Tips Jitu Cara Memulai Berbisnis yang Menghasilkan Ala Profesional

cara berbisnis

Apakah memulai bisnis merupakan salah satu impian kamu? Jika ya, tidak ada salahnya jika dari sekarang, mulai dipersiapkan. 

Setiap pengusaha, tentu ingin memiliki bisnis yang sukses. Tetapi kesuksesan tidak bisa diraih secara instan. Butuh perencanaan, kreativitas, dan kerja keras untuk mewujudkannya. Cara kita memulai bisnis, dan cara berbisnis kita akan menentukan sebesar apa kesuksesan yang akan kita raih.

Mau memulai bisnis? Ini dia karakter yang harus dimiliki

Setiap mendengar kisah sukses dari para motivator atau pengalaman teman yang sukses memulai bisnisnya, ceritanya sepertinya kedengaran mudah dan indah. Pada kenyataannya, memulai bisnis tidaklah mudah. Butuh perencanaan, evaluasi, perhitungan biaya yang tepat, pengurusan legalitas perusahaan dan masih banyak lagi. 

Jika ingin berbisnis ala profesional, kita butuh tiga hal utama; yaitu 

  • Tools yang tepat
  • Sumber daya
  • Karakter dan mindset sebagai pengusaha
  • Nah, sebelum ngintip langkah-langkah memulai dan cara berbisnis , cek-ricek diri sendiri dulu, yuk, apakah karakter dan mindset ini sudah ada dalam dirimu.. 

    Karakter yang wajib dimiliki sebelum memulai bisnis

    Saat memulai berbisnis, kamu sebagai pelaku mesti memiliki karakter sendiri agar kelangsungan bisnis tetap berjalan lancar. Berikut deretan karakter yang mesti dimiliki oleh pebisnis supaya mampu mempertahankan eksistensi bisnis serta menghasilkan keuntungan di kemudian hari. Yuk simak deretan karakter yang mesti dimiliki oleh kamu sebagai pebisnis. 

    1. Independen

    Pengusaha harus membuat banyak keputusan sendiri. Jika kita merasa dapat mempercayai naluri dan tidak takut untuk ditolak, maka menjadi pengusaha mungkin cocok untuk kita.

    2. Berani menempuh resiko

    Sebagai seorang pengusaha kita harus bisa membuat keputusan sendiri, termasuk pada saat sulit sekali pun. Apalagi kewirausahaan melibatkan ketidakpastian. Nah, jika kita termasuk orang yang berani menempuh resiko dan bisa memperhitungkannya, profesi sebagai pengusaha akan menjadi tantangan yang menyenangkan.

    3. Mampu bernegosiasi

    Sebagai pemilik usaha, kita perlu bernegosiasi dalam segala hal, mulai dari sewa hingga meyakinkan investor. Keterampilan negosiasi yang baik akan membantu kita menjaga bisnis agar tetap berjalan lancar.

    4. Kreatif

    Pengusaha harus dapat berpikir kreatif. Jika kita memiliki wawasan tentang bagaimana memanfaatkan peluang baru atau menciptakan terobosan-terobosan baru, berbisnis mungkin sangat sesuai dengan kemampuan tersebut.

    Mindset yang perlu dimiliki sebelum memulai bisnis

    Nah, selain karakter, kamu juga perlu punya mindset yang tepat sebelum memulai bisnis. Mindset memang tidak akan berpengaruh secara langsung, tapi akan membantu kamu berbisnis dengan lebih baik.

    1. Miliki motivasi yang tepat; selama berbisnis, kamu perlu berhubungan dengan banyak orang, tidak hanya karyawan, tapi juga pelanggan, rekan bisnis, investor, dan masih banyak lagi. Tanpa motivasi yang tepat, kamu mungkin akan mudah lelah saat menghadapi masalah yang berkaitan dengan mereka.
    1. Bersedia mengevaluasi diri sendiri; mengakui kesalahan yang pernah dilakukan dan bersedia membuat perubahan, akan membantu kamu tumbuh lebih cepat dalam bisnis. 
    2. Sadar jika setiap pilihan ada konsekuensi; termasuk bisnismu. Dan memulai bisnis, sekaligus menjalankan bisnis, pasti akan berimbas apda kehidupan keluarga. Kamu perlu menerima tanggung jawab itu. 
    3. Miliki hubungan yang sehat dengan uang; salah satu faktor kegagalan dalam bisnis adalah masalah keuangan. Jadi milikilah hubungan yang sehat dengan uang, agar bisnismu berjalan lancar. 
    4. Miliki kepribadian yang baik; jika kamu tipe orang yang mudah stres saat semua tidak berjalan sesuai rencana, cobalah perbaiki. Karena ada banyak hal dalam bisnis, yang bisa terjadi di luar kendali kita. 

    Jika semua sudah kamu persiapkan, saatnya bikin checklist langkah awal berbisnis, dan cara berbisnis agar usaha kamu sukses. 

    Sepuluh tips cara berbisnis agar sukses

    Berikut ini adalah cara memulai bisnis sekaligus cara menjalankan bisnis kamu. Oh iya, langkah-langkah ini berlaku untuk cara berbisnis online ataupun offline. Yuk intip tipsnya di bawah sini.

    1. Kenali diri sendiri 

    Dalam perencanaan apapun, mengenali diri sendiri adalah penting. Dan untuk memulai bisnis, kamu perlu tahu 

  • Apa saja yang bisa kamu kerjakan 
  • Apa keahlian kamu
  • Passion kamu
  • Gaya hidup yang kamu adaptasi
  • Alasan kamu berbisnis. 
  • Mengenali apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan kamu, akan membantumu untuk lebih kuat bertahan dalam menjalankan bisnis. 

    2. Lakukan brainstorming

    Dari analisa kekuatan dan kelemahan kamu, lakukanlah brainstorming, apakah kamu akan membuat ide bisnis baru atau malah mengembangkan bisnis yang sudah ada.

    Pada langkah ini, kamu bisa saja sudah punya ide bisnis. Meskipun begitu, tetap lakukan brainstroming dan analisa kekuatan dan kelemahan dari ide bisnis tersebut. 

    3. Lakukan riset pasar

    Kalau sudah ketemu ide bisnis, hal pertama yang perlu dilakukan adalah riset pasar. Ide baru kamu baru diatas kertas, tapi bisa saja, kenyataan di luar sana berbeda jauh dengan pikiran dan dugaan kamu. 

    Jadi lakukanlah riset pasar, untuk lebih tahu apakah ide bisnismu punya potensi untuk dikembangkan, apakah akan menjawab persoalan pada target market kamu, siapa saja kompetitor yang bergerak dalam bidang usaha yang kamu usahakan, dan seterusnya. 

    Melakukan riset pasar akan membantu untuk mengetahui, seberapa besar kesempatan kamu dalam kategori bisnis yang kamu tuju. 

    4. Buat business plan

    Banyak calon pengusaha, memilih “jalani saja dulu”, dan koreksi kesalahan sambil jalan. Hal ini sebetulnya tidak salah, karena memotivasi kita untuk segera bergerak, dibanding hanya berpikir dan mempertimbangkan ini itu. 

    Tapi kalau travelling saja butuh rencana, memulai bisnis tentu lebih butuh rencana. 

    Gunakan data yang kamu peroleh dari riset diatas untuk membuat rencana bisnismu. Business plan yang baik, haruslah menjawab beberapa pertanyaan berikut:

  • Kategori bisnis; kuliner, finansial, fashion, fit and wellness, pendidikan, dan lain sebagainya
  • Visi dan misi bisnis
  • Target market; termasuk apa kebiasaan target market bisnismu, nilai yang mereka pegang, masalah yang sering mereka hadapi yang berkaitan dengan bisnismu, dan lain sebagainya
  • Produk atau jasa yang kamu jual
  • Keunikan produk atau jasa yang kamu jual
  • Strategi penjualan
  • Siapa saja kompetitor dalam bisnismu
  • Sumber daya yang sudah dan belum kamu miliki. Jika masih butuh tambahan sumber daya, bagaimana kamu akan mencarinya; apakah dengan crowdsourcing, recruitment, dan seterusnya
  • Bagaimana memperoleh modal yang kamu butuhkan
  • Bagaimana dan kapan evaluasi bisnis akan kamu lakukan
  • Strategi apa yang akan dilakukan jika yang kamu rencanakan tidak berjalan sesuai rencana
  • Rencana jangka pendek dan jangka panjang
  • 5. Memilah kebutuhan modal

    Setelah business plan dibuat, waktunya kamu memilah kebutuhan modal. Kita tidak bisa menjalankan bisnis jika belum memiliki cukup modal. 

    Triknya, kamu tidak selalu harus menyiapkan modal yang besar, namun sesuaikan tahap awal dari skala bisnis yang mau dimulai. Pertama-tama yang harus kamu lakukan adalah menghitung secara teliti mana saja kebutuhan yang paling penting agar bisnis bisa berjalan. 

    Hindari pembelian barang-barang yang dirasa belum perlu. Modal tidak harus dari kamu sendiri lho, namun bisa dari sumber-sumber modal lain juga. Tinggal sesuaikan dengan rencana bisnismu.

    6. Tentukan lokasi 

    Jika business plan telah dibuat, waktunya kamu menentukan lokasi strategis untuk mendirikan bisnismu. Jika mungkin pilihlah lokasi yang mudah ditemukan, dan mudah diakses. Baik oleh pemasok, distributor ataupun konsumen kamu.

    7. Membuat legalitas/ ijin usaha

    Jika usaha atau bisnis yang kamu rencanakan setara dengan CV, Firma, atau CV, maka legalitas perusahaan sangat diperlukan. Legalitas perusahaan sangat penting untuk landasan hukum bisnis yang kamu dirikan. 

    Selain akan melindungi aset bisnis kamu, izin usaha akan memberikan prospek usaha ke skala lebih besar dan membantu kredibilitas bisnis. Usaha yang kamu rancang belum sebesar CV, Firma, atau PT? Minimal, milikilah NPWP agar ijin pengembangan usahamu lebih mudah nanti. 

    8. Lakukan evaluasi dan perbaikan

    Mencatat secara rinci setiap masalah yang kita lalui akan membantu mengetahui bagaimana kondisi finansial dan apa potensi serta tantangan yang mungkin akan kita hadapi. Dari hal ini akan berkembang strategi pemasaran berbisnis yang bisa membantu mengatasi tantangan tersebut dan memberikan arah yang tepat untuk bisnis kita.

    9. Siapkan cadangan keuangan

    Bijaksanalah dengan segala pengeluaran dan simpan juga beberapa uang cadangan untuk atas mengantisipasi risiko usaha. Kondisi dan nasib buruk dalam berbisnis bisa saja datang tanpa sempat kita prediksi sebelumnya.

    10. Lakukan pengembangan produk/ jasa

    Salah satu modal untuk mampu bertahan dalam bisnis adalah keunikan produk atau jasa yang kamu berikan. Karena itu, jangan lupa untuk terus melakukan riset dan pengambangan produk atau jasa mu. 

    Mengembangkan produk/jasa tidak selalu penambahan jenis produk/ jasa; bisa juga dari cara beriklan, cara pemberian layanan, dan lain sebagainya. Intinya, jadikan produk atau jasa mu menjadi jawaban masalah untuk target pasar.

    Tidak ada proses yang menghianati hasil kerja keras kamu sebagai pebisnis meskipun bisnis yang dijalani skala kecil maupun besar. Ungkapan tersebut sangat cocok bagi kita yang mau berbisnis.