Tergiur Kerja di Negara-Negara Asia Tenggara? Cek Dulu Upah Minimumnya

Kota Bangkok. (Shutterstock)

Salah satu alasan utama kenapa banyak orang yang pindah kerja adalah lantaran gaji atau upah lebih tinggi yang ditawarkan di tempat kerja baru. Malahan, gak sedikit yang cari kerja hingga ke negara lain, termasuk ke negara-negara Asia Tenggara.

Adalah hal yang wajar sih sebenarnya kalau orang-orang itu mengejar gaji yang besar. Tentu aja selain mempertimbangkan kapabilitas yang dimiliki, tuntutan hidup juga menjadi dorongan kenapa selalu ada aja yang pergi ke luar negeri demi mendapat penghidupan yang layak.

Buat memutuskan apakah perusahaan yang dituju itu oke atau gak, biasanya informasi upah minimum di negara-negara tersebut berguna banget sebagai bahan pertimbangan.

Nah, kalau kamu adalah satu yang pengin bekerja di negara-negara Asia Tenggara buat mengubah nasib lebih cepat, cek dulu yuk daftar upah minimum tahun 2020 di tiap-tiap negara tersebut berikut ini.

1. Singapura

Singapura (Shutterstock)
Singapura (Shutterstock)

Pemerintah Singapura dikenal gak pernah buat ketentuan mengenai aturan upah minimum. Namun, ada beberapa pekerjaan yang udah ditentukan besaran upahnya dan keputusan tersebut gak bisa diganggu gugat.

Soalnya ketentuan upah di Singapura diserahkan berdasarkan sistem yang berlaku. Mulai dari permintaan pasar, keterampilan, kapabilitas, hingga kompetensi buat menjalankan tugas. Di Singapura gaji rata-rata yang diterima karyawan per bulannya sekitar 4.866,90 dolar Singapura atau Rp 50 jutaan.

Nilai gaji yang sedemikian besarnya ternyata berbanding lurus dengan tingginya biaya hidup di Singapura. Ambil contoh aja air mineral. Kalau di Indonesia air mineral dalam kemasan 330 mililiter bisa kamu beli dengan harga Rp 3.600-an, di Singapura kamu mesti merogoh kocek sebesar Rp 14 ribuan.

2. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam
Brunei Darussalam (Shutterstock)

Selain Singapura, negara ASEAN ini juga gak menetapkan upah minimum. Soal gaji, gak usah khawatir. Pastinya kamu kalau bekerja di sini bakal dapat gaji yang layak.

Orang-orang yang bekerja di Singapura bakal mendapat gaji rata-rata sebesar 2.085,12 dolar Brunei Darussalam per bulan. Kalau dirupiahkan besaran tersebut mencapai Rp 21,6 jutaan.

Tapi, biaya hidup ini di sana terbilang mahal. Dibandingkan dengan Indonesia, jelas lebih mahal Brunei. Ambil contoh aja harga beras per kilogram di sana yang paling murah sebesar 1,74 dolar Brunei atau Rp 17 ribuan. Di Indonesia harga beras paling murah sekitar Rp 12 ribuan.

3. Thailand

Thailand (Shutterstock).

Negeri yang dijuluki Negeri Gajah Putih ini menetapkan upah minimum sekitar 19.362,66 Bath atau sekitar Rp 8,9 jutaan per bulan. Dengan upah sebesar itu, gak heran kalau Thailand menempati posisi sebagai negara pemberi upah terbesar di Asia Tenggara.

Biaya hidup di sana bisa dibilang beda-beda tipis dengan di Indonesia walaupun biaya hidup di Thailand sedikit lebih mahal. Sebagai contoh, harga air mineral dalam kemasan 330 mililiter sebesar 10,91 Bath atau sekitar Rp 5.000-an.

4. Filipina

Filipina (Shutterstock).

Sementara di Filipina upah minimum yang diberlakukan di sana berada di angka 15.362,13 peso per bulan atau Rp 4,4 jutaan. Nominal sebesar itu menempatkan negara ini menjadi negara nomor  empat dengan besaran upah tertinggi.

Bicara biaya hidup, dibandingkan dengan Indonesia, besaran biaya hidup di Filipina beda-beda tipis. Namun, biaya makan di restoran Filipina lebih mahal ketimbang Indonesia.

5. Malaysia

bisnis di malaysia

Gimana dengan negeri serumpun kita, Malaysia? Apakah upah minimum di sana sama dengan di Indonesia? Rupanya gaji minimal yang diterima orang-orang yang bekerja di Malaysia sebesar 3.591,88 ringgit Malaysia atau Rp 12 jutaan.

Kalau biaya hidup di Malaysia, bisa dibilang mirip-mirip dengan biaya hidup yang ada di Indonesia. Namun, tetap lebih mahal biaya hidup di Malaysia.

6. Indonesia

Udah jelas setinggi-tingginya upah minimum di sini, paling tinggi besaran tertinggi dipegang Jakarta. Besaran upah di Jakarta sekitar Rp 4,2 jutaan

Soal biaya hidup, gak usah ditanya lah ya. Pasti udah tahu kok berapa biaya hidup di daerah masing-masing. Seengaknya, buat yang tinggal di Jakarta, dengan merogoh kocek Rp 15 ribu kamu udah bisa makan sekali.

7. Vietnam

Vietnam (Shutterstock).

Mirip dengan Indonesia, Vietnam juga memiliki mata uang yang lemah terhadap dolar Amerika Serikat. Di negara ini upah minimumnya sekitar 9.403.192,48 Dong Vietnam atau sekitar Rp 5,9 jutaan.

Sayangnya nih biaya hidup di Vietnam lebih besar daripada biaya hidup di Indonesia. Padahal, besaran gaji di negara tersebut masih kalah besar dengan di Indonesia.

8. Kamboja

Kamboja. (Shutterstock)
Kamboja. (Shutterstock)

Di posisi delapan ada Kamboja yang memberi upah minimum US$ 210,07 atau sekitar Rp 3 jutaan per bulan. Jelas upah sebesar itu terbilang kecil.

Dengan upah sebesar itu, pasti biaya hidup di sana murah. Faktanya, besaran biaya hidup di sana ternyata rata-rata lebih mahal lho ketimbang di Indonesia.

Sebagai contoh, kalau beli telur di sana, kamu mau gak mau mengeluarkan uang sebesar Rp 23 ribuan per kilogramnya. Lebih mahal ketimbang beli telur di Indonesia yang kini paling mahal di angka Rp 19.300.

9. Laos

Laos. (Shutterstock)
Laos. (Shutterstock)

Lalu ada Laos yang memberi upah minimum sebesar US$ 325 atau Rp 4,7 jutaan per bulan. Beda-beda tipis dibandingkan upah di Kamboja.

Kalau biaya hidup, Indonesia masih tetap lebih murah dibandingkan Laos. Walaupun gitu, ada beberapa komponen biaya hidup di Laos yang lebih murah.

10. Myanmar

Myanmar. (Shutterstock)
Myanmar. (Shutterstock)

Terakhir ada Myanmar. Negara Asean yang satu ini upahnya paling murah se-Asia Tenggara. Per bulannya upah minimum yang terima pekerja di sana sebesar US$ 194,34 atau sekitar Rp 2,8 jutaan.

Gak enaknya, kerja di Myanmar itu selain upah minimumnya kecil, biaya hidupnya juga lebih besar dibandingkan dengan Indonesia. Harga termurah makan di restoran di Myanmar sekitar Rp 29 ribuan. Jelas lebih mahal kan dibandingkan dengan Indonesia?

Nah, itu tadi upah minimum di negara-negara ASEAN. Seperti yang kamu simak tadi, besaran upah minimum di beberapa negara ternyata berbanding lurus dengan besaran biaya hidup di sana.

Bukannya mau membanggakan, tapi kenyataannya Indonesia masih lebih baik dari segi biaya hidup walaupun upah minimumnya masih perlu dinaikkan lagi. Semoga informasi di atas bermanfaat ya! (Editor: Ruben Setiawan)