Memiliki 1 Miliar Lebih Pengguna, Segini Lho Keuntungan WhatsApp Jika Ada Iklan

WhatsApp

 Kepopuleran WhatsApp memang sudah gak bisa dikalahkan dengan rivalnya di platforms messaging. Hampir seluruh orang di dunia menggunakan aplikasi kirim pesan yang melekat dengan warna hijaunya. Gak heran kalau kini pengguna aktif aplikasi besutan Brian Acton dan Jan Koum ini mencapai 1 miliar.  

Perusahaan yang didirikan oleh Brian Acton dan Jan Koum di tahun 2009 ini bisa dikatakan merupakan aplikasi pesan singkat paling populer dan bersaing dengan Line dan WeChat. Kamu salah satu penggunanya bukan? 

Menjelang usianya yang ke-11 tahun, pihak manajemen WhatsApp baru-baru ini diketahui memiliki strategi baru untuk memperluas ekspansi bisnisnya dan yang gak ketinggalan menambah pundi-pundi uangnya terhitung tahun 2020 ini.

Apa saja ya kira-kira? Kabar ini memang sudah santer terdengar bagi berbagai kalangan di dunia tekno. 

Baca juga: APBN Indonesia Gak Ada Apa-apanya Dibandingkan Nilai Jual Deretan Perusahaan Ini

Aplikasi WhatsApp bakal muncul iklan terhitung tahun 2020

WhatsApp
Di 2020, WA bakal hadirkan iklan lho, (Ilustrasi/Shutterstock).

 Melansir dari Techradar, aplikasi yang identik dengan warna dasar hijau ini bakal memunculkan iklan semenjak tahun 2020 nanti untuk meningkatkan keuntungan. Seperti yang kita ketahui bahwa sekarang mereka sudah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna. 

Melihat banyaknya pengguna aplikasi ini, pihak manajemen pun melirik kalau hal tersebut merupakan lahan yang potensial buat mendapatkan uang. Namun strategi itu bisa dipastikan bakal mengganggu pengalaman pengguna yang dulu lebih eksklusif mengarah komersial kedepannya.

Langkah ini mendapat berbagai macam respon, ada yang kontra dan ada juga yang gak mempermasalahkan selama layanannya masih tetap gratis. Sang pendirinya Brian Acton sendiri kurang setuju dengan langkah tersebut. 

Baca juga: Uangnya Gak Habis-habis! Pendiri WhatsApp Beli Mansion Seharga Rp 1,4 T!

Facebook telah membeli WhatsApp pada tahun 2014

WhatsApp
Facebook telah membeli WA,(Ilustrasi/Shutterstock).

Sebagai founders harusnya Brian Acton bisa mengambil keputusan sesuka hati, namun hal itu terganjal karena pada tahun 2014 perusahaan Facebook telah membeli kepemilikannya sebesar US$ 19,3 miliar atau setara Rp 267 triliun.

Oleh karena itu keputusan sekarang diambil oleh pihak manajemen yang notabennya berada di bawah kendali perusahaan Mark Zuckerberg tersebut. 

Baca juga: WhatsApp Pay Bakal Bikin Transfer Uang Jadi Lebih Cepat, Seperti Apa Faktanya?

Berapa pendapatan WhatsApp?

WhatsApp
Seberapa besar pendapatan WhatsApp?, (Ilustrasi/Shutterstock).

Nah buat kamu yang dari tadi sudah bertanya-tanya berapa sih pendapatan perusahaan ini setiap tahunnya, sepertinya harus sedikit kecewa karena pihak Facebook mengunci rapat-rapat laporan keuangannya dari media.

Melansir dari Forbes, setiap pengguna yang terdaftar di WA menghasilkan cuan sebesar US$ 4. Itu artinya jika dikalikan dengan jumlah seluruh pengguna di seluruh dunia nominalnya bisa mencapai US$ 5 miliar atau setara Rp 69 triliun.

Angka tersebut memiliki potensi meningkat seiring adanya iklan di halaman utama nantinya.

3 fitur bakal diperkenalkan dalam waktu dekat

whatsapp
Dark mode salah satu fitur yang bakal hadir di WA pada 2020, (Ilustrasi/Shutterstock).

 Sebagai pengganti adanya iklan di aplikasi WA nantinya, pihak manajemen sudah menyiapkan 3 fitur andalan yang bakal memanjakan pengguna. Pertama adalah fitur Dark Mode di mana penglihatan pengguna gak bakal terlalu letih jika menatap layar ponsel pintar terlalu lama. Kedua ada Face Unlock untuk keamanan dan emoji baru bagi kamu yang suka mengekspresikan perasaan lewat gambar.

Nah itulah sedikit fakta tentang aplikasi pesan singkat WhatsApp yang bakal sedikit berubah pada tahun 2020 ini. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →