60 persen dari total limit.

Misalnya, limit kartu kredit kamu sebesar Rp 10 juta. Berarti kamu bisa melakukan penarikan uang tunai mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 6 juta.

Biaya tarik tunai

Pria paruh bayar saat melakukan transaksi di ATM
Kamub perlu perhatikan nih biayanya saat melakukan hal ini, (Shutterstock).

Seperti yang sudah dijelaskan di atas kalau yang harus kamu pertimbangkan soal biayanya. Itulah mengapa, pentingnya kamu mengetahui berapa besaran biaya di bank-bank di Indonesia. Berikut di antaranya:

  • Biaya kartu kredit terbitan BCA, 4 persen atau minimal Rp 40 ribu.
  • Biaya kartu kredit terbitan BNI, 6 persen atau minimal Rp 100 ribu.
  • Biaya kartu kredit terbitan Mandiri, 6 persen atau minimal Rp 100 ribu.
  • Biaya kartu kredit terbitan BRI, 4 persen atau minimal Rp 60 ribu.
  • Biaya kartu kredit terbitan CIMB Niaga, 6 persen.
  • Biaya kartu kreidt Citibank, 6 persen atau minimal Rp 100 ribu.
  • Biaya kartu kredit Danamon, 5 persen atau minimal Rp 50 ribu.
  • Biaya kartu kredit Bank Permata, 6 persen atau minimal Rp 80 ribu.
  • Biaya kartu kredit Bank UOB, 6 persen atau minimal Rp 100 ribu.

Tak hanya biaya tarik tunai, kamu juga akan dikenakan bunganya lho. Bunga tarik tunai itu merupakan bunga yang terakumulasi tiap bulan selama tagihanmu masih berjalan,nah gimana nih? Ada baiknya kamu memikirkan matang-matang ya buat mengambil keputusan tersebut.

Untuk persentase bunga yang kamu tanggung per bulannya itu berbeda lho setiap terbitan kartu kredit dari bank. Tapi maksimum adalah 2,95 persen dari total sisa utang tarik tunaimu.

Cara melakukan tarik tunai di ATM

Perempuan muda yang tengah sumringah memiliki kartu kredit
Begini cara melakukannya, yakin?, (Shutterstock).

Sebenarnya tarik tunai credit card di ATM itu sama dengan penarikan menggunakan kartu debit. Pengin tahu caranya? Berikut langkah-langkahnya:

  • Mendatangi mesin ATM yang sesuai dengan bank kartu kredit kamu.
  • Masukkan kartu kredit dan input PIN kartu kredit.
  • Pilih nominal uang yang ingin kamu tarik.
  • Jika sudah selesai, pilih menu “Kartu Kredit” dari berbagai pilihan yang tersedia.
  • Klik menu “Ya” pada menu dan transaksi selesai deh.

Keuntungan dan kerugiannya yang bakal dialami kamu?

Wanita karier yang tengah asyik menggunakan karti kredit
Apa sih keuntungan dan kerugiannya saat memutuskan untuk tarik tunai limit credit card kamu?, (Shutterstock).

Ada beberapa keuntungan dan kerugian tarik tunai kartu kredit yang perlu kamu pahami. Apa saja? Berikut di antaranya:

No Keuntungannya Kerugiannya
1 Sangat membantu saat dalam keadaan darurat. Misalnya berobat anggota keluarga dan lainnya. Bunga dan biaya penarikan tunai terlalu besar.
2 Tak perlu menunggu lama untuk mendapatkan dana besar dalam waktu singkat. Kredit macet hingga risiko pencucian uang. Untuk menghindari biaya administrasi yang besar, ada pengguna yang mengakalinya dengan gesek tunai di merchant. Kondisi itu rupanya rentan terhadap pencurian, penyalahgunaan data hingga pencucian uang.
3 Tarik tunai juga sangat berguna saat kamu lagi butuh suntikan dana untuk usaha. Skor kredit buruk. Tarik tunai bisa jadi kebiasaan kalau sifatnya konsumtif. Tumpukan utang itu bisa membuat utang kian menggunung dan membuat skor kredit kamu buruk di perbankan. Alhasil, kamu jadi sulit mengajukan KPR dan lainnya.

Nah, itu dia penjelasan mengenai tarik tunai kartu kredit di ATM yang penuh dengan risiko. Karena itu, disarankan agar kamu tidak nekat tarik tunai kalau keadaannya memang gak benar-benar darurat. Yuk, bijak menggunakan kartu kredit demi kesehatan keuangan kamu. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis