Tips Membangun Usaha Rumahan untuk Mommies Yang Tidak Malas Membaca

Kenal istilah mompreneur?  Yup, mompreneur adalah wanita yang sukses berbisnis tanpa meninggalkan tanggung jawab rumah tangga. Tak heran kalau menjadi seorang mompreneur adalah dambaan setiap wanita. Jelas saja, karena bisa punya tambahan income tapi tetap punya kebebasan waktu.

 

Sudah banyak cerita mompreneur yang sukses menggeluti bisnis dari rumah. Kadang ini yang bikin kepengen karena usaha rumahan pun terbukti jadi jalan kesuksesan.

 

Tak jarang bisnis rumahan ini bisa menjadi cikal bakal perusahaan yang besar. Sebut saja Mooryati Soedibyo yang akhirnya punya usaha besar di bidang kosmetik setelah sebelumnya merintis dari rumah.

 

Tips-tips membangun usaha rumahan pun makin gencar diminati. Oke, sebelum lebih jauh, ada baiknya kenali lebih dulu plus minus bisnis rumahan.

 

Plusnya:
  • Tak perlu memikirkan biaya sewa tempat karena cukup memanfaatkan ruang di rumah.
  • Bisa menekan biaya tenaga kerja karena bisa memanfaatkan anggota keluarga
  • Jadi bos karena bisnis itu punya sendiri
  • Mendapatkan pengalaman baru
  • Mengatur jam kerja sendiri

 

Minusnya:
  • Terbentur pada modal
  • Kadang belum familiar dengan sistem manajemen dan keuangan
  • Lokasi rumah kadang tak strategis untuk merintis bisnis
  • Menuntut pengetahuan seputar pemasaran
  • Sulit membedakan mana kepentingan bisnis dan keluarga

 

PLANNING

Ibu rumah tangga pasti sudah biasa dengan perencanaan keuangan. Kenapa tidak diaplikasikan ke bisnis rumahan juga?
Ibu rumah tangga pasti sudah biasa dengan perencanaan ini-itu. Kenapa tidak diaplikasikan ke bisnis rumahan juga?

 

Setelah mengenali plus minus bisnis rumahan, baru langkah berikutnya adalah memulai perencanaan bisnis. Apa saja yang mesti dipikirkan saat mengawali merintis bisnis sendiri?

 

  • Memilih  ide bisnis

Menentukan ide bisnis memang bukan perkara mudah. Ide bisnis ini sangat tergantung dari minat dan kemampuan kita. Misalnya saja apakah ingin terjun dalam bisnis kuliner lantaran hobi masak. Atau bisa juga memikirkan ide bisnis jasa jahit baju anak-anak dan sebagainya.

 

  • Target pasar

Siapa konsumen kita? Pertanyaan ini mesti dijawab karena pasar di sini memegang peran penting dalam sukses atau tidaknya bisnis. merekalah nantinya yang akan mengkonsumsi bisnis yang dijalani. Maka itu, penting untuk mengetahui apakah ada ruang bagi produk untuk diterima pasar.

 

  • Kelola dengan profesional

Rencanakan mengelola bisnis itu dengan professional. Disiplinlah untuk menetapkan waktu kerja dan kapan mengurus keluarga. Yang tak kalah penting adalah memisahkan mana dana yang diperuntukkan bisnis dan mana untuk keluarga.

 

  • Pikirkan untuk merekrut warga sekitar

Jika memang bisnis itu memerlukan tenaga kerja tambahan, sebaiknya merekrut warga sekitar. Langkah ini dilakukan si sulung Presiden Joko Widodo, Rakabumi, yang merekrut warga sekitar untuk membantu bisnis kulinernya. [Baca: Tips dari Anak Sulung Presiden Jokowi yang Membangun Bisnis dari Bawah]

 

  • Strategi pemasaran

Percuma membangun bisnis tanpa menyiapkan strategi pemasaran yang efektif. Maka itu, penting untuk menyusun strategi pemasaran agar bisnis berjalan. Misalnya apakah perlu menyebar brosur, kampanye door to door, dan lain sebagainya. Susunlah strategi pemasaran yang tak memakan biaya banyak.

 

ACTION

Planning tanpa action, sama juga bohong. Ayo beri contoh panutan bagi anak..
Planning tanpa action, sama juga bohong. Ayo beri contoh panutan bagi anak..

 

Setelah perencanaan, maka langkah berikutnya adalah ‘Action’. Jangan sampai niat bisnis hanya mentok di atas kertas.

 

Tak ada sejarahnya bisnis dapat berjalan tanpa ada tindakan nyata.

 

Hal apa saja yang perlu dilakukan dalam merealisasikan bisnis?

 

  • Siapkan modal

Permodalan di sini merujuk pada besaran uang di awal yang digunakan untuk usaha dan untuk

kelangsungannya. Pendek kata, modal adalah besaran uang yang mesti dibelanjakan untuk menghasilkan uang lagi.

 

Biasanya, usaha rumahan tak perlu membutuhkan modal terlalu besar. Jika bisnis berjalan lancar dan membutuhkan modal lebih besar lagi, bisa melirik untuk meminjam ke bank.

 

  • Mengelola konsumen

Menumbuhkan loyalitas konsumen adalah hal penting dalam mengelola bisnis. Bagaimana mendapatkan pelanggan baru dan mempertahankan yang lama bakal sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis. Kreativitas penting di sini dan selalu memenuhi apa yang dibutuhkan konsumen.

 

  • Susun laporan keuangan

Meski statusnya bisnis rumahan, tapi pengelolaan keuangannya harus ketat. Laporan keuangan adalah indikator paling valid untuk melacak sekaligus memahami posisi keuangan.

 

EVALUATION

Hitung-hitung, amati masukan, cek database, jangan malas untuk evaluasi bisnis!
Hitung-hitung, amati masukan, cek database, jangan malas untuk evaluasi bisnis!

 

Langkah berikutnya adalah mengevaluasi bisnis yang sedang berjalan. Evaluasi ini penting untuk mengetahui apakah bisnis tersebut on the right track atau sebaliknya.

 

Evaluasi bisa dilakukan secara gradual misalnya tiap sebulan, tiga bulanan, maupun satu semesteran. Lalu apa saja bahan evaluasinya?

 

  • Ukur risiko

Ukurlah risiko dari tiap-tiap keputusan yang diambil. Misalnya saja apakah menambah modal saat ini bisa menutup kebutuhan biaya produksi.

 

  • Apakah bisnis tersebut punya konsumen?

Mau sehebat apa pun perencanaannya, tapi tak ada yang berminat terhadap produk dari bisnis kita, itu sama saja percuma.  Sejauh mana konsumen tertarik dengan produk yang ditawarkan, itu penting untuk dipantau demi pengembangan dan inovasi. Lagi pula gampang kok menilai bisnis itu berprospek selama ada permintaan.

 

  • Punya masa depan

Bisnis yang baik adalah bisnis yang punya masa depan. Artinya, evaluasilah secara dini untuk melihat perkembangan bisnis. Siapa saja kompetitor  dan sejauh mana kompetitor itu bakal mempengaruhi kelangsungan bisnis ke depannya.

 

  • Dijalankan dengan hati

Menjalankan bisnis bukan semata-mata mengejar keuntungan, tapi lebih dari itu. Bila bisnis yang digeluti membuat hidup makin bergairah dan bersemangat, berarti bisnis yang digeluti cocok dengan karakter kita. Sebaliknya, bila bisnis tersebut malah membuat gelisah dan merasa tak mampu, sebaiknya mulai berpikir untuk mencari ide bisnis lain.

 

ANTICIPATION

 

Jangan cepat menyerah jika menemui rintangan maupun kegagalan. Tetap semangat tunjukin kalau ibu rumah tangga bisa sukses!
Jangan cepat menyerah jika menemui rintangan maupun kegagalan. Tetap semangat tunjukin kalau ibu rumah tangga bisa sukses!

 

Meski begitu, tak ada jaminan bisnis yang dilakoni langsung berhasil. Tapi bukan berarti memulai bisnis itu seperti sedang bertaruh apakah nantinya bisa berhasil atau sebaliknya. Di sisi lain, kegagalan berbisnis kadang menimbulkan rasa frustasi maupun traumatis untuk memulainya lagi.

 

Kemudian apa yang harus kita lakukan kalau ternyata bisnis tak berjalan sesuai rencana?

 

  • Tetap senyum

Stres dan frustasi kadang mengekori orang yang merasa gagal dalam berbisnis. Daripada terlalu banyak memikirkan itu, lebih baik hadapi dengan senyuman.

 

  • Jangan terlalu serius

Sikapi secara santai keadaan di mana bisnis yang dilakoni tak sesuai dengan rencana. Toh itu bukan akhir segala-galanya. Nikmati semuanya sebagai bagian dari proses belajar, hingga dapat menjadi lebih baik lagi.

 

  • Memahami manfaat kegagalan

Kata orang bijak, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Pernyataan ini menunjukkan kegagalan dalam berbisnis justru membuat kita makin kaya pengalaman. Ini menjadi modal berharga untuk memperbaiki ke depannya.

 

  • Siapkan alternatif

Selalu siap dengan rencana B ketika rencana A gagal. Maknanya adalah jika pilihan bisnis pertama tak sesuai ekspektasi, kenapa tidak mejajal rencana kedua. Lagi pula, alternatif yang disiapkan itu bisa menjadi peluang emas.

 

  • Lakukan eksperimen

Bisnis itu adalah laboratorium kesuksesan. Jadi, kenapa mesti berhenti untuk bereksperimen ketika bisnis tak berjalan seperti yang diharapkan.  Di sini diuji konsistensi dalam berbisnis karena konsistensi adalah bagian dari upaya memperkaya ilmu perbisnisan.

 

 

Intinya, kunci sukses ada pada diri sendiri. Mengawali bisnis selalu berawal dari yang kecil dan lama-lama berkembang.

 

Lagi pula, berbisnis sebaiknya menjadi bagian yang menyenangkan dan menggairahkan. Lakoni bisnis dengan rasa yang nyaman, niat, dan ulet. Cepat atau lambat, kesuksesan hanya tinggal menunggu waktu saja.

Image credit:

  • http://images.fineartamerica.com/images-medium-large-5/cute-housewife-writing-list-to-supermarket-anna-omelchenko.jpg
  • http://www.davidlarsonis.me/wp-content/uploads/2014/01/mother-daughter-red-laptop.jpg
  • http://cache2.asset-cache.net/gc/184269511-woman-calculating-gettyimages.jpg?v=1&c=IWSAsset&k=2&d=jO0hrcPneH%2Bo4gQNCcBIEkmnckYubASnQKywjPOpsTs%3D
  • http://cdn.klimg.com/vemale.com/headline/650×325/2015/01/77547-6-cara-mewujudkan-impian-jadi-pengusaha-sukses-032546.jpg
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →