Dari Bisnis Rumahan, Wings Group Berhasil Jadi Raksasa

Harjo Sutanto (Etalasebisnis)

Nama Harjo Sutanto dan Johannes F. Katuari mungkin terdengar asing buatmu. Namun, sebagian besar dari kamu bisa jadi pelanggan setia produk mereka. Mereka adalah pendiri Wings Group, produsen So Klin, Nuvo, Ale-Ale, Mie Sedaap, hingga Top Coffee.

Pada tahun 2018, Forbes mencatat keduanya punya kekayaan hingga triliunan rupiah. Mereka berhasil tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.  

Sama seperti bisnis orang-orang kaya lainnya, Harjo dan Johannes ternyata memulai usaha dari kecil dulu. Mereka konsisten, dan akhirnya bisnis pun membesar.

Pengin tahu lebih lanjut soal kisah sukses perusahaan Wings Group? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Memproduksi sabun di rumah dan menjualnya secara door to door

https://www.instagram.com/p/BM0mYm0AVA5/?hl=en&tagged=givsoap

Harjo Sutanto dan Johannes F. Katuari memulai usaha pertamanya pada tahun 1948. Mereka mendirikan tempat peracikan sabun di halaman belakang rumah, Surabaya.

Kabarnya, sabun itu dibuat dari pemadatan minyak kelapa dan soda abu. Rahasia di balik proses pembuatan sabun ini pun masih belum terkuak ke media.

Mereka menjual sendiri produk ini secara door to door, dari kampung ke kampung. Perusahaan yang mereka rintis diberi nama Fa Wings.

Berawal dari sana, lambat laun mereka pun menjualnya ke warung-warung hingga akhirnya lewat agen.

Pada awalnya, mereka cuma memproduksi sabun colek, namun akhirnya juga memproduksi sabun mandi merek GIV yang laku keras.

Mengembangkan produk dengan bikin deterjen

Gak cuma sabun colek dan sabun mandi, Harjo dan Johannes pun meluncurkan produk deterjen dengan nama Ekonomi. Tentu kamu familiar dong sama deterjen yang satu ini?

Lewat bantuan beberapa investor, salah satunya adalah Soedono Salim, mereka pun mendirikan PT Unggul Cahaya Indah yang akhirnya menjadi produsen bahan baku deterjen.

Pada dekade ini Fa Wings mendirikan berbagai anak perusahaan. Sebut aja seperti PT Multipak dan PT Petrocentral.

Mereka juga menjalin kerja sama dengan Lion Corporation, Jepang. Beberapa produk yang dihasilkan dari kerja sama ini adalah pasta gigi, sikat gigi, kosmetik, sabun, dan sampo. Meski gitu nama mereka belum cukup dikenal.

Setahun setelah mereka meluncurkan deterjen merek So Klin (1990), Fa Wings pun berganti nama menjadi PT Wings Surya. Di situlah Wings Group mulai menggurita dan merambah ke sektor bisnis lain yang masih mencakup komoditi consumer goods.

Mulai muncul merek-merek lain di bawah Wings Group. Sebut aja seperti Nuvo Family, Hers Protex, Daia, hingga minuman Jas-Jus dan Segar Dingin yang terkenal saat krisis moneter.

Merambah ke sektor investasi dan properti

Semakin besar sebuah perusahaan, maka makin luas juga sektor bisnis yang mereka kuasai. Pada awal tahun 2000, Wings Group mendirikan perusahaan sekuritas EkoKapital dan menjalin kerja sama dengan Djarum buat menggarap proyek properti Pulogadung Trade Center.

Bersamaan dengan itu, meluncurlah produk Mie Sedaap dan Enerjos.

Pada tahun yang sama Johannes mangkat. Tongkat estafet kepemimpinan perusahaan itu berpindah tangan ke putranya sendiri, Eddy Katuari.

Di bawah kendali lulusan Institut Teknologi Surabaya (ITS) itu, bisnis Wings Group makin berkembang.

Produk Wings Group gak cuma jago kandang

Selain sukses di dalam negeri, produk-produk Wings Group juga diekspor ke luar. Pada 2015, disebutkan bahwa produk-produk mereka udah laris di 80 negara.

Berbekal teknologi lokal, mereka bisa menghemat biaya produksi dengan cukup signifikan. Itulah yang bikin produk Wings bisa dijual dengan harga yang terjangkau banget. Tentu semua orang yang ditawari produk murah tapi berkualitas gak bakal nolak dong?

Pada tahun 2014, Eddy Katuari sukses menduduki posisi ke-19 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Itulah cerita Wings Group, sebuah perusahaan kecil rumahan yang berhasil jadi raksasa berkat kerja keras puluhan tahun. Walaupun berasal dari perusahaan sabun, Forbes menyebut kesuksesan keluarga Katuari yang terbesar ternyata ada pada sektor consumer goods.

Cerita orang-orang di balik kesuksesan Wings Group tentu mengingatkan kita bahwa jika pengin punya bisnis besar, maka gak bisa cuma mengandalkan satu usaha aja. Harus ada ekspansi dan pengembangan produk alias inovasi yang terus menerus.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →