Mau Beli Mobil Bekas Berkualitas? Ini Panduan Lengkapnya Buat Pemula

Punya bujet pas-pasan tapi pengin punya mobil? Kalau gini situasinya, beli mobil bekas bisa jadi pilihan yang bijak. Dibanding harus memaksakan diri beli mobil baru tapi  merana karena tercekik cicilan yang besar, beli mobil bekas lebih masuk akal.

Tenang aja, selama mobil punya riwayat pemakaian yang baik, performa mobil bekas gak perlu dicemaskan. Lagi pula, gak sedikit orang yang menjual mobilnya cuma karena bosan atau pengin ganti baru. Jadi bukan berarti mobil bekas pasti rusak atau bermasalah.

Meski gitu, membeli mobil yang telah dipakai orang lain tentu tetap berisiko. Apalagi kalau ada penjual nakal yang menyulap bodi mobil jadi kinclong tapi mesin udah bobrok.

Nah, buat meminimalisir risiko-risiko tersebut, beli mobil bekas gak bisa asal. Sebelum membeli seenggaknya kamu udah yakin dan paham sama enam poin ini.

Tips beli mobil bekas

1. Tentukan mobil yang pengin dibeli

mobil bekas
(Image: Carmudi)

Kalau masih single, kamu bisa memilih mobil bekas berjenis hatchback yang hemat tempat. Beda lagi kalau udah berkeluarga. Mobil berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) yang punya kapasitas lebih besar bisa jadi pilihannya.

Selain itu, biar gimanapun usia mobil berpengaruh terhadap performanya. Jadi, sebaiknya pilihlah mobil dengan tahun produksi yang belum terlalu lama.

2. Siapkan uang muka

mobil bekas
(Image: Tribunnews)

Cicil mobil baru atau bekas sama-sama butuh uang muka. Seperti kredit mobil baru, DP buat mobil bekas juga berada di kisaran 20 sampai 30 persen dari harga. Ada sih perusahaan leasing yang menawarkan DP lebih rendah atau bahkan gak pake DP sama sekali, tapi cicilannya udah pasti membengkak.

Sebaiknya sih, sebelum memutuskan kredit mobil, kamu udah siapin uang mukanya. Jadi, cicilannya gak bakal terlalu mengganggu kondisi finansial kamu nantinya.

Kalau emang belum ada, yah nabung dulu.

3. Buatlah anggaran keuangan

mobil bekas
(Image: futuready)

Mantap buat ambil kredit mobil bekas, apa udah menghitung anggaran keuanganmu?

Sebagai ilustrasi: kamu yang berpenghasilan Rp 10 juta per bulan berminat kredit mobil bekas dari dealer seharga Rp 100 juta. Lalu kamu pilih kredit mobil dari perusahaan leasing dengan tenor tiga tahun atau 36 bulan. Maka simulasinya jadi gini:

Simulasinya

Dari simulasi ini diketahui bahwa kamu harus siap keluar uang lebih dari Rp 2,8 juta per bulan buat beli mobil bekas. Dengan gaji Rp 10 juta, angka cicilan ini masih terbilang aman menurut Bank Indonesia. BI menganjurkan cicilan gak lebih dari 30 persen penghasilan.

mobil bekas
(Image: ACC)

Meski gitu, udahkah menghitung-hitung seluruh pengeluaran bulananmu, termasuk cicilan lain? Kalau emang lebih dari 30 persen, sebaiknya tunda dulu atau cari produk yang lebih murah. Ini semua lagi-lagi demi kesehatan finansial kamu sendiri.

4. Pilih perusahaan pembiayaan yang terpercaya

(Image: NiagaTV)

Buat kredit mobil bekas, kamu bisa melalui perusahaan leasing atau bank. Kredit melalui perusahaan leasing emang lebih cepat. Namun, bunganya lebih tinggi. Bahkan ada yang sampai sembilan persen.

Sementara kredit melalui bank, prosesnya lebih lama dan ribet. Kamu perlu siapkan semua persyaratan dengan baik biar lolos dapat KKB (kredit kendaraan bermotor) dari bank. Tapi, bunganya relatif lebih rendah dibanding leasing.

Lewat mana aja, intinya pilih perusahaan pembiayaan yang emang udah terpercaya. Pilihlah perusahaan besar yang fleksibel dengan bunga rendah.

5. Cek kondisi mobil dengan super teliti

0
(Image: Carmudi)

Ingat ya, mengecek mobil bekas yang mau dibeli harus benar-benar teliti dan detail. Mulai dari mesin, bodi, kondisi luar, dalam, ban. Pokoknya semua bagian. Jika ragu, ajak orang yang emang mengerti mobil buat membantumu mengecek.

Selain urusan fisik, cek juga kelengkapan dokumen-dokumennya. Meliputi BPKB, STNK dan lembar pajak, faktur pembelian, hingga kuitansi pembelian.

Jika salah satunya gak ada, lebih baik ucapkan selamat tinggal. Daripada mengundang masalah. Betul, gak?

6. Test drive

mobil bekas
(Image: Carprousa)

Terakhir adalah jajal mobil itu di jalan betulan alias test drive. Dari sini kamu tahu apakah mobil bekas yang mau dibeli masih enak dipakai atau gak. Kalau merasa gak nyaman saat mencoba, gak perlu dipaksakan. Daripada ujung-ujungnya tekor buat biaya perbaikan di bengkel.

Udah paham sama tipsnya, terus mending beli secara online atau mampir ke showroom?

Beli mobil bekas online vs showroom

Beli mobil bekas dapat dilakukan secara langsung di showroom atau secara online sambil ngopi di rumah. Kedua metode ini punya keuntungannya masing-masing.

Jika membeli di showroom, kamu bisa melihat dan mencoba langsung. Tapi, tetap sih gak ada jaminan kondisi mobil masih prima, apalagi kalau ada oknum sales showroom yang nakal.

Sementara jika beli secara online, rentan jadi korban penipuan. Tapi kemungkinan itu bisa kamu minimalkan jika kamu jeli. Kebanyakan mobil bekas di e-commerce juga dijual tanpa perantara. Jadi, bisa aja kamu dapat harga lebih murah dari harga pasaran.

Terus, berbagai marketplace kendaraan, seperti Rajamobil, Carmudi, dan lainnya, suka gencar bagi-bagi promo. Dari potongan DP sampai bonus asuransi.

Sedikit tips, kamu bisa main-main ke showroom buat tahu harga pasaran mobil yang kamu incar. Jika emang cocok gak ada salahnya beli di sana. Tapi, kalau belum mantap, saatnya berburu di e-commerce.

Nah, di atas kan disebutkan buat memilih perusahaan pembiayaan yang terpercaya. Biar gak bingung-bingung lagi, MoneySmart punya rekomendasinya buat kamu.

Rekomendasi perusahaan pembiayaan

1. BCA Finance 

Selain bunganya relatif kecil, anak perusahaan BCA ini juga sering menawarkan berbagai promo menarik. Buat kamu yang pengin kredit mobil bekas lewat BCA Finance, persyaratannya meliputi:

  1. Uang muka (DP) minimal 30 persen
  2. Tenor hingga enam tahun
  3. Minimal uang muka (DP) sebesar 30 persen
  4. Tenor hingga enam tahun
  5. Usia konsumen saat kredit lunas maksimum 64 tahun
  6. Fotokopi KTP, KK, PBB atau bukti rekening listrik, NPWP
  7. Fotokopi rekening koran dan slip gaji 

2. Astra Credit Company (ACC)

ACC udah terpercaya karena berada di bawah perusahaan Astra. Di sini, persyaratan yang kamu perlukan meliputi fotokopi KTP,  fotokopi KK, fotokopi PBB atau bukti rekening listrik, fotokopi NPWP, fotokopi rekening koran, dan slip gaji.

3. Adira Finance

Adira juga merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia. Selain kendaraan, Adira juga menyediakan produk lain sesuai kebutuhan konsumen. Persyaratannya meliputi:

  • WNI
  • Lama kerja minimal satu tahun
  • Usia minimal 21 tahun, atau udah menikah, atau pernah menikah
  • Fotokopi KTP pemohon dan KTP pasangan yang masih berlaku
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Bukti Kepemilikan Rumah atau bukti tempat tinggal, misalnya rekening listrik
  • Fotokopi slip gaji
  • Fotokopi NPWP
  • Usia maksimal pada saat kredit lunas adalah 55 tahun

4. OTO Finance

OTO Finance menawarkan kredit mobil bekas dengan harga rendah dan suku bunga gak mengikat. OTO Finance juga merupakan perusahaan leasing favorit di Indonesia. Nah, di sini persyaratannya meliputi:

  • Fotokopi KTP pemohon dan KTP pasangan yang masih berlaku
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Bukti Kepemilikan Rumah atau bukti tempat tinggal, misalnya rekening listrik
  • Fotokopi slip gaji
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi rekening koran tiga bulan terakhir
  • Fotokopi SIUP dan TDP buat wirausaha

Nah, itulah pilihan perusahaan pembiayaan yang bisa jadi pilihanmu.

Setelah baca artikel ini, makin mantap buat beli mobil bekas atau malah berubah haluan beli yang baru aja, nih?