Pengin Usaha Jasa Titip Kamu Moncer Selama Bulan Ramadan, Begini Triknya

Usaha jasa titip kian marak jelang Lebaran (Pexels).

Usaha jasa titip kian marak jelang Lebaran (Pexels).

Usaha jasa titip kian berkembang pesat sejak beberapa tahun lalu. Siapa sih hari gini yang gak kenal dengan model usaha satu ini. Konsumen semakin dimudahkan dalam berbelanja tanpa harus capek. Cucuk duduk di dalam rumah, memerhatikan sosmed atau grup WhatsApp yang sudah dibuat, dan bayar.

Semudah itu cara bertransaksi masyarakat perkotaan saat ini. Bagi mereka yang sibuk, jasa titip atau jastip menjadi angin segar demi mendapatkan barang yang diinginkan.

Bulan Ramadan juga menjadi momentum tepat bagi penyedia layanan ini. Pasalnya, permintaan titipan akan melonjak drastis seiring tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan uang mereka.

Ditambah lagi banyaknya ritel yang berlomba-lomba memberikan potongan harga hingga 70 persen. Hal ini yang semakin membuat masyarakat kian semangat mengejar promo tersebut dengan bantuan jastip.

Melansir laman Kompas.com, berikut beberapa trik agar usaha jastipmu kian moncer selama bulan Ramadan:

Baca juga: 20 Menu Buka Puasa dan Sahur yang Menggoyang Lidah di Bulan Ramadan

1. Beri promo

Jasa Titip
Memberikan diskon dan promo menarik lainnya (Pexels).

Jangan cuma ritel yang memberikan promo, tetapi kamu juga. Misalnya customer sudah belanja di atas Rp 500 ribu, kamu bisa memberikan gratis ongkir dan tambahan diskon 5 persen untuk total belanja.

Dengan begitu customermu akan semakin senang dan mengulang pesanannya. Jangan sekedar mencari untung semata, tapi pikirkan juga bagaimana konsumen akan terus mencari jasa kalian.

2. Aktif mencari event sale

Jasa Titip
Aktif mencari event sale (Pexels)

Di bulan Ramadan ini banyak bazaar yang menawarkan event sale. Bukan cuma di ritel besar saja yang ada di pusat perbelanjaan terkemuka, tetapi bazaar kecil pun juga menawarkan promo serupa.

Ini bisa kamu jadikan peluang untuk menggaet konsumenmu dengan aktif memberikan informasi dimana event sale tersebut berlangsung. Jangan lupa beri tahu mereka kapan kamu akan kesana dan batas akhir dari event tersebut.

3. Catat item yang direkomendasikan

Jasa Titip
Catat semua barang yang rekomendasi (Pexels).

Jika kamu jeli dan teliti menemukan barang bagus, itu bisa direkomendasikan kepada calon pembelimu. Berikan spesifikasi sejelas-jelasnya kepada mereka. Misalnya pada event Midnight Sale, beri informasi sedetail mungkin produk merek apa saja yang memberikan potongan besar.

Termasuk informasi ketersediaan ukuran dan warna. Hal ini bisa jadi kunci jasa titip kamu dilirik banyak konsumen. Jadi jangan malas untuk memberi informasi sekecil apapun ya.

4. Perluas jaringan Jastip

Jasa Titip
Perluas jaringan

Jangan pelit info sesama jastiper. Karena jastiper lain juga akan melakukan hal serupa padamu. Saling bertukar informasi dimana sedang ada event sale atau setidaknya produk apa yang tengah menjadi tren.

Kamu malah bisa berkolaborasi dengan mereka di dalam suatu event atau bazaar untuk mencari barang pesanan masing-masing. Keuntungannya adalah kamu bisa mendapatkan keluarga baru yang seprofesi. Semakin luas jaringan yang kamu miliki, maka pengalaman dan jumlah penitip juga akan semakin bertambah.

5. Gunakan media sosial sebaik mungkin

Jasa Titip
Pergunakan medsos sebaik mungkin (Pexels).

Jastip identik dengan media sosial. Di bulan Ramadan ini kamu harus aktif mempromosikan event sale yang ada. Bahkan kalau dalam sehari kamu harus aktif sesering mungkin memberikan informasi. Barangkali ada pengikutmu yang lupa bahwa sedang berlangsung Midnight Sale besar-besaran di sebuah pusat perbelanjaan.

Mempromosikan apapun di media sosial saat ini cukup efektif. Apalagi di bulan Ramadan, banyak orang yang merasa luang dan bermain medsos demi membunuh waktu luang mereka.

Nah itu tadi lima cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk memajukan usaha jasa titip di bulan Ramadan. Meski pekerjaan tersebut melelahkan, jalani dengan ikhlas dan lapang dada. Juga jangan memikirkan keuntungan semata, tapi lebih ke membantu mereka yang tidak memiliki waktu untuk mendapatkan barang yang dicari. Tetap semangat dan semoga informasi ini berguna! (Editor: Winda Destiana Putri).