Tiap Bulan Bayar Iuran Kan? Ini Cara Mengecek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan

cara mengecek saldo jht

Sudah ikut program BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan kan? Bagus kalau begitu, karena itu hak kamu sebagai penerima upah alias karyawan.

Perusahaan wajib mengikutsertakan karyawannya dalam program pemerintah tersebut. Kalau nggak, perusahaan bisa kena sanksi serius.

Manfaat BPJS Ketenagakerjaan ini gak main-main. Mulai dari jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, sampai jaminan hari tua (JHT).

Kalau kamu ingin memaksimalkan manfaat JHT, bisa juga lho mendaftar produk asuransi jiwa.  Jadi, jika kepala keluarga meninggal dunia, ahli waris bisa mendapatkan uang santunan tambahan dari produk ini. Jangan takut rugi, karena beberapa produk asuransi jiwa ada yang menawarkan pengembalian premi, lho!

Sementara itu, kalau iuran BPJS Ketenagakerjaan biasanya sebesar 5,70% dari penghasilan. 3,7% ditanggung perusahaan, yang 2% ditanggung peserta.

Iuran yang terkumpul tersebut nantinya dikelola oleh BPJS dalam bermacam instrumen investasi. Makanya gak heran kalau duit JHT kita bakal terus bertumbuh sampai pensiun nanti.

Dari mana kita bisa tahu kalau dana JHT kita bertumbuh? Nah, setiap beberapa bulan sekali BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan printout berisi rincian saldo JHT kita.

Tapi ternyata gak cuma mengandalkan printout doang loh. Sekarang mengecek saldo JHT BPJS Kesehatan udah canggih banget. Gak percaya? Begini nih cara-caranya.

1. Cek Saldo JHT via SMS

Walaupun SMS kayaknya sudah semakin ditinggalkan, jangan dipandang sebelah mata dulu. Manfaat SMS ini masih banyak kok, salah satunya ya buat mengecek saldo JHT BPJS kita.

cara mengecek saldo jht

Siapa bilang teknologi SMS sudah ketinggalan zaman (SMS Banking / Twimg) 

Sebelumnya kita harus registrasi dulu untuk mendapatkan ID. Caranya ketik REG # NoJamsostek/BPJS # Tanggal lahir # Nama Ibu Kandung lalu kirim ke 2757.

Contohnya: REG#02D00065455#230384#Sutoyo. Kalau benar dan berhasil, kamu akan mendapat balasan SMS berupa nomor ID.

Cara mengecek saldo JHT juga gampang. Tinggal ketik Saldo#NomorIDKamu dan kirim ke 2757.

Nantinya kamu akan mendapat SMS berisi informasi jumlah saldomu. Praktis kan daripada nungguin printout di kantor.

2. Cek Saldo JHT menggunakan Smartphone

Gak cuma transportasi doang yang berbasis aplikasi smartphone. BPJS Ketenagakerjaan juga sudah merambah dunia aplikasi lewat sistem Android, Apple atau Blackberry.

Tinggal unduh secara gratis dan install di smartphone-mu. Setelah terunduh, kamu harus registrasi dulu untuk mendapatkan PIN.

cara mengecek saldo jht

Jangan manfaatin smartphone cuma buat browsing gak jelas (Layanan JHT / Bpjs-online) 

Untuk log in, kamu tinggal mengisi Nomor KPJ dan PIN hasil registrasi. Gak cuma buat mengecek saldo, aplikasi BPJS juga memungkinkanmu untuk melihat simulasi JHT, daftar kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dan nomor kontaknya.

3. Cek Saldo JHT via ATM

Sementara hanya nasabah Bank BNI saja yang dimungkinkan untuk mengecek saldo JHT via ATM. Tinggal datangi gerai ATM terdekat dan ikuti panduannya.

Tapi ingat ya, saldo JHT tersebut gak bisa dicairkan lewat ATM. Jadi khusus buat pengecekan saja.

4. Cek Saldo JHT Online

Cek saldo JHT juga bisa online loh. Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Klik https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/sso/registrasi.bpjs

2. Isi formulir dengan data sebenar-benarnya.

3. Kalau formulir sudah dikirim, kamu akan mendapatkan PIN log in di kotak masuk e-mail yang didaftarkan

4. Kamu juga akan menerima PIN Aktivasi yang dikirim melalui SMS

5. Kalau PIN sudah diterima, klik https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/sso/login.bpjs

6. Masukkan User ID EKTP atau e-mail yang kita gunakan registrasi

7. Kalau berhasil masuk, pilih menu Layanan

8. Pada kolom Layanan cek saldo JHT pilih aktivasi

9. Masukkan PIN Aktivasi yang dikirim via SMS lalu  klik Enter

10. Setelah berhasil melakukan aktivasi pilih menu cek saldo JHT dan submit.

11. Saldo bakal ditampilkan

cara mengecek saldo jht

Kalau lagi iseng di depan komputer nih, siapa tahu pengin mengecek saldo jht (Registrasi Akun / WordPress) 

Nah, mau pilih cara yang mana tinggal disesuaikan sama kebutuhan saja. Ingat ya, JHT itu baru bisa dicairkan kalau usia kita sudah menginjak 56 tahun. Sembari menunggu, bisa lihat-lihat saldo JHT dulu sambil menyiapkan rencana investasi.

Tapi jangan lupa, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan keduanya masih memiliki kekurangan-kekurangan yang cukup signifikan kalau kamu menginginkan layanan kualitas yang lebih baik, fleksibel, dan cepat. Miliki asuransi pelengkap BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan yang sudah resmi bekerjasama dengan BPJS, agar kamu mendapat perlindungan lebih lengkap dan nyaman.

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan Itu Investasi Bukan Tabungan]

[Baca: Untungnya Kita Sudah Bisa Merasakan Koordinasi Manfaat BPJS Kesehatan dengan Pihak Asuransi Swasta, Nih Buktinya!]

[Baca: Punya Kartu BPJS Tak Perlu Takut Jadi Korban PHK]

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →