Terjawab

Apa cara berhemat orang Jepang yang bisa ditiru oleh kita?

Oleh : yubol
Februari 5, 2021

Apa cara berhemat orang Jepang yang bisa ditiru oleh kita yang masih sulit mengelola uang?

Jawaban

Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
0 Komentar

Sulit Mengola Uang Bukan karena Negaranya, tetapi Individunya

Kenapa harus Jepang? Sebelum merasa harus meniru negara lain, coba perhatikan bagaimana sistem yang sudah berjalan di negara tersebut. Sulit mengelola uang itu bukan karena negaranya, tapi karena individunya. Tidak selalunya semua yang berasal dari Jepang atau negara manapun baik. Tinggal bagaimana kita sebagai masing-masing individu saja bersikap.

Perhatikan baik baik diri sendiri, apa yang menyebabkan Anda sulit mengelola uang? Pasti jawabannya adalah gaya hidup. Ada banyak sekali artikel keuangan yang bisa kita temui di manapun, dan banyak juga pelatihan online gratis yang bisa mengajarkan cara mengelola keuangan. Tapi, berhasilnya seseorang mengelola keuangannya tergantung pada dirinya sendiri. Apakah kita cukup disiplin? Apakah kita masih suka pamer? Apakah kita sudah paham pentingnya dana darurat, investasi, asuransi? Apakah kita sudah tahu bedanya reksadana dan saham? Aset investasi apa sajakah yang sudah kita punya?

Sistem Negara Adi Kuasa Akan Berbeda dengan Sistem Negara Berkembang

Banyak orang hemat tapi tidak berinvestasi, tidak punya aset. Apa yang bisa ditiru dari orang Jepang dalam hal berhemat juga belum tentu bisa dipraktekkan di Indonesia. Karena sistem negara adi kuasa dan sistem negara berkembang itu berbeda. Kebiasaan juga berbeda. Kebudayaannya juga berbeda. Jadi kalau Anda ingin berhemat, saya rasa tidak perlu meniru negara Jepang. Tapi silahkan lihat ke diri sendiri, apakah perencanaan keuangan yang sudah saya lakukan dengan baik? Karena suatu hal tentang hemat bisa berarti pelit atau penyiksaan bagi orang lain, bahkan tuduhan tidak bisa menikmati hidup. Anda pribadi yang seperti apa, tentunya lebih tepat mengelola keuangan daripada hemat. Karena hemat, sangat subjektif, apalagi kalau sudah membandingkannya dengan kebiasaan negara lain.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.