Tips Jitu Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Pasangan

cara mengatur keuangan rumah tangga

Untuk kamu yang baru menikah, wajib tahu nih cara mengatur keuangan rumah tangga yang efektif. Pasalnya, perhitungan anggaran saat masih lajang  dan sudah menikah, tentunya akan berbeda. 

Kamu yang awalnya hanya mengatur keuangan pribadi saja, kini harus pintar-pintar mengatur uang agar kebutuhan dengan pasangan terpenuhi. Eits! Tapi jangan langsung berpikir cara mengatur keuangan rumah tangga akan sulit ya. 

Secara simple, tujuan mengatur keuangan rumah tangga adalah memastikan kebutuhan keluarga dapat tercukupi hingga penghujung bulan tiba. Di samping itu, memiliki arus keuangan rumah tangga yang sehat pun akan bisa berdampak pada kebahagiaan keluarga.

Tak sedikit perceraian terjadi karena masalah keuangan antar pasangan yang tidak berjalan baik. Selain itu, permasalahan keuangan juga menjadi salah satu yang paling banyak dikeluhkan pasangan yang telah berumah tangga. Oleh sebab itu, kamu wajib mengetahui cara mengatur keuangan rumah tangga yang efektif berikut ini.

Pintar mengatur keuangan rumah tangga

Saat masih melajang, kamu bebas membelanjakan uangmu untuk apa saja. Hangout bareng teman setiap hari, belanja baju dan tas setiap minggu, gesek terus kartu kredit. Tapi saat memutuskan untuk berumah tangga, kebiasaan buruk yang konsumtif harus ditahan nih. 

Pasalnya, kini kamu punya anggaran rumah tangga yang harus dikeluarkan setiap bulan. Jika tidak pintar-pintar mengatur keuangan, kamu dan pasangan bisa kewalahan. Untuk mengantisipasi terjadinya salah perhitungan dan hal-hal yang bisa memicu pemborosan melebihi anggaran, ini 5 cara mengatur keuangan rumah tangga yang perlu kamu terapkan.

Hitung pendapatan total rumah tangga

Di antara kamu dan pasangan, siapa yang bekerja? Berapa pendapatan bulanannya? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sudah seharusnya diketahui oleh kamu dan pasangan saat memutuskan untuk menikah. 

Setelah menikah, sebaiknya pembahasan mengenai gaji, upah lembur, penghasilan dari kerja sampingan, hingga keuntungan investasi tak lagi menjadi hal yang tabu dan perlu dirahasiakan. Kamu dan pasangan perlu mengkomunikasikan hal ini dengan baik dan menghitung pendapatan total rumah tangga setiap bulan. 

Inilah yang menjadi awal untuk bisa menentukan anggaran rumah tangga seperti berapa besar dana yang akan dialokasikan untuk kebutuhan primer, sekunder, dan juga tersier.

Tentukan prioritas

Kamu dan pasangan juga harus menyatukan visi untuk menentukan prioritas keuangan dalam rumah tangga. Kira-kira apa yang menjadi pengeluaran paling penting yang harus dipenuhi setiap bulan? 

Susun skala prioritas dengan mengutamakan anggaran pengeluaran yang memang menjadi kewajiban. Terutama jenis pengeluaran yang jika ditunda pembayarannya akan memberikan kerugian, seperti tagihan listrik dan air, biaya sewa rumah, cicilan kendaraan, serta membayar hutang kartu kredit.

Setelah itu, kamu bisa mulai menyusun anggaran untuk kebutuhan primer seperti konsumsi sehari-hari, biaya transport, dan lainnya. Lalu lanjutkan penentuan skala prioritasmu mulai dari kebutuhan yang sangat penting sampai yang tidak mendesak.

Alokasikan untuk dana darurat

Dana darurat merupakan hal penting yang tidak boleh dilupakan saat mengatur keuangan rumah tangga. Mungkin memang manfaat dana darurat tidak bisa langsung dirasakan. Namun saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kamu akan sangat membutuhkan kehadiran dana darurat.

Dana darurat sendiri bisa dibilang sebagai dana cadangan untuk melindungi keuanganmu ketika jatuh sakit atau mungkin dipecat dari pekerjaan. Kita tentu tidak menginginkan hal ini terjadi, tapi kita juga tidak bisa menutup mata bahwa itu bisa saja terjadi sewaktu-waktu tanpa kita prediksi sebelumnya. Di sinilah, dana darurat akan sangat membantumu untuk bisa kembali bangkit dan stabil.

Dana darurat yang perlu disiapkan saat kamu sudah berkeluarga tentunya lebih besar daripada dana darurat saat kamu masih single. Jumlah dana darurat yang ideal disesuaikan dengan total pendapatan bulanan kamu dan pasangan. Kamu bisa mempersiapkan dana darurat sebanyak 3, 6, atau 12 kali dari jumlah pendapatan bulanan.

Jangan khawatir jika tak bisa langsung memenuhi jumlah tersebut di awal. Yang terpenting jangan lupa sisihkan sebagian uangmu secara terpisah setiap bulan khusus untuk dana ini, ya!

Tabungan dan investasi

Mengatur keuangan rumah tangga bukan berarti seluruh uangmu digunakan untuk konsumsi saja. Jangan lupakan juga saving dan investasi demi keuangan yang baik di masa depan. 

Tak perlu pusing memikirkan hal ini, kamu bisa gunakan cara mengatur keuangan rumah tangga yang efektif dengan rasio 50:30:20. Artinya, dari total seluruh pendapatan kamu dan pasangan dalam satu bulan, 50% gunakan demi kebutuhan primer, 30%  gaya hidup, dan 20% sisanya untuk menabung dan investasi. 

Dengan menerapkan rasio ini, kamu akan tetap bisa menikmati hidup dan punya keuntungan keuangan jangka panjang tanpa khawatir kebutuhanmu tidak tercukupi.

Review arus keuangan bulanan

Setelah mengetahui total pendapatan dan menentukan pos-pos pengeluaranmu, kini saatnya melakukan review. Untuk memudahkan, kamu bisa membuat tabel sederhana untuk mencatat apa saja pengeluaranmu bulan ini. Pastikan tak ada pengeluaran yang terlewat ya!

Setelah itu, bandingkan dengan rencana anggaran yang sudah kamu buat sebelumnya. Apakah selama satu bulan ini berjalan sesuai rencana? Lihat lagi pengeluaran mana yang membutuhkan nominal lebih dan juga mana yang sebaiknya dikurangi.

Dengan me-review arus keuangan bulanan ini, kamu jadi tahu apakah cara mengatur keuangan rumah tangga yang kamu coba terapkan sudah efektif atau belum. Jika belum, tak ada salahnya untuk melakukan penyesuaian rencana anggaran. Harapannya, di bulan berikutnya kamu tak lagi menghadapi kendala dalam mengatur keuangan rumah tangga.

Tips mengatur keuangan rumah tangga bagi pasangan baru

Namanya juga pasangan baru, tentu banyak hal yang terasa baru dan perlu pintar-pintar beradaptasi dengan keadaan yang serba baru ini. Begitu juga saat mengatur keuangan rumah tangga. 

Wajar jika kamu masih melakukan kesalahan dan menemukan kebocoran di sana-sini meski sudah membuat rencana anggaran bulanan sebelumnya. Namun jangan jadikan ini sebagai excuse dan akhirnya berlarut-larut ya! 

Agar pengaturan keuanganmu bisa berjalan efektif. Yuk ikuti tips berikut ini agar kamu dengan pasangan dapat mengatur keuangan dengan baik dan benar. 

Bedakan kebutuhan dan keinginan

Ini berkaitan dengan penyusunan prioritasmu sebelum membuat anggaran. Sangat penting untuk bisa membedakan mana pengeluaran yang memang kebutuhan dan mana yang hanya sebuah keinginan. 

Saat semua tagihan dan kebutuhan primer sudah dianggarkan, apa yang akan kamu lakukan dengan uang yang masih tersisa? Sah-sah saja jika kamu ingin menggunakannya untuk melakukan hal menyenangkan seperti liburan atau berbelanja kebutuhan tersier. 

Alih-alih langsung membelanjakan uang tersebut, ada baiknya kamu mempertimbangkan kembali apakah kamu benar-benar butuh untuk menghabiskan uangmu?

Hindari juga mengambil keputusan secara spontan yang dipicu oleh keadaan ‘lapar mata’. Jangan sampai kamu terlena oleh keinginan dan membuat anggaran keuangan yang sudah diatur menjadi kacau balau.

Selalu siapkan list

Sudah bukan rahasia jika belanja tidak direncanakan sebelumnya, maka uang yang dihabiskan akan jauh lebih banyak. Untuk itu, sebelum pergi belanja selalu siapkan list atau daftar kebutuhan apa saja yang akan dibelanjakan. 

Lagi-lagi, buat skala prioritas tentang apa saja yang harus dibeli dan mana yang bisa dikurangi. Dengan begitu kamu akan terhindar dari ‘kalap’ saat berbelanja. Selain bisa membuatmu lebih hemat, keuangan keluarga pun bisa berjalan sesuai rencana.

Hindari penggunaan kartu kredit

Banyak orang memilih menggunakan kartu kredit untuk mendapatkan promo sehingga bisa membayar lebih murah. Tapi jika digunakan secara terus-menerus, kebiasaan menggunakan kartu kredit akan cenderung berujung pada spending yang tidak terkontrol. 

Tanpa sadar, tagihan yang datang di bulan depan tiba-tiba membengkak. Belum lagi risiko yang harus kamu tanggung apabila tidak langsung melunasi tagihanmu. 

Bisa-bisa penggunaan kartu kredit yang berlebihan malah akan memberikan dampak buruk pada keuangan rumah tangga. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu mulai mengurangi kebiasaan belanja menggunakan kartu kredit. 

Sebagai gantinya gunakan uang tunai atau kartu debit untuk bertransaksi sehari-hari. Kamu juga bisa menggunakan uang elektronik yang kini banyak disediakan platform-platform online.

Dengan cara ini, uang yang digunakan untuk bertransaksi akan langsung diambil dari rekening yang memang sudah kamu alokasikan untuk belanja dan terhindar dari utang. Agar lebih mudah mengontrol pengeluaran, kamu juga bisa lho membatasi nominal transaksi untuk penggunaan sehari-hari.

Perhatikan rasio utang

Salah satu tolok ukur keuangan rumah tangga yang baik adalah ketika jumlah utang tidak melebihi 30% dari penghasilan utama. Jika melebihi jumlah tersebut, artinya uang bulananmu akan habis hanya untuk membayar utang.

Utang yang dimaksud di sini termasuk pula tagihan kartu kredit, tagihan pay later, dan lain-lain. Bila ini terjadi, maka secara otomatis kamu harus mengurangi biaya kebutuhan lainnya untuk melunasi utang. 

Perlu diperhatikan, utang merupakan salah satu hal yang wajib dibayarkan sebelum kamu memutuskan untuk mengalokasikan keuanganmu untuk kebutuhan lain. Oleh sebab itu kamu harus selalu menjaga rasio utang tersebut tetap dalam batas normal jika tak ingin keuagan rumah tanggamu berantakan.

Komunikasi

Hal yang tak kalah penting dari semua tips di atas adalah menjaga komunikasi antara kamu dan pasangan, termasuk dalam soal keuangan. Komunikasikan selalu apa saja yang menjadi kebutuhanmu dan pasangan sehari-hari dan berapa bujet yang dibutuhkan.

Luangkan waktu setidaknya satu kali sebulan untuk duduk bersama membicarakan cara mengatur keuangan rumah tangga dan mengevaluasinya. Penting juga untuk menjadi pendengar yang baik dan aktif dalam menyampaikan soal keuangan rumah tangga. 

Sehingga cara mengatur keuangan rumah tangga ini pun tidak terasa memberatkan satu pihak saja. Bagaimana, sudah siap mengatur keuangan rumah tanggamu secara efektif? Selamat mencoba!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →