Jumlah Wisman Asing ke Indonesia Naik, Ini Negara Penyumbang Terbesar

Ilustrasi Wisman ke Indonesia (Shutterstock)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Maret 2019 mengalami kenaikan 5,90 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, jumlah kunjungan turis asing ke Indonesia pada Maret 2019 mencapai 1,34 juta kunjungan. Dengan kunjungan tertinggi dari turis asal Malaysia.

“Jumlah kunjungan wisman 1,34 juta di Maret 2019, angka itu naik 5,90 persen month to month, namun year on year turun 1,82 persen,” ujar Suhariyanto di Jakarta.

Dengan kunjungan 1,34 juta turis selama Maret 2019, maka secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 3,82 juta. Jumlah itu naik 4,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Dari pintu pemasukan wisman, tertinggi melalui angkutan udara yang mencapai 2,20 juta, angkutan laut sebanyak 1,04 juta, dan pintu darat sebanyak 571,32 ribu kunjungan.

Namun demikian, BPS mencatat, kunjungan wisman melalui pintu udara mengalami penurunan sebesar 9,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan itu terjadi di Bandara Lombok, Nusa Tenggara Barat, Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, dan Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, dan Bandara Kualanamu, Deli Serang, Sumatera Utara.

Tertinggi Wisman Malaysia

Sementara itu, menurut asal kewarganegaraan, wisatawan mancanegara yang paling tinggi mengunjungi Indonesia ialah Malaysia dengan 21,02 persen. Disusul Singapura sebesar 13,47 persen, China sebesar 12,47 persen, Timor Leste 7,41 persen, dan Australia sebesar 6,98 persen.

Namun demikian, peningkatan kunjungan turis asing tak memberi dampak pada tingkat hunjan kamar hotel klasifikasi bintang selama Maret 2019.

Data untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Maret 2019 mencapai rata-rata 52,89 persen. Jumlah itu turun 4,21 poin dibandingkan TPK Maret 2018 sebesar 57,10 persen.

Sedangkan, jika dibandingkan TPK Februari 2019, TPK hotel klasifikasi bintang pada Maret 2019 mengalami kenaikan 0,45 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Maret 2019 sebesar 1,81 hari. Menurun sebesar 0,14 poin jika dibandingkan periode Maret 2018.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah