Waspada! 9 Contoh Profesi dan Bisnis Ini Sering Rugi Saat Musim Hujan

Profesi ini tidak bisa dilakukan saat musim hujan.

Tidak semua profesi kerja dan usaha yang menjanjikan tetap menghasilkan uang. Beberapa contoh profesi yang akan disebutkan di bawah ini, adalah pekerjaan dan usaha yang mudah mendatangkan untung, tapi sayangnya mereka bisa rugi di musim hujan.

Mau gak mau, mereka yang bekerja di bidang ini harus mencari alternatif usaha lain. Hal itu disebabkan mereka merugi selama beberapa bulan karena penurunan produksi. Atau lebih parahnya, mereka benar-benar gak bisa kerja.

Atau kalaupun bisa kerja, kesehatan mereka bakal terganggu karena harus berjibaku dengan hujan. Penasaran dengan contoh profesi dan bisnis yang dimaksud? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Penjual es

Penjual es (Pixabay).
Penjual es (Pixabay).

Apapun esnya, apakah itu es krim, es tung-tung, es cendol, es buah, es cincau, es podeng, es doger, kecuali es balok yang dipasok ke restoran, biasanya merugi. Jelas saja, di saat cuaca hujan agak aneh tentunya bagi kita untuk menikmati jajanan yang dingin.

Kalau pun pengin jajan, seseorang tentu lebih memilih bakso atau mie ayam yang hangat.

Biasanya, dagangan mereka memang laris di tengah teriknya matahari. Ketika cuaca panas, orang memilih minum es untuk mendapatkan sensasi segar.

2. Pengamen di jalanan

Pengamen jalanan (Pixabay).

Pengamen merupakan contoh profesi yang dibedakan jadi dua jenis secara garis besarnya. Pertama mereka yang berada di kafe, (musisi kafe) dan yang kedua ngamen di jalanan. Pengamen jalanan ini yang repot ketika musim hujan tiba.

Dangdut keliling atau pengamen-pengamen yang sering berkelana dari bus ke bus juga bakalan kesulitan cari rezeki di musim hujan. Mengapa demikian? Karena mereka umumnya membawa alat-alat ngamen yang bisa rusak jika terkena air.

Bayangin saja, gitar akustik terkena air yang ada kayunya bakal rusak. Otomatis hal itu bakal memengaruhi suara gitarnya.

Sementara itu, pedangdut keliling tentu harus membawa peralatan yang mengandung unsur elektronik yaitu sound sistem. Apa jadinya jika mereka terpaksa ngamen ketika hujan turun? Yang ada sound sistem mereka rusak.

3. Ondel-ondel dan badut pinggir jalan

Pengamen ondel-ondel
Pengamen ondel-ondel (Shutterstock).

Ondel-ondel dan badut joget di pinggir jalan merupakan satu profesi yang menuntut seseorang harus mengenakan kostum dan bekerja di bawah terik matahari. Kalau musim hujan dan mereka tetap kerja, apa jadinya?

Gak sedikit dari mereka yang menyewa kostum-kostum tersebut untuk cari uang. Jika memang mereka tetap memaksakan diri turun ke jalan meski hujan, kostum itu bisa rusak dan mereka bakal dituntut ganti rugi.

Kalau seperti itu kenyataannya, yang ada bukannya malah untung tapi rugi. Boro-boro dapat duit, yang ada malah tekor karena Untuk ganti rugi atau memperbaiki alat-alat yang rusak.

Belum lagi, kesehatan mereka juga bakal terganggu karena harus hujan-hujanan.

4. Ojek online atau konvensional

Driver ojek online (Shutterstocks).

Jadi driver online yang mengemudi mobil mungkin jadi contoh profesi yang bisa nguntungin saat musim hujan, lantaran gak sedikit orang yang ogah kehujanan ketika bepergian. Namun bagaimana dengan ojek online maupun ojek pangkalan atau konvensional?

Sejatinya ojek online sudah siap dengan jas hujannya untuk mengantar penumpang ke mana mereka mau. Tapi, apa semua orang rela diajak hujan-hujanan? Tentu sebagian besar bakal menolak dong.

Itu sebabnya, profesi yang mengandalkan sepeda motor ini memang gak terlalu menguntungkan di musim hujan.

Di samping itu, memaksakan diri mengendarai motor ketika hujan juga sangat berisiko. Selain bisa mengganggu kesehatan, risiko kecelakaan juga tinggi terutama jika pengendara ngebut di jalanan yang licin.

Dan seandainya kamu mencoba menerobos banjir, maka motormu sendiri yang rusak. Apa masih berani untuk tetap cari penumpang saat hujan?

5. Pengusaha bengkel cuci mobil atau motor

bengkel cuci mobil atau motor
bengkel cuci mobil atau motor (pixabay).

Semestinya, mencuci kendaraan tetap jadi kewajiban yang harus dilakukan terlepas di saat musim hujan dan kemarau. Namun kebiasaan masyarakat Indonesia malah sebaliknya, ogah cuci kendaraan, terutama yang punya mobil.

Alasan mereka malas cuci mobil adalah karena ketika dicuci dan besoknya hujan jadi percuma. Ujung-ujungnya mobil kotor lagi, belum lagi kalau tiba-tiba mobilnya menerobos genangan dan kecipratan air.

Meski hal ini adalah kebiasaan yang salah, namun tampaknya kebiasaan ini masih sulit diubah dalam beberapa tahun ke depan. Itulah sebabnya, mengapa bengkel cuci kadang sulit dapat pelanggan saat musim hujan.

Padahal kalau dipikir-pikir, mobil yang dicuci tentu bisa ditempeli jamur lho. Dan air hujan itu justru membuat mobil tambah kotor.

6. Pengolahan ikan asin

Pengolahan ikan asin (Pixabay).
Pengolahan ikan asin (Pixabay).

Usaha yang satu ini juga sering terancam tutup di musim hujan. Mengapa? Karena pengolahan ikan asin jelas membutuhkan tenaga matahari dalam proses pengeringan ikan-ikan tersebut.

Alhasil, mereka gak bisa menjaga ketersediaan pasokan ikan asin ke konsumen. Dan usaha mereka terpaksa gulung tikar.

Sejatinya masalah ini memang kerap dihadapi para pengusaha pengolahan ikan asin tradisional di perkampungan. Saat ini, pengolahan ikan juga bisa dilakukan dengan bantuan mesin pemanas.

Jadi, walaupun musim hujan tiba, produksi mereka sama sekali gak terganggu.

7. Petani sayur mayur

Petani sayuran (Pixabay).
Petani sayuran (Pixabay).

Petani juga merupakan salah satu contoh profesi yang bisa merugi di musim hujan. Tapi beberapa petani lainnya justru menyambut musim hujan sebagai berkah.

Petani-petani yang merugi umumnya adalah petani sayur-mayur. Mereka rugi karena curah hujan yang tinggi bisa berpotensi membuat tanaman-tanaman sayurnya jadi busuk.

8. Nelayan

Nelayan (Pixabay).

Gak cuma yang bertani, mereka yang melaut juga bisa rugi karena hujan. Mengapa demikian?

Pertama adalah karena curah hujan yang deras bisa membuat ombak semakin liar. Sementara itu, jaring ikan yang terputar karena ombak yang liar, gak akan bisa menggapai dasar laut.

Itu sebabnya mengapa hasil tangkapan ikan di musim hujan gak akan seheboh saat musim kemarau.

9. Peternak unggas

Peternak unggas (Pixabay).
Peternak unggas (Pixabay).

Hujan ternyata berkontribusi pula dengan penyebaran wabah penyakit yang sering menyerang unggas. Sebut saja seperti bakteri knot.

Ayam kampung, burung puyuh, ayam ras, maupun itik berpotensi terkena wabah penyakit ini. Meski gak semua berakibat kematian, kadang produksi telur unggas-unggas itu juga bakal menurun lho.

Otomatis para peternak unggas harus menyediakan obat dan kerja ekstra untuk menjaga kebersihan hewan ternaknya.

Itulah 9 contoh profesi dan usaha yang kiranya bakal merugi di musim hujan. Apakah salah satu di antaranya adalah profesimu? (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →