Biar Gak Rugi, Ketahui Cara Mudah Tukar Tambah Motor Lama dengan Motor Baru

Perkembangan industri otomotif setiap tahun terus meningkat pesat, tak heran hal ini membuat produsen otomotif ternama berlomba-lomba mengeluarkan produk terbarunya untuk meraih hati konsumen.

Di Indonesia sendiri, hampir setiap tahun saat pameran otomotif digelar, selalu ada saja produk baru yang diperkenalkan produsen otomotif, termasuk kendaraan roda dua yang terus menjadi primadona masyarakat Indonesia.

Hal ini tergambar jelas dari Motorcycles Data yang memaparkan, penjualan sepeda motor di Indonesia pada tahun lalu mencapai 6.487.460 unit. Di bawah Indonesia, penjualan motor terbanyak kedua di kawasan ASEAN adalah Vietnam. Sepanjang 2019, Vietnam menjual sebanyak 3.271.000 unit sepeda motor.

Sedangkan negara tetangga Malaysia penjualan motornya hanya 546.813 unit. Sementara Singapura lebih rendah lagi, yaitu hanya 19.356 unit. 

Sebab, di Indonesia kendaraan roda dua dinilai menjadi pilihan moda transportasi yang cepat, efisien, dan juga terjangkau untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di beberapa kota besar di Indonesia. Kemudian dari sisi perawatan juga terbilang mudah dan cukup banyak jaringan bengkel yang tersedia maupun suku cadang.

Apalagi ada stigma di masyarakat kalau memiliki motor baru akan terlihat lebih prestise dibandingkan motor lama. Selain itu, inovasi dari para produsen otomotif roda dua juga semakin berkembang mulai dari model, performa mesin, hingga tingkat konsumsi bahan bakar. Imbasnya banyak orang yang tergoda untuk mengganti motor lama dengan motor baru.

Cara mudah tukar tambah motor

tukar tambah motor

Salah satu cara yang umum terjadi adalah dengan melakukan tukar tambah motor lama dengan motor baru. Cara ini merupakan salah satu opsi yang bisa diambil ketika ingin membeli motor baru, yakni hasil dana penjualan motor lama akan ditambahkan untuk membeli motor baru.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin melakukan tukar tambah motor lama dengan yang baru, sebab dengan melakukan tukar tambah artinya perlu ada perhitungan yang adil dan kesepakatan antara pemilik motor dan penjual, baru kemudian dilakukan transaksi tukar tambah motor.

Lalu apa saja yang harus menjadi perhatian ketika melakukan tukar tambah motor? Berikut ulasannya.

1. Siapkan motor dengan baik

Jika berniat melakukan tukar tambah motor lama dengan motor baru, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kesiapan motor yang akan ditukar tambah. Persiapan ini mulai dari tampilan motor, kondisi mesin, hingga performa mesin.

Jangan sungkan untuk mengeluarkan sedikit biaya untuk mempersiapkan kondisi motor yang akan dijual, sebab semakin baik kondisinya tentu harganya akan semakin meningkat atau nilai jualnya tidak jatuh.

Lakukanlah perbaikan minor atau kecil jika ada kerusakan, cuci motor atau jika perlu bawa ke salon motor untuk perawatan lengkap. Sedangkan untuk kondisi mesin, pastikan mesin dalam kondisi yang prima, dan tidak ada kerusakan apapun. Jangan sampai harga jual motor terlalu rendah akibat kondisi motor tidak dalam kondisi yang prima.

2. Pastikan kelengkapan surat-surat

Kemudian, perhatian selanjutnya adalah kepada surat-surat kendaraan, mulai dari Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan juga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Dengan kelengkapan legalitas ini membuat harga motor tidak akan jatuh, dan dipastikan bukan motor curian atau ilegal yang tanpa surat.

Gak cuma itu aja, dalam proses tukar tambah motor dan transaksi jual beli, kelengkapan surat-surat kendaraan menjadi hal yang sangat penting, jika kendaraan masih dalam status kredit dan BPKB masih ditahan pihak leasing, maka urungkan niat untuk melakukan tukar tambah motor, opsi yang bisa dipilih adalah dengan over kredit bukan tukar tambah.

Kemudian, pastikan juga pajak motor tidak memiliki tunggakan atau denda yang harus dibayarkan akibat dari keterlambatan atau belum membayar pajak kendaraan bermotor.

3. Perhatikan tahun pembuatan dan modifikasi

Tahun pembuatan kendaraan bermotor juga menjadi hal penting saat ingin melakukan proses tukar tambah motor. Semakin tua tahun pembuatan motor maka harga motor tersebut akan semakin rendah, sebaliknya semakin muda tahun pembuatan, maka harga tidak serendah motor tua.

Ada baiknya pastikan motor yang ditukar tambah usianya tidak lebih dari 5 tahun, sebab jika lebih maka akan sepi peminat atau bahkan banyak dealer yang tidak mau menerima kendaraan tersebut untuk ditukar tambah.

Kemudian, urungkan niat jika melakukan tukar tambah motor dengan motor yang sudah dimodifikasi atau sudah dirombak, sebab banyak dealer yang tidak menerima tukar tambah dengan motor yang sudah dimodifikasi.

4. Pertimbangkan nilai taksir

Setelah mempertimbangkan beberapa hal diatas, langkah final dalam melakukan tukar tambah motor adalah mempertimbangkan nilai taksir motor yang akan ditukar tambah, pastikan nilai taksir ini tidak kerendahan dan tidak merugikan salah satu pihak, jadi harus ada kesepakatan kedua belah pihak.

Cara yang bisa dilakukan adalah dengan melihat harga kisaran atau harga pasaran motor yang akan dijual untuk tukar tambah, harga ini bisa dilihat dari situs-situs jual beli online.

Akan tetapi juga perlu melihat dan mempertimbangkan kondisi motor, pajak motor, hingga jumlah kilometer yang tertera pada kendaraan. Jika dalam kondisi prima dan pajak dalam kondisi hidup, tidak ada salahnya memberikan penawaran harga tinggi karena kualitas motor yang masih baik.

Trik mudahnya adalah ketahui dahulu harga motor baru yang diincar, baru membuka harga motor lama yang ingin ditukar tambah. Yang jelas proses ini perlu kesepakatan kedua belah pihak, jika menemui jalan buntu maka urungkanlah niat tukar tambah motor.

Langkah-langkah tukar tambah motor

Jika beberapa hal diatas sudah dipenuhi dengan baik, maka proses tukar tambah motor bisa dilakukan, baik dengan dealer resmi atau outlet penjualan motor second dengan mengikuti beberapa langkah berikut ini.

1. Membuat janji

Buatlah janji pertemuan untuk melakukan proses transaksi tukar tambah motor lama dengan motor baru.

2. Tentu waktu untuk mengecek

Jika sudah menentukan waktu, hal yang perlu dilakukan adalah melakukan inspeksi atau menilai kelayakan sepeda motor lama yang akan dijual, mulai dari fisik kendaraan, surat-surat kendaraan, hingga pajak kendaraan.

3. Menaksir harga jual

Setelah inspeksi diselesaikan, maka biasanya masuk ke dalam proses penentuan nilai taksir harga jual sepeda motor lama, jika setuju kedua belah pihak bisa melanjutkan proses dengan melakukan transaksi, yakni penetapan harga jual dan berapa nominal yang perlu ditambahkan untuk membeli motor baru.

4. Tentukan cara pembayaran

Kemudian, memilih skema pembayaran nominal yang perlu ditambahkan untuk membeli motor baru, jika memiliki dana yang cukup, maka disarankan untuk membayar secara cash atau tunai. Jika tidak cukup, opsi yang dapat diambil adalah skema kredit. Biasanya dealer akan memberikan opsi layanan kredit dari leasing yang telah bekerja sama.

5. Persiapkan semua dokumen terkait

Untuk pengajuan aplikasi kredit motor, pastikan membawa beberapa dokumen penting seperti foto kopi KTP, foto kopi kartu keluarga dan data-data lain yang diperlukan pihak leasing.

Sebagai tips jika memilih opsi kredit, sebaiknya seluruh hasil dan penjualan motor yang lama dipergunakan untuk membayar uang muka atau Down Payment (DP) dengan nominal tertinggi. Hal ini perlu dilakukan agar beban keuangan untuk cicilan setiap bulan tidak terlalu berat, dan tenor cicilan pun tidak terlalu lama.

Apa kelebihan dan kekurangan tukar tambah motor?

tukar tambah motor

Sementara itu, sebelum melakukan transaksi tukar tambah motor, sebaiknya ketahui dulu apa kelebihan dan kekurangan dari sisi konsumen untuk tukar tambah motor ini.

Kelebihan pertama yang bisa didapatkan konsumen jika menukar tambah motor lama dengan motor baru ke dealer resmi adalah proses yang berlangsung cepat, dan tidak perlu ribet melakukan jual motor lama yang belum tentu langsung laku atau dibeli orang.

Kemudian, konsumen juga tidak perlu menyiapkan dana untuk DP motor baru yang akan dibeli, DP ini biasanya akan ditutup dengan dana hasil penjualan motor yang lama. Misalkan dengan asumsi sebuah motor baru memiliki harga Rp12 juta, kemudian nilai taksir motor yang lama Rp6 juta, maka hanya tinggal menambahkan saja sisa dana Rp6 juta.

Selain itu, dengan menukar motor lama dengan motor baru pada dealer tersedia skema pembayaran kredit maupun cash.

Sedangkan, dari kekurangannya adalah kecocokan nilai taksir harga jual motor yang lama, meskipun melihat nilai pasaran, yang pasti dealer akan menilai berdasarkan kondisi motor, kelengkapan legalitas, hingga tahun pembuatan motor.

Kemudian, gak semua dealer mau terima tukar tambah motor, kendalanya adalah tahun pembuatan dan juga batasan usia kendaraan, dealer memiliki ketentuan motor yang bisa ditukar tambah memiliki rentang usia yang masih relatif muda yakni dibawah tiga tahun.

Nah, dengan mengetahui apa saja yang harus diperhatikan, dilakukan, dan untung ruginya melakukan tukar tambah motor, seharusnya jangan bingung lagi ya bagaimana tahapan tukar tambah motor yang tidak membuat rugi dan juga kantong jebol.