Merasa Penghematan Uang Sering Gagal? Barangkali Kamu Lupa Lakukan Tips-Tips Ini

Tips menghemat. (Shutterstock)

Menghemat merupakan bagian penting dalam pengelolaan keuangan. Dengan menghemat dan menabung uang yang dihemat, kita telah mempersiapkan diri menghadapi kondisi darurat.

Saat ini melakukan kegiatan tersebut bukanlah hal sulit. Pasalnya, cukup banyak tips menghemat yang bisa ditemukan di internet.

Meski mencari-cari tips menghemat itu gampang banget sekarang, rupanya nih masih ada orang-orang yang suka lupa menerapkannya.

Seperti yang diungkap Lifehack dalam ulasannya, ada beberapa tips yang sebenarnya gampang, tapi gak dijalankan karena lupa.

Apa saja tips-tips menabung tersebut? Yuk, kita cari tahu dalam ulasan berikut ini:

1. Membeli barang-barang bekas

Membeli barang bekas. (Pexels)
Membeli barang bekas. (Pexels)

Melakukan pembelian barang-barang bekas menjadi tips menghemat yang dianjurkan banyak orang. Sayangnya nih, tips ini juga suka dilupakan banyak orang.

Manfaat beli barang bekas bakal terasa banget saat kamu membeli mobil. Sebab, banyak uang yang bisa dihemat dengan membeli mobil bekas.

Meski begitu, gara-gara ada pameran beli mobil dengan beberapa tawaran menariknya, rencana beli mobil bekas ujung-ujungnya urung terwujud. Niatan pengin hemat uang juga otomatis gagal.

Tapi, hal utama yang harus diperhatikan ketika membeli barang bekas ialah perhatikan kondisi barang tersebut, tahun pembuatan, berapa tahun pemakaian. Dan, khusus untuk mobil bekas juga harus memperhatikan sudah digunakan berapa kilometer digunakan.

Dengan mengetahui beberapa poin di atas, kamu bisa memutuskan membeli kendaraan second tersebut atau memilih untuk meninggalkannya dan membeli yang baru dengan sistem cicilan.

2. Gak lakukan perbandingan waktu belanja

Gak lakukan perbandingan harga. (Pexels)
Gak lakukan perbandingan harga. (Pexels)

Tips menghemat uang ini juga menjadi wacana semata. Sikap impulsif yang gak bisa dibendung menjadi penyebab kenapa orang terlampau tergesa-gesa dalam berbelanja. Seolah-olah, barang yang mereka beli cuma dijual di satu toko.

Padahal, dari segi harga, siapa tahu mereka bisa dapat lebih murah di toko lain. Andaikan mau bersabar dan terus membandingkan, gak menutup kemungkinan mereka bakal dapat barang dengan harga yang sangat murah dibanding harga pertama yang mereka tahu.

Karena itu, sering-seringlah mengecek harga dulu secara online di ponsel cerdasmu. Misalnya, stok minyak goreng di rumah habis, daripada langsung meluncur ke supermarket, lebih baik cek dulu harga termurah secara online.

Nah, kalau kamu sudah mendapat harga paling murah, bisa memilih supermarket yang menawarkan minyak goreng dengan harga terendah. Kalau memungkinkan, kamu juga bisa membelinya secara online.

Namun, jika ingin melakukannya, kamu butuh waktu. Sementara kamu butuh banget minyak goreng untuk membuat gorengan di rumah.

3. Saat ada diskon, belilah dalam jumlah besar

Saat ada diskon, beli dalam jumlah besar. (Pexels)
Saat ada diskon, beli dalam jumlah besar. (Pexels)

Meningkatnya perkembangan teknologi dalam satu dekade terakhir membuat industri e-commerce berkembang pesat dan konsumen merasa sangat dimudahkan untuk berbelanja online.

Sikap konsumerisme yang satu ini membuat dompet kamu setiap bulannya habis hanya karena lapar mata saja. Padahal barang yang kamu beli belum tentu dibutuhkan.

Meski begitu, ketika kamu mendapati diskon di toko online atau supermarket yang jarang-jarang terjadi, sebaiknya sekali ada diskon, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya.

Kamu bisa melakukan pembelian barang dalam jumlah besar saat ada promo diskon tersebut. Katakanlah kamu biasa membeli untuk kebutuhan satu bulan. Karena ada diskon, belilah buat dua atau tiga bulan lamanya.

4. Gunakan kartu kredit saat ada penawaran menarik

Gunakan kartu kredit kalau ada penawaran menarik. (Pexels)
Gunakan kartu kredit kalau ada penawaran menarik. (Pexels)

Transaksi dengan kartu kredit di saat tepat juga sangat berguna untuk menghemat uang. Sekadar diketahui, menggunakan kartu kredit juga jadi salah satu tips menghemat uang.

Saat-saat muncul penawaran menarik adalah saat-saat yang tepat bertransaksi dengan kartu kredit. Misalnya, ada penawaran cicilan bunga 0 (nol) persen untuk belanja dengan minimal Rp 3 juta. Tentu saja saat-saat seperti ini jangan disia-siakan kalau pengin melakukan penghematan.

Sayangnya, cukup banyak orang gak memakai kartu kreditnya pada saat ada promo-promo tersebut. Mereka beralasan takut kebablasan menggunakannya.

Asalkan digunakan sesuai batas, mustahil kamu kebablasan menggunakan kartu kredit. Membatasi transaksi kartu hingga 30 persen gaji udah cukup kok untuk membuatmu terhindar kebablasan menggunakan kartu kredit.

5. Kalau bisa pinjam, kenapa harus beli?

Kalau bisa pinjam kenapa harus beli? (Pexels)
Kalau bisa pinjam kenapa harus beli? (Pexels)

Beberapa barang yang pemakaiannya cuma sesaat sebetulnya bisa didapat dengan meminjam ke kerabat atau teman.

Salah satu contohnya, daripada membeli buku ke toko buku setiap pekan, lebih baik meminjamnya kepada saudara maupun teman yang sudah memilikinya. Pun begitu dengan kamu, bisa bergantian meminjamkan buku kepada mereka jika kamu sudah lebih dulu memilikinya.

Meski menguntungkan, tips menghemat tersebut kini sudah jarang dilakukan karena suka terlupa.

Andaikan tips cara menghemat satu ini gak lupa untuk dijalankan, cukup banyak uang yang dapat kamu hemat. Kebayang kan berapa banyak uang yang keluar kalau kamu membeli tangga dibanding meminjamnya dari saudara atau tetangga?

6. Usahakan bayar transaksi secara tunai

Seorang wanita membayar transaksi secara cash salah satu tips berhemat

Membayar transaksi menggunakan kartu kredit memang menyenangkan. Tinggal gesek, pembayaran dilakukan di kemudian hari, bisa membantu kamu yang tidak memegang uang cash atau para generasi cashless saat ini.

Kamu juga bisa dapat diskon khusus, promo gratis, sampai cashback dengan kartu sakti tersebut. Bahkan, keuangan bisa jadi lebih sehat kalau punya kartu kredit. Dengan catatan, bijak menggunakannya!

Meski begitu, tidak selamanya penggunaan kartu kredit baik untuk dipakai dalam keseharian. Kalau gak paham dan gak ngerti cara pakainya, besar kemungkinan keuangan malah berantakan. Parahnya lagi, akan membuat hidup jadi gak tenang karena terlilit utang.

Agar terhindari hal seperti itu, lebih baik kamu menerapkan cara menghemat uang satu ini. Sebisa mungkin, gunakan uang tunai untuk setiap transaksi pembelanjaan. Dengan begitu, arus kas masuk dan keluar jadi lebih terkontrol.

Nah, itulah sejumlah cara menghemat uang bulanan dengan aksi sederhana yang bisa diterapkan dalam keseharianmu. Kadang hal-hal sepele ini bisa sering gak terpikirkan. Padahal bisa saja pengeluaran bisa bengkak gara-gara hal yang sepele. Dikit-dikit, lama-lama menjadi bukit lho.

Itulah beberapa tips menghemat yang suka lupa dijalankan orang-orang. Semoga saja setelah baca ulasan tadi, kamu gak lupa lagi buat menerapkannya ya!

Tapi, kalau kamu masih bingung bagaimana cara menerapkan tips berhemat, beberapa artikel Lifepal sudah mengupas tuntas langkah-langkahnya. Seperti dalam artikel cara menghemat dalam keseharian, hingga gimana caranya agar menghemat tapi tidak bikin boros.

Seluruh artikel di atas bisa memberi referensi padamu bagaimana langkah terbaik agar bisa menghemat dalam keseharian atau hemat tanpa membuat boncos. Jadi dua hal tersebut membantumu lebih bijaksana dalam mewujudkan hidup hemat yang hakiki.

So, yuk mulai terapkan gaya hidup hemat untuk keseharianmu agar cita-cita menjadi kaya raya sudah bisa terwujud di depan mata. Karena seperti diketahui, hidup hemat pangkal kaya. (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →