25 Ide Bisnis Kekinian Modal 1 Juta Rupiah, Cocok untuk Pemula!

ide bisnis kekinian

Ada banyak ide bisnis kekinian yang namanya sekarang tenar berawal dari bisnis rumahan dengan modal kecil lho! Bahkan banyak usaha modal 1 juta yang bisa kamu jalani. 

Di era serba canggih seperti sekarang, memang sudah tidak zaman lagi ide bisnismu terhenti karena alasan ‘butuh modal besar’. 

Lumayan kan, dengan modal Rp1 jutaan saja, kamu sudah bisa mendapatkan keuntungan yang kemudian bisa dimanfaatkan untuk memenuhi perencanaan keuangan lebih baik.

Seperti untuk modal investasi, mendaftarkan diri dalam asuransi kesehatan, dan lain sejenisnya.

Kembali lagi ke topik awal, bahkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, ibu Susi Pudjiastuti yang bisnisnya kini sukses di kancah internasional pun dulunya hanya diawali dengan modal uang Rp750 ribu pada saat itu.

Sekedar ingin menambah uang jajan, usaha sampingan untuk memenuhi passion, atau memang niat berwirausaha, tidak ada salahnya memulai bisnismu dengan modal kecil terlebih dulu.

Justru dengan cara ini, kamu jadi bisa mempersiapkan mental dan belajar lebih banyak soal mengelola usaha untuk mengembangkan bisnis sampai berhasil. Salah satu contohnya, mulai usaha modal 1 juta saja. 

25 ide bisnis kekinian modal 1 juta rupiah

Berkaitan dengan keuntungan dan risiko dari berbisnis kecil-kecilan, maka modal menjadi salah satu faktor yang patut dipertimbangkan.

Modal 1 juta dinilai tidak terlalu besar, jadi risikonya pun tidak terlalu menakutkan.

Buat kamu yang baru mau memulai bisnis kecil-kecilan dan bingung harus memulai dari mana, ini 25 ide usaha modal 1 juta yang bisa menghasilkan keuntungan berlipat ganda.

1. Cetak foto polaroid

Jangan dianggap sepele, jasa cetak foto polaroid nyatanya termasuk bisnis bermodal kecil tapi menguntungkan lho.

Foto bergaya polaroid ini banyak diminati karena memberi kesan keren dan cocok untuk dijadikan koleksi, aksesoris aesthetic ruangan, hingga dekorasi acara.

Berbekal printer khusus foto dan 1 set kertas foto yang dijual dengan harga ekonomis, kamu sudah bisa memulai bisnis ini.

Bahkan kalau kamu bisa mengembangkan kreativitasmu dengan jasa cetak foto polaroid ini, kamu bisa mendapat lebih banyak keuntungan lebih lho.

Misalnya dengan mendesain berbagai background foto yang membuat pelanggan lebih tertarik untuk mencetak foto dengan jasa kamu.

2. Bisnis kaus pre-order 

Contoh usaha kekinian yang bisa dimulai dengan modal 1 juta ialah membuka jasa kaos pre-order.

Ide ini tak kalah menarik karena industri fesyen seakan tidak pernah ada matinya. Inilah salah satu celah bisnis yang harus kamu jalani!

Kamu tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk modal karena dengan sistem preorder, kaus atau baju yang akan diproduksi adalah kaus yang sudah dipesan dan pembeli sudah membayarkan DP (down payment) atau uang muka di awal.

Pada dasarnya sistem ini bisa kamu terapkan untuk berbagai produk lainnya. Intinya dengan sistem PO ini, modal yang kamu butuhkan pun jadi lebih kecil karena sebagian berasal dari pelanggan.

3. Souvenir pernikahan

Keperluan pernikahan yang semakin unik dan beragam adalah peluang bisnis menarik yang harus kamu pertimbangkan.

Salah satunya ialah souvenir unik terbuat dari kain flanel yang dapat dibentuk jadi gantungan kunci atau bros.

Bermodalkan kain flanel 1 meter kamu bisa membuat 50 gantungan kunci dengan rincian sebagai berikut:

Kain flanel 1 meterRp15 ribu
Gantungan kunci 5 lusinRp5 ribu
Lem 4 buahRp2 ribu
Benang jahit 1 buahRp2 ribu
Jarum jahit 1 buahRp500
MaintenanceRp3 ribu
Total Rp27.500

Setiap gantungan kunci dijual seharga Rp4 ribu, kalikan 50 maka hasilnya Rp 200.000. Biasanya untuk pernikahan sederhana, butuh 250 gantungan kunci. Sehingga total modal yang dibutuhkan adalah Rp 1 juta.

Dari situ, kamu dapat keuntungan sekitar: Rp1 juta – (Rp27.500 x 5) = Rp862.500. Hampir dua kali lipat!

4. Usaha dropship 

Contoh usaha kecil-kecilan ini bisa dibilang modalnya Rp 0, alias tidak butuh modal!

Sistem dropship dalam bisnis belanja online memiliki kemudahan akses dengan bujet minimum. Cukup gunakan gadget yang kamu miliki untuk memposting produk-produk yang kamu jual melalui sosial media. 

Usahakan produk yang dijual berkaitan dengan kebutuhan harian agar peminat barangnya terus ada, misalnya seperti baju, perabot rumah tangga, hijab, dan sebagainya. 

Pilih reseller yang terpercaya, lihat review dari para pembeli di toko online yang akan menjadi reseller kamu.

Tujuannya agar produk yang kamu jual tidak mengecewakan pembeli. Lakukan bisnis ini dengan konsisten maka keuntungannya bisa sangat menjanjikan.

5. Pembuatan parsel atau hamper

Usaha kecil-kecilan seperti pembuatan parsel atau hamper ini hanya butuh modal Rp 1 juta untuk membeli keranjang dan peralatan pendukung lainnya.

Bisnis yang satu ini bisa mendulang keuntungan yang sangat besar menjelang hari raya.

Bahkan jika kamu jeli melihat peluang dan pintar menyusun strategi pasar, kamu dapat mengembangkan bisnis parsel ini dalam skala yang intens seperti parsel untuk pernikahan, hantaran, atau acara lainnya.

Dengan begitu, setiap bulan bahkan minggu pasti akan ada saja orang yang membutuhkan jasa pembuatan parsel/hampers ini untuk berbagai keperluan.

Jangan lupa untuk lakukan promosi di media sosial agar jangkauan bisnis pembuatan parsel kamu semakin luas.

6. Butik preloved sistem konsinyasi

Tertarik jual barang-barang bekas? Coba saja buka butik preloved sederhana di rumahmu. Awali dengan mengumpulkan outfit-outfit yang tidak terpakai milikmu dan keluarga.

Kamu juga bisa ajak teman-teman untuk titip jual barang preloved mereka di lapakmu dan tawarkan sebagian keuntungan dari setiap penjualan. 

Siapkan saja beberapa barang di bawah ini:

Rak baju gantung 5 buahRp500 ribu
Hanger baju 50 buahRp600 ribu
Lain-lainRp200 ribu
TotalRp1,3 juta

Pilih rak-rak baju gantung yang menarik untuk display t-shirt, kemeja, atau dress preloved-mu. Biar makin cepat cuannya, jangan lupa buka akun Instagram khusus jualan dan promosikan di sana juga ya.

Kamu juga bisa memasarkan barang-barang ini lewat marketplace.

7. Usaha makanan beku atau frozen food

Hidup serba praktis kini sudah seperti slogan bagi masyarakat modern yang kekinian. Termasuk untuk makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Salah satu ide bisnis makanan kekinian yang sedang hype adalah jual makanan frozen food maupun makanan ready to cook.

Sebagai permulaan, gunakan dulu freezer kulkas di rumah untuk penyimpanan sementara.

Seiring bertambahnya permintaan kamu bisa mulai pertimbangkan membeli freezer dengan ukuran penyimpanan lumayan besar. Tak harus baru, freezer bekas dengan kualitas yang bagus juga bisa jadi pilihan.

Risiko bisnis berjualan makanan beku bisa dibilang sangat minim mengalami basi karena makanan yang dijual memang khusus dikemas untuk tahan lama.

8. Jual sarapan di depan rumah

Masih seputar ide usaha menjual makanan yang serba praktis, namun kali ini kamu bisa menjual menu sarapan cukup mudah diolah.

Contohnya, nasi uduk atau lontong sayur. Meski cukup mudah diolah namun menu ini pasti disukai oleh masyarakat Indonesia.

Sekarang bergantung pada kamu bisa bikin sarapan yang lezat atau tidak. Jangan salah, ketika menu makanan yang kamu jual enak, maka tidak sedikit orang yang merekomendasikan makanan-makanan itu ke orang lain.

Orderan sarapan yang kamu jual di depan rumah pun bakal semakin banyak. Bisnis ini sangat cocok buat kamu yang tinggal di pemukiman padat penduduk.

9. Menerima pesanan kue

Ini bisa jadi ide bisnis kekinian modal kecil yang menarik. Di hari-hari tertentu kamu bisa terima pesanan kue yang memang jadi andalanmu. Seperti kue kering, cake, dessert box, atau jenis kue-kuean kekinian lainnya.

Tidak akan ada  yang bisa menolak kenikmatan camilan yang satu ini. Target pasarnya pun dijamin ada di mana-mana.

Bisnis ini tidak butuh banyak modal, bergantung pada jumlah pesanan kue yang kamu terima. Semakin banyak pesanan, semakin berlipat ganda pula keuntungannya!

10. Jual kue dan jajanan pasar

Satu lagi ide bisnis makanan ringan kekinian kecil-kecilan yang bagi kamu yang memang hobi memasak. Menjual kue dan jajanan pasar bisa menjadi pilihan untuk usaha dengan modal kecil.

Kamu bisa menjual berbagai jajanan pasar mulai dari risol, pastel, lemper, dan arem-arem. 

Kue dan jajanan pasar memang tidak memiliki modal yang terlalu besar. Jika kamu bisa menjual dengan rasa yang enak, kamu pasti akan diburu para pembeli.

Apalagi jika kamu berinovasi dan menjadikannya unik, bisa-bisa kue dan jajanan pasarmu trending dan banyak dicari orang.

11. Jual pulsa dan paket internet

Ide lain usaha kecil-kecilan yang bisa dijadikan sebagai inspirasi adalah berjualan pulsa dan paket internet.

Usaha ini menguntungkan dalam jangka panjang sebagaimana pulsa sudah menjadi kebutuhan penting masyarakat masa kini. 

Tak harus membuka konter pulsa di depan rumah, kamu kini bahkan bisa berjualan pulsa dan paket internet lewat e-commerce.

Mulai dengan modal 1 juta untuk deposit pulsa dan paket internet. Anggaplah kamu mengambil keuntungan Rp.2000 per sekali isi Rp10 ribu.

Dengan begitu, Keuntungan yang akan kamu peroleh sekitar Rp200 ribuan dengan modal tersebut!

12 Jasa jahit

Buka usaha jahit tidak harus investasi dengan beli mesin jahit mahal. Namanya juga bisnis kecil-kecilan, mesin jahit bekas yang kualitasnya baik pun bisa digunakan.

Siapkan saja beberapa peralatan di bawah ini:

Mesin jahit bekasRp800 ribu
Jarum dan benangRp300 ribu
Total Rp1,1 juta

Awali bisnis kecil-kecilanmu dengan menawarkan jasa permak pakaian ke tetangga sekitar yang memang membutuhkan.

Kalau kamu belum memiliki keterampilan ini, kursus atau belajar secara otodidak lewat media Youtube pun bisa kok!

13. Usaha laundry

Jangan langsung membayangkan usaha laundry dengan modal puluhan juta, ya. Hanya dengan modal Rp1 juta, kamu juga bisa memulai usaha laundry rumahan.

Cara cerdas yang kekinian untuk memulai usaha laundry rumahan yaitu bekerja sama dengan usaha laundry yang sudah besar.

Sistem kerjanya adalah rumah kamu dijadikan tempat untuk mengumpulkan baju para pelanggan yang ingin mencuci pakaiannya. 

Selain itu kamu juga harus memilah baju tersebut berdasarkan kategori jenis pakaian. Kemudian tunggu kurir laundry datang mengambil semua pakaian tersebut.

Keuntungan yang kamu dapat adalah komisi dari tiap potong pakaian yang dicuci pelanggan. Cukup mudah, kan?

14. Bisnis parkir di lahan strategis

Kalau kamu punya properti di daerah strategis, misalnya dekat mall, perkantoran, stasiun dan lainnya maka itu bisa dijadikan modal usaha kecil-kecilan yang kekinian!

Keterbatasan lahan parkir di bangunan-bangunan tersebut bisa jadi peluang bagus untuk kamu menyediakan tempat parkir. Modal untuk menyediakan lahan parkir ini bahkan tidak sampai Rp1 juta.

Cukup buat portal sederhana dan yang pasti, pastikan keamanannya harus selalu terjaga selama masih ada kendaraan di sana.

15. Usaha cuci motor

Masih berkaitan dengan kendaraan, jumlah pengguna sepeda motor pun semakin tahun semakin meningkat. Ini tentu dapat membuka peluang kamu untuk memulai bisnis jasa cuci motor. 

Modal yang dibutuhkan yakni pompa air, semir ban, sampo motor dan kain untuk mengeringkan. Dengan bermodalkan Rp1 juta, bisnis ini sudah dapat menjadi sumber rezeki bagi kamu dan orang yang kamu pekerjakan. 

Jika bisnis ini berkembang pesat kamu dapat menambah kompresor untuk kebutuhan bisnis cuci motor kamu ke depannya.

Apabila modal dan tempat terbatas, kamu juga bisa tawarkan jasa cuci motor dan mobil home care. Jadi kamu yang perlu datang ke tempat pelanggan dengan alat-alat cuci yang dibutuhkan.

16. Membuka toko kelontong

Toko kelontong yang menjual berbagai keperluan sehari-hari mulai dari kopi, roti, air minum, dan beberapa jualan snack adalah salah satu bisnis kecil-kecilan yang bisa kamu coba.

Terutama jika daerahmu termasuk jauh dari toserba atau minimarket.

Kamu bisa memulai membuka toko kelontong dengan lapak kecil di depan rumah. Modal barang dagangan bisa disesuaikan dengan kebutuhan warga sekitar, bahkan sangat mungkin untuk dimulai dengan harga di bawah Rp1 jutaan.

17. Jualan sayur-mayur di teras rumah

Masih memanfaatkan lapak di depan rumah, kamu bisa menjadikan kebutuhan rumah tangga yang satu ini sebagai peluang bisnis. 

Usaha ini cocok bagi yang sudah berumah tangga. Caranya, kamu berbelanja bahan sayur-mayur dan kebutuhan dapur lainnya di pasar. Kemudian, kamu jual lagi di teras rumah.

Tidak perlu banyak modal buat ide bisnis satu ini. Kamu bisa sisihkan 1 juta buat beli berbagai sayur, beberapa buah, bumbu-bumbu dan beberapa kilogram ikan maupun ayam.

Kamu bisa ambil margin dengan jumlah tertentu yang jadi keuntungan buat kamu. Lumayan, kan?

18. Waralaba minuman

Contoh ide bisnis minuman kekinian kecil-kecilan berikutnya adalah waralaba minuman. Tapi jangan asal pilih franchise minuman.

Pastikan minuman itu memang lagi ngehits atau dicari banyak orang, contohnya seperti boba atau kopi kekinian.

Banyak dari jenis usaha seperti ini bisa dimulai dengan modal Rp1 jutaan saja. Namun yang harus kamu perhatikan baik-baik ialah skema balik modal yang ditawarkan pihak franchisor.

Jangan sampai terjebak skema keuntungan yang menggiurkan. Sebab bisa jadi itu hanya sebatas ilustrasi saja. Ilustrasi boleh keren, tapi produk belum tentu keren. Setuju tidak?

19. Menjual gorengan

Siapa yang bisa menolak godaan harum dan menggiurkannya gorengan hangat? Nah, buat kamu yang tinggal di daerah padat penduduk, menjual gorengan bisa menjadi pilihan yang tepat.

Kamu bisa menjual gorengan seperti bakwan, tempe goreng, cireng, pisang goreng, dan beberapa jenis gorengan lainnya. Tidak butuh modal sampai Rp1 jutaan kamu sudah bisa menjalankan bisnis ini lho.

20. Nasi goreng rumahan

Nah, jika kamu memang memiliki hobi masak, menjual nasi goreng rumahan di malam hari tentu menjadi pilihan yang tepat.

Sebelum memulai usaha, kamu bisa mencoba berbagai resep nasi goreng, kemudian bertanya pada tetangga resep mana yang paling enak menurut mereka.

Jangan terpaku di nasi goreng saja, kwetiaw serta mie goreng pun bisa jadi menu andalan kamu untuk bisnis yang satu ini.

21. Usaha jus buah

Nah, salah satu ide bisnis rumahan dengan modal kecil berikutnya adalah dengan membuka usaha jus buah. Minuman ini menjadi primadona bagi mereka yang suka makanan dan minuman sehat. 

Pasalnya,  jus buah bagus untuk memenuhi nutrisi tubuh karena buah mengandung banyak vitamin dan mineral.

Kamu bisa memulai usaha ini dengan modal di bawah Rp1 juta untuk keperluan membeli blender, gelas plastik, dan bahan-bahan jus lainnya.

22. Jual mainan anak 

Bisnis jualan mainan anak bisa sangat menguntungkan jika ditekuni. Cukup dengan modal kurang dari Rp1 juta untuk membeli mainan anak di pasar secara grosir, lalu jual dengan harga yang lebih tinggi.

Tapi, perhatikan juga saat menaikan harga mainan. Kuncinya adalah untung sedikit namun barang atau mainan yang laku banyak, jangan malah sebaliknya ya.

23. Jasa potong rambut

Jasa potong rambut sangat memungkinkan untuk ditekuni jika kamu memiliki passion di bidang ini. Cukup bermodalkan gunting dan alat cukur rambut, kamu sudah bisa membuka usaha potong rambut di teras rumah. 

Modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha ini kurang lebih hanya Rp1 juta, karena alat cukur yang dijual berkisar Rp150 ribu sampai paket alat cukur yang lengkap sekitar Rp900 ribuan.

Siapa yang tidak tertarik dengan contoh usaha kecil-kecilan yang satu ini? Modal keluar sekali, tapi untungnya berkali-kali.

24. Jasa cuci sepatu

Jasa cuci sepatu menjadi bisnis yang populer akhir-akhir ini. Dengan jumlah pebisnis yang masih sedikit memungkinkan kamu memiliki peluang untuk menguasai pasar. 

Modal yang kamu perlukan pun tidak besar untuk memulai bisnis cuci sepatu rumahan. Berbekal pengetahuan tentang merawat sepatu, deterjen khusus, dan peralatan yang sesuai, kamu bisa langsung menjalankan bisnis ini.

Jangan lupa kedepankan kualitas pencucian agar customer percaya dan akan selalu kembali lagi. Gunakan juga strategi pemasaran yang efektif agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

25. Usaha warung kopi

Membuka warung kopi atau biasa disebut warkop menjadi peluang bisnis yang cukup menggiurkan. Keuntungan yang ditawarkan pun tidak main-main, bisa sampai 50% dari modal yang kamu keluarkan.

Pasalnya, hanya bermodal kopi saset seharga Rp1.500 dan air panas, kamu bisa menjual satu cangkir kopi dengan harga Rp2.000 hingga Rp3.000.

Jadi keuntungan ini bisa sangat menjanjikan. Kamu bisa membuka warung kopi di teras rumah atau berjualan di sekitar stasiun dan terminal.

Kunci sukses memulai bisnis kecil-kecilan

Bagi kamu yang ingin memulai bisnis kecil-kecilan yang kekinian ada beberapa tips yang bisa kamu coba jalankan sebagai berikut:

1. Fokus

Tips pertama dalam mengelola bisnis adalah kamu harus fokus mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mengelola bisnismu.

Tujuannya agar kamu paham seluk-beluk bisnis yang kamu jalani dan hal-hal apa saja yang harus kamu tingkatkan agar usaha kamu jadi lebih baik. 

2. Hitung modal bisnis

Sejak awal memutuskan untuk memulai bisnis, hitung dengan teliti kebutuhan apa saja yang diperlukan dan berapa biayanya. Hindari pembelian barang yang belum diperlukan di awal untuk menghindari total modal yang terlalu besar.

Pastikan juga kamu tidak mencampur uang pribadi dengan uang usaha agar kamu tidak bingung dalam mengatur keuangan kedepannya.

3. Pintar mengelola uang

Mengelola uang memang bukan perkara mudah dalam bisnis, terlebih dengan bisnis kecil yang tentu saja keuntungan awalnya tidak begitu banyak.

Catat dengan baik segala pemasukan dan pengeluaran untuk memudahkan analisis perkembangan bisnismu.

Meski mengawali bisnis dengan modal kecil, pastikan kamu tetap memberikan waktu untuk mengatur dan mengecek arus keuangannya. 

4. Terus berinovasi

Nah, dalam berbisnis salah satu hal yang harus kamu lakukan agar tetap bertahan adalah dengan terus berinovasi. Inovasi tidak hanya dibutuhkan oleh bisnis besar saja, tetapi juga bisnis bermodal kecil yang saat ini kamu tekuni.

Tujuannya agar pelanggan tidak cepat bosan dan produkmu menjadi unik di mata pelanggan.

5. Gigih

Kesuksesan seseorang dalam membuka usaha tentu tak akan diraih tanpa kegigihan. Bukan hanya sekali atau dua kali seorang pebisnis mengalami penolakan atau masalah saat mengawali usahanya.

Namun, hal itu tidak menjadi alasan untuk menyerah dan memutuskan berhenti berbisnis.

6. Jangan terlalu larut dalam kegagalan

Tips memulai bisnis kecil-kecilan adalah jangan terlalu larut dengan kegagalan yang dialami di awal. 

Dalam berbisnis kegagalan merupakan risiko yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, sebagai pengusaha kamu harus memiliki mental yang tangguh dan tidak berlama-lama larut dalam kegagalan.

Jadikan kegagalan sebagai salah pelajaran dan jangan lupa untuk selalu mengevaluasi hal tersebut.

Keuntungan dan risiko mengelola usaha kecil

Setelah mengetahui dan paham mengenai kunci sukses memulai bisnis kecil, ada baiknya kamu juga mengetahui keuntungan apa saja yang akan kamu dapat ketika memulai bisnis kecil.

Jika berbicara jenis-jenis usaha yang bisa dipilih, tentu ada banyak contoh usaha kecil-kecilan yang berpotensi mendatangkan income yang besar tiap bulannya.

Namun jangan hanya bahas keuntungan saja, risikonya pun wajib untuk kamu pahami.  Seperti apa ya?

Keuntungan menjalankan usaha kecil

Mengelola usaha kecil dapat mendatangkan banyak keuntungan. Apalagi jika kamu mampu mengelola banyak usaha kecil sekaligus. Dengan begitu kamu tidak hanya akan mendapatkan penghasilan dari satu bisnis usaha saja. 

Karena tidak membutuhkan modal yang besar, maka waktu yang diperlukan untuk memulai usaha kecil pun tidak banyak. Semakin cepat usaha kecil dimulai maka semakin cepat respon dari kebutuhan pasar yang terus berubah.

Usaha kecil juga dapat membantu meningkatkan perekonomian rumah tangga dengan membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk sekitar.

Sifatnya yang fleksibel membuat usaha jenis ini mampu bertahan pada masa krisis sekalipun dengan berfokus pada kebutuhan pelanggan.

Selain itu, usaha kecil juga berpeluang mudah memunculkan inovasi baru sebagai solusi alternatif ketika krisis terjadi. Keuntungan lain dari menjalankan usaha kecil yaitu pemilik bebas mengatur strategi bisnisnya sendiri.

Risiko menjalankan usaha kecil

Terlepas dari keuntungan yang didapat, kamu juga harus memperhatikan risiko yang ditanggung dari pelaku usaha kecil. 

Efektivitas dari pemilik usaha kecil sangat mempengaruhi sukses atau tidaknya bisnis ini. Jika kamu tidak bersungguh-sungguh menjalankannya maka jangan berharap akan mendapat banyak keuntungan dari bisnis ini. 

Pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha kecil. Meski modal yang digunakan kecil, jika pemilihan lokasi tidak strategis maka risiko bangkrut pun bisa terjadi.

Selanjutnya, usaha kecil biasanya memiliki kendala di sumber daya manusianya (SDM). Kekurangan SDM dapat membuat perputaran penyediaan barang hingga pencatatan keluar masuk barang menjadi tidak sistematis. 

Selain itu, keuangan usaha kecil dengan keuangan pribadi juga perlu dipisah dan dicatat dengan baik. Sebab jika tidak memiliki perhitungan yang jelas, uang pribadi dan uang usaha akan bercampur. Ini akan menyulitkan penghitungan untung dan rugi dari bisnis yang dijalankan.

Salah satu kendala dari usaha kecil adalah promosi yang juga tidak besar-besaran. Padahal dengan promosi, keberadaan usaha kecilmu akan semakin banyak dikenal oleh calon pelanggan. Jika tidak banyak yang mengetahui tentang bisnis kecilmu, maka bagaimana dengan jumlah pelanggannya?.

Penyebab bisnis kecil-kecilan cepat bangkrut

Setelah mengetahui berbagai contoh usaha kecil-kecilan di atas, tentu sekarang kamu sudah bisa memilih bisnis yang sesuai dengan minat dan kemampuanmu. Langkah selanjutnya adalah mengeksekusi ide bisnismu dan mulai menjalankannya.

Di samping itu, kamu juga harus mahir mengatur bujet supaya cashflow usahamu aman, tidak mengalami defisit, apalagi sampai bangkrut.

Untuk menghindari bisnis kecil-kecilan cepat bangkrut ada beberapa hal yang harus kamu hindari seperti berikut ini:

1. Tidak memiliki rencana yang matang

Meskipun kamu menjalani bisnis dalam skala kecil, tentu saja kamu tetap harus memiliki perencanaan yang matang. Mulai dari tujuan jangka pendek, tujuan jangka panjang, serta strategi yang diperlukan. 

Perencanaan yang baik tentunya akan memudahkan kamu dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis.

Bayangkan apa yang akan kamu capai perihal bisnis dalam beberapa waktu ke depan dan jangan lupa menyiapkan strategi yang tepat.

Sebagai contoh, jika kamu ingin mengembangkan bisnis dengan tempat jualan yang lebih besar, kira-kira lokasi mana yang tepat untuk bisnis kamu.

2. Kurang promosi

Apa pun bisnisnya, kamu harus memasarkan produk kamu dengan baik. Akan sayang jika produk yang kamu jual baik dan berkualitas, tetapi hanya sedikit orang yang tahu. 

Saat ini kamu bisa dengan mudah memanfaatkan media sosial untuk promosi penjualan produkmu.

Lebih lanjut, kamu juga bisa menawarkan promosi dengan harga diskon dan berbagai penawaran unik untuk menarik perhatian calon pelanggan.

3. Bersikap pasif

Nah, salah satu hal yang bisa membuat bisnis kamu cepat bangkrut adalah dengan bersikap pasif. Dalam hal ini berdiam diri dan menunggu pelanggan datang begitu saja. 

Jika kamu mau usaha yang kamu jalani berhasil, kamu harus berinteraksi dengan pengusaha lain, calon pelanggan, calon rekan kerja, dan orang lain untuk mendapatkan masukan perihal usaha kamu.

Jangan ragu untuk menjemput bola dan mencoba di lebih banyak kesempatan untuk memperbesar peluang bisnis.

4. Tidak berinovasi

Setiap bisnis pasti akan turun pada waktu tertentu, untuk mengatasi hal tersebut kamu harus tetap berinovasi. Jika tidak, maka jangan heran jika bisnis kamu cepat bangkrut.

Inovasi bisa dilakukan dengan cara berkreasi pada kemasan baru, menu baru, atau inovasi dalam strategi pemasaran.

Dalam berbisnis, modal besar bukanlah hal utama yang harus diperhatikan. Kemauan dan kreativitas kamu untuk mengatasi segala hambatan lah yang akan menentukan apakah bisnis kecil-kecilanmu bisa bertahan atau malah bangkrut.

Namanya saja ide bisnis keninian. Sudah jelas bisnismu tidak akan berjalan jika tidak berinovasi dengan cerdas.

Wajib punya asuransi jiwa

Saat kita membuka usaha, risiko mengalami kerugian hingga bangkrut pasti ada. Namun, kamu akan tetap merasa aman kalau memiliki proteksi yang tepat seperti asuransi jiwa

Asuransi jiwa memiliki manfaat yang banyak, di antaranya bisa menjaga stabilitas keuangan, apalagi jika kamu mengalami kerugian saat berbisnis.

Asuransi jiwa akan memberikan uang pertanggungan ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah. 

Manfaat asuransi jiwa

Manfaat asuransi jiwa adalah untuk berjaga-jaga jika keluarga kehilangan penghasilan akibat kepergian pencari nafkah. Selain itu, ada beberapa manfaat lain dari produk ini, di antaranya:

1. Mengelola keuangan keluarga

Asuransi jiwa penting untuk masuk ke dalam rencana keuangan. Risiko pengeluaran mendadak yang besar dialihkan menjadi pengeluaran premi rutin sehingga kas keuangan lebih terkontrol.

2. Memastikan kelangsungan hidup keluarga

Kepergian pencari nafkah bisa menimbulkan kesulitan finansial pada keluarganya. Oleh sebab itu, uang santunan dari asuransi diharapkan bisa membiayai hidup keluarga untuk sementara waktu.

3. Menjamin pendidikan anak

Pendidikan anak adalah faktor yang harus dipersiapkan dari jauh hari. Asuransi jiwa bisa meng-cover biaya tersebut apabila orangtua meninggal tanpa sempat menyiapkan biaya pendidikan yang cukup.

4. Melindungi ahli waris dari beban finansial

Apabila seseorang meninggal dunia, ia tidak hanya meninggalkan harta, tapi juga utang. Produk asuransi jiwa kredit bisa bermanfaat sebagai alat untuk melunasi utang yang tertunggak.

Sebagai informasi, produk ini juga menjadi syarat apabila kita mau mengajukan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).

5. Memberikan rasa aman

Risiko bisa datang kapan saja. Oleh sebab itu, produk ini diharapkan bisa memberikan rasa aman akan risiko di masa depan.

Siapkan juga dana darurat

Selain memproteksi diri dengan asuransi jiwa, kamu juga perlu menyiapkan dana darurat. Dana darurat adalah sejumlah dana yang perlu diadakan atau disediakan dalam anggaran keuangan. 

Dana darurat ini nantinya secara khusus akan digunakan untuk menghadapi berbagai kondisi yang tidak diinginkan misalnya mengalami kerugian saat membuka usaha.

Untuk menyiapkannya, kamu bisa menggunakan kalkulator dana darurat untuk menghitung berapa jumlah uang yang harus kamu kumpulkan.

Kalau kamu masih bingung menentukan asuransi jiwa terbaik, kamu bisa langsung tanyakan pada ahlinya di Tanya Lifepal!

Kisah sukses pebisnis usaha kecil kekinian

Tengku Fahila Kurnia salah satu contoh nyata pemilik usaha kecil-kecilan yang berakhir sukses. Tengku Fahila memulai bisnisnya di bidang pembuatan souvenir dari kain flanel dan velboa. Ia menamai bisnisnya Tifahny Shop.

Ide bisnis ini didapat dari banyaknya remaja yang sedang menyukai berbagai macam aksesoris dan pernak pernik fashion terkhusus di kota Medan.

Dengan modal awal Rp700 ribu, dan ketekunannya menjalani bisnis souvenir kini Tengku Fahila mampu meraih omzet yang fantastis yakni Rp60 juta dalam satu tahun.

FAQ seputar bisnis kekinian