Tujuan Ban Mobil Diberi Alur Adalah Demi Keamanan Berkendara

tujuan ban mobil diberi alur adalah

Tujuan ban mobil diberi alur adalah untuk memperbesar gaya gesek ban dengan jalan. Dengan kata lain tujuan ban mobil diberi alur adalah mencegah mobil, terutama ban tidak tergelincir ketika ban dan jalanan bersinggungan.

Beberapa pakar otomotif juga menjelaskan bahwa tujuan ban mobil diberi alur adalah agar daya cengkram ban dengan trek tercapai. Bayangkan jika ban gundul, tanpa alur maka akan berbahaya jika ban yang sudah aus terus menerus kita gunakan.

Sehingga jelas bahwa secara garis besar tujuan ban mobil diberi alur adalah untuk keselamatan berkendara.

Meski sepele, alur ban juga memiliki standar kedalaman alurnya. Yaitu harus kurang dari 1,6 millimeter dari permukaan atas baris TWI. Jika kurang dari itu, maka segeralah ganti ban baru.

Jadi, tidak hanya sebagai pemanis dan pembuat keren motif ban. Sekali lagi bahwa tujuan ban mobil diberi alur adalah untuk menjaga kendaraan kalian melaju stabil,.

Sehingga ketika melaju di tengah musim hujan seperti sekarang ini, genangan dimana-mana, mobil tidak mudah tergelincir

Selain itu, tujuan ban mobil diberi alur adalah…

Setiap ban mobil yang berjalan di jalanan umum, pasti memakai ban dengan alur beraneka ragam. Tujuan ban mobil diberi alur adalah memberikan gaya gesek yang kemudian semakin diperbesar ketika sudah bersentuhan dengan permukaan jalan.

Alur ban sendiri kini ada yang memanjang, ada yang mengelilingi permukaan ban. Motifnya beragam dan semakin sulit treknya maka alur ban pun semakin dalam. Misal untuk mobil offroad alurnya lebih dalam.

Pada mobil off road tujuan ban mobil diberi alur adalah agar mudah berpijak di tanah yang menggumpal dan membuat gesekan antara ban dan tanah layaknya menggali.

So, mobil bisa tetap di gas di saat ban masuk kubangan, atau mendaki bukit terjal sekalipun.

Seperti diketahui bahwa ban menjadi salah satu komponen penting yang harus ada pada suatu kendaraan tidak terkecuali pada mobil atau kendaraan lainnya. karena itulah ada 4 alasan pemberian pada alur ban mobil.

Untuk lebih jelasnya berikut 4 tujuan ban mobil diberi alur adalah sebagai berikut ini:

Tujuan ban mobil diberi alur adalah memberikan gaya gesek lebih

Pertama tujuan utama ban mobil diberi alur adalah untuk memberikan gaya gesek lebih besar. Hal ini tentu sudah dijelaskan sebelumnya. Ban tidak hanya diberi tekstur kasar, namun juga alur agar mampu berkombinasi untuk memberikan gaya gesek bagi mobil.

Sehingga mobil mampu melaju dengan lebih mudah melewati berbagai jenis jalan. Ban juga tidak akan mudah tergelincir walau terus bersinggungan dengan permukaan jalan.

Tujuan ban mobil diberi alur adalah menambah estetika

Selanjutnya, tujuan ban mobil diberi alur adalah untuk menambah estetika. Jika kalian perhatikan, di beberapa toko ban. Tampilan ban yang menarik biasanya  dilihat dari bentuk alurnya.

Ada bermacam-macam tampilan alur pada ban. Bahkan satu merek ban mobil bisa memiliki berbagai macam desain alur. Karena selain ukuran ban mobil yang menarik perhatian orang, motif alur pada ban juga bisa meningkatkan estetika kendaraan.

Tujuan ban mobil diberi alur adalah mengalirkan air

Kemudian, alasan ketiga kenapa ban memiliki alur adalah untuk adalah mengalirkan air. Ketika Anda melewati jalanan basah saat hujan atau digenangi air, maka alur di permukaan ban membantu proses mobil melaju.

Air dalam jumlah banyak dapat menahan laju mobil, dengan alur permukaan ban air bisa mengalir sehingga tidak lagi mengganggu laju mobil.

Kemudian daya cengkram ban terhadap permukaan jalan juga tetap besar. Hal ini membuat Anda dapat berkendara dengan lebih mudah dan cepat.

Tujuan ban mobil diberi alur adalah mencegah hydroplaning

Sebenarnya ini masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Hanya saja ini yang paling sering terjadi pada mobil yang bannya sudah gundul.

Mereka mengalami hydroplaning yang membahayakan mobil ketika melaju di tengah genangan atau hujan lebat.

Salah satu tujuan ban mobil diberi alur adalah mengurangi hydroplaning atau yang dikenal dengan selip. Hydroplaning atau selip adalah kondisi di mana ban kehilangan cengkraman pada jalan karena adanya lapisan air di antara jalanan dan ban.

Jadi saat hujan membasahi bumi, air tidak langsung terserap melainkan seringkali menggenang di jalanan.

Genangan air ini merupakan lapisan air yang menghalangi menyentuhnya karet ban ke aspal jalan. Tanpa adanya alur ban, ban akan berjalan di atas air tanpa bisa mencengkram aspal jalanan.

Lebih buruk lagi, ban yang halus juga akan mendorong air ke bagian depan ban menjadi sebuah gundukan air yang menghalangi jalannya ban.

Hal ini menyebabkan ban sulit maju dengan lurus dan tiba-tiba berbelok ke samping kanan maupun kiri, dan berakselerasi liar.

Bahkan genangan air yang sangat dangkal, setinggi 0,3 sentimeter pun dapat menyebabkan selip pada kendaraan yang melaju pelan.

Untuk itulah ban mobil diberi alur dengan tujuan agar ban bisa tetap melibas jalan dengan mencengkram aspal dan

Jenis ban tanpa alur

Meskipun tujuan ban mobil diberi alur adalah untuk mencengkram jalan agar mobil bisa melaju dengan baik dan mencegah celaka. Namun ada juga lho ban yang dibuat tidak ada alurnya alias botak.

Ya, ban jenis ini biasanya digunakan untuk jet darat atau mobil Formula 1. Jenis ban ini diberi nama ban slick. Ban slick sengaja tidak diberi alur agar seluruh permukaan ban tersebut dapat menyentuh aspal jalan secara maksimal pada saat kering.

Sehingga daya cengkramannya pun menjadi lebih kuat dibandingkan ban dengan alur untuk mobil biasa. Makanya ketika hujan lebat biasanya balapan akan dihentikan untuk mengganti ban, atau bahkan ditunda jika hujannya terlalu lebat.

Bagi kalian yang menggunakan mobil harian, sangat sangat tidak direkomendasikan menggunakan ban slick. Gunakanlah ban dengan alur yang masih tebal.

Karena itulah ban mobil diberi alur dengan tujuan agar mobil kalian bisa melaju sempurna di jalan kering maupun basah, dan juga di berbagai cuaca.

Jenis alur ban mobil berdasarkan bentuknya

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa ban mobil diberi alur dengan tujuan untuk menjaga keselamatan dalam berkendara. Maka ini kalian juga harus paham beberapa jenis alur pada ban mobil.

Hal ini agar ketika kalian memilih ban berdasarkan estetika alurnya, kalian juga paham tentang motif alur pada ban itu sendiri. Hal ini karena alur ban terdiri atas beberapa jenis.

Tipe simetris

Alur ban jenis ini biasanya digunakan oleh mobil berpenumpang. Cirinya adalah, alur pada ban ini biasanya memiliki tapak dan sisi sama dengan metode rotasi depan, belakang, kanan, maupun kiri. Jenis ini biasanya digunakan pada multi directional.

Tipe asimetris

Alur ban asimetris biasanya paling banyak dipilih oleh para pengendara. Hal ini karena ban jenis ini mampu beradaptasi dengan berbagai jenis cuaca.

Tipe searah

Jenis alur ban ini biasanya ditemukan pada mobil-mobil premium. Kemudian juga beberapa mobil yang menggunakan ban alur ini adalah mobil dengan performa mesin sangat tinggi. Sayangnya, alur seperti ini tidak dapat melakukan rotasi pada segala arah, jadi hanya bisa 1 arah saja.

Jenis alur ban mobil berdasarkan motif alurnya

Selain dari bentuk alurnya yang simetris dan asimetris dan searah. Alur ban juga dibedakan dari motif alurnya. Meskipun sepele, bentuk alur sebenarnya memiliki standar keamanannya sendiri dan fungsi khusus.

Berikut 3 jenis alur ban berdasarkan motifnya:

Alur vertikal

Alur vertikal merupakan alur ban paling sederhana. Ban mobil diberi alur dengan tujuan vertikal ini untuk meningkatkan kapasitas drainase. Selain itu alur vertikal juga bertujuan untuk mengurangi resistensi secara maksimum.

Alur vertikal ini diklaim memiliki tingkat kelebihan paling rendah karena karena kompresi udara berkurang. Jenis alur vertikal ini cocoknya untuk mobil yang berjalan di dalam perkotaan, jalan yang indah, jalan yang panjang

Alur Lug

Jenis alur ini berbentuk seperti lug, biasanya diatur di tepi ban. Alur lug juga ada arah persegi dengan tepi. Alur lug memiliki kelebihan berupa mampu meningkatkan traksi dan meningkatkan pegangan.

Namun ketahanan slip horizontal jadi rendah, dan tingkat kebisingannya juga cukup besar. Mobil yang cocok dengan ban alur lug adalah mobil yang bergerak dengan kecepatan lambat, di jalan yang buruk, jalan yang tidak beraspal, medan yang kasar.

Alur Zig-Zag

Alur zig-zag atau biasanya juga disebut dengan alur cacing adalah garis lengkung yang terlihat seperti cacing. Ban mobil diberi alur dengan tujuan zig-zag ini untuk meningkatkan performa berkendara.

Alur zig-zag ini juga mempunyai banyak kelebihan yaitu mampu meningkatkan efisiensi pengereman hingga mampu mengurangi slip panjang, slip roda.

Kapan harus ganti ban mobil?

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, manfaat ban mobil diberi alur adalah untuk menghindari potensi adanya bahaya yaitu tergelincir. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan kondisi ban yang kalian gunakan pada mobil kesayangan kalian.

Jangan sampai kalian lalai untuk memeriksa kondisi ban. Sehingga membahayakan keselamatan dan keamanan kalian saat berkendara.

Ban mobil diberi alur dengan tujuan untuk memberikan gaya gesek, nah gesekan tersebut lama kelamaan membuat ban jadi gundul atau aus.

Makanya, sebelum hal tersebut terjadi pada kalian. Sebaiknya ketahui ciri ban yang harus diganti. Namun biasanya ban diganti ketika masuk tahun ketiga pemakaian. Jika sudah sampai pada titik massa tersebut, maka segeralah cek kedalaman alur.

Jika dilihat ban sudah nyaris gundul atau sudah gundul. Kalian bisa segera meminta teknisi di bengkel kesayangan kalian untuk mengganti ban. Jika sudah ban sudah gundul, maka kalian harus segera menggantinya dengan yang baru.

Cara merawat ban mobil

Setelah kalian mengetahui tentang manfaat ban mobil diberi alur adalah untuk mencegah kecelakaan dan membuat kalian selamat dalam perjalanan. Maka kalian juga harus tahu cara merawat ban mobil.

Bagaimanapun ban mobil berperan vital pada mobil, selain untuk membantunya berjalan.

Ban juga bisa jadi penyebab awal dan paling sering mobil mengalami kecelakaan atau musibah. Mulai dari ban gundul yang berpotensi membuat ban slip, tergelincir atau bahkan mudah pecah.

Nah agar semua hal tersebut terjadi tiba-tiba. Sebaiknya kalian memahami beberapa cara merawat ban mobil. Hal ini tentu untuk membuat usia ban mobil jadi jauh lebih lama dan juga mencegah hal buruk terjadi di jalanan.

Berikut ini beberapa cara merawat ban mobil supaya kondisinya tetap prima.

Perlakukan ban dengan baik

Penting bagi kalian untuk mengetahui cara memperlakukan dan menyesuaikan gaya mengemudi dengan jenis ban. Jika memiliki ban dengan ukuran dan tapak standar, jangan paksakan untuk bermanuver melebihi kapasitas.

kebiasaan tersebut ternyata dapat membawa pengaruh buruk karet dan masa ban. Lalu, apabila trek atau jalan memang terlalu sulit, jangan paksakan kendaraan untuk melewatinya.

Tentu akan jauh lebih aman dan nyaman, jika kalian memilih jalur lain yang lebih nyaman untuk dilewati.

Perhatikan tekanan angin

Ban mobil diberi alur dengan tujuan untuk membuat berkendara lebih aman dan nyaman, Namun hal tersebut tidak akan bisa dicapai jika ban kekurangan tekanan angin. Jalan tidak stabil dan berpotensi membuat pecah ban.

Untuk itu selalu cek tekanan angin di dalam ban. Lakukan pemeriksaan secara berkala, paling tidak sebulan sekali. Pastikan tekanan angin ban mobil kalian sudah sesuai dengan yang direkomendasikan.

Perhatikan, untuk tekanan angin pada ban mobil jangan sampai kurang atau lebih. Dampaknya akan membuat ban jadi rusak parah terutama pada bagian tapak ban. Selain itu juga bisa menyebabkan permukaan tidak merata sehingga berpengaruh pada daya kendali dan pengereman mobil.

Rotasi ban

Untuk mencegah ban gundul maka lakukanlah pergantian posisi ban. Hal ini untuk memperpanjang umur pemakaian ban. Rotasi ban sebaiknya dilakukan setiap 7,5 ribu hingga 10 ribu kilometer.

Balancing

Agar ban kalian tetap prima dan awet, sebaiknya dilakukan pula penyeimbangan atau balancing. Hal ini agar mobil lebih nyaman saat dikendarai. Kemudian, jangan lupa juga untuk melakukan balancing setiap kali pergantian atau rotasi ban.

Untuk lebih meningkatkan lagi kenyamanan dalam mengemudi, kalian juga bisa melakukan spooring dalam jangka waktu tertentu.

Tips dari Lifepal! Manfaat ban mobil diberi alur adalah untuk memperbesar gaya gesek ban dengan jalan. Dengan kata lain tujuan ban mobil diberi alur adalah mencegah mobil, terutama ban tidak tergelincir ketika ban dan jalanan bersinggungan.

Beberapa pakar otomotif juga menjelaskan bahwa manfaat ban mobil diberi alur adalah agar daya cengkram ban dengan trek tercapai.

Alur ban juga memiliki standar kedalaman alurnya. Yaitu harus kurang dari 1,6 millimeter dari permukaan atas baris TWI. Jika kurang dari itu, maka segeralah ganti ban baru.

Jadi, tidak hanya sebagai pemanis dan pembuat keren motif ban. Jangan lupa untuk memberikan perlindungan untuk mobil kesayangan kamu dengan asuransi mobil terbaik. Pilihlah asuransi mobil yang sesuai dengan kebutuhan.

Lindungi mobilmu

Biaya perbaikan dan perawatan mobil tentu tidak murah. Jangan sampai biaya perbaikan mobil kesayanganmu justru membebani pengeluaranmu.

Manfaatkan asuransi mobil all risk supaya kamu gak perlu pusing lagi dengan tagihan bengkel karena kamu akan terjamin dari biaya perbaikan kerusakan ringan dan berat, bahkan dapat ganti rugi atas kehilangan akibat pencurian.

Hitung sendiri berapa kisaran preminya dengan Kalkulator Lifepal berikut ini.

Kemudian pilihlah asuransi mobil yang cocok, dengan bantuan Kuis Asuransi Mobil Lifepal di bawah ini

Pertanyaan seputar tujuan ban mobil diberi alur adalah 

Beberapa pakar otomotif menjelaskan bahwa tujuan ban mobil diberi alur adalah agar daya cengkram ban dengan trek tercapai. Yuk, cek info selengkapnya pada artikel ini.
Asuransi mobil memberikan pertanggungan atas risiko seperti tabrakan, benturan, tergelincir, kebakaran, hingga kehilangan. Daripada risiko tersebut menguras tabunganmu, lebih baik manfaatkan asuransi mobil untuk mengantisipasinya. Cari tahu rekomendasinya di Lifepal.