Mudahnya Bayar Pulsa dan Tagihan Pakai TCASH [Kini LinkAja]

tcash

Pengguna dompet digital Telkomsel Cash atau TCash? Platform uang elektronik keluaran operator seluler Telkomsel ini pernah menjadi produk andalan perusahaan BUMN ini. Pengguna layanan T-Cash selalu bertambah setiap tahunnya. 

Per 21 Februari 2019 lalu, T-Cash bertransformasi menjadi LinkAja. Perubahan nama ini merupakan peleburan dari layanan keuangan elektronik yang dimiliki beberapa BUMN. Jadi, gak hanya pelanggan T-Cash saja yang kemudian berubah jadi pengguna LinkAja. Platform dompet digital milik beberapa BUMN seperti Mandiri e-cash! (BNI), UnikQu (BNI), My QR (Bank BRI), dan T-Bank (BRI) pun berganti menjadi LinkAja. 

Namun, dengan beralihnya TCASH Telkomsel, status kamu sebagai pengguna jadinya terhapus. Nama kamu tetap tercatat kok sebagai pengguna layanan uang elektronik tersebut asalkan kamu memperbarui atau update aplikasi TCASH milikmu.

Buat kamu yang masih bingung dengan perubahan ini, ada baiknya cek fakta-fakta beralihnya TCASH Telkomsel menjadi LinkAja yang dihimpun dari berbagai sumber berikut:

1. Selain TCASH Telkomsel, aplikasi lain juga beralih ke LinkAja

Kabar mengenai LinkAja sudah santer terdengar belakangan ini. Alasannya sih penggantian TCASH menjadi LinkAja bertujuan buat menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah, dan lebih cepat.

Sekadar diketahui, TCASH Telkomsel adalah satu dari sekian banyak aplikasi yang bergabung dengan LinkAja. Beberapa aplikasi lainnya, seperti TBank BRI, MyQR BRI, Mandiri e-cash, yap! BNI, dan UnikQu BNI, juga melebur dengan LinkAja.

Dengan kata lain, kamu yang pengguna salah satu aplikasi di atas nantinya otomatis menjadi pengguna LinkAja begitu update aplikasi.

Kelebihan LinkAja dari TCash

Dalam aplikasi LinkAja, ada dua tipe pengguna yaitu tipe layanan Basic Service dan Full Service. Kalau kamu baru daftar LinkAja, masuknya dalam tipe Basic Service. Berikut keuntungan dari aplikasi LinkAja 

1. Basic Service 

  • Saldo maksimum Rp2 juta 
  • Keuntungan : bisa untuk isi saldo, belanja online, bayar dan beli lewat ponsel (tagihan listrik, air, gas, telepon, internet, beli pulsa, paket data, voucher game), bayar.

2. Full Service 

  • Saldo maksimum Rp10 juta 
  • Keuntungan : bisa pakai untuk isi saldo, belanja online, bayar dan beli lewat ponsel, bayar merchant, kirim uang (ke sesama pengguna LinkAja atau ATM Himbara lewat nomor ponsel atau rekening), dan tarik saldo 
  • Kalau kamu ingin dapat layanan full service, bisa langsung GraPARI terdekat dengan membawa identitas diri. 

Selain itu, LinkAja juga sudah bisa digunakan untuk transaksi pembelian tiket kereta api dan bus Damri, pembayaran paket IndiHome, beli bensin di SPBU Pertamina dan sebagainya. 

Keunggulan LinkAja 

– Satu aplikasi untuk semua pembayaran 

Melalui LinkAja, kamu gak perlu bingung-bingung lagi ke ATM untuk  membayar tagihan listrik, tv kabel, atau membeli pulsa, voucher game bahkan membeli tiket kereta api atau bus. Semuanya bisa dilakukan cukup dengan klik ikon yang ada di aplikasi LinkAja. 

– Jumlah merchant yang tersebar di seluruh Indonesia 

Gak Cuma ratusan, tapi sudah ratusan ribu merchant yang tergabung dalam aplikasi LinkAja. Bahkan, LinkAja mengklaim per 2019 lalu, sudah memiliki 130 ribu merchant yang bekerjasama dengan LinkAja. 

Artinya, kamu bisa bertransaksi memakai aplikasi ini di merchant baik online maupun offline di Indonesia. Tinggal pilih saja, kamu sedang cari apa. Mulai dari makanan, hiburan, transportasi hingga lembaga keuangan, semua ada di sini. 

– Ragam promosi 

Selalu ada promo menarik di aplikasi LinkAja. Rajin-rajin deh tengok aplikasi ini karena sering ada promo menarik yang masa berlakunya panjang hingga sepanjang tahun. Contohnya nih ada promo bebas paket data untuk jenis transaksi tertentu, atau potongan biaya administrasi, cashback hingga gratis ongkir makanan. Asyik kan?

– Proses super cepat dengan sistem snap and tap 

Beres tanpa cash adalah jargon dari LinkAja yang memberi informasi dengan memakai aplikasi ini bebas dari ribet. Di era serba digital saat ini, bawa uang tunai di dompet sudah gak zaman lagi. Cukup scan barcode, atau tap ponsel, proses transaksi keuangan pun jadi lebih cepat, aman dan mudah. 

2. LinkAja menjadi layanan pemersatu layanan keuangan perusahaan-perusahaan BUMN

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, layanan LinkAja lebih dari sekadar berubahnya TCASH Indonesia. Layanan baru ini menjadi layanan pemersatu layanan keuangan yang sebelumnya sudah dihadirkan bank-bank BUMN.

Menteri BUMN Rini Soemarno seperti yang diberitakan CNBC Indonesia mengatakan, peleburan layanan-layanan keuangan milik BUMN di bawah satu platform LinkAja bertujuan buat mengefisienkan layanan keuangan yang ada di bawah satu layanan berbasis QR Code.

Dari informasi yang beredar, perusahaan-perusahaan yang bergabung dalam layanan LinkAja selain Telkomsel rata-rata adalah bank-bank BUMN. Mulai dari Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

3. LinkAja dikelola anak perusahaan Telkomsel, PT Fintek Karya Nusantara

Demi mempersatukan perusahaan BUMN dalam menghadirkan platform layanan uang elektronik bersama, PT Telekomunikasi Selular atau Telkomsel sampai membentuk anak usaha baru yang diberi nama PT Fintek Karya Nusantara atau Finarya.

Finarya yang dibentuk pada 21 Januari 2019 yang lalu menjadi penanggung jawab atas pengelolaan LinkAja.

Soal kepemilikan sahamnya, Telkomsel memegang 25 persen. Sementara Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing memegang 20 persen. Lalu BTN dan Pertamina masing-masing pegang 7 persen. Kemudian Jiwasraya memegang 1 persen kepemilikan saham.

Asal tahu aja nih, Telkomsel adalah anak usaha dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Dengan kata lain, pengelolaan LinkAja juga menjadi tanggung jawab dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang sekitar 51 persen sahamnya dimiliki Pemerintah Indonesia.

4. CEO TCASH Telkomsel ditunjuk sebagai Direktur Finarya

Beralihnya TCASH Telkomsel menjadi LinkAja juga bikin posisi Danu Wicaksana berubah. Sebelumnya menjabat sebagai CEO TCASH Telkomsel, Danu kini menjabat Direktur PT Fintek Karya Nusantara atau Finarya.

Dilihat dari Linkedin miliknya, Danu Wicaksana memiliki pengalaman yang menjanjikan. Lulusan ITB Bandung ini pernah berkiprah di McKinsey & Company dari 2008 – 2015 sebagai Engagement Manager.

Kemudian dari 2015 – 2017, Danu menjabat Managing Director di Berrybenka. Kemudian dari 2017 – 2019, cia pindah ke Telkomsel dan menjabat CEO TCASH Telkomsel. Kini dia diserahkan posisi sebagai Direktur Finarya yang bertanggung jawab atas LinkAja.

5. Ganti jadi LinkAja, saldo di TCASH Telkomsel dan aplikasi lainnya tetap sama jumlahnya

Buat kamu yang bertanya-tanya gimana nasib saldo di aplikasi, rupanya saldo tersebut tetap aman lho. Gak berkurang ataupun bertambah sedikit pun.

Seperti yang dijelaskan LinkAja dalam proses migrasinya, saldo pemegang TCASH, E-Cash, UnikQu, dan T-Bank bakal berpindah secara otomatis menjadi saldo uang elektronik LinkAja. Pastinya nominal saldo tersebut gak ada yang berubah sama sekali.

6. Buat pengguna baru, layanan LinkAja bisa diunduh sejak 1 Maret 2019

Semula layanan LinkAja direncanakan bisa diunduh pada 21 Februari 2019. Namun, informasi terbaru menyatakan layanan tersebut baru bisa diakses pada 1 Maret 2019.

Sementara buat pengguna TCASH Telkomsel mulai per 22 Februari 2019 bisa memperbarui aplikasinya agar bisa menggunakan LinkAja.

Bagi pengguna TCash, setelah berubah menjadi LinkAja, hanya perlu melakukan update aplikasi TCash menjadi aplikasi LinkAja di android dan iOS. Akun kamu pun otomatis akan dikonversi menjadi akun LInkAja bersamaan dengan update aplikasi. 

Tapi, kalau kamu gak mau jadi pelanggan LinkAja kamu bisa tutup akun di GraPARI Telkomsel terdekat. Di sini pun kamu bisa menarik saldo yang masih ada di akun lama kamu dengan hanya membawa identitas pelanggan. 

Itu tadi informasi mengenai penggantian layanan TCASH menjadi LinkAja. Semoga bermanfaat! (Editor: Chaerunnisa)