Perbedaan Uang Nafkah dan Uang Belanja Plus Cara Hitungnya

uang nafkah dan uang belanja

Berapa sih uang nafkah dan uang belanja yang wajib diberikan seorang suami kepada istri? Ternyata keduanya memiliki makna yang berbeda, dan porsi yang juga berbeda.

Namun, sebelum membahasnya lebih jauh, kamu perlu mengetahui dulu perbedaan nafkah dan uang belanja. Sebab, uang nafkah istri dan uang belanja adalah dua hal yang berbeda. 

Uang belanja berupa uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti bayar listrik, makan dan biaya kebutuhan hidup lainnya. Sementara itu, uang nafkah istri adalah yang khusus yang diberikan suami kepada istrinya atau uang jajan.

Kalau masih bingung cara mengaturnya, kamu bisa tanyakan langsung kepada ahlinya di Tanya Lifepal!

Untuk mengetahui perbedaan nafkah dan uang belanja, mari kita simak pembahasan berikut.

Perbedaan nafkah dan uang belanja

Baik istri maupun suami memiliki perannya masing-masing. Meski nggak saklek, sudah menjadi kesepakatan umum bahwa tugas seorang suami adalah menafkahi keluarga agar tercukupi kebutuhannya, sedang sang istri bertugas mengatur dan mengelola keuangan rumah tangga.

Karena itu, sudah menjadi kewajiban seorang suami memberikan nafkah kepada istrinya berupa uang belanja dan nafkah khusus untuk istri atau uang jajan.

Definisi uang nafkah dan uang belanja ini berbeda. Uang belanja dialokasikan untuk memenuhi semua kebutuhan sehari-hari keluarga selama sebulan.

Sementara itu, uang nafkah diperuntukan khusus untuk kebutuhan istri selama sebulan atau uang jajan istri. Di sinilah letak perbedaan nafkah dan uang belanja yaitu pada penggunaan uang tersebut, meski sama-sama diserahkan kepada istri.

Berikut ulasan lengkap perbedaan nafkah dan uang belanja agar rumah tangga kamu makin harmonis!

Uang nafkah

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nafkah berarti juga uang belanja untuk hidup, diberikan oleh suami kepada istri untuk berbelanja, entah untuk kebutuhan rumah tangga atau hal lainnya.

Seperti disinggung di atas, uang nafkah istri berbeda dengan uang belanja. Uang nafkah adalah uang jajan yang diberikan suami kepada istri.

Meski istri ikut bekerja dan dapat penghasilan yang turut membantu keuangan keluarga, tetap tidak menggugurkan kewajiban suami memberi uang nafkah.

Lantas, bagaimana jika penghasilan suami lebih rendah dari penghasilan istri? Bila kondisi itu yang terjadi, maka suami harus menyerahkan semua penghasilannya kepada istri, agar dia yang mengatur segala pengeluaran.

Dari pengertian tersebut sudah sangat jelas kalau uang nafkah menjadi kewajiban suami untuk membahagiakan istri. Perkara uangnya mau diapakan oleh istri adalah kewenangannya.

Mau dipakai untuk mempercantik diri ke salon, tambah koleksi blus di lemari, beli parfum baru, atau membelikan steak enak, beli kemeja baru buat suami atau anak-anak. Uang nafkah bebas dimanfaatkan oleh istri untuk keperluan apa pun.

Tapi lebih bermanfaat jika untuk membeli asuransi kesehatan keluarga supaya semua anggota keluarga tidak perlu khawatir lagi soal biaya kalau harus berobat ke rumah sakit.

Penjelasan di atas mengungkapkan pengertian dan perbedaan nafkah dengan uang belanja. Berikut pengertian uang belanja bulanan yang akan menjelaskan secara rinci perbedaan nafkah dan uang belanja.

Uang belanja bulanan

Perbedaan nafkah dan uang belanja selanjutnya bisa kamu lihat dari pengertian uang belanja bulanan. Uang ini biasanya adalah uang dalam jumlah tertentu yang diberikan suami pada sang istri, yang kemudian digunakan untuk kebutuhan sehari hari. Seperti belanja bahan makanan, bayar air dan listrik, serta uang jajan anak sekolah.

Memberi uang belanja bulanan pada istri dianggap perlu karena dalam UU Perkawinan suami memiliki kewajiban untuk memberi nafkah lahir batin pada istri. Salah satunya dengan uang belanja bulanan itu.

Lantas, berapa sih nominal ideal uang belanja bulanan istri? Ternyata hal ini masih sangat membingungkan. Sebab, sampai saat ini belum ada UU yang mengatur berapa batas minimal jatah belanja bulanan yang wajib diberikan suami pada istrinya.

Bagaimana? Sudah paham perbedaan nafkah dan uang belanja kan?

Cara menghitung uang belanja bulanan istri

Memang belum ada UU yang pasti mengenai nominal uang bulanan untuk seorang istri. Karena itu, untuk nominalnya kembali lagi ke setiap pasangan yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan setiap keluarga.

Meski begitu berdasarkan rumus 50:25:25, kamu bisa menjadikannya patokan menentukan jatah ideal uang belanja bulanan istri.

50% untuk uang belanja, 25% untuk nafkah istri, 25% buat pegangan suami.

Misalnya, gaji suami per bulan Rp20 juta. Maka jatah belanja bulanan istri sebesar Rp10 juta, jatah nafkah istri Rp5 juta, dan uang pegangan suami Rp5 juta per bulan.

Namun, rumus di atas tidak selalu menjadi patokan jatah ideal uang belanja istri. Karena, semuanya tergantung kamu dan pasangan. 

Keluarga yang memiliki anak tentu saja berbeda dengan yang belum punya anak. Apalagi jika pasangan memiliki pekerjaan tetap atau masih serabutan, jelas berbeda pembagiannya.

Hal terpenting yang perlu dilakukan adalah, membahasnya secara terbuka dengan pasangan. Saling terbuka dan memiliki tujuan keuangan bersama tentu akan membuat kamu dan pasangan tambah dekat.

Tips kelola keuangan bareng pasangan

Setelah berumah tangga, keuangan keluarga harus diatur sedemikian rupa dengan segala aturannya supaya kebutuhan keluarga terpenuhi.

Aturan tentang masalah keuangan di dalam rumah tangga, salah satunya uang nafkah dan uang belanja istri, harus jelas sejak awal dengan matang dan terbuka. Ini dilakukan agar tidak terjadi pertentangan di kemudian hari.

Karena itu, kamu harus mengelola keuangan bersama pasangan untuk dapat mengetahui apa tujuan jangka pendek dan jangka panjang.

Pengelolaan keuangan keluarga yang baik tentu akan membuat kehidupan keluarga menjadi semakin baik. Untuk urusan pengelolaan keuangan keluarga, baik suami maupun istri punya hak yang sama. 

Agar tidak menimbulkan keributan, tugas rumah tangga harus dibagi dengan adil komunikasi yang baik. Dengan begitu, tidak akan ada masalah ke depannya.

Nah, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mencatat pemasukan dan mengeluarkan setiap bulan. Dengan pendapatan per bulan sekian, kamu dapat membuat biaya belanja untuk kebutuhan rumah, biaya makan dan transportasi, kebutuhan pembelian sehari-hari, pengeluaran atau investasi, dan biaya hangout.

Dengan melakukan langkah ini, kamu bisa mengetahui tujuan jangka pendek seperti dana darurat, dana liburan maupun tujuan jangka panjang seperti dana pendidikan anak dan dana pensiun.

1. Kebiasaan dan pandangan terhadap uang

Yang namanya orang tentu memiliki kebiasaan berbeda-beda. Ada yang boros, ada yang pintar mengatur keuangan

Agar bisa mengendalikan sirkulasi keuangan, kamu harus mendiskusikan jika terdapat perbedaan yang dapat memicu pertengkaran sehingga tercapai suatu kesepahaman, tanpa saling menghakimi.

2. Membagi peran masing-masing

Dalam sebuah keluarga, yang paling penting adalah kerja sama yang kompak antara suami dan istri. Pembagian tugas mengelola keuangan ini sangat penting dilakukan supaya kehidupan keluarga bisa berjalan dengan baik.

Siapa yang mengelola investasi, siapa yang melakukan pembayaran tagihan atau cicilan, berapa besar porsi yang dibayar oleh masing-masing jika keduanya bekerja.

3. Bikin anggaran keuangan bersama

Kebutuhan harus selalu menjadi prioritas utama di atas keinginan. Kamu harus benar-benar teliti membedakan apa yang menjadi kebutuhan yang harus dikeluarkan dengan apa yang hanya menjadi keinginan saja.

Jadi, sepakati nilai pembelian suatu barang yang perlu didiskusikan dulu dengan pasangan, termasuk juga jika hendak memberikan bantuan atau pinjaman kepada keluarga atau teman.

4. Bahas kondisi keuangan bareng pasangan secara berkala

Pengaturan keuangan kerap menjadi masalah karena gengsi, pola pikir yang salah, hingga adat boros.

Untuk itu, kamu harus mengeceknya berkala demi pencapaian tujuan keuangan bersama. Kamu juga harus meninjau pengeluaran versus anggaran. Jika ada yang off-track, cari solusinya bersama.

Itulah informasi tentang perbedaan dan nominal uang nafkah dan uang belanja yang wajib diberikan suami kepada istri. 

Untuk para suami, mulai sekarang sisihkan uang untuk memberi nafkah istri selain memberi uang belanja. 

Untuk para istri, boleh mengingatkan suaminya untuk memenuhi kewajiban nafkah istri. Namun, lakukan dengan cara yang wajar dan bersyukurlah atas setiap nafkah yang diberikan suami.

Semoga tips di atas membantu kamu mengenali perbedaan nafkah dan uang belanja sehingga keluarga kamu punya pengaturan keuangan yang lebih baik.

Hitung simpanan masa depan dengan Kalkulator Lifepal

Setelah mengetahui perbedaan nafkah dan uang belanja termasuk nominalnya yang wajib diberikan suami kepada istri, jangan lupa menyimpan simpanan masa depan ya!

Sebagai gambaran, berapa dana yang kamu perlu sisihkan ke dalam tabungan, coba hitung dengan Kalkulator Tabungan Bulanan Lifepal berikut.

Lindungi keuanganmu dengan asuransi kesehatan

Meski uang nafkah dan uang belanja sudah diberikan suami, kita tetap harus melindungi keuangan dengan asuransi kesehatan

Kalau sudah punya asuransi kesehatan, kalian tidak perlu khawatir lagi dengan mahalnya berobat di rumah sakit karena perusahaan asuransi yang akan menanggungnya.

Dengan begitu, keuangan kita menjadi stabil karena tabungan, investasi, atau aset yang kita miliki tidak perlu terkuras untuk membayar tagihan berobat di rumah sakit karena telah ditanggung oleh asuransi.

Nah bagi kamu yang sudah berkeluarga dan punya mobil juga perlu memberikan proteksi mobil. Selain menjaga keuangan kamu, asuransi mobil mengurangi risiko kerugian berkendara. Jadi aman deh!

Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim biaya kateterisasi jantung. Tapi ingat, ketika sedang mengalami penyakit jantung, pengajuan klaim akan sangat sulit dilakukan sendiri. 

Belum lagi jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Di sinilah peran broker asuransi seperti Lifepal untuk membantu nasabah mengatasi kendala pengajuan klaim.

Oya, kamu sendiri bisa berpartisipasi memasarkan produk asuransi Lifepal lho. Gabung aja dengan Mitra Lifepal dan dapatkan penghasilan bulanan hingga Rp30 juta sebulan. Menarik, bukan?

Keuntungan beli asuransi kesehatan online 

Ada begitu banyak manfaat yang bisa didapat dengan beli asuransi kesehatan online. Salah satunya, kemudahan bertransaksi.

Calon nasabah hanya perlu buka situs broker asuransi Lifepal.co.id untuk membandingkan ratusan produk asuransi kesehatan terbaik dan murah. Setelah itu, pilih plafon dan premi yang sesuai kebutuhan serta anggaran. 

Selain itu, marketplace asuransi online juga biasanya menawarkan banyak diskon sehingga premi yang didapat bisa lebih murah. Seperti Lifepal yang saat ini menawarkan promo menarik untuk produk asuransi kesehatan.

Pertanyaan seputar perbedaan nafkah dan uang belanja

Apa perbedaan nafkah dan uang belanja?

Perbedaan nafkah dan uang belanja untuk istri terletak pada penggunaannya. Uang belanja berupa uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti bayar listrik, makan dan biaya kebutuhan hidup lainnya, sedangkan nafkah istri adalah yang khusus yang diberikan suami kepada istrinya atau uang jajan.

Berapa uang bulanan untuk istri?

Adanya perbedaan nafkah dan uang belanja membuat porsinya berbeda. Dengan perbedaan nafkah dan uang belanja ini, maka kamu bisa terapkan rumus perhitungannya 50% untuk belanja, 25% untuk nafkah istri, 25% buat pegangan suami.

Misalnya, gaji suami per bulan Rp20 juta. Maka jatah belanja bulanan istri sebesar Rp10 juta, jatah nafkah istri Rp5 juta, dan uang pegangan suami Rp5 juta per bulan.

Siapa yang berhak mengatur keuangan dalam rumah tangga?

Bukan soal gender, baik suami atau istri sama-sama berhak untuk mengelola keuangan keluarga. Bukan hanya istri, seorang suami juga berhak mengelola keuangan keluarga.

Namun, adanya perbedaan nafkah dan uang belanja membuat suami-istri harus menerapkan pengelolaan keuangan yang bijak.

Apakah suami wajib memberi nafkah kepada istri yang bekerja?

Meski istri ikut bekerja dan dapat penghasilan yang turut membantu keuangan keluarga, tetap tidak menggugurkan kewajiban suami memberi uang nafkah.

Selain itu, adanya perbedaan nafkah dan uang belanja yang menjadi hak istri harus dipenuhi suami sesuai kemampuannya.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →