Pengertian User Experience Beserta Kiat Memaksimalkannya untuk Bisnis

user experience adalah

Sekarang membangun bisnis atau usaha dimudahkan dengan adanya aplikasi. Jualan online laris melalui aplikasi atau website bisa dilakukan dengan memaksimalkan User Experience agar memberikan pengalaman yang mudah bagi pengguna atau user. 

Maka dari itu, persaingan antar pebisnis dalam menawarkan produk atau jasa lewat aplikasi atau website kian sengit. Perusahaan berlomba-lomba membuat tampilan User Experience semenarik mungkin agar pelanggan betah berbelanja.

Di sinilah salah satu peran User Experience untuk bisnis sangat dibutuhkan. Yuk, simak informasi tentang User Experience untuk bisnis.

Memahami apa itu user experience

User Experience (UX) adalah bentuk pengalaman dan interaksi pengguna saat menggunakan suatu aplikasi atau perangkat lunak dengan memaksimalkan segala aspek mulai dari fitur, desain, dan konten sehingga tujuan pengguna menggunakan aplikasi tersebut bisa tercapai.

Contoh User Experience (UX) adalah semua fitur website atau aplikasi yang ada, tampilan, prosedur, hingga notifikasi berhasil atau tidaknya sebuah transaksi produk/jasa.

Kelemahan aplikasi atau website bisnis jika tidak menerapkan User Experience design adalah calon pembeli dapat meninggalkan aplikasi atau website dengan cepat. Misalnya saja, saat pengguna log in pada situs jualan milik kamu tapi tampilan dashboard membingungkan, mereka sudah pasti memilih untuk keluar dan mengurungkan niat membeli produk atau menggunakan jasa yang kamu tawarkan.

Sifat dari User Experience adalah berguna, dapat ditemukan, diinginkan, mudah diakses, kredibel, dan bernilai.

Apa fungsi User Experience dalam bisnis?

Setelah mengetahui pengertian User Experience, selanjutnya kamu harus tahu dan paham apa tujuan User Experience untuk bisnis sebenarnya. 

Berikut ini merupakan beberapa tujuan utama dari penggunaan UX dalam bisnis:

  • Memberikan pengalaman yang baik dan menyenangkan pada pengguna
  • Membantu user dalam mendapatkan informasi dan tujuan pada aplikasi
  • Meningkatkan keuntungan pada bisnis melalui produkmu
  • UX yang memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna akan memberikan dampak yang baik pula bagi bisnis yang kamu bangun. Selain itu, banyak keuntungan lain yang didapat seperti peningkatan trafik website atau aplikasi, penjualan produk, dan promosi.

    Cara memaksimalkan User Experience untuk bisnis

    Ragam elemen yang kompleks ini saling berkesinambungan untuk menghasilkan sebuah aplikasi atau situs yang maksimal. Agar pengalaman menggunakannya bisa lebih maksimal, Anda bisa mengikuti tips berikut:

    1. Gunakan desain yang sederhana dan responsif

    Jangan membuat desain yang rumit, jika Anda dapat membuat sesuatu yang sederhana dan mudah dinavigasi. Ingatlah bahwa kemudahan navigasi adalah poin penting dalam UI /UX design.

    Desain yang ditampilkan juga harus konsisten. Pengguna akan bingung jika setiap halaman berubah-ubah dengan drastis, berbeda jauh dengan halaman yang sebelumnya dilihat meski berada dalam situs atau aplikasi yang sama.

    2. Pahami keinginan pembeli

    Mengetahui apa yang dibutuhkan calon pembeli bisa membantu mereka mengakses produk yang kamu di platform digital. Dengan demikian, kamu bisa membuat produk sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pembeli.

    Akses tentang produk atau layanan bisa kamu siasati dengan menyediakan form kotak kecil di bagian bawah pojok agar pembeli bisa berkomunikasi langsung dengan admin bisnis kamu. Misalnya, saat kamu berjualan frozen food, calon pembeli akan dimudahkan dengan fitur tersebut saat mereka penasaran dengan kondisi frozen food yang akan dibeli.

    3. Gunakan sistem operasi yang sederhana

    Aplikasi e-commerce untuk berjualan harus mempunyai sistem operasional yang praktis dan sederhana agar siapa saja bisa membeli atau menggunakan jasa yang kamu sediakan. Mengapa demikian? Semakin banyak pengguna aplikasi bisnis tersebut, maka semakin besar pula keuntungan yang akan kamu dapat.

    Jangan sampai keliru, desain aplikasi jualan yang baik bukan aplikasi yang banyak animasi, warna dan gambarnya. Tahukah kamu kalau desain animasi yang besar terlalu banyak akan menghambat performa aplikasi dan calon pembeli pun akan susah mengakses.

    Agar aplikasi bisnis kamu maksimal penggunaannya, cobalah perhatikan tingkat pembelian yang berhasil dilakukan. Kalau tidak bagaimana? Besar kemungkinan jawabannya adalah karena sistem operasi yang rumit yang mengakibatkan sedikitnya pembeli.

    4. Gunakan elemen visual yang tepat

    Pastikan desain elemen-elemen visual pada aplikasi e-commerce kamu melambangkan fitur yang tepat. Buatlah ikon keranjang belanja untuk fitur keranjang belanja atau ikon dompet untuk merepresentasikan fitur pembayaran. Pastikan semua ikon sesuai dengan semua fitur pendukung agar pembeli tidak bingung.

    Pemakaian ikon-ikon kecil dan sederhana dengan bentuk dan warna menarik terbukti efektif untuk mendorong rasa penasaran user saat mencoba aplikasi. Alhasil, mereka pun akhirnya memutuskan untuk berbelanja produk di aplikasi jualan kamu.

    5. Tingkatkan keamanan data pengguna atau pembeli

    Aplikasi e-commerce adalah platform bisnis memungkinkan setiap pengguna untuk melakukan pembayaran dengan berbagai macam sistem seperti transfer bank, kartu kredit, atau e-wallet.

    Sudah barang tentu, banyak data pribadi pelanggan yang tersimpan di database aplikasi e-commerce kamu. Sebagai seorang yang punya aplikasi dan menggunakannya untuk berbisnis, jangan lengah dan harus hati-hati, ya!

    Keamanan data pengguna yang ada di aplikasi akan membuat pembeli percaya. Maka dari itu, lengkapilah dengan sistem keamanan data pengguna yang canggih dan ketat sehingga sulit untuk dibobol dan disalahgunakan.

    6. Manfaatkan feedback dari pengguna

    Desain UX pada aplikasi e-commerce harus bisa mendorong pengguna memberikan feedback. Umpan balik atau feedback dari pengguna sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan aplikasi apalagi jika error. Merekalah yang akan menjadi pihak pertama untuk melaporkan kendala yang terjadi di aplikasi bisnis.

    Pembeli yang puas dengan segala hal mengenai aplikasi termasuk desain UX, pasti akan memberikan feedback yang positif. Kalau sudah begitu, aplikasi bisnis kamu bisa mempunyai imej yang bagus di mata pengguna.

    7. Pastikan utilitas dan kegunaan desain bekerja dengan baik

    Utilitas adalah aspek yang menjadi sifat produk di mana membantu konsumen memilih dan membeli barang sesuai kebutuhan mereka. Misalnya, produk A bersifat sebagai sabun pembersih yang wangi. Jadi, produk A cocok untuk memenuhi kebutuhan mencuci peralatan atau pakaian konsumen.

    Sementara aspek kegunaan desain adalah navigasi dan aktivitas penggunaan user menjadi jelas di mana pengguna tidak perlu men-klik tombol-tombol yang tak perlu ketika mereka mencari produk. Jadi, mereka tidak membuang waktu sia-sia untuk menemukan produk yang menjawab kebutuhan mereka.

    8. Mengundang keinginan pelanggan

    Bagaimana sih caranya agar konsumen mau berbelanja lagi dan lagi di aplikasi toko online kamu? Jawabannya adalah tergantung dari desain UX yang ada di aplikasi e-commerce kamu.

    Tidak usah repot dan ribet, agar mereka menjadi pelanggan setia, kamu cukup buat tampilan dan nuansa belanja yang aman dan praktis. Percaya deh, dengan sendirinya konsumen akan tertarik untuk berbelanja lagi di toko kamu.

    9. Permudah aksesibilitas untuk semua kalangan

    Aksesibilitas desain aplikasi atau website sangat berguna untuk membantu pembeli dengan disabilitas seperti buta warna, buta parsial, dan disleksia bahkan konsumen yang mempunyai literasi teknologi rendah. Agar toko kamu bisa diakses oleh semua orang dan ramah digunakan, lengkapi aksesibilitas khusus semua tipe pengguna tanpa terkecuali.

    Nah, demikianlah poin-poin penting dalam memaksimalkan desain User Experience aplikasi e-commerce agar performa, kualitas, dan keuntungan bisnis online kamu maksimal.

    Selain desain UX, ingat ya kalau kesuksesan bisnis online di aplikasi e-commerce juga ditentukan oleh produk-produk atau jasa yang kamu tawarkan di samping kualitas pelayanan dan harga yang terjangkau.

    Kalau kamu punya pertanyaan terkait tips mengelola bisnis dan usaha sekaligus mendapatkan rekomendasi kepada berbagai produk asuransi yang ada di Indonesia, konsultasikan saja di Tanya Lifepal!

    Pertanyaan seputar User Experience adalah

    User Experience adalah bentuk pengalaman dan interaksi pengguna saat menggunakan suatu aplikasi atau perangkat lunak dengan memaksimalkan segala aspek mulai dari fitur, desain, dan konten sehingga tujuan pengguna menggunakan aplikasi tersebut bisa tercapai.
    Cara memaksimalkan user experience untuk bisnis

    1. Gunakan desain yang sederhana dan responsif
    2. Pahami keinginan pembeli
    3. Gunakan sistem operasional sederhana
    4. Gunakan elemen visual yang tepat
    5. Tingkatkan keamanan data pengguna atau pembeli
    6. Manfaatkan feedback dari pengguna
    7. Pastikan utilitas dan kegunaan desain bekerja dengan baik
    8. Mengundang keinginan pelanggan
    9. Permudah aksesibilitas aplikasi untuk semua kalangan 

    Agar bisnis semakin tenang, jangan lupa lengkapi perlindungan diri dengan asuransi kesehatan sehingga kamu tak perlu memikirkan biaya berobat yang mahal.