Bisa Punya Pelanggan Setiap Hari, Ini Tips Mendirikan Bisnis Salon Rambut Menguntungkan

Bisnis Salon Rambut (Shutterstock)

Bisnis salon rambut bisa dibilang menjadi peluang usaha yang gak pernah mati dari dulu sampai hari ini. Hal tersebut diakibatkan karena jenis usahanya gak termakan oleh waktu dan teknologi.

Selain itu bertumbuhnya populasi di Indonesia maupun dunia membuat potensinya hari demi hari justru semakin meningkat dengan permintaan yang ada. Lagi pula siapa sih yang gak pernah ke salon rambut hari gini?

Hampir semua orang pasti pernah datang ke tempat ini untuk sekedar merapikan rambut atau bahkan merombak ulang jenis potongan yang digunakan. Apalagi kalau wanita, kayaknya tempat yang satu ini udah menjadi tujuan wajib setiap sebulan atau 2 bulan sekali guna menunjang penampilan.

Oleh karena itu gak ada salahnya buat kamu untuk mencoba peruntungan di bisnis yang satu ini.

Nah daripada berlama-lama lagi mending kita simak langsung aja nih 6 tips mendirikan bisnis salon kecantikan berikut ini:

1. Merencanakan bisnis salon rambut

Salon Rambut
Membuat rencana bisnis (Shutterstock).

Mengutip dari Career Addict, tips paling awal yang harus kamu lakukan sebelum menjalankan bisnis tersebut adalah merencanakan apa yang bakal dilakukan dalam jangka panjang.

Sebetulnya tips ini gak hanya berlaku untuk kegiatan bisnis ini, tapi juga berlaku di hampir semua jenis usaha yang orang lain lakukan. Cara ini memiliki tujuan agar saat di tengah jalan nanti kamu gak kalau menentukan arahnya mau kemana.

Untuk salon sendiri kamu harus menentukan target pasarnya seperti apa dan apakah mau fokus di perempuan atau pria.

2. Cari tahu regulasinya

Salon Rambut
Regulasi bisnis (Shutterstock).

Kedua kamu harus mengetahui segala macam regulasi dan hukum yang berlaku di wilayah tempat kamu membuka usaha. Regulasi penting agar nantinya kamu gak memiliki masalah dengan pihak terkait ketika operasional udah berjalan.

Karena jika udah jalan di tengah jalan bisa-bisa kamu harus mengeluarkan dana lebih untuk mengurusnya. Coba cari tahu tentang regulasinya ke warga setempat atau instansi pemerintah supaya informasi yang didapatkan lebih lengkap.

3. Mencari nilai jual utama

Salon Rambut
Mencari nilai jual berbeda (Shutterstock).

Selanjutnya di bisnis salon rambut yang kamu dirikan wajib memiliki keunikan tersendiri dari brand lainnya yang udah duluan beroperasi. Bisa dari sisi harga, konsep sampai pelayanan yang diberikan kepada pelanggan setiap datang berkunjung.

Dengan begitu para costumer akan mendapatkan pengalaman yang baik dan memiliki keinginan untuk kembali datang di lain hari. Poin ketiga ini bisa dikatakan menjadi salah satu yang vital dalam membangun usaha jasa seperti ini.

Maka dari itu kamu harus memikirkannya secara matang-matang ya!

4. Pilih lokasi yang tepat

 

Setelah menemukan nilai jual utama dalam bisnis salon rambut yang kamu jalani, langkah selanjutnya yang harus dicari tahu adalah memilih lokasi yang tepat. Poin keempat ini gak kalah penting dari poin ketiga karena jika salah, pastinya bakal berpengaruh terhadap jumlah pelanggan yang datang.

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

Kalau bisa cari tempat yang aksesnya mudah dan banyak dilalui oleh masyarakat sekitar. Lebih bagus lagi kalau lokasinya berada di samping jalan raya utama.

Namun biasanya ada beberapa konsekuensi jika kamu mendapatkan lokasi yang strategis yaitu harga sewa atau belinya yang mahal.

5. Rekrut tenaga terampil yang handal

Salon Rambut
Rekrut tenaga terampil (Shutterstock).

Empat tips sebelumnya bakal percuma kalau kamu gak memiliki tenaga terampil yang jago memangkas rambut. Efeknya tentu pelanggan bakal kecewa dan gak pengin lagi datang ke usaha yang kamu dirikan tersebut.

Tips yang satu ini emang agak gampang-gampang susah untuk dilakukan untuk kamu yang belum memiliki pengalaman di industri ini. Kamu bisa mencari teman atau ngobrol bareng pengusaha yang udah sukses menjalaninya terlebih dahulu.

6. Pikirkan kesejahteraan karyawan

Salon Rambut
Kesejahteraan karyawan (Shutterstock).

Hal terakhir yang harus kamu pikirkan kalau bisnis salon rambut mau panjang umur adalah kesejahteraan karyawan. Sebab keterampilan yang dimiliki oleh karyawan kamu untuk memotong rambut bisa aja lepas kapan aja kalau merasa kurang bahagia.

Permasalahan ini bakal menjadi kendala yang parah ketika bisnis kamu kekurangan sumber daya manusia guna menjalankan operasional.

Untuk mensejahterakan karyawan kamu bisa menaikkan gajinya secara berkala atau memberikan bonus jika keuntungan yang didapat berlebih di waktu tertentu.

Nah itulah 6 tips dalam membangun usaha salon rambut yang bisa kamu lakukan. Walaupun gak ada yang bisa menjamin sukses 100 persen, tetapi cara di atas bisa meminimalisir kerugian yang mungkin kamu alami. Semoga sukses! (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →