Tergiur Cicilan 0 Persen Kartu Kredit? Udah Tau Infonya Ini Belum?

Promo cicilan 0 persen kartu kredit memang sangat menggoda, apalagi buat kamu yang suka belanja. Rasanya pengin langsung menggesek kartu kredit dan membawa pulang barang yang disuka.

Akan tetapi segala sesuatu yang dilakukan atas dasar nafsu semata kemungkinan besar akan berujung pada penyesalan.

Justru harusnya kamu curiga saat melihat ada promo cicilan 0 persen kartu kredit. Kenapa?

Pasalnya setiap kali mengadakan promo, bank pasti akan menyertai syarat dan ketentuan. Di sini kita harus jeli membaca aturan ini baik-baik, karena biasanya ditulis dalam ukuran kecil dan letaknya di pojok.

Perlu kamu ketahui meskipun program ini menggunakan embel-embel “promo”, “barang terbatas” atau “promo hanya berlaku hari ini”, tetap saja bank bikin program itu bukan untuk ngasih layanan gitu aja.

[Baca: Ada Rahasia Apa di Balik Cicilan 0 Persen Kartu Kredit?]

Setidaknya ada pertanyaan yang harus kamu jawab sebelum memutuskan untuk membeli barang dengan fasilitas cicilan 0 persen atau gak, seperti:

1. Gimana aturan mainnya?

2. Apa ada efek sampingnya?

Sebenarnya jawabannya pasti ada di syarat dan ketentuan di program itu. Tapi untuk lebih jelasnya, mending simak penjelasannya di bawah ini:

Aturan Main Cicilan 0 Persen?

cicilan 0 persen
Aturan Main Cicilan 0 Persen? (katalogpromosi)

Sesuai dengan namanya, program ini menawarkan membeli sesuatu dengan cara dicicil tanpa dikenakan bunga dan umumnya cicilan 0 persen dengan kartu kredit maksimal sampai 24 bulan.

Meski gak ada bunga tapi bukan berarti tanpa syarat ya. Syarat yang harus dipenuhi adalah:

  • Limit mencukupi
  • Merchant membuka fasilitas pembayaran itu

Misalnya limit Rp 5 juta tapi mau nyicil handphone seharga Rp 6 juta ya jelas gak bisa. Tapi kan bisa aja dicicil Rp 1 juta selama empat kali? Sayangnya bukan begitu aturan mainnya.

Kalau mau beli dengan cicilan 0 persen barang seharga Rp 6 juta, otomatis limit kartu kredit akan terpotong senilai itu saat transaksi.

Jadi kalau limit Rp 7 juta lalu dipakai nyicil 0 persen Rp 6 juta, berarti limit pada bulan berikutnya tinggal Rp 1 juta.

Limit itu akan kembali ke angka Rp 5 juta setelah cicilan lunas.

Rinciannya:

  • Limit: Rp 7 juta
  • Harga barang: Rp 6 juta
  • Limit tersisa: Rp 7 juta- Rp 6 juta= Rp 1 juta
  • Cicilan pertama: Rp 1 juta
  • Limit bertambah jadi  Rp 1 juta (cicilan) + Rp 1 juta (limit sebelumnya)= Rp 2 juta
  • Cicilan kedua: Rp 1 juta
  • Limit bertambah jadi Rp 1 juta (cicilan) + Rp 2 juta (limit sebelumnya)= Rp 3 juta
  • Dan seterusnya.

Efek Samping Cicilan 0 Persen

cicilan 0 persen
Efek Samping Cicilan 0 Persen (oliviaclinic)

Kan keuntungannya banyak, emang masih ada efek sampingnya? Jawabannya, iya atau artinya di sini adalah risiko yang timbul dari layanan itu, seperti:

  • Ada bunga saat kamu telat bayar tagihan. Jadi dengan kata lain, cicilan 0 persen itu hanya berlaku kalau kamu disiplin bayar tagihan per bulan dan gak pernah telat.
  • Ada biaya administrasinya juga. Jadi meski bunga 0 persen, tetep ada biaya administrasi tergantung keputusan masing-masing bank penerbit kartu kredit.
  • Biaya overlimit juga bisa dibebankan ke kamu saat kamu mengambil cicilan 0 persen mendekati limit.
  • Kena jebak markup harga. Gak mustahil merchant naikin harga barang yang ditawarin lewat cicilan 0 persen biar untung tetap gede.

Tapi kalau markup bisa kamu minimalisir dengan cara mensurvei perbandingan harga barang

Khusus soal markup, kita harus waspada bener. Kita harus survei perbandingan harga barang yang mau dibeli di satu toko dengan toko lainnya. Kalau ternyata ada markup, kita mundur dulu selangkah.

Misalnya harga notebook aslinya Rp 5 juta. Tapi dalam program cicilan 0 persen harganya menjadi Rp 5,5 juta dengan fasilitas angsuran selama 12 bulan.

Dengan kata lain berarti kamu harus menambah uang Rp 500 ribu dong. Karena itu, kalau kamu bisa pakai cash akan lebih bagus, jadi gak perlu pakai cicilan 0 persen.

Akan tetapi kalau ternyata ada slot untuk cicilan per bulannya karena kebetulan pengeluaranmu lebih banyak mending mengambil cicilan aja.

Dengan begitu, berarti duit kamu gak akan langsung habis dalam satu transaksi saja dan bisa dialokasikan untuk keperluan yang lain.

[Baca: Kartu Kredit Cicilan Nol Persen Mana yang Terbaik? Pilih di Sini!]

Namun, pada akhirnya program cicilan 0 persen kartu kredit ini akan sangat berguna kalau kamu memahaminya dengan baik.

Perlu diingat juga, kamu juga harus bisa membedakan antara keinginan dengan kebutuhan. Jadi, kamu gak mengeluarkan uang untuk hal yang sebenarnya gak kamu butuhkan.

[Baca: Gak Usah Bingung Milih Kartu Kredit Cicilan 0 Persen, Gini Caranya]

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →