Usaha Laundry Modal Rp6 Juta: Cara Memulainya untuk Pemula

usaha laundry

Peluang usaha laundry rupanya adalah peluang wirausaha yang cukup menjanjikan, apalagi di kota-kota besar. Pasalnya, masyarakat kota lebih banyak disibukkan aktivitas pekerjaannya sehari-hari, jadi gak ada waktu mencuci baju sendiri. 

Usaha laundry ini juga menjanjikan bila dibuka di kawasan kampus. Karena mahasiswa yang ngekos sebagian besar lebih mengandalkan jasa laundry daripada nyuci sendiri

Karena itu, kita mau mengupas bagaimaan bisnis laundry ini bisa sangat menjanjikan, dan berapa estimasi modal yang harus dikeluarkan. 

Keuntungan membuka usaha laundry

Mengelola usaha sendiri tentu menawarkan keuntungan tersendiri. Di samping bisa memberikan penghasilan yang besar, kamu pun leluasa untuk menerapkan kreativitas pribadi.

Lalu apa keuntungan kalau kamu mengelola bisnis laundry kiloan? Cari tahu selengkapnya di sini.

1. Banyak yang butuh 

Membuka jasa laundry adalah pilihan bisnis yang tepat, karena kamu bakal mendapatkan pangsa pasar yang luas. Namun, semua itu harus disesuaikan dengan lokasi tempat kamu membuka. 

Di perkotaan padat penduduk, jasa laundry sangat dibutuhkan. Ini disebabkan karakteristik masyarakatnya yang pekerja kantoran, bekerja dari pagi sampai malam, sampai-sampai tak ada waktu untuk mencuci pakaian sendiri. 

Selain di perkotaan, bisa juga di daerah kampus atau kos-kosan. Mahasiswa-mahasiswa biasanya lebih senang menaruh pakaian kotornya ke laundry, karena lebih murah dan hemat waktu ketimbang mencuci sendiri. 

2. Mudah dijalankan 

Bisnis laundry kiloan bisa dijalankan dengan mudah, apabila kamu sudah menggunakan mesin cuci otomatis. Bahkan, kamu bisa mengerjakannya sendiri tanpa bantuan karyawan. 

Bagaimana gak mudah, orang tinggal masukkan baju ke mesin, beri detergen, pencet tombol, dan biarkan mesin mencucinya. Tugasmu nantinya paling hanya menjemur dan menyetrikanya. 

Kalau langganan sudah mulai banyak, baru pikirkan lebih lanjut lagi untuk merekrut karyawan. 

3. Penghasilannya lumayan 

Dari segi pendapatannya juga lumayan menggiurkan. Satu kilogram, di kota-kota besar seperti Jakarta harganya bisa Rp7-10 ribu. Sementara satu mesin cuci rata-rata bisa minimal 6 kilogram. 

Artinya sekali mesin itu nyala, ia bisa mendatangkan keuntungan ke kamu sekitar Rp 42 ribu. Bayangkan kalau pelangganmu banyak, untungnya juga makin besar dong! 

4. Bisa dikelola di rumah

Bisnis laundry kiloan ternyata bisa dijalankan di rumah, kalau rumahmu memungkinkan. Sembari mencuci pakaian orang, bisa sambil ngerjain pekerjaan lainnya. Membuka usaha di rumah berarti mengurangi beban biaya produksimu untuk menyewa tempat. 

Tapi, bila bujetmu berlebih, gak ada salahnya untuk menyewa tempat baru di lokasi yang strategis agar memudahkan kamu mendapatkan target pasar yang lebih luas. 

Kelemahan usaha laundry

Di samping memang banyak keuntungannya, kamu juga perlu mengantisipasi sisi kelemahannya juga ya.

1. Modalnya lumayan besar

Membuka usaha laundry kiloan membutuhkan modal yang lumayan, khususnya dalam membeli mesin cucinya. Harga mesin cuci rata-rata di atas Rp 1 jutaan sampai Rp 3 jutaan. 

Dalam satu usaha, kan gak mungkin cuma menggunakan satu mesin saja, tapi butuh paling tidak dua sampai lima. 

Belum lagi ditambah dengan biaya listrik, bayar karyawan, dan biaya sewa tempat. 

Memang, bisnis yang berkelanjutan dan matang selalu butuh modal yang tidak sedikit. Selain usaha laundry, yang juga butuh modal besar adalah membuka kedai kopi.

2. Biaya perawatannya mahal 

Kalau mesin cuci sampai rusak, kamu harus siap merogoh kocek dalam-dalam, apalagi yang rusak bagian mesinnya. Harga membetulkannya bisa sampai jutaan rupiah. 

3. Salah pilih lokasi, berpotensi sepi pelanggan 

Memilih lokasi merupakan salah satu pertimbangan utama saat membuka usaha. Semua usaha, kalau salah menentukan lokasi, bakalan sepi pelanggan, termasuk usaha laundry. 

Jangan harap usahamu bakal ramai kalau lokasinya di kompleks perumahan elite. Rata-rata keluarga yang tinggal di kompleks elite sudah memiliki pembantu rumah tangga pribadi, sehingga urusan cuci mencuci sudah diserahkan ke PRT. 

Cara memulai usaha laundry dari nol

1. Mempersiapkan modal 

Modal adalah hal yang utama saat membuka usaha. Kamu bisa mendapatkan modal dari tabungan pribadi, atau mengajukan pinjaman. Nanti, kita akan mencoba untuk menjabarkan berapa modal yang kira-kira dibutuhkan untuk membuka usaha laundry kiloan. 

2. Menentukan lokasi usahanya

Setelah modal terkumpul, tentukan lokasi tempat usahanya. Bisa di rumah atau menyewa tempat. Intinya, pilih yang strategis, misalnya di daerah kos-kosan mahasiswa, atau kawasan padat penduduk di perkotaan. 

Lokasi-lokasi yang tidak berpotensi mendatangkan keuntungan besar adalah di kawasan perkantoran dan di kawasan kompleks superelite. 

Setelah mendapatkan tempat, renov sedikit lokasi tersebut, kalau perlu beri hiasan agar tampilannya menarik dan bisa mengundang banyak calon pelanggan. 

3. Membeli peralatannya 

Kemudian, membeli peralatan-peralatan yang dibutuhkan dalam menunjang usaha laundry, di antaranya, mesin cuci, timbangan, meja, lemari, gantungan baju, setrikaan, dan lain-lain. 

4. Memperhatikan biaya operasionalnya 

Biaya operasional juga perlu kamu perhitungkan matang-matang. Pengeluaran yang masuk di pos operasional adalah bayar listriknya, perbaikan mesin, membayar karyawan jika ada, membeli perlengkapan-perlengkapan seperti deterjen, pelembut, pewangi, dan pengeluaran tak terduga lainnya. 

5. Mengetahui cara mencuci yang benar 

Mengetahui cara mencuci yang benar penting untuk kamu ketahui sebelum membuka usaha. Karena ini berkaitan dengan kepuasan pelanggan nantinya.

Khawatirnya nanti, baju pelanggan kamu rusak karena prosedur pencucian yang tidak benar. Hal itu tentunya bakal mengurangi kepercayaan pelanggan dan bikin mereka ogah nyuci di tempat kamu. 

6. Menentukan nama dan logo usaha

Menentukan nama sangat diperlukan untuk sebuah usaha. Karena dua komponen ini digunakan sebagai ciri khas dan pembeda dengan usaha laundry-laundry lainnya. 

7. Mematok jasa pencucian

Jangan lupa juga untuk menghitung-hitung biaya jasa pencuciannya. Besaran biaya itu harus ditentukan berdasarkan riset harga pasaran dan biaya operasional yang kamu keluarkan. 

Setelah semua pengeluaran dikalkulasikan, barulah bisa menentukan berapa harga laundry kiloan yang bakal kamu patok. 

Peralatan yang dibutuhkan usaha laundry

Sebelum menghitung modal dan keuntungan yang didapatkan, ada baiknya kamu mengetahui perlengkapan apa saja yang dibutuhkan untuk usaha laundry.

  • Timbangan
  • Mesin cuci
  • Sabun cuci dan pewangi pakaian
  • Hanger dan jemuran
  • Pengering
  • Setrika dan papan setrika
  • Alat tagging
  • Plastik kemasan

Perhitungan modal dan keuntungan usaha laundry

Dikutip dari GoBiz, berikut ini estimasi modal dan keuntungan untuk laundry skala kecil 2 mesin cuci,

Kebutuhan/item Jumlah Harga yang dibayarkan
Modal investasi awal
Mesin cuci 2 unit Rp4,000,000,-
Mesin pengering 1 unit Rp1,500,000,-
Setrika 5 unit Rp500,000,-
Timbangan digital 1 unit Rp250,000,-
Renovasi ruangan 1 kali Rp1,000,000,-
Meja dan kursi 1 set Rp300,000,-
Promosi awal (spanduk dll) Rp500,000,-
Total modal investasi awal Rp8,050,000,-
Biaya operasional bulanan
Listrik 1 bulan Rp500,000,-
Detergen 20 bungkus (1kg) Rp500,000,-
Pewangi 15 bungkus (1kg) Rp150,000,-
Gaji karyawan 1 orang Rp800,000,-
Air 1 bulan Rp300,000,-
Bensin (antar-jemput) 1 bulan Rp150,000,-
Lain-lain Rp200,000,-
Total biaya operasional bulanan Rp2,600,000,-
Total modal yang dibutuhkan
Rp10,650,000,-

Dari perhitungan modal usaha di atas, berikutnya yang perlu kamu hitung kemudian adalah asumsi pendapatan di setiap bulannya. Jadi,kamu dapat memperkirakan besaran nominal keuntungan yang bisa didapatkan setiap bulannya juga. Berikut perhitungannya.

Asumsi pendapatan per bulan
Order 30 hari Harga per kg Target pendapatan 30 hari
40kg/hari X 30 = 1200 kg Rp5,000,- Rp6,000,000,-
Asumsi keuntungan per bulan
Rp3,400,000,-

Maka dengan asumsi keuntungan per bulan sebesar Rp3,400,000,-, modal  usaha kamu akan kembali dalam waktu tiga bulan operasional. Berikutnya, kamu sudah dapat meraup untung lebih dari 50% setiap bulannya.

Merek laundry sendiri atau franchise

Saat memulai usaha laundry, kamu harus mempertimbangkan akan memakai merek sendiri atau membeli franchise (waralaba). Mempertimbangkan membeli waralaba laundry bisa menjadi alternatif lain kalau kamu malas mengurusnya dari nol. Namun, biasanya waralaba tersebut biaya kemitraannya lebih mahal ketimbang kamu membangunnya sendiri. 

Kelebihannya frenchise, kamu gak perlu repot-repot lagi mempromosikan usaha laundry kiloan. Selain itu, alat-alat dan tenaga pekerjanya sudah disediakan oleh pemilik merek. 

Contoh waralaba laundry yang sudah memiliki nama di Indonesia ada, LaundryKlin yang nilai kemitraannya mulai dari Rp 75 juta, atau Simply Fresh dengan paket kemitraan Rp 114 juta. 

Tips memulai 3 jenis usaha laundry

1.     Usaha laundry kiloan

Laundry kiloan terbilang cukup menjanjikan. Modalnya pun tak begitu banyak, cukup kurang dari Rp4 juta. Lalu dari modal tersebut, mari kita hitung pemasukannya.

Dengan rata-rata order cucian baju 20 kilo dalam sehari dengan tarif Rp5 ribu per kilogram plus layanan setrika, maka pemasukan yang didapatkan sebulan adalah sekitar Rp3 juta.

2.     Usaha laundry koin (Laundromat)

Kini usaha laundry koin kembali menjadi tren. Sejak tahun 2021, usaha laundry kiloan memang sudah dilirik oleh pengusaha di Indonesia.

Usaha laundry koin memiliki kelebihan bagi pelanggan, diantaranya menawarkan privasi bagi pelanggannya karena pakaiannya tidak disentuh siapapun. Proses pencuciannya pun lebih cepat, hanya 1-2 jam. Harganya juga relatif lebih murah karena pelanggan tidak perlu membayar jasa pegawai untuk mencucinya.

Bagi pelaku usaha laundry, Laundromat bisa mengefektifkan pekerja. Tidak banyak ruang untuk menjemur, pengemasan, bahkan penyimpanan pakaian, risiko komplain pun lebih kecil. Namun, untuk memulai usaha ini modal yang kamu perlukan cukup besar, seharga Rp200 juta untuk mendapatkan 2 unit mesin laundry kapasitas 6 kg seharga 50 jutaan.

3.     Laundry sepatu

Laundry sepatu juga sangat menjanjikan loh! Kamu bisa melakukan observasi lapangan  untuk mengetahui target usaha laundry sepatu kamu. 

Setelah itu, kamu bisa berinvestasi peralatan laundry sepatu, terutama di mesin cuci khusus sepatu. Harga mesin cuci sepatu ini cukup bervariasi, mulai dari Rp2 juta hingga di atas Rp5 juta.

Tips sukses usaha laundry

Semua bidang bisnis, tentu memerlukan tips untuk bisa mencapai kesuksesannya, termasuk usaha laundry kiloan. Berikut ini hal-hal yang perlu kamu lakukan dan perhatikan kalau mau usaha laundry laris manis, 

1. Cari lokasi yang strategis, kalau bisa buka laundry terdekat dari pangsa pasar

Lokasi yang strategis untuk usaha laundry bisa di area kos-kosan karyawan dan juga area kos-kosan mahasiswa. 

2. Utamakan kualitas 

Demi menarik loyalitas pelanggan, utamakan kualitas cucian terjamin bersih dan wangi. Caranya, dengan mengetahui cara mencuci yang benar sampai menggunakan deterjen yang sesuai. 

3. Selalu ramah terhadap pembeli 

Mengutamakan kualitas bisa menarik pelanggan, sementara bersikap ramah, bisa menjaga loyalitas pelanggan. Selalu bersikap sopan, santun, dan mencoba akrab dengan siapapun pelangganmu. 

4. Tetapkan harga yang sesuai 

Tetapkan harga laundry kiloan sesuai dengan pangsa pasarmu. Misalnya kamu membuka di kawasan kos-kosan mahasiswa, patoklah harga jangan terlalu mahal. 

Tapi kalau berada di area kos-kosan karyawan, kamu bisa menerapkan keuntungan yang tinggi, tapi masih masuk akal. Rata-rata harga laundry di kawasan mahasiswa sekitar Rp 5-7 ribu per kilogram, dan Rp 10-15 ribu per kilogram untuk jasa laundry di kawasan kos-kosan pekerja.

5. Pastikan kamu terproteksi dengan asuransi

Berbisnis dan bekerja keras boleh, tapi jangan sampai kamu mengeluarkan lebih banyak dari pemasukan karena jatuh sakit. Pastikan kamu dan keluarga terproteksi dengan asuransi kesehatan.

Sekian penjelasan mengenai peluang usaha laundry kiloan. Semoga saja bisa memberikan informasi yang bermanfaat buat kamu yang pengin buka laundry.

Pertanyaan seputar usaha laundry